Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Perbedaan hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran inkuiri terbimbing dan problem based learning pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit Weny Widianty; Herlinawati
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 2 No. 3 (2023): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v2i3.191

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Inkuiri Terbimbing dan Problem Based Learning (PBL) pada materi larutan elektrolit dan non elektrolit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen semu. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X IPA SMA Swasta Kesuma Bangsa Londut yang terdiri dari empat kelas. Sampel penelitian diambil dengan teknik sampling purposive, peneliti menentukan anggota sampelnya berdasarkan guru yang sama saat mengajar di kelas, yaitu pada kelas X IPA 3 sebagai kelas eksperimen I yang diajarkan dengan menggunakan model Inkuiri Terbimbing dan Kelas X IPA 4 sebagai kelas eksperimen II yang diajarkan dengan menggunakan model Problem Based Learning yang masing-masing berjumlah 34 orang. Instrumen penelitian terdiri dari instrumen tes yaitu tes pilihan berganda yang berjumlah 20 soal yang telah divalidasi oleh validator ahli dan siswa. Kedua kelas dilakukan perlakuan yang sama yaitu pada pertemuan awal dilakukan pretest dan pada pertemuan terakhir dilakukan posttest. Data dianalisis dengan uji t dua pihak setelah diuji normalitas dan homogenitasnya. Hasil uji hipotesis diperoleh nilai Sig < α (0,012 < 0,05) yang berarti bahwa H0 ditolak dan Ha diterima yaitu terdapat perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran Inkuiri Terbimbing dan model pembelajaran Problem Based Learning. Rata-rata hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model Inkuiri Terbimbing lebih rendah dibandingkan dengan model Problem Based Learning (78,97 < 83,68).
Pengembangan media pembelajaran berbasis web google sites pada materi ikatan ion dan kovalen untuk SMA kelas X Deri Salsalina Br Sitepu; Herlinawati Herlinawati
Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan Vol. 1 No. 5 (2022): Educenter : Jurnal Ilmiah Pendidikan
Publisher : ARKA INSTITUTE

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55904/educenter.v1i5.195

Abstract

In a transition period like now technology is needed in the learning process, teachers must be able to use learning media by utilizing existing technology that makes it easier for students to learn in observations that have been carried out in high school in learning chemistry, it can be seen that during learning the teacher does not use technology in learning. , teachers still use media in the form of textbooks, and give assignments so as to make learning less interesting for students and sometimes make students less understanding of the content of the learning material, the purpose of this research is to analyze the development of web-based learning media google sites developed on subjects chemistry, and the feasibility of the developed google sites web-based learning media. The research and development model of learning media based on the google sites web uses the ADDIE learning model. This study uses non-test instruments, non-test instruments in the form of validation sheets that have met BSNP standards, namely aspects of the feasibility of content, presentation, language and graphics by a four-category scale validator. The results of the feasibility validation show that the development of learning media for google sites on ionic and covalent bonding material is in the feasible category and does not need to be revised with the acquisition of an average content feasibility value of 3.63; language eligibility of 3.85 ; presentation feasibility of 3.87; and the feasibility of the graphic is 3.74.