Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

KAJIAN PERUBAHAN LAHAN MENJADI PERMUKIMAN DAN KARAKTERISTIKNYA DI DAERAH ALIRAN SUNGAI (DAS) CILIWUNG BAGIAN HILIR Aslinda, Nindy; Syartinilia, .
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 8 No. 1 (2016): Jurnal Lanskap Indonesia
Publisher : http://arl-faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.v8i1.16610

Abstract

Ciliwung Watershed is one of watershed that across the Jakarta capital region. Ciliwung Watershed is categorized as super-priority watershed in Indonesia. The study was conducted in downstream of Ciliwung Watershed in Jakarta. This study aimed to analyze land cover changes from greenery open space to build up area in period of 1993-2013 and to analyze the distribution of settlement and its characteristics in the downstream of Ciliwung Watershed. LANDSAT images data of 1993 and 2013 were classified using supervised classification method to produce land cover map. The results of the map are analyzed spatially and descriptively to determine the changes. The greenery open space have changed into built up area about 70.07% during 20 years in the downstream of Ciliwung watershed. While, the settlement is dominated by the unplanned settlement (87.23%). Meanwhile, the settlements were dominated by unplanned settlements (87.23%) which characterized by linier settlement patterns, very lage size of settlement, low to medium building density, and good condition of insfrastructure. Five recommendations have provided for landscape managing of settlement in downstream of Ciliwung Watershed.
Perubahan Tutupan Lahan, Degradasi, dan Deforestasi Hutan di Kabupaten Nabire Periode 2000-2019 Pratiwi, Amalia Subha; Syartinilia; Pravitasari, Andrea Emma
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 16 No. 2 (2024): Jurnal Lanskap Indonesia
Publisher : http://arl-faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.v16i2.54249

Abstract

Penelitian ini berfokus pada perubahan lanskap di Kabupaten Nabire, Papua. Penelitian ini menemukan tren perubahan penggunaan lahan, deforestasi dan degradasi selama dua periode, yaitu dari tahun 2000 hingga 2019. Penelitian ini menekankan pada pergeseran lahan dari hutan menjadi non-hutan, terutama pada periode awal di mana deforestasi dan perusakan hutan meningkat, dengan menggunakan data primer dan sekunder serta analisis menggunakan perangkat lunak SIG. Hasilnya menunjukkan dampak yang signifikan terhadap ekosistem dan lingkungan setempat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa konservasi dan pengelolaan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan untuk mengurangi kerusakan ekosistem hutan dan menjaga kelestarian lingkungan di Kabupaten Nabire. Penelitian ini juga membantu memahami perubahan lingkungan di daerah tersebut dan memberikan landasan untuk pengambilan keputusan dan implementasi kebijakan yang bertujuan untuk menjaga kelestarian ekosistem dan lingkungan di daerah tersebut.