Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Analisis Penerapan Pajak Pertambahan Nilai Pada Transaksi Barang Dan Jasa Di Pt Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok Muhamad Luthfi Ihsanny; Ajeng Luthfiyatul Farida
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak Pertambahan Nilai (PPN) berperan vital dalam meningkatkan penerimaan negara, khususnya di sektor jasa kepelabuhanan yang menjadi simpul strategis perdagangan nasional dan internasional. Penelitian ini mengkaji penerapan PPN pada transaksi barang dan jasa di PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Tanjung Priok, dengan fokus pada kepatuhan terhadap regulasi terbaru, termasuk kebijakan kenaikan tarif dari 10% menjadi 11% dan rencana 12% sebagaimana diatur dalam UU No. 7 Tahun 2021. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus, meliputi wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen resmi perusahaan. Analisis difokuskan pada kepatuhan penerapan PPN, keselarasan antara kebijakan pemerintah dan internal, dampak terhadap rasio keuangan (likuiditas, profitabilitas, efisiensi), serta tingkat pemahaman internal terhadap perubahan regulasi. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa penerapan PPN telah sesuai ketentuan, namun menghadapi kendala administrasi, keterbatasan literasi regulasi, dan hambatan teknis e-Faktur. Kenaikan tarif memengaruhi beban biaya, efisiensi operasional, dan arus kas. Penelitian ini menegaskan perlunya strategi adaptif, peningkatan literasi pajak, dan optimalisasi sistem pelaporan, sekaligus memberi kontribusi praktis bagi sektor pelabuhan dan masukan kebijakan fiskal nasional. Kata kunci: Pajak Pertambahan Nilai, Kepatuhan Pajak, Regulasi Perpajakan, Kinerja Keuangan, Jasa Kepelabuhanan.
Pengaruh Faktor Fraud Hexagon Theory Terhadap Kecurangan Laporan Keuangan (Studi Pada Perusahaan Sektor Kesehatan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode 2019-2024) Virza Dwi Irziana; Ajeng Luthfiyatul Farida
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Laporan keuangan seharusnya disusun sesuai kondisi perusahaan sebenarnya karena informasinya digunakan untukmengambil keputusan. Namun, manajemen masih terdorong melakukan kecurangan laporan keuangan secara sengaja guna mencapai kepentingan tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh simultan dan parsial dari tekanan (financial target), kesempatan (nature of industry), rasionalisasi (total accruals), kapabilitas (CEO education), arogansi (CEO duality), dan kolusi (related party transaction) terhadap kecurangan laporan keuangan pada perusahaan sektor kesehatan yang terdaftar di BEI periode 2019-2024. Dengan teknik purposive sampling, penelitian ini menganalisis sebanyak 108 data observasi dari 18 sampel perusahaan selama enam tahun penelitian. Studi ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif deskriptif. Teknik analisis data menggunakan analisis regresi logistik. Data diolah dengan program IBM SPSS 27. Temuan studi mengungkapkan bahwa tekanan, kesempatan, rasionalisasi, kapabilitas, arogansi, dan kolusi berpengaruh simultan terhadap kecurangan laporan keuangan. Variabel kesempatan berpengaruh negatif secara parsial terhadap kecurangan laporan keuangan. Sementara, variabel tekanan, rasionalisasi, kapabilitas, arogansi, dan kolusi tidak berpengaruh secara parsial terhadap kecurangan laporan keuangan. Kata Kunci: fraud hexagon, kecurangan laporan keuangan
Pengaruh Pengungkapan Corporate Social Responsibility, Reputasi KAP, dan Audit Fee terhadap Audit Report Lag (Studi pada Perusahaan Sektor Energi yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2021–2024) Dwipa Nusantara Al-Farisi; Ajeng Luthfiyatul Farida
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pengungkapan Corporate Social Responsibility (CSR), reputasiKantor Akuntan Publik (KAP), dan audit fee terhadap audit report lag, dengan ukuran perusahaan sebagaivariabel kontrol. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena keterlambatan pelaporan keuangan padaperusahaan sektor energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) selama periode 2021–2024. Penelitian inimenggunakan metode analisis regresi data panel dengan teknik purposive sampling pada 90 perusahaan sektorenergi yang terdaftar di BEI selama 4 tahun, menghasilkan 42 sample dan 168 observasi. Analisis data dilakukanmenggunakan software Eviews 13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengungkapan corporate socialresponsibility, reputasi KAP, dan audit fee secara simultan berpengaruh terhadap audit report lag. Secara parsial,pengungkapan corporate social responsibility berpengaruh negatif signifikan terhadap audit report lag.Sementara itu, reputasi KAP, audit fee, dan ukuran perusahaan tidak berpengaruh terhadap audit report lag.Penelitian ini memiliki keterbatasan pada cakupan sektor energi dan periode pengamatan 2021–2024. Penelitianselanjutnya disarankan untuk mempertimbangkan variabel tambahan seperti kompleksitas perusahaan dankelemahan pengendalian internal untuk memperkaya pemahaman mengenai audit report lag di Indonesia.Kata kunci–corporate sustainability reporting, reputasi KAP, audit fee, audit report lag
