Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB BAGI BANK SAMPAH DI TANGERANG SELATAN [DEVELOPMENT OF A WEB-BASED INFORMATION SYSTEM FOR WASTE BANKS IN SOUTH TANGERANG] Priskila Christine Rahayu; Verel Salomo Ulyano Simatupang; Agustina Christiani
FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology) Vol 7, No 1 (2023): May
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jstfast.v7i1.6711

Abstract

To support the government's program in achieving a zero waste target, the information system used by waste collectors, waste bank managers, or individuals needs to be developed. The academic community has supported the government program by designing an information system. However, the system requires sustainable maintenance and development to meet user needs. SampahQu is a mobile application used for depositing Tetra Pak packaging waste in South Tangerang. However, the application cannot be used due to lack of maintenance. The purpose of this research is to develop an information system based on the framework of the previous application, but expanded to deposit 48 other types of waste. The development method used is the System Development Life Cycle (SDLC) Prototype, which consists of planning, analysis, design, implementation, and testing stages. In the planning stage, the business process, user needs, and system development feasibility analysis are obtained. The results of the analysis stage consist of use case diagrams, activity diagrams, class diagrams, and normalized relational tables. The application will be used by waste collectors, waste bank managers, and personal customers, so login is required for access suitability: registration, waste bank data update, transaction input, viewing historical data, and reporting. The results of the design and implementation stage were successfully tested with users using the Delone and McLean success measurement method, with a score of 4.8 out of 5.Bahasa Indonesai Abstract:Untuk mendukung program pemerintah mencapai target bersih sampah, diperlukan pengembangan sistem informasi yang dapat digunakan oleh pengepul, pengurus bank sampah atau personal. Pihak akademisi telah mendukung program pemerintah melalui perancangan sistem informasi. Namun diperlukan adanya pemeliharaan dan pengembangan yang berkelanjutan dari sistem tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Aplikasi SampahQu merupakan aplikasi mobile yang digunakan untuk menyetor sampah kemasan Tetra Pak di Tangerang Selatan. Namun karena belum ada pemeliharan, aplikasi tersebut tidak dapat digunakan lagi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi berdasarkan kerangka kerja aplikasi sebelumnya, namun diperluas untuk penyetoran 48 jenis sampah lainnya. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode Daur Hidup Pengembangan Sistem atau System Development Life Cycle (SDLC) Prototype, yang terdiri dari tahap perencanaan, analisis, pembuatan, implementasi dan testing. Pada tahap perencanaan diperoleh proses bisnis, kebutuhan pengguna dan analisis kelayakan pengembangan sistem. Hasil dari tahap analisis terdiri dari use case diagram, activity diagram, class diagram dan tabel relational ternormalisasi. Aplikasi akan digunakan oleh pengepul, pengurus bank sampah dan nasabah personal maka login diperlukan untuk kesesuaian akses: register, update data bank sampah, input transaksi, melihat data histori, dan pelaporan. Hasil dari tahap pembuatan dan implementasi berhasil diujicoba kepada pengguna dengan menggunakan metode pengukuran keberhasilan dari Delone dan McLean sebesar 4.8 dari skala 5.
EDUKASI PEMILAHAN DAN PEMANFAATAN SAMPAH UNTUK MENUNJANG PROGRAM DAUR ULANG SAMPAH DI KELURAHAN BENCONGAN INDAH Christiani, Agustina; Rahayu, Priskila Christine; Sylvia, Sylvia; Laurence, Laurence; Silalahi, Rudy; Gunawan, Andrew Riccardo
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2310

