Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KARAKTERISASI SIFAT FISIS DAN KEKERASAN PISTON SEPEDA MOTOR SUZUKI DAN PISTON SEPEDA MOTOR DENSHIN RONALD NAIBAHO
JURNAL ILMIAH SIMANTEK Vol 4 No 1 (2020): JURNAL ILMIAH SIMANTEK
Publisher : LP2MTBM MAKARIOZ

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (460.026 KB)

Abstract

The purpose of this study was to determine the Chemical Composition, Micro Structure and hardness of the new piston types of SUZUKI and DENSHIN motorcycles. The research method begins with the preparation of the piston material, making the specimen, conducting the test and discussing it. Chemical composition test results show that the two pistons are Al-Si Hypoeutectic alloys with a percentage of Si that does not exceed the Eutectic limit of 12.6% (Si). Ingredients, SUZUKI 0.1045% (Cu) 0.0009% (Ni), DENSHIN 0.1351% (Cu) 0.0021% (Ni). The results of the photo observation of the Micro Structure Test of SUZUKI and DENSHIN piston specimens showed that the Si phase forms were almost as smooth and evenly distributed. The Hardness Test results show that the SUZUKI and DENSHIN pistons have almost the same hardness value.
Model EIA terintegrasi untuk penilaian dampak lingkungan PLTS Rooftop perumahan di Kota Medan Ronald Naibaho; Andi S. Nasution; Parlindungan Pasaribu
Jurnal Mekanova : Mekanikal, Inovasi dan Teknologi Vol 12, No 1 (2026): April
Publisher : universitas teuku umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/jmkn.v12i1.15194

Abstract

This research aims to develop an environmental impact assessment model for rooftop solar power plants (PLTS rooftop) in residential areas of Medan City, using a structured and contextual Environmental Impact Assessment (EIA) approach. The model is designed to integrate biophysical, socio-environmental, and technical-safety aspects, making it a practical evaluation tool for local stakeholders. The research method used is descriptive-quantitative with three main stages: identification of impact aspects and indicators, development of a scoring and weighting matrix based on expert judgment, and application of the model to 30 simulated houses with the potential to install rooftop PLTS. Each housing unit was assessed based on the formulated indicators, then the total impact value was calculated and classified into low, medium, and high categories. The novelty of the research lies in the development of an EIA model specifically for residential-scale rooftop PLTS in Medan City, incorporating indicators such as roof temperature, water runoff, glare, building structure, social acceptance, inter-neighbor conflict, and the risks of cables, fire, and panel waste within a single integrated assessment framework. The research results show that the biophysical aspect has the highest average score (3.17), followed by the technical-safety aspect (2.95) and the socio-environmental aspect (2.77), with an average total value of 2.96 and the majority of houses falling into the medium impact category. These findings indicate that rooftop PLTS is relatively feasible for implementation in Medan's residential areas, provided there is adequate technical mitigation and social aspect management, and confirm that the developed EIA model is effective as an environmental impact assessment instrument at the micro-settlement level.
Pelatihan Penggunaan Mesin Pengering Cengkeh dengan Menggunakan Gas Lpg di Kecamatan Ronggurnihuta Winfrontstein Naibaho; Togar Naibaho; Ewin Handoco Saragih; Welmar Olfan Basten Barat; Ronald Naibaho
Jurnal Medika: Medika Vol. 4 No. 3 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/n0jsq176

