Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

Pengaruh Variasi Latihan Dribbling Terhadap Kemampuan Dribbling Dalam Permainan Sepak Bola Pada Pemain Usia 11-14 Tahun SSB Garuda Putra Muhammad Rasyid Padang; Novita Novita
Jurnal Jendela Ilmu Olahraga (J2IO) Vol 1, No 2 (2024): J2IO MEI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh variasi latihan dribbling terhadap kemampuan dribbling dalam permainan sepak bola pada pemain usia 11-14 tahun SSB Garuda dengan terdapat sebanyak 5 bentuk variasi latihan dengan latihan yang berbeda dimana setiap variasi latihan menggunakan bola yang dirancang untuk meningkatkan teknik menggiring bola. Permasalahan dalam penelitian ini adalah atlet masih kurang baik dalam melakukan dribbling, dimana bola lebih jauh dari penguasaan kaki sehingga bola tersebut dapat dengan mudah direbut pemain lawan. Selain itu sentuhan kaki terhadap bola juga kurang tepat, kebanyakan atlet terlalu keras menyentuh bola disaat dribbling sehinga bola meluncur terlalu kencang, inilah yang menyebabkan bola sering jauh dari penguasaan kaki atlet tersebut. Penelitian ini dilakukan di Sekolah Sepak bola Garuda Putra Deli Serdang yang berlokasi di Jalan Tembung Pasar Sembilan, Kec. Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Populasi penelitian ini adalah atlet SSB Garuda Putra Serdang usia 11-14 tahun yang berjumlah 12 orang. Sampel diambil menggunakan total sampling yang berjumlah 12 orang. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen melalui pengumpulan data dengan menggunakan tes dan pengukuran. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas dengan uji t. Hasil Penelitian diperoleh t-hitung 21.31 dan t-tabel 2.20 pada taraf nyata α =0,05 maka t-hitung > t-tabel. Berdasarkan kriteria pengujian hipotesis yaitu HO ditolak dan Ha diterima, maka dalam penelitian ini menyatakan bahwa “terdapat Pengaruh variasi latihan dribbling terhadap kemampuan dribbling dalam permainan sepak bola pada pemain usia 11-14 tahun SSB Garuda Putra.
Pengaruh Latihan Rope Skipping Dan Double Leg Bound Terhadap Peningkatan Power Otot Tungkai Dan Hasil Smash Pada Atlet Putri Bola Voli Klub AKP Galang Ardi Syaifullah; Novita Novita
Jurnal Jendela Ilmu Olahraga (J2IO) Vol 1, No 2 (2024): J2IO MEI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh latihan rope skipping dan double leg bound terhadap peningkatan power otot tungkai dan hasil smash atlet putri klub AKP Galang. Permasalahan dalam penelitian masih terlihat belum baiknya kemampuan smash atlet lebih disebabkan kondisi fisik atlet yang belum baik, terutama sekali pada daya ledak otot tungkai, dimana lompatan tidak maksimal. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen melalui pengumpulan data dengan menggunakan tes dan pengukuran. Populasi penelitian ini berjumlah 20 orang. Sampel diambil menggunakan metode one group pre-test post-test design yang berjumlah 15 orang. Teknik analisis data menggunakan uji normalitas dan homogenitas dengan uji t. Hasil analisis hipotesis pertama yaitu hasil (power otot tungkai) maka diperoleh t hitung sebesar 19.66. Selanjutnya nilai tersebut dibandingkan dengan t table dengan rumus yaitu dk = n-1 (15-1 = 14) pada taraf nyata α = 0.05 = 1.76 yang berarti tHitung > tTabel (19.66 > 1.76) dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis hipotesis kedua yaitu (hasil smash) maka diperoleh t hitung sebesar 18.46. Selanjutnya nilai tersebut dibandingkan dengan t table menggunakan rumus yaitu dk = n-1 (15-1 = 14) pada taraf nyata α = 0.05 = 1.76 yang berarti tHitung > tTabel (18.46 > 1.76) dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh yang signifikan Latihan rope skipping dan double leg bound terhadap power otot tungkai dan hasil smash pada atlet putri klub AKP Galang.
