Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

APLIKASI DIAGNOSA TINGKAT DEPRESI MAHASISWA TINGKAT AKHIR BERBASIS WEBSITE MENGGUNAKAN SCORING BECK DEPRESSION INVENTORY Hakim, Fikri Maulvi; Nugroho, Widyo; Marissa, Aski
Prosiding Seminar SeNTIK Vol. 8 No. 1 (2024): Prosiding SeNTIK 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Depresi merupakan salah satu gangguan mental yang umum terjadi, terutama di kalangan mahasiswa tingkat akhir yang menghadapi berbagai tekanan akademis. Untuk membantu mendeteksi dan menangani depresi secara dini, dikembangkan aplikasi berbasis web yang menggunakan Beck Depression Inventory (BDI) sebagai alat penilaian. Aplikasi ini dirancang untuk memudahkan mahasiswa melakukan self- assessment terhadap kondisi mental mereka secara mandiri dan menerima hasil diagnosis yang akurat. Pengembangan aplikasi ini menggunakan metodologi SDLC (System Development Life Cycle) yang melibatkan tahapan analisis, desain, implementasi, dan pengujian. Website ini telah dihosting dan dapat diakses secara online melalui https://depressioninsights.my.id/. Aplikasi ini dilengkapi dengan fitur rekomendasi tindak lanjut yang memberikan saran kepada mahasiswa untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan mental jika diperlukan. Hasil akhir menunjukkan bahwa aplikasi ini berhasil memenuhi tujuan utamanya, yaitu menyediakan alat bantu yang efektif dan mudah diakses untuk membantu mahasiswa dalam menjaga kesejahteraan mental mereka menjelang kelulusan
ANALISIS JARINGAN SOSIAL DALAM KOMUNITAS BYON COMBAT VOL. 3 DI YOUTUBE CELLOSZXZ Arifin, Ibdal Fathul; Nugroho, Widyo; Zharif, Abiyyu N
Prosiding Seminar SeNTIK Vol. 8 No. 1 (2024): Prosiding SeNTIK 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan era digital saat ini telah melahirkan banyaknya hal hal baru, yaitu beragamnya konten yang tersedia diberbagai media sosial, salah satunya ialah Byon Combat Vol. 3 di media sosial Youtube yang sangat ramai pada saat itu terbukti Byon Combat Vol. 3 ini mendapatkan views lebih dari 20 Juta penonton kurang dari 7 hari semenjak Byon Combat Vol. 3 tayang. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan aktor yang menjadi pemeran kunci dalam konten Byon Combat Vol. 3 pada media sosial Youtube beserta jumlah dan luasnya jaringan komunikasi di dalamnya. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksploratif. Teknik yang digunakan adalah Social Network Analysis (SNA) dengan aplikasi Gephi 0.9.2. Hasil penelitian menunjukan bahwa Jaringan Komunikasi yang terbentuk dari konten Byon Combat Vol. 3 merupakan jaringan yang cukup besar, dan dihuni oleh banyak aktor didalamnya. Namun, komunikasi yang terjadi didalam jaringan ini dapat dikatakan tidak terlalu banyak koneksi langsung, lalu tidak ada akun yang benar benar berpengaruh didalam jaringan ini, selanjutnya juga hanya beberapa aktor yang dapat dikatakan sebagai aktor penghubung. Lalu, Hubungan timbal balik yang persentasenya kecil (8%) ditambah kepadatan komunikasinya yang tidak terlalu tinggi dapat disimpulkan bahwa jaringan komunikasinya tidak begitu berpengaruh terhadap komunitas Boxing di Indonesia
FAKTOR PENENTU KEPUTUSAN BERKUNJUNG DALAM HALAL TOURISM: STUDI KASUS MASJID AL-JABBAR Al Hadi, Muhammad Akmal; Nugroho, Widyo; Sulastri, Sulastri
Prosiding Seminar SeNTIK Vol. 8 No. 1 (2024): Prosiding SeNTIK 2024
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Industri pariwisata, khususnya Pariwisata Halal telah mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Di era digital, EWOM dan citra destinasi memainkan peran penting dalam memengaruhi keputusan wisatawan untuk mengunjungi suatu destinasi. Masjid Raya Al- Jabar, sebuah destinasi Pariwisata Halal yang terkenal di Bandung, menawarkan studi kasus yang menarik karena daya tariknya bagi pengunjung yang mencari pengalaman religius dan budaya. Penelitian ini mengkaji pengaruh EWOM, citra destinasi, dan atribut produk wisata terhadap keputusan berkunjung, dengan minat berkunjung sebagai variabel intervening. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji dan menganalisis EWOM, Citra Destinasi Halal Tourism dan Atribut Produk Wisata sebagai determinasi Keputusan berkunjung dengan mediasi minat berkunjung. Metode analisis pada penelitian ini menggunakan data primer kuantittif, tahap pengujian pada penelitian ini menggunakan uji validitas dan uji reliabilitas. Analisis data menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan PLS. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Sampel yang digunakan dalam penelitian sebanyak 250 responden wisatawan Masjid Al-Jabbar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa EWOM, Citra Destinasi Halal Tourism, Atribut Produk Wisata dan Minat berkunjung berpengaruh positif dan signifikan terhadap Keputusan Berkunjung, EWOM, Citra Destinasi Halal Tourism dan Atribut Produk Wisata berpengaruh positif dan signifikan terhadap Minat Berkunjung, sedangkan variabel Minat Berkunjung memediasi pengaruh EWOM, Citra Destinasi Halal Tourism dan Atribut Produk Wisata (Partial Mediation)
The Impact of Source of Information on Teenagers’ Knowledge of Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS) Herlina, Nina; Ekowati, Erik; Seftianingtyas, Woro Nurul; Nugroho, Widyo; Faqih, Alfida
Women, Midwives and Midwifery Vol. 4 No. 2 (2024): Women, Midwives and Midwifery journal
Publisher : Asosiasi Pendidikan Kebidanan Indonesia (AIPKIND)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36749/wmm.4.2.14-22.2024

