Habibi, Baiq Azmi Sukroyanti, Lovy Herayanti, Wirawan Putrayadi, dan Bq. Rina Amalia Safitri
Department Of Physics Education, Faculty Of Science, Engineering And Applied Science, Universitas Pendidikan Mandalika, Jl. Pemuda No. 59A Mataram 83125

Published : 14 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pengaruh Video Pembelajaran melalui Zenius.Net terhadap Hasil Belajar Kognitif Biologi Siswa Madrasah Aliyah Kelas X dan XI Baiq Rina Amalia Safitri; Fitri Astutik; Ahmad Nabil Fikri; Saudiah Saudiah
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol 9, No 1 (2021): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bjib.v9i1.3703

Abstract

The use of media in the learning process can generate motivation and stimulus in learning activities, and even bring psychological effects on students. The purpose of this study was to determine the effect of learning videos through Zenius.Net on cognitive biology learning outcomes for students of Madrasah Aliyah class X and XI. The type of research used is descriptive quantitative, which was carried out with a pre-experimental research method using a one group pretest posttest research design. The research sample was students of MAS Al-Anshor Beber, Pengenjek Village, Jonggat District, Central Lombok Regency as many as 17 students. The sampling technique used is a non-probability sampling technique. Data were analyzed by normalized N-gain method and paired samples t-test. Based on the results of data analysis, the pretest value was 34.4, while the posttest value was 78.6. This shows an increase in student cognitive learning outcomes (gain) by 44.2. The n-gain value is 0.7 which indicates the medium category. These results indicate that the use of video media in Biology science learning has an influence on the ability of students' cognitive learning outcomes. Furthermore, the hypothesis test is obtained tcount = 24.61 > tcritical = 2.12, then Ha is accepted, namely learning videos through Zenius.Net can improve students' cognitive learning outcomes.
Pelatihan Tanda Tangan Digital dalam Perkuliahan Online untuk Mengurangi Manipulasi Presensi Baiq Rina Amalia Safitri; Baiq Azmi Sukroyanti; Lovy Herayanti; Pahriah Pahriah; Dewi Nadiani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1: May 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v6i1.420

Abstract

Perguruan tinggi di Indonesia, telah meliburkan kegiatan pembelajaran tatap muka dan meminta dosen untuk melakukan aktivitas belajar dari rumah secara daring. Aturan tentang kewajiban hadir dalam perkuliahan minimal 75 % dan kehadiran memiliki bobot nilai 20%. Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan aplikasi tanda tangan digital dan memanfaatkan aplikasi yang dimiliki google yaitu google drive yang dapat difungsikan untuk mengisi kehadiran online. Tujuan dari pelatihan ini adalah ingin membuat presensi yang mudah dan transparan bagi mahasiswa. Jumlah peserta dalam pelatihan adalah 20 mahasiswa pendidikan teknologi informasi. Metode yang digunakan dalam pelatihan yakni metode diskusi dan metode latihan. Materi yang akan disampaikan, antara lain: a) cara menginstal TTDigital; b) cara mengoprasian TTDigital; c) cara mengisi absen online. Hasil dari pelatihan ini yakni memperlihatkan bahwa mahasiswa mampu membuat TTDigital untuk mengisi presensi online yakni terbukti dengan hasil tanda tangan mahasiswa pada link drive yang saya kirim, apabila terdapat mahasiswa dengan kosong TTDigital berarti mahasiswa tersebut tidak mengikuti perkuliahan. Sehingga, pelatihan ini membantu mahasiswa dalam pengisian kehadiran dan membantu dosen dalam melihat dan merekapitulasi kehadiran mahasiswa. Digital Signature Training in Online Lectures to Reduce Attendance Manipulation Abstract Most universities in Indonesia have closed face-to-face learning activities and asked lecturers to carry out learning activities from home online. The rules regarding the obligation to attend lectures are at least 75% and attendance has a score of 20%. One way that can be done to overcome this is by using a digital signature application and utilizing an application owned by Google, namely Google Drive, which can be used to fill online presence. The purpose of this training is to create an easy and transparent presence for students. The number of participants in the training was 20 students of information technology education. The methods used in the training are the discussion method and the training method. The materials to be delivered include: a) how to install TTDigital; b) how to operate TTDigital; c) how to fill in online timesheet. The results of this training showed that 100% of the students attended the lecture, which was proven by having 16 TTDigital which were filled online and if there were students with blank TTDigital, it meant that the student was not taking the lecture. So, this training helps students in filling in attendance and helps lecturers to see and recapitulate student attendance.
Pelatihan Tanda Tangan Digital dalam Perkuliahan Online untuk Mengurangi Manipulasi Presensi Baiq Rina Amalia Safitri; Baiq Azmi Sukroyanti; Lovy Herayanti; Pahriah Pahriah; Dewi Nadiani
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 1: May 2021
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v6i1.420