Abstract

Diketahui bahwa terdapat masalah terkait kesehatan dan kebersihan lingkungan di sekitar Kelurahan Bencongan Indah, Kabupaten Tangerang. Salah satu masalah yang diidentifikasi adalah adanya tumpukan sampah di beberapa lokasi. Kurangnya kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan menjadi salah satu penyebab utama masalah ini. Selain itu, kurangnya pengetahuan tentang jenis sampah yang bisa didaur ulang dan memiliki nilai ekonomis juga turut menjadi faktor yang memperparah situasi. Oleh karena itu, suatu program Pengabdian Kepada Masyarakat (PkM) dirancang dengan tujuan memberikan edukasi kepada warga Kelurahan Bencongan Indah tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan praktik pemilahan sampah yang bisa didaur ulang. Program ini terintegrasi dengan mata kuliah industri ramping dan hijau, dimana mahasiswa bekerja dalam kelompok untuk membuat poster dan video edukasi. Selain poster dan video, juga dikembangkan permainan kartu pemilahan sampah. Materi edukasi difokuskan pada penekanan pentingnya kebersihan lingkungan dan praktik pemilahan sampah yang efektif. Selanjutnya dilakukan sesi edukasi langsung kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan metode pemilahan sampah yang tepat untuk didaur ulang, serta pemanfaatan sampah organik sebagai media dalam budidaya maggot lalat hitam yang bernilai ekonomis.
EVALUASI PENGGUNAAN APLIKASI SAMPAHQU DAN PENGUMPULAN TABUNGAN SAMPAH KE 10 BEKERJA SAMA DENGAN MITRA SAMPAHQU Christiani, Agustina; Simatupang, Verel Salomo Ulyano; Rahayu, Priskila Christine; Laurence, Laurence; Jobiliong, Eric
Prosiding Konferensi Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat dan Corporate Social Responsibility (PKM-CSR) Vol 7 (2024): PKMCSR2024: Kolaborasi Hexahelix dalam Optimalisasi Potensi Pariwisata di Indonesia: A
Publisher : Asosiasi Sinergi Pengabdi dan Pemberdaya Indonesia (ASPPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37695/pkmcsr.v7i0.2311

Abstract

Kegiatan PkM ini adalah kelanjutan dari PkM sebelumnya yang berjudul “Pelatihan Penggunaan Aplikasi Penyetoran Sampah Berbasis Web dan Pengumpulan Tabungan Sampah Ke 9 Bekerja Sama dengan Mitra Sampahqu”. Pada kegiatan PkM terdahulu telah dilakukan pelatihan penggunaan aplikasi berbasis web: “SampahQu” kepada mitra SampahQu dan beberapa pengurus bank sampah sehingga memudahkan mitra untuk mendokumentasikan jenis dan jumlah sampah yang disetor beserta harga jualnya. Selama penggunaan aplikasi tersebut diketahui terdapat beberapa menu yang perlu diperbaiki seperti penambahan fasilitas untuk koreksi input item yang salah, penambahan menu cetak laporan untuk bank sampah. Oleh karena itu dalam kegiatan PkM ini dilakukan perbaikan aplikasi sampahqu berdasarkan masukan pengguna. Selain itu sebagai bentuk kepedulian prodi Teknik Industri dalam rangka melestarikan lingkungan, para dosen dan mahasiswa Teknik Industri melakukan pengumpulan dan pemilahan sampah yang dapat didaur ulang, baik di lingkungan kelas dan lab maupun di lingkungan rumah masing-masing. Kegiatan ini juga merupakan bagian terintegrasi dari mata kuliah Ekologi Industri serta Industri Ramping dan Hijau, dimana mahasiswa mempelajari tentang konsep 3R dan aliran material dan energi pada aktivitas industri dan konsumen serta pengaruhnya terhadap lingkungan, ekonomi, sosial, dan transformasi sumber daya dengan mengintegrasikan aspek lingkungan dalam aktivitas ekonomi. Sampah yang terkumpul pada kurun waktu September 2023-Juni 2024 sebanyak 340 kg telah disetorkan sebagai tabungan sampah.
Design Thinking: A Case Study on Mushroom Farming Laurence; Agustina Christiani; Eric Jobiliong; Priskila Christine Rahayu; Silalahi, Rudy Vernando
Proceedings of the International Conference on Entrepreneurship (IConEnt) Vol. 4 (2024): Proceedings of the 4th International Conference on Entrepreneurship (IConEnt)
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In this design thinking project, observations were conducted on a white oyster mushroom cultivation business in Ciakar Village. This family-owned and self-managed business faces no issues with local demand, as confirmed through interviews with the owner, which indicates a stable target market. However, from the supply side, current production levels are insufficient to meet market demand. Business operations are largely conventional, leading to extended production times. A significant challenge is the manual preparation of mushroom growth media, which lengthens production time and limits harvest capacity. Using a human-centered design thinking approach, this project proposes a prototype solution aimed at improving production efficiency, providing a foundation for further development tailored to the business owner's needs.
Enhancing School Efficiency with A Web-Based E-Reporting System: [Peningkatan Efisiensi Sekolah dengan Sistem E-Reporting Berbasis Web] Rahayu, Priskila Christine; Monika Karnadi; Christopher Nata
FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology) Vol. 8 No. 2 (2025): MAY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jstfast.v9i1.9678