Abstract

Background: The many cases of Human Immunodeficiency Virus (HIV)/Acquired Immuno Deficiency Syndrom (AIDS) in Indonesia within the age range of 25-49 years. Teenagers who are infected by HIV-AID in Indonesia shows an increasing number, misinformation and ignorance in teenagers are among the major causes of those increase. Teenagers are on a high risk since they have the tendency of involving in short term relationships with numerous partners. Therefore, to prevent further increase on the case, teenagers need to expand their source of informations and increase their knowledge n the matter. Researchers focused on studying the impact of source of informations towards the teenagers’ knowledge. Objective: to find out the co-relations between source of informations towards teenagers’ knowledge in a high school in in West Java. Method: Quantitative descriptive with cross sectional design. The number of samples taken are 99 respondents with purposive sampling technique and the statistic test using Chi Square test. Result: shows that there was significant correlations between the source of information on teenagers’ knowledge on HIV/AIDS with p-value 0,000. There is a significant impact between sources of information towards teenagers’ knowledge on HIV/AIDS. Conclusion: Increased knowledge on HIV-AID and understanding the steps on how to prevent the transmission became very important to encourage the teenagers to avoid getting infected by HIV/AIDS
POLA KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM MENCEGAH KONFLIK PADA MAHASISWA LOKAL DAN PENDATANG Ayu Nadziya, Farida; Nugroho, Widyo
Jurnal Indonesia Sosial Sains Vol. 2 No. 10 (2021): Jurnal Indonesia Sosial Sains
Publisher : CV. Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jiss.v2i10.434

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola komunikasi antarbudaya dalam mencegah konflik dan faktor apa saja yang menjadi penghambat serta pendorong mahasiswa untuk berkomunikasi. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Untuk pemilihan informan yakni mahasiswa/i lokal Depok dan mahasiswa pendatang Minangkabau serta informan ahli, sedangkan untuk pengumpulan data yang peneliti lakukan yaitu dengan menggunakan wawancara mendalam, referensi artikel atau jurnal, dan dokumentasi. Hasil penelitian yang didapatkan dari penelitian ini adalah, bahwa pola daripada komunikasi antarbudaya untuk mencegah konflik yakni pola komunikasi primer dan sekunder. Komunikasi primer dimana individu menggunakan cara berkomunikasi secara verbal dan non-verbal sedangkan komunikasi sekunder individu menggunakan alat media seperti aplikasi line, whatsapp, atau telepon. Lalu untuk mencegah konflik atau permasalahan yakni individu lokal dan pendatang mereka saling menghormati, menjaga tutur kata, saling memberi informasi yang sebenarnya dan menjaga toleransi satu sama lain. Faktor pendukung: Untuk saling belajar, saling berinteraksi, membuat relasi. Untuk faktor penghambat: Bahasa, miss-komunikasi, prasangka, stereotip.