Abstract

Perguruan tinggi di Indonesia, telah meliburkan kegiatan pembelajaran tatap muka dan meminta dosen untuk melakukan aktivitas belajar dari rumah secara daring. Aturan tentang kewajiban hadir dalam perkuliahan minimal 75 % dan kehadiran memiliki bobot nilai 20%. Salah satu cara yang dapat dilakukan dalam mengatasi hal tersebut adalah dengan menggunakan aplikasi tanda tangan digital dan memanfaatkan aplikasi yang dimiliki google yaitu google drive yang dapat difungsikan untuk mengisi kehadiran online. Tujuan dari pelatihan ini adalah ingin membuat presensi yang mudah dan transparan bagi mahasiswa. Jumlah peserta dalam pelatihan adalah 20 mahasiswa pendidikan teknologi informasi. Metode yang digunakan dalam pelatihan yakni metode diskusi dan metode latihan. Materi yang akan disampaikan, antara lain: a) cara menginstal TTDigital; b) cara mengoprasian TTDigital; c) cara mengisi absen online. Hasil dari pelatihan ini yakni memperlihatkan bahwa mahasiswa mampu membuat TTDigital untuk mengisi presensi online yakni terbukti dengan hasil tanda tangan mahasiswa pada link drive yang saya kirim, apabila terdapat mahasiswa dengan kosong TTDigital berarti mahasiswa tersebut tidak mengikuti perkuliahan. Sehingga, pelatihan ini membantu mahasiswa dalam pengisian kehadiran dan membantu dosen dalam melihat dan merekapitulasi kehadiran mahasiswa. Digital Signature Training in Online Lectures to Reduce Attendance Manipulation Abstract Most universities in Indonesia have closed face-to-face learning activities and asked lecturers to carry out learning activities from home online. The rules regarding the obligation to attend lectures are at least 75% and attendance has a score of 20%. One way that can be done to overcome this is by using a digital signature application and utilizing an application owned by Google, namely Google Drive, which can be used to fill online presence. The purpose of this training is to create an easy and transparent presence for students. The number of participants in the training was 20 students of information technology education. The methods used in the training are the discussion method and the training method. The materials to be delivered include: a) how to install TTDigital; b) how to operate TTDigital; c) how to fill in online timesheet. The results of this training showed that 100% of the students attended the lecture, which was proven by having 16 TTDigital which were filled online and if there were students with blank TTDigital, it meant that the student was not taking the lecture. So, this training helps students in filling in attendance and helps lecturers to see and recapitulate student attendance.
Pelatihan dan Pendampingan Penulisan Buku Ajar Bagi Dosen Pemula Melalui Whatsapp Group Pahriah Pahriah; Baiq Rina Amalia Safitri
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1: May 2020
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/linov.v5i1.459