Abstract

The education sector, a crucial component of the service industry, faced significant challenges in improving operational optimization, particularly in administrative processes. Managing grades and preparing report cards often presented a substantial workload for educators, especially in SMA Santa Patricia. This study aimed to develop an integrated web-based e-Report system to optimize operations by addressing ineffectiveness, inefficiencies, and human error. The system was developed using the System Development Life Cycle (SDLC) framework with a prototyping model. Usability testing through the Computer System Usability Questionnaire (CSUQ) demonstrated improvements, including a 12% increase in effectiveness and an 8% enhancement in efficiency. Additionally, paired T-test results revealed notable gains in system usefulness (14%), information quality (13%), interface quality (14%), and overall system performance (13%) compared to the previous Microsoft Excel-based system. These results underscore the critical role of integrated systems in streamlining operations within the service industry. Bahasa Indonesia Abstract: Sektor pendidikan, sebagai bagian penting dari industri jasa, menghadapi tantangan besar dalam mengoptimalkan operasional, khususnya dalam proses administrasi. Pengelolaan nilai dan penyusunan rapor sering kali menjadi beban kerja yang cukup besar bagi para pendidik, terutama di SMA Santa Patricia. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan sistem e-Rapor berbasis web yang terintegrasi guna mengoptimalkan operasional dengan mengatasi ketidakefisienan, ketidakefektifan, dan kesalahan manusia. Sistem ini dikembangkan menggunakan kerangka kerja System Development Life Cycle (SDLC) dengan model prototyping. Uji kegunaan yang dilakukan melalui Computer System Usability Questionnaire (CSUQ) menunjukkan adanya peningkatan, termasuk peningkatan efektivitas sebesar 12% dan efisiensi sebesar 8%. Selain itu, hasil paired T-test mengungkapkan peningkatan yang signifikan dalam kegunaan sistem (14%), kualitas informasi (13%), kualitas antarmuka (14%), dan kinerja sistem secara keseluruhan (13%) dibandingkan dengan sistem sebelumnya yang berbasis Microsoft Excel. Hasil ini menegaskan peran penting sistem terintegrasi dalam menyederhanakan operasional di sektor jasa.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PENERAPAN TEKNOLOGI ECO-PAVING BLOCK Jack Widjajakusuma; Aazokhi Waruwu; Priskila Christine Rahayu; Kevin Aprilio Wibowo
J-ABDI: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53625/jabdi.v5i5.11376

