Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Analisis Deskriptif Tari Pabbitte Passapu Kajang Kabupaten Bulukumba (Salah Satu Bentuk Pendokumentasi Tari) Rahma M; Asia Ramli; Muh Kurniawan
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2022 : PROSIDING EDISI 4
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1003.67 KB)

Abstract

Abstract. This study aims to record the Pabitte Passapu dance descriptively, namely by providing a description of the dance in accordance with the actual conditions or in other words according to the original movement with the aim of documenting dance as a form of preservation of traditional dance with a theoretical approach. Documentation of dance which includes data collection carried out directly in Tanatoa Village by meeting the original perpetrators then conducting interviews and demonstrations as well as recording dances, then processing data by recording in the form of writing detailed descriptions of movements accompanied by photos and floor patterns, as well as dissemination which was carried out by documenting the results of this research in the form of reports and carry out scientific publications at national seminars in the form of proceedings and journals as well as include them in the faculty library so that they are easy to find for students and the general public who want to know data related to the Pabitte Passapu Dance, yes which consists of 12 varieties namely, Akkokoroa, Angngibeng, Appakeha, Appalotteng, Sekko Taji, Paganti, A,pabitte, Tannang ulumanu, A,laga, Angngera Seha' which is equipped with photos and floor patterns.  Keyword: Descriptive Analysis, Pabitte Passapu Dance
PELATIHAN PENGEMBANGAN TARI DAERAH BAGI KOMUNITAS-KOMUNITAS TARI DI KABUPATEN BARRU Rahma M; Andi Padalia; Johar Linda; Jalil Jalil
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 1 (2023): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i1.47570

Abstract

Pelatihan Pengembangan tari daerah bagi komunitas-komunitas tari di Kabupaten Barru merupakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang bertujuan untuk menambah wawasan dan pengetahuan komunitas-komunitas tari di Kabupaten Barru terkait tari-tari daerah Sulawesi Selatan dan bagaimana cara mengembangkan tari yang bersumber dari tari daerah dengan menggunakan metode Jacquelin Smith. Faktanya, anggota komunitas-komunitas tari di Kabupaten Barru masih sangat minim pengetahuan budaya terkhusus tari daerah Sulawesi Selatan terlebih yang terkait dengan simbol-simbol dalam tari demikian juga halnya dengan kaidah-kaidah pengembangan tari. Hal ini terjadi karena sistem pelatihan pada sanggar lebih fokus pada skill dibandingkan dengan penguasaan wawasan tentang budaya terlebih pada pengetahuan tentang tari yang bersumber dari etnis-etnis tertentu di Sulawesi Selatan.
PENGUATAN NILAI TRADISIONAL MELALUI BOARD GAMES TEATER RAKYAT KONDOBULENG BAGI SISWA UPT SPF SMPN 27 MAKASSAR Asia Ramli; Andi Taslim Saputra; Khaeruddin Khaeruddin; Rahma M
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.52861