Abstract

Terbatasnya kemampuan guru dan dosen dalam menghasilkan karya tulis ilmiah berupa buku ajar dan karya tulis lainnya disinyalir menjadi kendala pembangunan sistem pendidikan yang baik di Indonesia. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pengalaman bagi dosen pemula terkait penyusunan buku ajar dari Rencana Pembelajaran Semester (RPS) matakuliah yang diampu dan mengahasilkan buku ajar yang dapat digunakan di kampus masing-masing. Subjek dalam pengabdian ini adalah dosen pemula dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia yang berjumlah 956 orang yang terbagi menjadi empat group WhatsApp. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik. Tanggapan peserta yang mengikuti pelatihan penulisan buku ajar diperoleh dari testimoni peserta. Hasil testimoni peserta menunjukkan bahwa group menulis buku ajar yang diikuti sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman peserta dan sangat membantu dalam proses penyusunan buku ajar bagi masing-masing peserta.Training and Assistance in Writing Textbooks for Novice Lecturers through Whatsapp GroupAbstractThe limited ability of teachers and lecturers to produce scientific papers in the form of textbooks and other written works is allegedly an obstacle to the development of a good education system in Indonesia. This community service aimed to provide understanding and experience for novice lecturers related to the preparation of textbooks from the Semester Learning Plan (RPS) for taught courses and produce textbooks that can be used on their respective campuses. The subjects in this service are novice lecturers from various universities in Indonesia, totaling 956 people who are divided into four WhatsApp groups. This service activity is carried out using lecture, discussion, and practice methods. The responses of participants who took part in the textbook writing training were obtained from participant testimonials. The results of participant testimonials show that the group writing textbooks that are followed is very useful in increasing participants' understanding and is very helpful in the process of compiling textbooks for each participant.
Pelatihan Mengubah Hasil Penelitian Menjadi Buku Monograf Melalui Whatshaap Group Pahriah Pahriah; Baiq Rina Amalia Safitri; Muhammad Fuaddunnazmi
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 1 (2022): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (697.817 KB) | DOI: 10.35746/bakwan.v2i1.199

Abstract

Terbatasnya kemampuan dan keahlian dosen dalam menulis buku serta konten pengetahuan. Salah satu rendahnya minat menulis dosen adalah kurangnya sosialisasi budaya menulis buku monograf dikalangan dosen. Dengan adanya sosialisasi maka menulis buku menjadi budaya dikalangan akademisi. Subjek dalam pengabdian ini adalah dosen pemula dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia yang berjumlah 766 orang yang terbagi menjadi empat group whatsapp. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan dengan metode diskusi, dan praktik. Pelatihan ini menghasilkan beberapa buku monograf yang sedang dalam proses penerbitan dari para peserta, yaitu: (1) buku monograf pembelajaran kimia, (2) buku monograf strategi penguatan kapabilitas ekonomi kreatif di era digital, (3) buku monograf strategi tingkatkan kinerja industri kreatif, (5) buku monograf teori dasar epidemiologi penyakit tidak menular, (6) buku kapita selekta, (7) buku monograf kebijakan publik dan isu-isu strategis pada masa pandemi covid-19, (8) buku monograf kewirausahaan. Respon atau testimoni peserta mengenai kebermanfaatan kegiatan pelatihan yang diikuti dengan rata-rata menyatakan group menulis buku monograf yang diikuti sangat bermanfaat.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi Rumah Belajar Bagi Siswa Yang Ada di Desa Ubung Sebagai Sarana Belajar Mandiri di Rumah Baiq Rina Amalia Safitri; Pahriah Pahriah; Wirawan Putrayadi; M. Fuaddunazmi; Suryati Suryati
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (500.986 KB) | DOI: 10.35746/bakwan.v2i2.262

Abstract

The purpose of this service is to minimize the negative impact of the internet. Methods of implementing community service, including: Preparation of activities; The mechanism for implementing the activity, before going into the field, it is necessary to do a number of things as a form of preparation, including: (a) Collect data and verify students in Ubung village. (b) Socialization of the program to students in Ubung village regarding the service program plan and the characteristics of local students who will be involved in implementing the work program. The results to be achieved from this Community Service activity or program are as much as possible for the benefit of local students, namely having a learning homeapplication and creating independent learning for students by utilizing the learning home application to reduce the negative impact of the internet and increase motivation and increase student learning achievement. In conclusion, by utilizing the learninghouse application, it is hoped that it can provide technology and skills to students on how to use the learning house application, so that it can reduce the negative impact of the internet.
Pelatihan Membuat Video Pembelajaran Berbasis Bandicam Bagi Mahasiswa UNDIKMA Baiq Rina Amalia Safitri; M. Fuaddunazmi
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2022): Desember
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (732.612 KB) | DOI: 10.35746/bakwan.v2i2.268