Abstract

Plastic waste poses significant social, economic, and environmental challenges as it decomposes over decades or even centuries. One potential solution is processing plastic waste into eco-paving blocks, which serve as eco-friendly alternative building materials while creating business opportunities. This Community Service Program (PkM) involved the Community Empowerment Institute of Bencongan Indah, Kelapa Dua District, Tangerang Regency. Activities included socialization and hands-on training on producing eco-paving blocks. The socialization covered the importance of plastic waste management, its health risks, and techniques for processing it into eco-paving blocks. Training aimed to improve partners’ knowledge and skills, evaluated through performance outcomes and pre- and post-activity questionnaires. Results showed strong community engagement and government support. Furthermore, the training significantly enhanced participants’ competence, as reflected in their improved ability to produce eco-paving blocks and higher scores in questionnaires after the program. Overall, this activity demonstrated that community-based education and training can effectively empower local stakeholders to transform plastic waste into valuable, sustainable products
DMAIC Based Approach for Analyzing and Controllling Defective Product in Rubber Clutch Damper Product: [DMAIC Based Approach for Analyzing and Controllling Defective Product in Rubber Clutch Damper Product] Nata, Christopher; Tandika, Tegar; Rahayu, Priskila Christine
FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology) Vol. 9 No. 1 (2025): NOVEMBER
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jstfast.v9i2.10393

Abstract

Rejects represent a major quality issue in the production process. If not effectively mitigated, they can increase production costs, disrupt process flow, and reduce customer satisfaction. This study aimed to minimize product rejection in rubber clutch damper manufacturing by applying the Six Sigma DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control) methodology. In the Define phase, Critical to Quality (CTQ) characteristics were identified to determine key improvement priorities. The Measure phase involved data collection to calculate Defects per Million Opportunities (DPMO), sigma level, and the construction of a Pareto chart to highlight the dominant sources of defects. Subsequently, the Analyze phase employed Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) to evaluate the Severity, Occurrence, and Detection of potential failures, leading to the determination of the Risk Priority Number (RPN) as a basis for improvement prioritization. In the Improve phase, corrective actions targeting the highest RPN factors were implemented, followed by the Control phase, which established sustainability through One Point Lessons and Standard Operating Procedures (SOPs). The implementation of the DMAIC framework resulted in a substantial improvement in process capability, indicated by an increase in sigma level from 4.11 to 4.58, and a reduction in the total production rejection rate from 1.51% to 0.31%. A paired t-test confirmed a statistically significant difference between pre- and post-improvement rejection rates (t = 61.63, p < 0.0001), leading to the rejection of the null hypothesis. These findings demonstrate that the applied improvements effectively reduced product defects and achieved a total rejection rate below the company’s management target of 0.40%. The study confirms the effectiveness of the DMAIC approach in enhancing product quality and operational efficiency within rubber component manufacturing. Bahasa Indonesia Abstract: Permasalahan reject merupakan salah satu isu krusial dalam proses produksi yang apabila tidak segera ditangani, dapat berdampak pada peningkatan biaya produksi, keterlambatan pengiriman antarproses, serta penurunan tingkat kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menurunkan tingkat reject pada produk rubber clutch damper melalui penerapan metodologi Six Sigma dengan pendekatan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control). Pada tahap Define, dilakukan identifikasi Critical to Quality (CTQ) untuk menentukan karakteristik yang berpengaruh signifikan terhadap kualitas produk. Tahap Measure meliputi pengumpulan data produksi guna menghitung nilai Defects Per Million Opportunities (DPMO), tingkat sigma, serta penyusunan diagram Pareto untuk mengidentifikasi jenis cacat dengan kontribusi terbesar terhadap total reject. Selanjutnya, tahap Analyze dilaksanakan menggunakan metode Failure Mode and Effects Analysis (FMEA) dengan penilaian terhadap parameter Severity, Occurrence, dan Detection, yang dikalikan untuk memperoleh nilai Risk Priority Number (RPN) sebagai dasar prioritas tindakan perbaikan. Tahap Improve difokuskan pada penerapan solusi korektif terhadap faktor penyebab dengan nilai RPN tertinggi, sedangkan tahap Control menitikberatkan pada keberlanjutan hasil perbaikan melalui penyusunan One Point Lessons (OPL) dan Standard Operating Procedures (SOP). Penerapan metodologi DMAIC menghasilkan peningkatan kapabilitas proses dengan kenaikan nilai sigma dari 4,11 menjadi 4,58, serta penurunan rejection rate total produksi dari 1,51% menjadi 0,31%. Hasil uji paired t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan antara tingkat rejection rate sebelum dan sesudah perbaikan (t = 61,63; p < 0,0001), sehingga hipotesis nol ditolak. Dengan demikian, penerapan DMAIC terbukti efektif dalam menurunkan tingkat reject secara signifikan hingga di bawah target manajemen sebesar 0,40%, sekaligus meningkatkan kualitas produk dan efisiensi proses produksi.
PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI BERBASIS WEB BAGI BANK SAMPAH DI TANGERANG SELATAN [DEVELOPMENT OF A WEB-BASED INFORMATION SYSTEM FOR WASTE BANKS IN SOUTH TANGERANG] Rahayu, Priskila Christine; Simatupang, Verel Salomo Ulyano; Christiani, Agustina
FaST - Jurnal Sains dan Teknologi (Journal of Science and Technology) Vol. 6 No. 2 (2023): MAY
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/jstfast.v7i1.6711

