Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Efektivitas Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 pada Guru SD Kelas V Kecamatan Negara Tahun Ajaran 2021-2022 Dewi, Made Sri Astika; Sudewiputri, Made Padmarani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 1 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.478 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i1.254

Abstract

This study aims to know effectiveness the online learning process, the supporting factors and theinhibiting factors for teachers in carrying out online learning during the COVID-19 pandemic. This research was carried out at the fifth grade elementary school teacher in Negara District in the 2021/2022 academic year. This research uses a qualitative descriptive research method. The subjects used in this study were elementary school teachers in Class V in Negara District. Data collection techniques used in this study were open questionnaires, semi-structured interviews, documentation and field notes. The results and discussion of this study are that online learning is considered less effective for teachers, especially for elementary school age children, because learning is carried out online, the teacher alsodoes not feel optimal in providing learning materials so that the material is incomplete and the use of learning media in online learning is also felt to be inadequate maximum.
Pengimplementasian Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Talking Stick untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKn Siswa Kelas IV di SDN 3 Dangintukadaya Wahyuni, Luh Putu Eka Sri; Sudewiputri, Made Padmarani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 2 No. 1 (2022): irje 2022
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (400.986 KB) | DOI: 10.31004/irje.v2i1.267

Abstract

Citizenship Education is one of the important indicators in an education. To form the character and moral values of a student, it is necessary to have character education, all of which are summarized in Civics learning. Therefore, Civics subjects are very important given to students. To achieve the learning objectives there are many influencing factors including the teacher factor. In teaching the teacher of course already has a design in achieving learning goals such as using interesting learning models and the latest learning media. The learning process in Civics subjects is also still widely carried out withconventional models or methods so that the impact on learning activities is still low which can then affect students' interest in learning Civics. The purpose of this research is to determine the improvement of student learning outcomes in Civics Class IV subjects at SDN 3 Dangintukadaya after the Talking Stick Type Cooperative learning model is applied. The method he uses is class action which consists of 4 stages, namely: 1) action plan, 2) action implementation, 3) action observation and evaluation, and 4) reflection. Class action is applied to the fourth grade students, totaling 33 people at SD Negeri 3Dangintukadaya. The data analysis technique is descriptive statistical analysis method. From theresults of data analysis there was an increase in the average value of student learning outcomes from cycle I to cycle II by 9.00%, while from the initial reflection to cycle II it was 21.60%. With theapplication of learning like this, it can improve the learning outcomes of fourth grade students at SDNegeri 3 Dangintukadaya.
Pengaruh Model Problem Based Learning Berbantuan Media Game Edukasi Wordwall terhadap Hasil Belajar IPAS Siswa Kelas V di Gugus Majapahit Dewi, Ni Putu Ayu Ardanita Puspita; Febryan, Irwan; Sudewiputri, Made Padmarani
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 4 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i4.3168

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model problem based learning berbantuan media game edukasi wordwall terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V SD. Latar belakang penelitian ini didasari model pembelajaran yang diterapkan monoton dan masih konvensional serta kurangnya melibatkan teknologi dalam proses pembelajaran guna meningkatkan keaktifan dan ketertarikan siswa selama proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan model pengembangan Quasi Eksperimen. Subjek penelitian adalah siswa kelas V SD Negeri 1 Gumbrih dengan SD Negeri Pangyangan sebagai kelas eksperimen, dan SD Negeri 2 Pekutatan dengan SD Negeri 4 Pekutatan sebagai kelas kontrol. Hasil validasi dari oleh uji judges menunjukkan bahwa soal tes yang di buat berkategorikan valid, berdasarkan uji validitas juga menunjukkan bahwa perhitungan menggunakan SPSS juga menunjukkan valid. Teknik pengumpulan data adalah wawancara, observasi, soal tes dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan model problem based learning berbantuan media game edukasi wordwall berpengaruh terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas V dengan perhitungan yang didapat t hitung variabel Model Problem Based Learning berbantuan Media Game Edukasi Wordwall (X) sebesar 29,714 > t tabel 6,638 dengan tingkat signifikansi <0.001, maka H1 diterima dan H0 ditolak pada level of signifikansi 5%.
THE EFFECT OF THE PROBLEM BASED LEARNING MODEL ON SCIENCE PROBLEM SOLVING ABILITY AND SELF REGULATED LEARNING Lestari, Nyoman Ayu Putri; Dewi, Made Sri Astika; Astuti, Ni Putu Eni; Dikta, Putu Gede Asnawa; Artini, Ni Putu Juni; Sudewiputri, Made Padmarani; Muhsam, Julhidayat
Prima Magistra: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 6 No. 2 (2025): Volume 6 Number 2 (April 2025)
Publisher : Program Studi PGSD Universitas Flores

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/jpm.v6i2.5564

Abstract

The demands of 21st century education emphasize the importance of higher-order thinking skills (HOTS). One approach considered effective in supporting the achievement of these goals is the implementation of the Problem Based Learning (PBL) model. This study aims to evaluate the effectiveness of the PBL model in enhancing problem solving skills in science subjects and self regulated learning among elementary school students. The research employed a quasi-experimental method with a Nonequivalent Control Group Design. The sample consisted of two classes, each serving as either the experimental or the control group. Data were collected using instruments in the form of a test to assess science problem solving ability and a questionnaire to measure self-regulation learning. The analysis using MANOVA revealed a significant effect of PBL implementation on the simultaneous improvement of both variables, with a significance level of 0.001, which is less than 0.05. These results indicate that PBL is capable of creating an active, reflective, and collaborative learning environment. The conclusion of this study affirms that PBL is an effective alternative instructional strategy for supporting students' holistic competency development. Therefore, it is recommended that this model be implemented more broadly in thematic learning at the elementary school level and further explored for development across different educational levels and contexts.
KEBIJAKAN IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA DI SEKOLAH DASAR Dharma, I Made Aditya; Arnyana, Ida Bagus Putu; Dantes, Nyoman; Sudewiputri, Made Padmarani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 3 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i3.2004