Pengaruh Pertumbuhan Perusahaan, Profitabilitas, Dan Solvabilitas Terhadap Penerimaan Opini Audit Going Concern Pada Perusahaan Pertambangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (Bei) Periode Tahun 2017-2024 Adyra Budayawanti; Ajeng Luthfiyatul Farida
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pernyataan going concern diberikan auditor saat mereka meragukan kelangsungan operasional perusahaan di masadepan,yang mengakibatkan kekhawatiran bagi kreditor, investor, dan regulator. Studi ini mengkhususkan analisis padaemiten sektor pertambangan di BEI dalam rentang waktu 2017-2024, yang mengkaji hubungan antara opini audit goingconcern dengan pertumbuhan perusahaan, profitabilitas, serta solvabilitas perusahaan. Menggunakan pendekatankuantitatif dengan data sekunder dan teknik purposive sampling, sehingga 37 perusahaan terpilih sebagai sampel.Pengujian untuk regresi logistik dijalankan dengan software IBM SPSS 23. Temuan studi mengungkapkan bahwa secarabersama-sama pertumbuhan perusahaan, profitabilitas, serta solvabilitas memengaruhi opini audit going concern. Namun,secara parsial hanya profitabilitas (berpengaruh negatif) dan solvabilitas (berpengaruh positif), sedangkan pertumbuhanperusahaan tidak menunjukkan pengaruh.Kata Kunci- Going Concern, Pertumbuhan Perusahaan, Profitabilitas, dan Solvabilitas
Pengaruh Self Assessment System, Jumlah Pengusaha Kena Pajak (PKP) dan Penagihan Pajak Terhadap Penerimaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) Pada KPP Pratama Majalaya (Periode 2018-2023) Razanah Husna Muthmainnah; Ajeng Luthfiyatul Farida
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak pertambahan nilai yakni jenis tidak langsung dari pajak yang dikenai terhadap penggunaan barang dan/atau jasakena pajak didalam wilayah pabean, dipungut pada seluruh rantai produksi dan distribusi. Penelitian bertujuan untukmemahami pengaruh self assessment system, jumlah pengusaha kena pajak (PKP) dan penagihan pajak terhadappenerimaan pajak pertambahan nilai (PPN) di KPP Pratama Majalaya periode 2018–2023. Penelitian inimenggunakan metode kuantitatif. Data sekunder digunakan serta didapatkan dari KPP Pratama Majalaya. Pemilihansampel yang dipakai yaitu purposivẹ sampling. Total 72 data digunakan selama periode 2018 hingga 2023. Namunterdapat 2 data yang tidak lengkap sehingga tidak disertakan dalam penelitian. Teknik analitis data yang pergunakanadalah analisis linier berganda menggunakan perangkat lunak IBM SPSS Statistics 27. Hasil pengkajian menyatakanketiga variabel secara bersamaan berpengaruh terhadap penerimaan pajak pertambahan nilai (PPN). Secara parsial,penagihan pajak saja yang memiliki pengaruh positif. Penelitian ini berkontribusi dalam memberikan wawasan terkaitaspek-aspek yang memengaruhi penerimaan PPN. Diharapkan dapat bermanfaat bagi akademisi serta peneliti untukreferensi pengembangan kajian penerimaan PPN, serta bagi KPP dan Wajib Pajak sebagai bahan evaluasi terkaitpertimbangan strategi, pelayanan, dan dorongan untuk peningkatan penerimaan PPN.Kata Kunci: Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Penagihan Pajak, Pengusaha Kena Pajak (PKP), Self AssessmentSystem
Pengaruh Sosialisasi Pajak Bumi dan Bangunan, Kualitas Pelayanan Pajak dan Sanksi Pajak Terhadap Kepatuhan Wajib Pajak Bumi dan Bangunan (Studi Pada Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Karawang) Veronica Friani Habeahan; Ajeng Luthfiyatul Farida
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pajak dapat diartikan sebagai hal wajib yang menjadi tanggungan setiap Wajib Pajak atau badan usaha setiap tahunnyakepada negara. Tingkatan ketaatan wajib pajak kadang kala minim disebabkan oleh kurangnya efektivitas dalamsosialisasi, kualitas pelayanan, dan penerapan sanksi pajak. Tujuan dilakukannya penelitian ini guna mengkaji dampaksosialisasi pajak bumi dan bangunan, kualitas pelayanan pajak, serta sanksi pajak terhadap kepatuhan wajib pajakbumi dan bangunan. Metode penelitian ini meliputi analisis deskriptif dan analisis regresi berganda, dengan sampelsebanyak 100 responden. Penelitian ini mengaplikasikan perangkat lunak SPSS 27 untuk analisis data. Hasil penelitianmembuktikan jika sosialisasi pajak bumi dan bangunan, kualitas pelayanan pajak, dan sanksi pajak secara simultanmemiliki pengaruh positif pada ketaatan wajib pajak bumi dan bangunan di Badan Pendapatan Daerah KabupatenKarawang. Secara terpisah, sosialisasi pajak bumi dan bangunan serta sanksi pajak menunjukkan dampak positif padaketaatan wajib pajak bumi dan bangunan, sementara kualitas pelayanan pajak tidak mengindikasikan dampak yangsignifikan. Kata Kunci: Pajak, Sosialisasi, Kualitas, Sanksi Kepatuhan, Wajib Pajak, dan Kepatuhan.