Abstract

The purpose of this service is to help trainees be able to make learning media in the form of videos. The training method used is the lecture method and uses the Direct Instruction learning model. As for the material presented, there are two: 1. Install the Bandicam application to make learning videos, and 2. Setting the Bandicam application as desired. The training is carried outat UNDIKMA to be precise for students who will soon complete their studies or final semester students or students who are currently pursuing their thesis or prospective educators. The results of the training conducted were that participants were able to install the Bandicam application themselves and students were able to set up the Bandicam application according to what the participants wanted. More importantly, the participants are able to make their own learning videos.
PELATIHAN PEMBUATAN DAFTAR RUJUKAN YANG SESUAI PPKI FSTT UNDIKMA UNTUK MENDUKUNG TUGAS KULIAH MAHASISWA PTI Baiq Rina Amalia Safitri; M. Fuaddunnazmi
Bakti Sekawan : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 3 No 1 (2023): Juni
Publisher : Puslitbang Sekawan Institute Nusa Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35746/bakwan.v3i1.345

Abstract

Untuk membantu mahasiswa menulis daftar pustaka sesuai PPKI FSTT. Pelatihan dilaksanakan di fakultastas sains, teknik dan terapan (FSTT) bagi mahasiswa PTI semester 1 kelas A. Materi yang disampaikan saat pelatihan yakni bagaimana membuat daftar rujukan sesuai PPKI FSTT. Materi disampaikan setelah materi berupa PPKI dibagikan kepada peserta pelatihan. Pelatihan ini menggunakan metode pembelajaran step by step, dimana langkah demi langkah dijelaskan. Kesimpulannya, setelah pelaksanaan pelatihan dilakukan, terbukti sangat efektif dimana hasilnya bisa kita lihat dari hasil tugas yang mereka buat dengan melampirkan daftar rujukan yang sesuai dengan PPKI FSTT, seperti yang terlihat pada gambar di atas yang menunjukkan contoh daftar rujukan yang dibuat oleh beberapa mahasiswa.
Pengembangan Usaha Jual Beli Barang Bekas Melalui Pemberdayaan Pemuda Masjid Al Irsyad Dwi Sabda Budi Prasetya; Sukainil Ahzan; Dwi Pangga; Syifaul Gummah; Samsun Hidayat
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 4 No. 3: August 2022
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v4i3.787

