Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Pemerolehan Bahasa Anak Usia 2 Tahun di Masa Pandemi Covid 19 Indra Perdana; Lia Sasmithae; Joni Bungai
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 6 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.404 KB)

Abstract

Orang tua memiliki peranan penting dalam pemerolehan Bahasa anak. Pandemi Covid 19 memiliki dampak yang signifikan terhadap terbatasnya sosialisasi anak. Anak terbatas hanya berkomunikasi dengan orang tuanya saja. Hal ini berdampak pada pemerolehan Bahasa pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemerolehan Bahasa anak selama masa pandemi covid 19. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif pendekatan kualitatif Data pada penelitian ini bersifat deskriptif yang berarti pemerolehan Bahasa (fonologi, morfologi, sintaksis dan semantik) pada anak. Data yang digunakan dalam penelitian ini yaitu ujaran verbal dari anak. Sumber data penelitian ini yaitu Mosha, anak perempuan berusia 2 tahun 4 bulan. Teknik pengumpulan data yang dilakukan oleh peneliti yaitu teknik simak dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini yaitu menggunakan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa anak menguasai pemerolehan bahasa baik dari tataran fonologi, morfologi dan sintaksis secara sederhana. Terdapat pula beberapa variasi dalam pemerolehan fonologi, sebagian besar disebabkan oleh belum sempurnanya alat ucap. Kemudian diharapkan bagi orang tua yang memiliki anak rentang satu tahun sampai tiga tahun harus lebih sering melibatkan anak-anak dalam berkomunikasi, supaya kosa kata yang didapatkan lebih banyak dan bervariasi. Orang tua juga harus mengajarkan anak untuk lebih sering berinteraksi di lingkungan sekitarnya
Writing Knowledge and Writing Performance of Undergraduate Students Indra Perdana; Joni Bungai; Wardani Dwi Wihastyanang; Ralph Hery Budhiono; Valentina Lovina Tanate
International Journal of Language Education Vol. 7, No. 2, 2023
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/ijole.v7i2.40041

Abstract

This paper describes an investigation about the relationship between students' writing knowledge and second language writing performance. Metacognitive and metalinguistic knowledge contribute significantly to writing performance. As a foreign language, 78 undergraduate students took a writing knowledge class and a writing proficiency test. The knowledge process has a strong influence on writing performance. Except for vocabulary knowledge, other aspects and sub-aspects had no significant effect on writing performance. Vocabulary knowledge had a negative impact on writing performance. In other words, while some aspects and sub-aspects of writing knowledge did not significantly influence writing performance, others did. The pedagogical implication is that all aspects of writing knowledge must be explicitly taught in writing instruction in order to improve students' writing quality. However, there must be a priority of aspect as the core of the material to be taught, with the other aspects and sub-aspects serving as complementary materials. This could result in a moderate relationship finding and a low percentage of contribution. Undergraduate English as a Foreign Language students from various institutions and provinces may have varying levels of language proficiency and writing skills.
Edukasi kewirausahaan berbasis digital melalui pelatihan dan pendampingan bagi siswa tingkat Sekolah Menengah Atas Joni Bungai; Indra Perdana; Supriyadi Supriyadi; Ratna Pancawati
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 2 (2024): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i2.24196

Abstract

AbstrakKemampuan untuk memanfaatkan teknologi digital menjadi sangat penting di era globalisasi dan kemajuan teknologi informasi saat ini, tidak hanya untuk individu tetapi juga untuk keberlangsungan berbagai sektor usaha dan industri. Menyadari pentingnya keterampilan digital, terutama di kalangan generasi muda, sekolah dipandang perlu mengintegrasikan pendidikan kewirausahaan dengan teknologi digital dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler. Mitra dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah SMA Kristen Palangka Raya. Terdapat beberapa permasalahan prioritas antara lain: kurangnya variasi kegiatan kewirausahaan yang dapat mengakomodir minat, bakat dan karakteristik siswa; kurangnya pengetahuan tentang pemanfaatan platform digital Canva untuk tujuan bisnis; kurangnya keterampilan tentang manajemen produksi suatu produk kewirausahaan berbasis digital. Berdasarkan permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan memberikan edukasi, berbagi pengetahuan kepada siswa dan guru tentang esensi kewirausahaan, pemanfaatan platform digital Canva untuk tujuan bisnis dan manajamen dasar kewirausahaan berbasis digital. Kegiatan ini melibatkan 23 orang siswa dan 4 orang guru sebagai peserta. Metode pelaksanaan melalui pelatihan dan pendampingan dengan teknik ceramah, tanya jawab, demonstrasi, tutorial dan praktik. Diperoleh hasil utama yaitu terjadinya peningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa sebanyak 38,28%. Sedangkan hasil tambahannya adalah terciptanya prototype produk yang bernilai jual dari para siswa. Kata kunci: pelatihan; kewirausahaan digital; canva; manajemen; minat kewirausahaan. AbstrackThe ability to utilize digital technology has become crucial in the era of globalization and the advancement of information technology today, not only for individuals but also for the sustainability of various business and industrial sectors. Recognizing the importance of digital skills, especially among the younger generation, schools are seen as needing to integrate entrepreneurship education with digital technology into the curriculum and extracurricular activities. The partner in this community service activity is SMA Kristen Palangka Raya. There are several priority issues, including: the lack of variety in entrepreneurship activities that can accommodate the interests, talents, and characteristics of students; the lack of knowledge about utilizing the digital platform Canva for business purposes; and the lack of skills in managing the production of a digital-based entrepreneurial product. Based on these issues, this community service activity aims to provide education, share knowledge with students and teachers about the essence of entrepreneurship, the utilization of the digital platform Canva for business purposes, and basic management of digital-based entrepreneurship. This activity involves 23 students and 4 teachers as participants. The implementation methods include training and mentoring through lectures, Q&A sessions, demonstrations, tutorials, and practice. The main result obtained is an increase in students' knowledge and skills by 38.28%. Meanwhile, the additional result is the creation of prototype products with market value by the students. Keywords: training; digital entrepreneurship; canva; management; entrepreneurial interest.