Kontribusi Latihan Single Leg Depth Jump Dan Alternate Leg Bound Terhadap Hasil Lompat Jauh Gaya Jongkok Pada Atlet Lompat Jauh Putra Club Atletik Medan Utara Roipaldo Manalu; Novita Novita
Jurnal Jendela Ilmu Olahraga (J2IO) Vol 1, No 1 (2023): J2IO November
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kontribusi latihan single leg depth jump dan alternate leg bound terhadap hasil lompat jauh gaya jongkok pada atlet lompat jauh putra club atletik Medan Utara. Permasalahan dalam penelitian ini adalah masih banyak kekurangan, terutama saat melakukan gerakan tolakan lompat jauh, atlet tidak mengeluarkan daya ledak otot dengan sempurna. Selain itu rata-rata pelompat jauh pria tidak berlari pada tingkat yang optimal, sehingga kecepatan larinya kurang. Metode penelitian ini adalah penelitian eksperimen melalui pengumpulan data dengan menggunakan tes dan pengukuran. Desain penelitian yang digunakan yaitu pre-test dan post-test One Group Desain. Populasi penelitian ini berjumlah 16 orang. Sampel diambil menggunakan metode purposive sampling yang berjumlah 9 orang. Teknik analisis data menggunakan regresi sederhana dan regresi berganda. Hasil Penelitian menunjukan bahwa hipotesis pertama latihan single leg depth jump memberikan kontribusi yang signifikan terhadap hasil lompat jauh atlet. Dengan hasil data sebesar sig 0,004 < α 0,05 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis hipotesis kedua, latihan alternate leg bound memberikan kontribusi yang signifikan terhadap hasil lompat jauh atlet. Dengan hasil data sebesar sig 0,001 < α 0,05 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima. Hasil analisis hipotesis ketiga, latihan single leg depth jump dan alternate leg bound memberikan kontribusi yang signifikan terhadap hasil lompat jauh atlet. Dengan hasil data sebesar sig 0,004 < α 0,05 dengan demikian H0 ditolak dan Ha diterima.
Pengaruh Latihan Plyometrics Front Jump Dan Single Leg Bound Terhadap Power Otot Tungkai Kaki Pada Atlet Pencak Silat Christine Stevany Hutabarat; Novita Novita
Jurnal Jendela Ilmu Olahraga (J2IO) Vol 1, No 1 (2023): J2IO November
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan plyometrics front jump dan single leg bound terhadap power otot tungkai kaki pada atlet pencak silat SMKN 1 Medan. Permasalahan dalam penelitian ini adalah kurang maksimalnya power tungkai kaki atlet, sehingga tidak dapat melakukan tendangan dengan baik. Penelitian ini dilakukan di SMK Negeri 1 Medan, menggunakan metode eksperimen dengan desain one group pre-test post-test design. Populasi dalam penelitian ini seluruh atlet pencak silat yang berjumlah 27 orang. Adapun pengambilan sampel dalam penelitian ini dilakukan purposive sampling (sampel bersyarat), yang dapat memenuhi syarat hanya 17 atlet. Teknik pengambilan data yang digunakan adalah dengan cara pengambilan pre-test, treatment dan post-test. Dari analisis data yang telah dilakukan diketahui bahwa nilai t-hitung hipotesis yaitu diperoleh sebesar 13,031 dan t-tabel 1,745 maka (t-hitung 13,031 > t-tabel 1,745), Maka diperoleh kesimpulan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan plyometrics front jump dan single leg bound terhadap power otot tungkai kaki pada atlet pencak silat SMKN 1 Medan.
Contribution of Ladder Drill and Dryland Circuit Training to 50-meter Freestyle Swimming Speed in 13-to-14 Male Swimmers Aquatic Swimming Club James Dionisius Simbolon; Novita Novita
Journal of Indonesian Active in Sports Vol. 1 No. 2 (2024): JIAS
Publisher : Sports and Coaching Education, Faculty of Sports Science, Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jias.v1i2.52473