Abstract

UPT SPF SMPN 27 Makassar merupakan sekolah menengah atas yang terletak di Kota Makassar Sulawesi Selatan. Sekolah tersebut terletak di zona perang dan daerah dengan tingkat kejahatan tertinggi. Kondisi lingkungan tersebut mempengaruhi tumbuh kembang anak nakal dan pemarah. Berdasarkan pengamatan, sebagian besar anggota UPT SPF SMPN 27 Makassar berasal dari sekitar Sekolah. Sistem perumahan yang akan diterapkan berarti para siswa ini harus datang ke sekolah dari daerah setempat. Siswa ini tergolong sulit dan menimbulkan masalah perilaku bullying. Pernyataan yang direproduksi di atas menjadi perhatian Wakil Kepala Sekolah Seksi dan Humas, UPT SPF SMPN 27 Makassar. Fenomena bullying merupakan masalah yang paling kompleks dan terus terjadi di kalangan siswa sekolah ini. Keadaan ini tidak kunjung sirna karena sifat manusia yang ingin menguasai dan dikuasai. Jumlah pelaku bullying dibandingkan dengan jumlah korban bullying merupakan indikasi bahwa bullying dilakukan oleh banyak individu yang korbannya tidak dapat dibandingkan dengan kelompok pelaku bullying Metode pelaksanaan pengabdian masyarakat dalam pelatihan Teater Rakyat Kondobuleng pada remaja non-produktif UPT SPF SMPN 27 Makassar di Kota Sulawesi Selatan melalui beberapa tahap sebagai berikut: a) Tahap Sosialisasi.b) Tahap Pengenalan dan Pengarahan. c) Tahap Simulasi Games. d) Tahap Evaluasi.. e) Tahap Penyusunan Laporan. Pada pelatihan, teaterikal ini menyiratkan edukasi pada teks-teks nilai tradisi melalui teater rakyat Kondobuleng dengan kemasan Board Games. Nilai-nilai pemahaman positif ketika melakukan pelatihan Board Games dengan muatan teater rakyat Kondobuleng untuk siswa UPT SPF SMPN 27 Makassar telah meningkat, dari hasil observasi awal sekitar 30 % yang memperlihatkan ketidaktahuan terhadap teater rakyat Kondobuleng. Setelah pelatihan dan hasil evaluasi yang dilakukan, para peserta atau siswa menunjukkan ekspresi yang yang berkaitan dengan Kondobuleng dalam hal tersebut memperlihatkan pengetahuan tentang teater rakyat Kondobuleng meningkat dengan persentase 90 %. Kegiatan ini untuk mengatasi permasalahan yang kompleks bagi remaja non-produktif, maka kami tim pengabdian masyarakat menawarkan sebuah solusi yaitu melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat dengan memberi penguatan nilai tradisional dengan bentuk kemasan board games teater Kondobuleng.
PELATIHAN TARI TRADISIONAL BAGI MASYARAKAT LORONG DI KOTA MAKASSAR Rahma M; Bau Salawati; Asia Ramli; Arifin Manggau; Andi Padalia
Sureq: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berbasis Seni dan Desain Vol 2, No 2 (2023): Juli-Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/srq.v2i2.54079

Abstract

Pelatihan Tari Tradisional bagi masyarakat lorong di Kota makssar merupakan kegiatan pengabdian pada masyarakat yang bertujuan untuk memberi penguatan kearifan lokal bagi masyarakat lorong. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan untuk mendekatkan seni khususnya seni tari ke masyarakat juga menumbuhkan dan menguatkan pemahaman tentang kearifan lokal Sulawesi Selatan khususnya etnis Makassar. Hal ini dilakukan sebagai salah satu upaya memfilter budaya-budaya asing yang masuk dengan pesat ke masayarakat melalui berbagai media sosial. Pelatihan Tari Padduppa dipilih mengingat tari ii merupakan tari yang menggambarkan bagaimana masyarakat etika dan adat Bugis Makassar dalam menjamu tamu, diharapkan melalui pelatihan ini masyarakat memperoleh pemahaman tetang budaya dan adat istiadat Bugis-Makassar selain mengembangkan keterampilan menari, pengembangan keterampilan ini juga dilakukan sebagai salah bentuk rekreasi bagi masayarakat terlepas dari rutinitas keseharian mereka
Nilai yang Terdapat pada Paradoksal Pertunjukan Tari Pakarena Mabbiring Kassi Daeng Serang dakko M, Rahma; Salawati, Bau; Ramli, Asia
Seminar Nasional LP2M UNM SEMINAR NASIONAL 2023 : PROSIDING EDISI 6
Publisher : Seminar Nasional LP2M UNM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak. Nilai-nilai luhur kearifan lokal dalam Seni Tari dapat berbeda-beda di setiap wilayah dan budaya, namun pada dasarnya Seni Tari selalu mencerminkan dan menghagai keunikan dan kearifan lokal masyarakat setempat. Di setiap wilayah dan budaya, seni tari memiliki keunikan dan ciri khas yang mencerminkan kearifan lokal dan nilai-nilai luhur dari masyarakat setempat. Pemahaman nilai-nilai kearifan lokal yang salah satunya tercermin dalam seni tari ini sangat penting bagi generasi muda saat ini karena generasi muda merupakan penerus budaya dan identitas lokal di masa depan, sementara dalam era globalisasi dan modernisasi yang smakin pesat, generasi muda sangat rentang tergoda oleh budaya luar yang dianggap lebih kekinian dan trendi, sehingga nilai-nilai lokal seringkali terabaikan demikian juga halnya paradoksal pertunjukan tari Pakarena, khususnya pakarena Mabbiring Kassi Daeng Serang Dakko.  Kata Kunci: Nilai, Paradoksal, Pakarena Mabbiring Kassi
Paradoksal Pertunjukan Tari Pakarena Mabbiring Kassi Daeng Serang dakko (Dalam Perspektif Nilai) M, - Rahma
JURNAL PAKARENA Vol 8, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/p.v8i2.53981

