Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, Controls (AVITEC)

Optimasi Kinerja Panel Surya Monocrystalline dan Polycrystalline dengan Pengendali MPPT pada Berbagai Tingkat Iradiasi dan Temperatur: Studi Simulasi dengan Matlab Fikri, Hafidz Saeful; Nugroho, Dedi; Jati, Budi Pranomo
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 6, No 1 (2024): February
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v6i1.2024

Abstract

Dalam upaya mengatasi kelemahan energi konvensional dan mengatasi kekhawatiran global mengenai perubahan iklim, penggunaan sumber energi terbarukan, seperti energi surya, menjadi semakin penting. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan seberapa baik kinerja panel surya saat terkena fluktuasi radiasi dan suhu. Pemodelan matematika simulink Matlab akan dimanfaatkan bersama dengan maximum power point tracking (MPPT) untuk menghasilkan daya keluaran yang optimal. Saat mengukur panel surya dengan kapasitas 100 watt, keluaran daya untuk sistem monocrystalline dan polycrystalline masing-masing adalah 85 watt dan 78,2 watt; ketika MPPT diterapkan, angka tersebut meningkat menjadi 103,3 watt dan 94,4 watt. Dengan kapasitas 250 watt, daya yang dihasilkan sebesar 168 Watt untuk monocrystalline dan 126,1 watt untuk polycrystalline. Setelah diterapkan MPPT, dayanya naik menjadi 205,3 watt dan 155,3 watt. Oleh karena itu, diketahui bahwa perangkat monocrystalline memiliki daya keluaran yang lebih tinggi dan radiasi matahari memengaruhi seberapa besar daya yang dihasilkannya. Berdasarkan hasil penelitian, integrasi MPPT dengan algoritma P&O bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sistem  PV dengan memastikan bahwa daya yang dihasilkan selalu berada pada  titik maksimal dengan meningkatkan daya rata-rata sebesar 11 % pada kapasitas 100 watt dan 20 % pada kapasitas 250 watt.
Simulasi Perbaikan Faktor Daya pada Gedung Rumah Sakit Islam Gigi dan Mulut Sultan Agung Semarang dengan Menggunakan ETAP Suwanto, Dedik; Haddin, Muhamad; Nugroho, Dedi
Aviation Electronics, Information Technology, Telecommunications, Electricals, and Controls (AVITEC) Vol 6, No 2 (2024): August
Publisher : Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.28989/avitec.v6i2.2350

Abstract

Permasalahan pada sistem kelistrikan gedung RSIGM adalah nilai faktor daya yang kecil pada Sub Distribution Panel (SDP) Penerangan, disebabkan oleh ballast lampu LED. Dampaknya adalah pemborosan energi dan meningkatnya tagihan listrik. Solusinya adalah perbaikan faktor daya sesuai standar dengan menggunakan capacitor bank. Penelitian ini bertujuan mengetahui perbaikan faktor daya sesuai standar PLN dengan menentukan single line diagram kelistrikan. Parameter yang ditentukan adalah: tegangan, arus, daya aktif, semu, reaktif, dan faktor daya existing. Perhitungan nilai capacitor bank dilakukan untuk mengompensasi nilai faktor daya yang masih di bawah standar. ETAP digunakan untuk simulasi perbaikan faktor daya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ETAP mampu menyimulasikan perbaikan faktor daya, dibuktikan dengan nilai faktor daya sebelum dan sesudah perbaikan dengan target faktor daya = 0,85 / 85%. Faktor daya meningkat pada BUS 1 dari 0,831 / 83,10% menjadi 0,851 / 85,1%, pada BUS 5 dari 0,715 / 71,5% menjadi 0,852 / 85,2%, pada BUS 9 dari 0,804 / 80,4% menjadi 0,851 / 85,1%. Penelitian ini juga menargetkan faktor daya = 1 / 100% pada semua BUS.