Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

A Pengaruh Metode Pematahan Dormansi Dan Posisi Tanam Benih Terhadap Viabilitas Benih Salak (Salacca edulis Reinw) Leddy, I Made; Gubali, Hayatiningsih; Musa, Nikmah
Jurnal Penelitian Pertanian Terapan Vol 24 No 3 (2024)
Publisher : Politeknik Negeri Lampung.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25181/jppt.v24i3.3374

Abstract

The hard and thick structure of snakefruit seeds makes it difficult for snakefruit seeds to germinate, therefore efforts are needed to break the dormancy of snakefruit seeds. The aim of the research was to determine the method of breaking dormancy and the appropriate seed planting position to increase the viability of snakefruit (Salacca edulis Reinw) seeds, which was carried out at the Green House of the Agriculture, Fisheries and Forestry Extension Center (BP3K). The research method uses a factorial pattern in a completely randomized design. The first factor is the dormancy breaking method which consists of 5 levels, namely control, atonic, gibberellin (GA3), 60oC hot water, and sanding. The second factor is the position of planting seeds which consists of 3 levels, namely upright, lying down and upside down. Data analysis was carried out using ANOVA with a DMRT further test at 5% level. The research results showed that the method of breaking dormancy had an effect on the viability of snakefruit seeds. A good method of breaking dormancy is with GA3. The position of seed planting influences the viability of snakefruit seeds. The positions for planting seeds that have a good effect are the upright and lying positions. There was an interaction between the method of breaking dormancy using GA3 and the planting position of the lying seeds on the viability of the snakefruit seeds.
Penanaman Pohon Buah di Pekarangan Rumah Sebagai Upaya Mengurangi Genangan Banjir Ilahude , Zulzain; Gubali, Hayatiningsih; Arsyad, Silviana
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v4i2.82

Abstract

Banjir adalah masalah yang sering terjadi di berbagai daerah, terutama di wilayah yang memiliki curah hujan tinggi, tata kota yang buruk, atau berada di daerah rendah. Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) MBKM berupaya untuk melakukan pencegahan banjir di Desa Talango, Kabupaten Bone Bolango, melalui penghijauan berupa penanaman pohon buah di pekarangan rumah. Kegiatan ini mencakup sosialisasi kepada masyarakat mengenai manfaat penghijauan, pelatihan teknik penanaman, dan kolaborasi antara mahasiswa, aparat desa, serta tokoh masyarakat. Kegiatan dilakukan karena diketahui bahwa pohon buah dengan sistem perakaran yang kuat, dapat meningkatkan kapasitas tanah dalam menyerap air hujan sehingga mengurangi potensi banjir di area perkotaan. Selain itu, penanaman pohon ini memberikan keuntungan tambahan berupa hasil buah yang dapat dikonsumsi, memperbaiki kualitas lingkungan dan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian lingkungan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa keberhasilan program sangat bergantung pada partisipasi aktif masyarakat, meskipun terdapat kendala terkait pemilihan lokasi yang kurang optimal. Secara keseluruhan, kegiatan ini tidak hanya berkontribusi dalam mengurangi genangan air, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui hasil panen buah yang dapat dimanfaatkan oleh warga. Program ini diharapkan dapat memberikan dampak berkelanjutan dalam pengelolaan lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.
Pengaruh Pemberian Berbagai Jenis Elisitor Terhadap Pertumbuhandan Hasil Dua Varietas Tanaman Jagung Lokal (Zea mays L.) Dea Cahya Ningsih; Gubali, Hayatiningsih; Silvana Apriliani
Produksi Tanaman Vol. 13 No. 07 (2025): Juli
Publisher : Jurusan Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.protan.2025.013.07.01

Abstract

Upaya untuk meningkatkan produksi tanaman jagung, petani sering menggunakan pupuk anorganik secara terus menerus dan berlebihan dalam mengejar produksi yang tinggi tanpa mengembalikan sisa tanaman dan bahan organic ke dalam tanah sehingga menyebabbkan penurunan kualitas lahan yang mengabkibatkan penurunan produktivitas. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian berbagai jenis elisitor serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung local dan mengetahui jenis elisitor yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman jagung local. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Juli sampai dengan November 2024. Lokasi penelitian bertempat di Desa Tunggulo, Kecamatan tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Petak Terpisah (split Plot), petak utama adalah varietas jagung local dan anak petak adalah elisitor. Pemberian berbagai jenis elisitor memberikan pengaruh nyata terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman jagung local pada parameter tinggi tanaman, luas daun, jumlah baris dan berat per 100 biji. Terdapat interaksi antara pemberian berbagai jenis elisitor terhadap pertumbuhan dan hasil dua varietas tanaman jagung pada parameter tinggi tanaman dan bobot tongkol tanpa kelobot. Jenis elisitor yang terbaik untuk pertumbuhan dan hasil pada varietas pulut yaitu elisitor 1 (tumbuhan sambiloto, tumbuhan daun gamal, tumbuhan anting – anting, tumbuhan gulma siam, dan tumbuhan paku). Sedangkan pada varietas motorokiki tidak terdapat elisitor  terbaik untuk pertumbuhan. Akan tetapi saat panen elisitor 1 memberikan hasil terbaik yaitu pada parameter berat per 100 biji.  
PELATIHAN PEMANFAATAN SAMPAH ORGANIK BAGI MASYARAKAT DI DESA BOTUTONUO Ilahude, Zulzain; Bahua, Mohamad Ikbal; Gubali, Hayatiningsih
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 3 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (NOVEMBER)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v3i1.40