Pengaruh Transfer Pricing, Leverage, dan Profitabilitas terhadap Tax Avoidance (Studi Kasus Pada Perusahaan Pertambangan Subsektor Batu Bara yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2019-2024) Fitri Fadilla; Ajeng Luthfiyatul Farida
eProceedings of Management Vol. 13 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : eProceedings of Management

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tax Avoidance adalah praktik yang bertujuan untuk mengurangi beban pajak yang seharusnya ditanggungmelalui celah-celah dalam regulasi perpajakan. Meskipun sifatnya legal, namun hal ini berdampak negatif padamenurunnya kepatuhan pajak dan hilangnya potensi penerimaan negara. Terlebih lagi, praktik penghindaran pajakdapat memberikan citra negatif terhadap Perusahaan. Studi ini mengkaji bagaimana transfer pricing, leverage, danprofitabilitas memengaruhi tax avoidance di perusahaan pertambangan batu bara di Bursa Efek Indonesia (BEI)periode 2019–2024. Data sekunder dan metode kuantitatif digunakan dalam studi ini. Populasi yang diteliti adalah 34perusahaan pertambangan batu bara. Dengan menggunakan metodologi purposive sampling, 11 sampel penelitianyang mencakup 6 tahun diperoleh, menghasilkan 66 data observasi. Eviews 12 digunakan sebagai program statistikuntuk analisis regresi data panel pada penelitian ini. Menurut temuan penelitian, penghindaran pajak dipengaruhi olehtransfer pricing, leverage, dan profitabilitas bersama-sama. Sementara itu, penghindaran pajak tidak dipengaruhi olehtransfer pricing. Di sisi lain, penghindaran pajak dipengaruhi secara positif oleh profitabilitas dan dipengaruhi secaranegatif oleh leverage.Kata Kunci: tax avoidance, transfer pricing, leverage, profitabilitas
BIAS KOGNITIF TERHADAP KEPUTUSAN INVESTASI GEN Z Mochamad Malik Akbar Rohandi; PUTRI FARISKA; Ajeng Luthfiyatul Farida; Herdy Rahmat Maulana Martin
Jurnal Manajemen dan Bisnis Performa Vol. 20 No. 2 (2023)
Publisher : UPT Publikasi Ilmiah UNISBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/performa.v20i2.3270

Abstract

Investasi merupakan salah satu kegiatan yang sedang tren dalam beberapa tahun terakhir. Di masa pandemi Covid-19, populasi investor di Indonesia semakin bertambah dan didominasi oleh Generasi Z yang menjadikan para pembuat konten yang tidak bertanggung jawab di media sosial. Total kerugian masyarakat yang berinvestasi, terutama pada investasi ilegal, telah melampaui lebih dari Rp1 T selama lima tahun terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa keputusan investasi dipengaruhi oleh dinamika sosial. Dalam penelitian ini, peneliti ingin mengetahui pengaruh perilaku herding, bias overconfident, dan Rregret-Aversion Bias terhadap keputusan investasi yang diambil oleh investor Gen Z di Jawa Barat. Pendekatan penelitiannya adalah penelitian kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 400 responden. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis Regresi Linier Berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perilaku herding, overconfident, dan bias penyesalan-aversion berpengaruh terhadap keputusan investasi Generasi Z di Jawa Barat, baik secara parsial maupun simultan.