Abstract

The objective of this study was to assess the impact of ladder drill and dryland circuit exercises on the pace of 50-meter freestyle swimming in male swimmers aged 13-14 years at the Aquatic Swimming Club in Medan. The researchers employed an experimental approach utilising a pre-experimental design consisting of a single group with pretest and posttest measurements. The sample comprised 8 adolescent male swimmers, aged 13-14 years, who were actively involved in the club. They were recruited via purposive sampling. The study was carried out for a duration of 6 weeks, consisting of 18 training sessions, conducted 3 times a week. Measurements were obtained using 40-meter sprint tests, medicine ball throw tests, and 50-meter freestyle swimming speed tests conducted both before and after the training treatments. The data underwent analysis through normality tests, homogeneity tests, correlation tests, and regression tests. The findings demonstrated that ladder drill training made a noteworthy contribution of 59.29% to enhancing 50-meter freestyle swimming speed. Similarly, dryland circuit training had a substantial impact, accounting for 77.44% of the improvement. Furthermore, when both training methods were combined, they together contributed 62% to the enhancement of swimming speed. The study found that both ladder drill and dryland circuit training have a substantial impact on improving the 50-meter freestyle swimming speed of male swimmers aged 13-14 at the Aquatic Swimming Club in Medan. Additionally, the dryland circuit training was found to have a greater effect than the ladder drill.
PERBEDAAN PENGARUH LATIHAN PUSH UP DAN LATIHAN BENCH DIP MENGGUNAKAN ALAT SWISS BALL TERHADAP KEMAMPUAN HANDSTAND PADA ATLET SENAM LANTAI PERSANI MEDAN Julnifa Mendrofa; Novita Novita
JURNAL PRESTASI Vol. 7 No. 2 (2023): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v7i2.53726

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh latihan push up dan latihan bench dip menggunakan alat swiss ball pada atlet junior senam lantai PERSANI Medan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan menggunakan instrument tes penelitian dengan desain penelitian pretest dan postest two group design. Adapun sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 8 orang atlet junior senam lantai PERSANI Medan yang diambil dengan teknik purposive sampling. Teknik analisis data menggunakan uji wilcoxon non parametrik dengan bantuan SPSS. Berdasarkan penelitian ternyata dari hasil perhitungan diperoleh dimana: 1) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan push up terhadap kemampuan handstand dengan nilai Signifikan (0,066 > 0,05). 2) Tidak terdapat pengaruh yang signifikan dari latihan bench dip terhadap kemampuan handstand dengan nilai signifikan (0,059 > 0,05). 3) Latihan push up memiliki pengaruh yang lebih besar daripada latihan bench dip dihasilkan dari nilai presentase peningkatan kemampuan handstand dengan latihan push up diperoleh sebesar 44,94%, sedangkan peningkatan kemampuan handstand dengan latihan bench dip diperoleh sebesar 44,92%. Maka dapat disimpulkan bahwa latihan push up lebih besar pengaruhnya terhadap kemampuan handstand pada atlet putra junior senam lantai PERSANI medan tahun 2023.
ACHIEVEMENTS OF WUSHU SPORTS BRANCH OF NORTH SUMATRA SANDA AT THE NATIONAL SPORTS WEEK FROM 2012-2024 Hotma Dearma Purba; Novita Novita; Rahma Dewi
SOSIOEDUKASI Vol 14 No 4 (2025): SOSIOEDUKASI : JURNAL ILMIAH ILMU PENDIDIKAN DAN SOSIAL
Publisher : Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universaitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/sosioedukasi.v14i4.6991

Abstract

The National Sports Week (Pekan Olahraga Nasional—PON) represents Indonesia’s highest multi-event sporting competition and serves as a benchmark for provincial sports performance development. This study analyzes the fluctuating competitive achievements of North Sumatra’s Wushu Sanda team at the 2012–2024 PON using the CIPP model (Context, Input, Process, Product). Employing a descriptive qualitative research approach, the study involved officials of the sports association, coaches, and Wushu Sanda athletes from North Sumatra who were directly engaged in athlete development and PON participation. Data were collected through interviews, document analysis, and observation. Data analysis was conducted descriptively by linking the research findings to the context, input, process, and product components of the CIPP framework. The findings indicate that, from the context perspective, North Sumatra’s Wushu Sanda occupies a strategic position as a leading regional sport with a strong tradition of achievement, yet faces intense national competition and psychological pressures during major events. From the input dimension, the availability of athletes, coaches, and institutional support is generally adequate; however, the quality of athlete readiness remains uneven, particularly in terms of mental resilience and competitive experience. From the process aspect, the effectiveness of athlete development programs emerges as a decisive factor in performance consistency, where inconsistencies in training programs, limited monitoring and evaluation, and the lack of integrated mental preparation negatively affect athlete readiness. From the product dimension, North Sumatra’s Wushu Sanda demonstrates consistent medal attainment across the 2012–2024 PON editions, yet has not achieved sustained optimal results, with its peak performance recorded at PON 2016. In conclusion, the competitive achievements of North Sumatra’s Wushu Sanda are the result of an integrated interaction among the context, input, and process components of athlete development. Strengthening the coherence and synergy of these three components is crucial to enhancing future performance outcomes of North Sumatra’s Wushu Sanda at the PON.
Pendampingan Penyusunan Perangkat Permainan untuk Meningkatkan Fundamental Motor Skill pada KKG Olahraga Kota Binjai Imran Akhmad; Zulfan Heri; Hariadi Hariadi; Novita Novita; Amirsyah Putra Lubis; Muhammad Reza Destya
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bina Darma Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Bina Darma
Publisher : DRPM-UBD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33557/d9x16k09

