Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Menara Ilmu

Hubungan Motivasi Perawat Pelaksana Terhadap Kinerja Dalam Pengisian Dokumentasi Asuhan Keperawatan di RST Bukittinggi Satria, Indra; Prima, Rezi; Bachri, Yasherly
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 18, No 1 (2024): Vol 18 No. 01 OKTOBER 2024
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v18i1.5821

Abstract

Kurangnya kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan dapat disebabkan oleh banyak faktor diantaranya motivasi perawat. Rendahnya motivasi perawat dapat mempengaruhi kualitas pelayanan dan menjadi faktor penyebab perawat menjauh dari profesinya sebagai tenaga pelayanan keperawatan yang memberikan asuhan keperawatan dari bio-psiko-sosio-spritual. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui apakah ada Hubungan Motivasi Perawat Pelaksana Dengan pendokumentasi Asuhan Keperawatan. Jenis penelitian ini adalah studi korelasi Populasi adalah perawat rawat inap RST TNI AD Bukittinggi dengan sampel sebanyak 45 responden. Sampling menggunakan proporsional Total sampling. Teknik pengambilan data dengan kuesioner. Analisis bivariat menggunakan uji koreksi Yates.Motivasi perawat terbanyak dengan kategori cukup sebanyak 26 (57.8%). Pendokumentasian asuhan keperawatan terbanyak dengan kategori baik sebanyak 19 (42.2%). Terdapat hubungan antara motivasi perawat pelaksana dengan pendokumentasian asuhan keperawatan diruang rawat inap RST TNI AD Bukittinggi dengan nilai p value 0,004 (pvalue0,05).Terdapat hubungan antara motivasi perawat pelaksana dengan pendokumentasian asuhan keperawatan diruang rawat inap RST TNI AD Bukittinggi. Diharapkan diadakan pelatihan untuk meningkatkan motivasi perawat agar dapat meningkatkan hasil pendokumentasian asuhan keperawatan.Kata Kunci: Askep, Motivasi, Pendokumentasian, Perawat.
Faktor – Faktor Yang Berhubungan Dengan Kesehatan Mental Ibu Hamil Di Wilayah Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi Tahun 2025 Yulia, Shinta Rahma; Bachri, Yasherly; Prima, Rezi
Menara Ilmu : Jurnal Penelitian dan Kajian Ilmiah Vol 19, No 1 (2025): Vol 19 No. 01 OKTOBER 2025
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v19i1.7037

Abstract

Kesehatan mental ibu hamil merupakan salah satu aspek penting dalam menunjang keberhasilan kehamilan dan persalinan. Fenomena di lapangan menunjukkan bahwa ibu hamil rentan mengalami gangguan psikologis seperti kecemasan, stres, bahkan depresi akibat perubahan hormonal dan tekanan lingkungan. Di wilayah kerja Puskesmas Guguk Panjang Kota Bukittinggi, keluhan emosional pada ibu hamil dilaporkan meningkat, terutama berkaitan dengan dukungan keluarga, status paritas, dan faktor sosial lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kesehatan mental ibu hamil. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi sebanyak 49 orang dan sampel sebanyak 49 orang ibu hamil dipilih menggunakan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner terstandar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa distribusi frekuensi kesehatan mental responden didominasi oleh kategori sedang yaitu sebanyak 57,1%. Sebagian besar responden (87,8%) termasuk dalam kategori multipara, dan lebih dari separuh (63,3%) mendapatkan dukungan keluarga yang baik. Uji statistik menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara paritas dan kesehatan mental ibu hamil dengan nilai p = 0,003. Dengan bukti p value 0,050. Selain itu, terdapat hubungan yang signifikan antara dukungan keluarga dan kesehatan mental ibu hamil dengan nilai p = 0,020.Berdasarkan hasil penelitian yang menunjukkan nilai p = 0,020, dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang bermakna antara paritas dan dukungan keluarga dengan kesehatan mental ibu hamil. Oleh karena itu, disarankan kepada tenaga kesehatan untuk meningkatkan edukasi serta pemantauan kondisi psikologis selama masa kehamilan. Selain itu, peran keluarga sangat penting untuk lebih dioptimalkan dalam memberikan dukungan kepada ibu hamil agar tercipta kondisi mental yang sehat.Kata Kunci :  Kesehatan mental, Ibu hamil, dukungan keluarga, kehamilan