Abstract

Penelitian deskriptif ini membahas kebijakan implementasi Kurikulum Merdeka di sekolah dasar, khususnya di Gugus 3 Rama, Kecamatan Jembrana, Kabupaten Jembrana. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis proses implementasi Kurikulum Merdeka di gugus tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Kurikulum Merdeka telah berjalan, dengan menekankan pada esensi Profil Pelajar Pancasila yang meliputi akhlak mulia, berkebhinekaan global, berpikir kritis, gotong royong, kemandirian, dan kreativitas. Proses implementasi dimulai dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi. Pada tahap perencanaan, sekolah menentukan rancangan kurikulum dan mengikuti workshop terkait Kurikulum Merdeka sebelum penerapannya. Pelaksanaan kurikulum diikuti dengan evaluasi yang dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Tantangan utama dalam implementasi Kurikulum Merdeka adalah penerapannya yang masih dianggap terlalu dini dan sebagian besar sekolah masih menggunakan Kurikulum 2013. Implementasi Kurikulum Merdeka masih dalam tahap perbaikan dan persiapan lebih lanjut. Diperlukan sosialisasi yang intensif dan efektif agar Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan dengan baik dan optimal di sekolah dasar.
BLENDED-PROJECT BERBASIS SELF DIRECTED LEARNING BERMUATAN TRI HITA KARANA DALAM MERDEKA BELAJAR MEWUJUDKAN MAKING INDONESIA 4.0 Dharma, I Made Aditya; Suastra, I Wayan; Lasmawan, I Wayan; Sudewiputri, Made Padmarani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2006

Abstract

Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui penggunaan model pembelajaran blended-project berbasis self-directed learning bermuatan Tri Hita Karana dalam merdeka belajar mewujudkan “Making Indonesia 4.0”. Blended learning adalah satu tawaran model pembelajaran di masa pandemi Covid- 19, blended-learning merupakan integrasi metode pengajaran konvensional dengan dunia digital. enam alasan mengadopsi pembelajaran blended-learning adalah (1) kekayaan pedagogis, (2) akses ke pengetahuan, (3) interaksi sosial, (4) agensi pribadi, (5) efektivitas biaya, dan (6) kemudahan revisi. Model pembelajaran ini bertujuan untuk mengubah budaya belajar mengajar yang berpusat pada guru menjadi pembelajaran yang berpusat pada siswa. Kegiatan pembelajaran dilakukan secara aktif dan interaktif serta lebih praktis daripada mendengarkan ceramah pasif di dalam kelas. Studi literatur adalah desain penelitian yang digunakan dalam mengumpulkan sumber data yang berkaitan dengan suatu topik. Pengumpulan data untuk studi literatur dilakukan dengan alat pencarian database yang sebagai tahapan pencarian sumber literatur. Pengumpulan data menggunakan metode Preferred Reporting Items for Sistematic Reviews and Meta-Analysis. Hasil screening yang sesuai dan yang dibutuhkan terdapat 8 artikel Jurnal Nasional. Berdasarkan artikel yang ditemukan dan dianalisis terdapat dampak blended-project berbasis self-directed learning bermuatan Tri Hita Karana dalam merdeka belajar mewujudkan “Making Indonesia 4.0” berdasarkan kajian literatur hasil penelitian terdahulu.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN DISCOVERY LEARNING TERHADAP HASIL BELAJAR IPA SISWA SD Laili, Alfina; Lestari, Nyoman Ayu Putri; Sudewiputri, Made Padmarani
Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti Vol. 11 No. 1 (2024)
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jipcb.v11i1.2147

Abstract

Kasus rendahnya hasil belajar siswa dalam pelatihan disebabkan karena tidak adanya perhatian siswa dalam siklus belajar, selain itu persekolahan masih suram sehingga hasil belajar siswa rendah. Rencana masalah dalam penelitian ini adalah apakah ada pengaruh hasil yang diperoleh dari kelas yang menggunakan model pembelajaran discovery learning dengan kelas yang menggunakan model biasa. Demikian pula tujuan dari pengujian ini adalah untuk mengetahui dampak model pembelajaran discovery learning terhadap hasil belajar siswa. Ujian ini menggunakan metodologi kuantitatif dan bermacam data yang digunakan adalah sebagai uji sasaran yang sesuai dengan penanda. Penelitian yang menggunakan informasi t-test dicoba terlebih dahulu menggunakan uji fundamental, khususnya uji kenormalan dan uji homogenitas. Hal ini menyebabkan tingkat keterampilan siswa sebelum menggunakan model pembelajaran hanya mencapai 70,64, kemudian setelah menggunakan model pembelajaran pengungkapan nilai rata-rata yang didapat adalah 85,93. Berkaitan dengan hal tersebut, maka cenderung diduga bahwa model pembelajaran pengungkapan informasi berpengaruh terhadap hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA.