Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Ecoducation

Faktor-faktor yang Mempengaruhi Minat Bertransaksi Fintech pada Generasi Z: Analisis Kemudahan, Efektivitas, dan Risiko: Factors Influencing Interest in Fintech Transactions among Generation Z: An Analysis of Ease, Effectiveness, and Risk Fadhilah, Siti Azkiyah Nur; Putro, Guruh Marhaenis Handoko; Astuti, Suryani Yuli; Mas’adah, Ninik
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 7 No. 2 (2025): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v7i2.1804

Abstract

Pertumbuhan eksponensial adopsi teknologi finansial pada Gen Z memerlukan pemahaman komprehensif terhadap faktor faktor determinan yang mempengaruhi intensi bertransaksi. Penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi kemudahan, efektivitas, dan persepsi risiko terhadap minat bertransaksi Fintech pada Generasi Z di Kabupaten Lamongan. Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain asosiatif, riset ini melibatkan 400 responden Generasi Z melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur dengan pengukuran skala Likert yang dianalisis melalui regresi linier berganda. Hasil menunjukkan persepsi kemudahan, efektivitas, dan persepsi risiko berpengaruh signifikan terhadap minat bertransaksi Fintech secara parsial maupun simultan dengan koefisien determinasi 45,7%. Efektivitas menunjukkan pengaruh terkuat (β=0,386; t=8,910), diikuti persepsi kemudahan (β=0,382; t=8,819), dan persepsi risiko (β=0,090; t=2,452). Temuan ini memvalidasi aplikabilitas teori Technology Acceptance Model dalam konteks Fintech Indonesia, memberikan rekomendasi strategis bagi pengembang untuk mengoptimalkan desain antarmuka pengguna, meningkatkan efisiensi layanan, dan membangun sistem keamanan transparan. Penelitian mendatang sebaiknya mengeksplorasi faktor budaya, kepercayaan interpersonal, dan literasi digital sebagai variabel moderasi dengan cakupan geografis lebih luas untuk generalisasi komprehensif.
Analisis Literasi Keuangan, Lingkungan Sosial, dan Pendidikan Keuangan dari Keluarga Sebagai Penentu Perilaku Pengelolaan Keuangan: Analysis of Financial Literacy, Social Environment, and Family Financial Education as Determinants of Financial Management Behavior Dwi H P, Anggun Aini; Febrianti, Devi; Megasyara, Ira; Astuti, Suryani Yuli
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol. 8 No. 1 (2026): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/ecoducation.v8i1.1840

Abstract

Pengelolaan keuangan merupakan aspek penting dalam kehidupan keluarga. Setiap rumah tangga memiliki sumber pendapatan yang berbeda-beda berdasarkan profesi mereka. Tingkat pendapatan tidak menentukan pemenuhan kebutuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengkaji pengaruh literasi keuangan, lingkungan sosial, dan pendidikan keuangan keluarga sebagai faktor-faktor perilaku pengelolaan keuangan. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan kerangka fenomenologi. Data primer dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian ini adalah ibu rumah tangga di Desa Made, Lamongan. Penelitian ini menggunakan pendekatan analisis data kualitatif dengan menggunakan model analisis interaktif, yaitu reduksi data, penyajian data, dan perumusan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa literasi keuangan memengaruhi perilaku pengelolaan keuangan ibu rumah tangga. Informan memiliki pemahaman tentang pengelolaan keuangan yaitu mengelola pemasukkan yang diberikan suami dan dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan harian, bulanan, tabungan dan investasi. Lingkungan sosial menentukan perilaku ibu rumah tangga dalam melakukan pengelolaan keuangan. Kesimpulan ini berdasarkan pernyataan informan bahwa ketika ada teman, tetangga dan keluarga yang memiliki hajatan, sakit, lahiran dan lain-lain ibu rumah tangga akan mengalokasikan uang untuk kegiatan tersebut. Pendidikan keuangan dari keluarga menentukan perilaku ibu rumah tangga dalam melakukan pengelolaan keuangan. Data informasi yang menjelaskan bahwa ibu rumah tangga telah memperoleh pendidikan keuangan dari orang tua. Pendidikan yang diberikan orang tua seperti mengajarkan untuk mengatur uang jajan dan perilaku menabung.