Abstract

Cengkeh merupakan komoditas perkebunan penting di Kecamatan Ronggurnihuta, namun proses pengeringan tradisional yang mengandalkan sinar matahari sering terkendala cuaca, menyebabkan penurunan kualitas dan harga jual. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas cengkeh petani melalui pelatihan dan implementasi penggunaan mesin pengering cengkeh bertenaga gas LPG. Mesin ini menawarkan solusi efisien dan konsisten, tidak terpengaruh kondisi cuaca, sehingga proses pengeringan dapat berlangsung optimal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi teknologi pengeringan modern, demonstrasi operasional mesin pengering, serta pendampingan langsung kepada kelompok petani terpilih. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan petani dalam mengoperasikan alat, serta kesadaran akan pentingnya pengeringan cengkeh yang terkontrol. Diharapkan pelatihan ini dapat memberdayakan petani lokal, mengurangi ketergantungan pada cuaca, dan pada akhirnya meningkatkan nilai ekonomi cengkeh di wilayah Ronggurnihuta. Implementasi teknologi sederhana ini berpotensi menjadi model bagi pengembangan komoditas pertanian lain di daerah pedesaan, mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat.
PENGARUH VARIASI SUSUNAN DAN FRAKSI SERAT SABUK KELAPA (COCONUT HUSK) SEBAGAI BAHAN DASAR DASHBOARD MOBIL DENGAN METODE TAGUCHI Parlindungan S Pasaribu; Ronald Naibaho; Andi Saputra; Daniel Haposan Harahap
ATDS Saintech Journal of Engineering Vol. 6 No. 2 (2025): Edisi Desember
Publisher : Akademi Teknik Deli Serdang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan material komposit berbasis serat alam menjadi fokus utama dalam mengurangi ketergantungan terhadap bahan sintetis di industri otomotif. Penelitian ini mengevaluasi pengaruh variasi fraksi volume dan orientasi serat serat sabuk kelapa Coconut husk terhadap kekuatan tarik komposit sebagai alternatif bahan dashboard mobil. Serat sabuk kelapa dipilih karena memiliki sifat mekanik yang baik, ramah lingkungan, dan dapat diperbarui.Komposit dibuat menggunakan matriks resin polyester dengan variasi fraksi volume serat 3%, 5%, dan 7%, serta orientasi vertikal, horizontal dan acak. Sampel diuji tarik menggunakan metode hand lay-up sesuai standar ASTM D 638. Hasil penelitian menunjukkan variasi fraksi volume dan orientasi serat memengaruhi kekuatan tarik secara signifikan. Kombinasi serat vertikal dengan fraksi volume 7% menghasilkan kekuatan tarik tertinggi sebesar 38,95 MPa, sementara orientasi horizontal dengan fraksi 3% hanya mencapai 15,35 MPa. Semakin banyak serat sejajar dengan arah gaya tarik, semakin tinggi kekuatannya. Sebagaiperbandingan,kekuatan tarik plastic ABS HighI mpact untuk dashboardmobil berkisar antara 20-40 MPa. Oleh karena itu, komposit serat pandan duri memenuhi standar kekuatan dan berpotensi menjadi alternatif bahan yang ramah lingkungan untuk industri otomotif.
Sosialisasi Pengembangan Bisnis Bengkel Las Bagi Siswa SMK Swasta Mandiri Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang Ronald Naibaho; Andi Saputra Nasution; Daniel Haposan Harahap
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2025): Edisi Juni
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu usaha yang bisa dijadikan pilihan adalah usaha bengkel las. Walaupun belum begitu diminati atau terkenal di kalangan masyarakat, namun bisnis ini mempunyai prospek yang cerah. Di dalamnya pun menawarkan keuntungan yang cukup menggiurkan. Lebih menariknya lagi, bisnis ini termasuk usaha rumahan, yang artinya memerlukan modal minim dan tidak perlu sewa tempat. Namun, rumah tersebut harus mencukupi juga, seperti mempunyai halaman yang luas ataupun garasi yang tidak lagi digunakan. Pengabdian ini dilaksanakan kepada 40 siswa kelas 11 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Swasta Mandiri Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang yakni mensosialisasikan Pengembangan Bisnis Bengkel Las oleh Tim Program Studi Teknik Mesin Akademi Teknik Deli Serdang. Adapun tujuan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah untuk memotivasi dan melakukan sosialisasi bidang enterpreunership atau dunia usaha ke Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) swasta Mandiri Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli serdang. Sehingga Siswa maupun lulusan SMK swasta Mandiri Percut Sei Tuan memiliki informasi yang benar dan termotivasi untuk memilih usaha bengkel las sebagai pilihan usaha. Selain karena modal minim, pangsa pasar luas dan keuntungan besar. Potensi keuntungan yang bisa didapatkan dari usaha las sangat besar karena banyak produk las yang dibutuhkan. Dari sosialisasi dan motivasi diperoleh bahwa 100 % siswa sangat paham terhadap materi yang disosialisasikan. Dari angket yang disebar ada sebanyak 20 siswa (50 %) yang berminat menekuni bisnis bengkel las, siswa yang berkeinginan/cita-cita dengan bisnis lain 5 siswa (12,5 %), siswa yang memilih untuk studi lanjut 15 siswa (37,5 %) dari keseluruhan siswa yang mengikuti pengabdian kepada masyarakat (PKM).
Sosialisasi Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT) Tenaga Surya Bagi Masyarakat Kabupaten Deli Serdang Ronald Naibaho; Wilson Sebastian Nababan; Joel Panjaitan; Parlindungan S Pasaribu; Andi Saputra; Daniel Haposan Harahap; Yunni Rianawati
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Edisi Desember
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya tenaga surya, sebagai sumber energi alternatif yang berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode sosialisasi berupa pertemuan tatap muka dan praktik langsung penerapan teknologi energi surya kepada masyarakat di Kabupaten Deli Serdang. Permasalahan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia dan rendahnya tingkat pemahaman masyarakat mengenai konsep, manfaat, dan implementasi EBT. Pelaksanaan kegiatan didukung oleh kompetensi akademik Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Elektro Akademi Teknik Deli Serdang melalui mata kuliah Konversi Energi, yang membahas aspek sumber energi, desain, implementasi, kebijakan, serta aplikasi sistem EBT. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terhadap pemanfaatan energi surya serta munculnya antusiasme untuk mengaplikasikan teknologi tersebut, baik pada rumah tangga maupun fasilitas publik seperti kantor desa. Kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi nyata terhadap upaya ketahanan energi nasional, mendorong kemandirian energi masyarakat, serta mendukung program ramah lingkungan menuju net zero emission. Dengan demikian, sosialisasi pemanfaatan EBT tenaga surya merupakan strategi efektif dalam meningkatkan bauran energi terbarukan secara nasional dan mendukung pencapaian target kontribusi energi terbarukan secara berkelanjutan.
Pemberdayaan dalam Meningkatkan Kesadaran tentang Pemanasan Global dan Energi Baru Terbarukan bagi Siswa SMK Marisi Medan Ronald Naibaho; Andi Saputra Nasution; Parlindungan S Pasaribu; Daniel Haposan Harahap
Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2026): Edisi Juni
Publisher : Karya Unggul: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