Abstract

In every region and culture, the art of dance has unique and distinctive characteristics that reflect local wisdom and noble values of the local community. Understanding the values of local wisdom, one of which is reflected in the art of dance, is very important for today's young generation because the young generation is the successor of local culture and identity in the future, while in the increasingly rapid era of globalization and modernization, the young generation is very easily tempted by foreign culture is considered more contemporary and trendy, so local values are often overlooked. The noble values of local wisdom in the art of dance can vary in each region and culture, but basically the art of dance always reflects and respects the uniqueness and local wisdom of the local community, this is also the case with the paradoxical Padengan dance performances, especially the Pakarena Mabbiring Kassi Daeng Serang Dakko which reflects the values of the  Makassar ethnic community
KOREOGRAFI: RANCANGAN AWAL MODUL AJAR DENGAN MODEL BORG AND GALL Rahma M
JURNAL IMAJINASI Vol 8, No 1 (2024): Januari-Juni
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/i.v8i1.59537

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang materi ajar mata kuliah koreografi dengan pendekatan personal Front untuk memudahkan dalam proses pembelajaran pada mata kuliah koreografi pada prodi Seni Tari FSD UNM. Perancangan buku ajar ini menggunakan metode perancangan Borg and Gall. Metode Borg and Gall (1989) diawali analisis kebutuhan agar mampu menghasilkan produk yang bersifat hipotetik sebagai metode penelitian dasar (basic research). Kemudian untuk menguji produk yang masih bersifat hipotetik tersebut, digunakan eksperimen atau action research. Setelah produk teruji melalui validasi ahli, maka dapat diaplikasikan dengan skala kecil kemudian skala besar. Proses pengujian produk dengan eksperimen tersebut dinamakan penelitian terapan (applied research), walaupun penelitian tahap awal ini terbatas pada analysis situasi/kebutuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1). Pembelajaran kurang efektif karena belum tersedianya buku atau materi ajar yang terkait dengan koreografi khususnya untuk pembelajaran koreografi lingkungan, 2) Ketika mahasiswa belajar secara mandiri, maka materi dan konsep garapan tari yang mereka hasilkan akan berbeda-beda. Untuk itu maka dipandang penting untuk merancang materi ajar yang dikemas dalam bentuk Modul ajar dan khusus dibuat untuk pembelajaran koreografi. Perancangan Modul ajar ini penting untuk membantu proses mengajar karena memuat bahan ajar sesuai kurikulum, selain itu dapat pula membantu komunikasi antara pengajar dan peserta didik, 3) Mahasiswa prodi seni tari adalah mahasiswa yang berada di dalam prodi non kependidikan atau yang lebih familiar disebut prodi dengan keilmuan tari murni, yang tentu saja luarannya dipersiapakan untuk menjadi koreografer dan peneliti, namun saat ini juga terbuka peluang sebagai pendidik. Untuk itu materi yang diberikan adalah materi-materi ajar yang dapat membantu mahasiswa kepencapaian tersebut. 
Analisis Etnopedagogi pada Pembelajaran Seni Budaya di Sekolah SMU di Kota Makassar M, Rahma; P, Bau Salawati; Faisal, Faisal
Indonesian Journal of Social and Educational Studies Vol 6, No 2 (2025): Indonesian Journal of Social and Educational Studies (Article in Press)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijses.v6i2.78488

Abstract

Abstrak. Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan pendekatan etnopedagogi dalam pembelajaran Seni Budaya di sekolah-sekolah menengah umum (SMU) di Kota Makassar. Kajian difokuskan pada identifikasi pembelajaran guru dan bagaimana guru mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal Makassar, seperti estetika tradisional, dan bentuk-bentuk seni daerah, ke dalam proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui observasi pembelajaran, wawancara dengan guru dan siswa, serta analisis dokumen kurikulum dan perangkat pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etnopedagogi pada pembelajaran Seni Budaya di Makassar masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara sistematis. Nilai-nilai budaya lokal lebih banyak hadir pada kegiatan praktik seni (tari, musik, rupa) tetapi belum diinternalisasi secara mendalam dalam perencanaan dan evaluasi pembelajaran. Hambatan utama terletak pada keterbatasan pemahaman guru terhadap konsep etnopedagogi serta kurangnya sumber ajar berbasis budaya lokal. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas guru melalui pelatihan etnopedagogi dan pengembangan model pembelajaran seni budaya berbasis kearifan lokal Makassar Kata Kunci: etnopedagogi, pembelajaran seni budaya, kearifan lokal, Makassar