Abstract

Masjid Al Irsyad adalah sebuah masjid yang berlokasi di Dusun Patukan, Desa Ambarketawang, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Banyak potensi yang dapat dikembangkan khususnya potensi pemudanya. Pemuda adalah aset masa depan Masjid. Namun ditengah pandemi covid-19, banyak pemuda yang kehilangan lapangan pekerjaan. Tim Pengabdian dari UNDIKMA bermitra dengan FORMASI (Forum Remaja Masjid Al Irsyad) dan Pengurus Ta’mir Masjid Al Irsyad sepakat untuk mengadakan kegiatan pengembangan usaha jual beli barang bekas melalui pemberdayaan pemuda Masjid Al Irsyad. Adapun kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan usaha jual beli barang bekas bagi pemuda Masjid Al Irsyad. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini adalah Participatory Rural Appraisal (PRA). Kegiatan dilaksanakan melalui beberapa tahapan, yaitu diawali dengan Penyuluhan, penentuan jadwal dan lokasi, penentuan peserta, pelaksanaan kegiatan dan evaluasi. Hasil pengabdian ini adalah terbentuknya kelompok usaha jual beli barang bekas yang beranggotakan pemuda masjid. Dalam penyuluhan ini juga memuat strategi yang dapat dilakukan oleh para pemuda masjid dalam memasarkan barang dan pemilahan barang bekas. Kegiatan ini berhasil terlaksana dengan sebanyak 20 peserta. Sebesar 75 persen (%) berhasil membentuk dua kelompok usaha jual beli barang bekas yang beranggotakan masing-masing 10 orang pemuda masjid. Dari hasil ini, maka direkomendasikan untuk menindaklanjuti kelompok yang terbentuk menjadi bentuk UMKM.  Business Development of Selling and Buying Used Goods Through Youth Empowerment of Al Irsyad Mosque  Al Irsyad Mosque is a mosque located in Patukan, Ambarketawang, Gamping, Sleman, Yogyakarta Special Region. There is a lot of potential that can be developed, especially the potential of the youth. Youth is the future asset of the mosque. However, in the midst of the COVID-19 pandemic, many young people have lost their jobs. The Service Team from UNDIKMA in partnership with FORMASI (Forum Remaja Masjid Al Irsyad) and the Ta'mir Management of the Al Irsyad Mosque agreed to conduct business development activities for buying and selling used goods through empowering the youth of the Al Irsyad Mosque. This service activity aims to develop the business of buying and selling used goods for the youth of the Al Irsyad Mosque. The method used in this service is Participatory Rural Appraisal (PRA). The activity is carried out through several stages, namely starting with counseling, determining the schedule and location, determining participants, implementing activities and evaluating. The result of this service is the formation of a business group for buying and selling used goods consisting of mosque youths. This counseling also contains strategies that can be carried out by mosque youths in marketing goods and sorting used goods. This activity was successfully carried out with as many as 20 participants. As many as 75 percent (%) succeeded in forming two business groups for buying and selling used goods, each consisting of 10 mosque youths. From these results, it is recommended to follow up on groups that are formed into the form of UMKM.
Pelatihan Pembuatan Power Point Berbasis Canva Bagi Guru-Guru Di MA Anshor Beber Baiq Rina Amalia Safitri; Pahriah Pahriah; Wirawan Putrayadi; M. Fuaddunazmi
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i3.1327

Abstract

Tujuan dari program pengabdian ini untuk memberikan pelatihan kepada para peserta dalam membuat power point kepada 8  guru di lingkungan MA Anshor Beber berbasis canva. Pelatihan ini dilakukan dengan menggunakan model Direct Instruction. Beberapa persiapan yang dilakukan sebelum terjun ke lapangan, antara lain: (a) Melakukan pendataan dan verifikasi guru atau survey lokasi di MA Anshor Beber. (b) Sosialisasi program kepada guru di MA Anshor Beber terkait rencana program pengabdian dan karakteristik guru setempat yang akan dilibatkan dalam pelaksanaan program kerja. Pengabdian ini berjalan lancar dan sukses, terbukti dengan hasil dari pelatihan yang dilakukan, dari 8 orang guru yang mengikuti pelatihan, ke 8 orang guru tersebut berhasil memiliki akun canva dan para peserta juga sudah berhasil membuat power point sesuai mata pelajaran yang diajarkannya di sekolah. Pelatihan ini dirasa sangat penting karena agar guru-gurunya mampu membuat power point yang sedang booming dan tidak ketinggalan teknologi yang sedang berkembang, sehingga dapat mendukung dan mempermudah saat mengajar. Canva-Based Power Point Creation Training for Teachers at MA Anshor Beber  The purpose of this service program is to provide training to participants in making power points for 8 teachers in the Canva-based MA Anshor Beber environment. This training is carried out using the Direct Instruction model. Several preparations were made before going into the field, including: (a) Conducting data collection and verification of teachers or site surveys at MA Anshor Beber. (b) Socialization of the program to teachers at MA Anshor Beber regarding the service program plan and the characteristics of local teachers who will be involved in implementing the work program. This service ran smoothly and was successful, as evidenced by the results of the training conducted, out of the 8 teachers who attended the training, the 8 teachers managed to have a Canva account and the participants also succeeded in making power points according to the subjects they taught at school. This training is considered very important because so that the teachers are able to make power points which are booming and are not left behind by developing technology, so that they can support and facilitate teaching.