Abstract

To support the government's program in achieving a zero waste target, the information system used by waste collectors, waste bank managers, or individuals needs to be developed. The academic community has supported the government program by designing an information system. However, the system requires sustainable maintenance and development to meet user needs. SampahQu is a mobile application used for depositing Tetra Pak packaging waste in South Tangerang. However, the application cannot be used due to lack of maintenance. The purpose of this research is to develop an information system based on the framework of the previous application, but expanded to deposit 48 other types of waste. The development method used is the System Development Life Cycle (SDLC) Prototype, which consists of planning, analysis, design, implementation, and testing stages. In the planning stage, the business process, user needs, and system development feasibility analysis are obtained. The results of the analysis stage consist of use case diagrams, activity diagrams, class diagrams, and normalized relational tables. The application will be used by waste collectors, waste bank managers, and personal customers, so login is required for access suitability: registration, waste bank data update, transaction input, viewing historical data, and reporting. The results of the design and implementation stage were successfully tested with users using the Delone and McLean success measurement method, with a score of 4.8 out of 5.Bahasa Indonesai Abstract:Untuk mendukung program pemerintah mencapai target bersih sampah, diperlukan pengembangan sistem informasi yang dapat digunakan oleh pengepul, pengurus bank sampah atau personal. Pihak akademisi telah mendukung program pemerintah melalui perancangan sistem informasi. Namun diperlukan adanya pemeliharaan dan pengembangan yang berkelanjutan dari sistem tersebut agar dapat memenuhi kebutuhan pengguna. Aplikasi SampahQu merupakan aplikasi mobile yang digunakan untuk menyetor sampah kemasan Tetra Pak di Tangerang Selatan. Namun karena belum ada pemeliharan, aplikasi tersebut tidak dapat digunakan lagi. Tujuan penelitian ini adalah mengembangkan sistem informasi berdasarkan kerangka kerja aplikasi sebelumnya, namun diperluas untuk penyetoran 48 jenis sampah lainnya. Metode pengembangan yang digunakan adalah metode Daur Hidup Pengembangan Sistem atau System Development Life Cycle (SDLC) Prototype, yang terdiri dari tahap perencanaan, analisis, pembuatan, implementasi dan testing. Pada tahap perencanaan diperoleh proses bisnis, kebutuhan pengguna dan analisis kelayakan pengembangan sistem. Hasil dari tahap analisis terdiri dari use case diagram, activity diagram, class diagram dan tabel relational ternormalisasi. Aplikasi akan digunakan oleh pengepul, pengurus bank sampah dan nasabah personal maka login diperlukan untuk kesesuaian akses: register, update data bank sampah, input transaksi, melihat data histori, dan pelaporan. Hasil dari tahap pembuatan dan implementasi berhasil diujicoba kepada pengguna dengan menggunakan metode pengukuran keberhasilan dari Delone dan McLean sebesar 4.8 dari skala 5.