SMK Marisi Kota Medan adalah Sekolah Kejuruan tingkat atas yang memiliki Program Studi Teknik informatika dan Teknis Bisnis Sepeda Motor. Dengan melakukan Pengabdian Masyarakat kepada siswa kelas XII melalui dialog, motivasi dan diskusi terbuka terhadap permasalahan isu-isu lingkungan seperti pemanasan global dan energi baru terbarukan maka siswa SMK Marisi akan semakin paham dan mengerti tantangan globalisasi. Dengan demikian tantangan perekonomian Indonesia umumnya dan khususnya Sumatera Utara yang dihadapi saat ini dan dimasa yang akan datang sesuai dengan peluang alumni SMK Prodi Teknik Informatika dan Teknis Bisnis Sepeda Motor, setelah tamat siswa SMK Marisi Kota Medan diharapkan mampu bekerja disektor energi baru terbarukan yang ke masa mendatang akan semakin booming.Dengan semakin menipisnya SDA sebagai bahan baku energi seperti batubara dan untuk meningkatkan bauran energi nasional maka sudah seharusnya pemanfaatan energi baru terbarukan seperti tenaga surya disosialisasikan ke siswa SMK sebagai calon-calon tenaga kerja untuk sektor energi khususnya energi terbarukan. Adapun tujuan pengabdian masyarakat desa (PMD) ini adalah untuk memotivasi siswa SMK Marisi Program Studi Teknik informatika dan Teknik Bisnis Sepeda Motor memahami peluang kerja sektor energi baru terbarukan yang akan semakin menjanjikan. Dengan adanya dialog, memberikan motivasi dan diskusi maka pengetahuan siswa bertambah dan semakin termotivasi. Dengan metode pendekatan yang partisipatif dan kolaborasi beberapa siswa ternyata memberikan dampak yang positif. Hal ini terlihat dari adanya respon siswa dan komitmen untuk semakin mempelajari isu pemanasan global dan energi baru terbarukan.