Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Abdurrauf Science and Society

Sejarah dan Perkembangan Baca Tulis Arab Melayu di Nusantara Rizkia, Indah; Mawaddah, Sri
Abdurrauf Science and Society Vol. 1 No. 4 (2025): Abdurrauf Science and Society
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/asoc.v1i4.299

Abstract

Arabic-Malay script was once the dominant writing system in the Nusantara region, particularly during the golden age of Islamic kingdoms. This script was used across various domains of life, including education, da’wah (Islamic propagation), governmental administration, and the writing of literature and religious texts. However, the arrival of colonialism and the wave of modernization led to its decline and eventual displacement by the Latin alphabet. This study aims to examine the history and development of Arabic-Malay literacy in the Nusantara and to explore the challenges and preservation efforts in the contemporary era. The research adopts a qualitative descriptive method based on literature studies, using a thematic approach to various historical and academic sources. The findings reveal that although the use of Arabic-Malay has significantly diminished, various initiatives have emerged to revitalize the script, particularly through local education, manuscript digitization, and the active role of Islamic boarding schools (pesantren) and cultural communities. The preservation of Arabic-Malay is not only essential for safeguarding the Islamic literacy heritage of the Nusantara but also serves as a strategic effort to uphold local cultural identity amid the forces of globalization. Abstrak: Aksara Arab Melayu merupakan sistem tulisan yang pernah mendominasi literasi di wilayah Nusantara, khususnya pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Islam. Aksara ini digunakan dalam berbagai bidang kehidupan, seperti pendidikan, dakwah, administrasi pemerintahan, hingga penulisan sastra dan karya keagamaan. Namun, kedatangan kolonialisme dan modernisasi menyebabkan Arab Melayu mengalami kemunduran dan tergeser oleh huruf Latin. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji sejarah dan perkembangan baca tulis Arab Melayu di Nusantara serta menelusuri tantangan dan upaya pelestariannya di era kontemporer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif berbasis studi literatur dengan pendekatan tematik terhadap berbagai sumber historis dan akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun penggunaan Arab Melayu telah menurun secara signifikan, masih terdapat berbagai inisiatif untuk merevitalisasi aksara ini, terutama melalui pendidikan lokal, digitalisasi manuskrip, dan peran aktif pesantren serta komunitas budaya. Pelestarian Arab Melayu tidak hanya penting dalam menjaga warisan literasi Islam di Nusantara, tetapi juga menjadi bagian strategis dalam mempertahankan identitas budaya lokal di tengah arus globalisasi. Kata Kunci: Arab Melayu, literasi Islam, sejarah aksara, pelestarian budaya, Nusantara.
Peran Aksara Arab Melayu dalam Pelestarian Munawarah, Raudhatul; Mawaddah, Sri
Abdurrauf Science and Society Vol. 1 No. 4 (2025): Abdurrauf Science and Society
Publisher : Yayasan Abdurrauf Cendekia Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70742/asoc.v1i4.300

Abstract

The Arabic-Malay script is a writing system derived from modified Arabic script, adapted to transcribe the Malay language. Its existence has made a significant contribution to the preservation of the language and culture of the Malay people. This article examines the crucial role of the Arabic-Malay script, including its function as a medium for transmitting knowledge and Islamic teachings, a symbol of cultural identity, a tool for preserving the written form of the Malay language, and a means of character education rooted in local values. Despite its historical and cultural importance, this script now faces serious challenges due to the dominant influence of the Latin script in the modern era. Therefore, strategic and sustainable efforts are needed to revive the use of the Arabic-Malay script through education, manuscript digitization, and strengthening cultural literacy. This article emphasizes the urgency of preserving the Arabic-Malay script as a priceless heritage of Malay civilization. Abstrak :  Aksara Arab Melayu adalah bentuk sistem tulisan yang berasal dari huruf Arab yang telah disesuaikan untuk menuliskan bahasa Melayu. Keberadaannya memiliki kontribusi yang besar dalam menjaga kelestarian bahasa dan budaya masyarakat Melayu. Tulisan ini mengulas beragam peran penting aksara Arab Melayu, mulai dari alat penyebaran ilmu pengetahuan dan ajaran Islam, penanda identitas budaya, sarana pelestarian bahasa Melayu dalam bentuk tulisan, hingga media pendidikan karakter yang tertanam pada nilai-nilai lokal. Meskipun memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi, aksara ini kini menghadapi tantangan serius karena pengaruh dominan aksara Latin di era modern. Oleh karena itu, diperlukan langkah-langkah strategis dan berkesinambungan untuk menghidupkan kembali penggunaan aksara Arab Melayu melalui jalur pendidikan, digitalisasi naskah, serta penguatan literasi budaya. Artikel ini menekankan urgensi menjaga dan melestarikan aksara Arab Melayu sebagai salah satu warisan peradaban yang tak ternilai. Kata kunci:  Aksara Arab Melayu, pelestarian budaya, identitas Melayu, bahasa Melayu klasik, warisan keilmuan.