Abstract

Sampah organik dapat dimanfaatkan menjadi bahan pupuk organik merupakan langkah penting dalam mendukung gaya hidup sehat yang berkelanjutan bagi masyarakat. Pupuk organik sangat berguna untuk meningkatkan kesuburan tanah. Pupuk ini mengandung nutrisi berupa zat hara yang diperlukan oleh tanaman, seperti nitrogen (N), fosfor (P), dan kalium (K). Desa Botutonuo merupakan kawasan wisata pantai dan juga memiliki lahan pertanian dengan berbagai komoditas perkebunan maupun hortikultura. Program MBKN terintegrasi KKN merupakan salah satu upaya atau sarana dalam meningkatkan potensi sumber daya yang ada di desa dengan tujuan mendorong mahasiswa untuk menguasai bidang pertanian yang berguna bagi masyarakat dan pemuda tani desa serta mengembangkan kreatifitas mahasiswa dalam budidaya sayuran organik dengan inovasi teknologi sederhana. Menggunakan pupuk organik lebih aman bagi lingkungan, karena tidak mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat merusak kualitas tanah. Selain itu, mengomposkan sampah dapur seperti limbah ikan menjadi pupuk organik juga membantu mengurangi pencemaran lingkungan. Kegiatan program MBKM terintegrasi KKN telah memberikan solusi yang nyata bagi masyarakat sekitarnya dalam memanfaatkan sampah organik. Metode kegiatan dilaksanakan dalam bentuk pelatihan, berupa pembuatan pupuk organik cair dari bahan limbah ikan dan aplikasinya pada tanaman sayur pakcoy. Hasil kegiatan berupa POC limbah ikan, dan tanaman pakcoy yang tumbuh subur dan aman dikonsumsi.
Pengaruh POC Daun Dumbaya (Momordica Cochinchinensis) dan Daun Bunga Terompet Ungu (Thunbergia Erecta) terhadap Pertumbuhan Vegetatif dan Generatif Tanaman Terung Ungu S. Ahmad, Sintia; Ahmad, Jusna; Bunga Pagalla, Devi; J. Lamangantjo, Chairunnisah; Gubali, Hayatiningsih
Science: Indonesian Journal of Science Vol. 2 No. 3 (2025)
Publisher : LPPI Yayasan Almahmudi bin Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/science.v2i3.357

Abstract

Dumbaya (Momordica cochinchinensis) merupakan tanaman merambat khas Gorontalo yang bernilai gizi tinggi serta berpotensi dikembangkan sebagai bahan baku pembuatan Pupuk Organik Cair. Sementara itu, bunga Terompet ungu (Thunbergia erecta) adalah tanaman perdu dari famili Acanthaceae yang banyak dibudidayakan di daerah tropis dan mengandung berbagai senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, tanin, dan asam fenolat yang berpotensi meningkatkan pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh dan konsentrasi POC daun dumbaya dan daun bunga terompet ungu yang paling efektif terhadap pertumbuhan dan perkembangan tanaman terung ungu varietas Mustang F1. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) non-faktorial terdiri dari 6 perlakuan dan 3 ulangan yaitu kontrol (-) air, 4 taraf POC (20%, 30%, 40%, dan 50%), serta NPK Phonska 15:15:15 (2gr/tanaman). Parameter yang diamati yaitu meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, & luas daun. Hasil dari analisis ANOVA dan uji lanjut duncan multiple range test (DMRT) taraf 5% menunjukkan POC daun dumbaya dan daun bunga terompet ungu berpengaruh terhadap jumlah daun, dengan POC konsentrasi 50% memberikan hasil tertinggi mendekati perlakuan SA5 (NPK). Namun, tidak berpengaruh nyata pada tinggi tanaman dan luas daun. Penelitian ini membuktikan bahwa POC daun dumbaya dan bunga terompet ungu berpotensi sebagai pupuk organik alternatif ramah lingkungan dalam budidaya terung ungu.
Chemical and Physical Characteristics of Soils under Maize (Zea mays L.) Cultivation in Pulubala District, Gorontalo Regency Erwan Djunaid Abukaria; Zulzain Ilahude; Fitria S. Bagu; Mahyunita Abdul Gafur; Hayatiningsih Gubali
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 01 (2026): January- March, International Journal of Technology and Education Research (IJ
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i01.2996