Abstract

Keterampilan gerak dasar (Fundamental Motor Skill) merupakan kemampuan dasar yang penting dalam perkembangan fisik dan motorik siswa sekolah dasar. Namun, dalam praktik pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah, masih banyak guru yang belum memiliki perangkat permainan yang sistematis untuk mengembangkan keterampilan gerak dasar siswa secara optimal. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pendampingan kepada Kelompok Kerja Guru (KKG) Olahraga Kota Binjai dalam menyusun perangkat permainan berbasis Fundamental Motor Skill. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan penyusunan perangkat permainan yang dapat digunakan dalam pembelajaran pendidikan jasmani. Peserta kegiatan terdiri dari guru-guru pendidikan jasmani yang tergabung dalam KKG Olahraga Kota Binjai. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan kompetensi guru dalam merancang permainan pembelajaran yang berorientasi pada pengembangan keterampilan lokomotor, non-lokomotor, dan manipulatif. Selain itu, para guru berhasil menghasilkan beberapa perangkat permainan yang dapat diterapkan dalam proses pembelajaran pendidikan jasmani di sekolah dasar. Dengan demikian, kegiatan pendampingan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan kemampuan guru dalam mengembangkan pembelajaran yang lebih kreatif, inovatif, dan berpusat pada pengembangan keterampilan gerak dasar siswa.
Development of an Android-Based Volleyball Test Instrument for Sports Coaching Education Students at Medan State University Wintari Abadi; Suprayitno Suprayitno; Novita Novita
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v15i1.266

Abstract

This study develops and validates an Android-based volleyball test instrument designed to address the lack of standardized, technology-driven assessment tools in sports coaching education. Existing evaluations of volleyball skills are predominantly manual, resulting in inefficiency, limited scalability, and potential subjectivity. To bridge this gap, the study adopts a Research and Development approach using the ADDIE model, encompassing analysis, design, development, implementation, and evaluation. The participants included expert validators (instrument, media, and language) and university students as end users. This application integrates a comprehensive assessment of basic volleyball skills into a single, unified digital platform supported by learning guides, integrated video demonstrations, and an automated scoring and reporting system. Validation outcomes indicate high feasibility, with expert evaluations ranging from 95% to 96%, while user testing achieved 91.3%, demonstrating strong acceptance and usability. The key novelty of this study lies in the integration of standardized skill assessment instruments with real-time digital processing in a mobile environment, moving beyond conventional instructional media toward a data-driven evaluation system. The application significantly enhances assessment efficiency, consistency, and objectivity, while enabling scalable implementation in higher education settings. These findings position the developed tool as a practical and impactful solution for advancing digital transformation in sports performance assessment.
Development of Game-Based Physical Fitness Learning Materials for Junior High School Students Oryza Lamanzano; Suryadi Damanik; Novita Novita
Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan Vol. 15 No. 1 (2026): Altius: Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan
Publisher : Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/altius.v15i1.274

Abstract

This study aimed to develop and evaluate the feasibility of game-based physical fitness activity materials focusing on the strength component for junior high school students. The research was motivated by the limited student engagement and the monotonous implementation of physical education (PE) learning at SMP Swasta Widiya Dharma, which often resulted in passive participation during lessons. The study employed a Research and Development (R&D) approach adapted from the Borg and Gall model, using seven stages: research and information collection, planning, initial product development, preliminary field testing, product revision, main field testing, and final product revision. Data were collected through expert validation and student response questionnaires. The participants consisted of 30 seventh-grade students, including 10 students in the small-group trial and 20 students in the large-group trial. Validation results from the preliminary trial indicated acceptance rates of 72% from physical fitness experts, 68% from game-learning experts, and 85% from student responses. Following product revision, the main field trial showed improved results, with scores of 86% from physical fitness experts, 84% from game-learning experts, and 90% from student responses. These results indicate that the developed materials met the criteria for high feasibility and acceptance. The findings demonstrate that game-based physical fitness materials can provide an engaging and effective learning experience while maintaining the objectives of strength development in physical education. Therefore, the developed product is suitable for implementation in junior high school PE programs and may serve as an alternative approach to increasing student participation and motivation in physical fitness activities.