Abstract

Soil fertility is a key factor influencing maize productivity, particularly in intensive agricultural areas. This study aimed to evaluate the chemical and physical soil properties of maize (Zea mays L.) fields in Pulubala District, Gorontalo Regency, Indonesia. The study was conducted from April to May 2025 in three maize-growing villages, namely Mulyonegoro, Puncak, and Molalahu. Soil samples were collected using a diagonal sampling technique at a depth of 0–30 cm. Soil physical properties analyzed included texture, bulk density, and water content, while chemical properties comprised soil pH, organic carbon, total nitrogen, available phosphorus (Olsen P₂O₅), exchangeable potassium, cation exchange capacity, and base saturation. The results indicated that soils in the study area were generally slightly acidic, with low organic carbon, low available phosphorus, and low base saturation, despite moderate nitrogen and high potassium availability. These conditions indicate that low organic matter content and phosphorus deficiency are the main limiting factors for soil fertility in the maize fields of Pulubala District. Integrated soil management practices, including organic matter application and balanced fertilization, are required to improve soil quality and support sustainable maize production.
Growth Response of Tomato Plants (Lycopersicum esculentum Mill.) to Liming and Fertilizer Types on Acid Soils Yakop S. Laginda; Hayatiningsih Gubali; Sutrisno Hadi Purnomo
International Journal of Technology and Education Research Vol. 4 No. 01 (2026): January- March, International Journal of Technology and Education Research (IJ
Publisher : International journal of technology and education research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63922/ijeter.v4i01.3032

Abstract

Acid soils with low pH are a major constraint for tomato cultivation in Indonesia, including in Kwandang District, North Gorontalo Regency, which has a soil pH of 5.23. This study aimed to determine the growth response of tomato plants (Lycopersicum esculentum Mill.) to liming and fertilizer types on acid soils. The research was conducted in Molingkapoto Village, Kwandang District, North Gorontalo Regency, for four months (November 2025–February 2026). A Factorial Randomized Block Design was employed with two factors: agricultural lime dosage (K0 = no lime; K1 = 1,000 g/plot; K2 = 1,300 g/plot) and fertilizer type and dosage (P0 = no fertilizer; P1 = organic fertilizer 7,000 g/plot; P2 = NPK fertilizer 8 g/plant), replicated three times for 27 experimental units. Parameters observed included plant height, leaf number, leaf color score, and leaf area index at 14, 30, and 44 days after planting (DAP). Results showed that liming at 1,300 g/plot (K2) and NPK fertilizer at 8 g/plant (P2), both independently and in combination (K2P2), produced the best growth across all parameters at 44 DAP: plant height, leaf number, leaf color score, and leaf area index. Liming improved soil pH and increased macro and micronutrient availability, while NPK fertilizer provided essential nutrients rapidly available to the plant.
Pengaruh Pemupukan dan Pembumbunan Tanah terhadap Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Jagung Pulut (Zea mays L. var ceratina) Katili, Fadhila; Gubali, Hayatiningsih; Gafur, Mahyunita Abd.
AGROSCRIPT: Journal of Applied Agricultural Sciences Vol 8 No 1 (2026): June (In Press)
Publisher : Universitas Perjuangan Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36423/agroscript.v8i1.2698

Abstract

Produktivitas jagung lokal masih tergolong rendah dibandingkan jagung hibrida yang menyebabkan penurunan minat budidaya jagung lokal oleh petani. Oleh karena itu, penting untuk meningkatkan hasil jagung pulut dengan cara melakukan pemupukan dan menerapkan teknik pembumbunan yang tepat. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh pemupukan dan pembumbunan tanah, serta interaksinya terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung pulut. Penelitian dilaksanakan mulai bulan Mei sampai dengan Agustus 2025. Metode penelitian menggunakan rancangan acak kelompok faktorial. Faktor pertama pemupukan yang terdiri atas 4 taraf yaitu tanpa pupuk, pupuk NPK majemuk 300 kg ha-1, pupuk kandang ayam 15 ton ha-1 dan kombinasi pupuk NPK majemuk 150 kg ha-1 + pupuk kandang ayam 10 ton ha-1. Faktor kedua yaitu pembumbunan tanah dan terdiri atas 2 taraf, di antaranya pembumbunan 2 kali dan pembumbunan 3 kali. Data dianalisis dengan ANOVA dilanjutkan dengan uji DMRT pada taraf 5%. Pemupukan berpengaruh terhadap tinggi tanaman, jumlah baris biji pertongkol, bobot tongkol tanpa kelobot, panjang tongkol tanpa kelobot, berat 1000 biji dan hasil per petak, sedangkan pembumbunan tanah tidak berpengaruh pada semua parameter dan tidak terdapat interaksi antara kedua faktor. Pemupukan yang sesuai untuk pertumbuhan dan hasil tanaman adalah kombinasi pupuk phonska 150 kg ha-1 dan pupuk kandang ayam 10 ton ha-1.