Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Implementasi Dashboard Penjadwalan Pengiriman Gas LPG Menggunakan Metode Distribution Requirement Planning untuk Meningkatkan Pemenuhan Pengiriman Seto Sumargo; Prafajar Suksessanno Muttaqin; Yodi Nurdiansyah; Sherly Retyadi Desitasari; Anita Junianti; Alika Rahma Kadisha
Nusantara: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): Agustus : NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/nusantara.v5i3.6193

Abstract

Distribution is the process of moving, managing, and storing goods from suppliers to customers in the supply chain. This process includes not only the delivery of raw materials from suppliers to manufacturers, but also the distribution of finished products to the end consumer. Distribution plays an important role in a company's profitability because it affects operational costs, delivery efficiency, and perceived value by customers. Successful well-managed distribution will increase customer satisfaction and strengthen the company's competitiveness in the market. PT. XYZ is one of the LPG distributors that provides 3 kg cylinders. This company serves a variety of consumers, ranging from households, small businesses, to retailers, with a coverage of distribution areas in Serang City. The distribution process is carried out based on sales orders and needs in 14 bases, where each base has a different level of demand according to consumer needs. However, PT. XYZ faces obstacles in achieving the optimal level of service, where the average service level only reaches 97.40%. An imbalance between inventory and demand at the base often leads to an oversupply or understock, resulting in backorders on some demands. This condition has a negative impact on customer satisfaction and overall distribution effectiveness. To overcome this problem, PT. XYZ developed a distribution dashboard by applying the Distribution Requirements Planning (DRP) method. Through this approach, distribution planning becomes more systematic, base needs can be met appropriately, and stocks can be managed more effectively. This dashboard also supports delivery scheduling and more coordinated marketing activities. The results of the implementation of the DRP dashboard in 2023 show a significant increase with a service level that has successfully reached 99%, minimizing backorders, and increasing customer trust and satisfaction.
Mengusulkan Kebijakan Persediaan Barang Spare Part Dan Mengurangi Biaya Persediaan Dengan Menggunakan Metode Periodic Review (R,S) Pada Gudang BMKG Kaida, Ida; Sumargo, Seto; Nurdiansyah , Yodi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Badan Meteorologi Klimatologi Geofisika (BMKG) merupakan perusahaan dengan menetapkan sebagai lembaga pemerintah non departemen dengan menerapkan pemanfaatan teknologi system informasi persediaan barang yang mengelola Barang Milik Negara (BMN), dengan salah satu pengolahanya yaitu suku cadang BMKG diantaranya adalah LED Display Outdoor, RF Power Amplifier, Perangkat Automated Weather Station (AWS), dsb. metode yang akan digunakan dalam penelitian Tugas Akhir ini yaitu menggunakan Analisis ABC, Periodic Review (R,s,). Kebijakan persediaan ini melibatkan Analisis kelompok A yang berjumlah 20 SKU. Untuk data usulan suku cadang barang pertama yang dihasilkan dari kebijakan persediaan R (review interval) sebesar 3,285038 dan untuk S (Maximum Inventory) sebesar 5,7033034 dengan menghitung adanya kekurangan sebesar (N) 0,10484638, hasil yang didapatkan melalui kebijakan persediaan dan usulan yang ada di mana untuk menentukan perhitungan parameter kebijakan persediaan usulan menunjukan bahwa terjadi penurunan biaya total persediaan. Penurunan sebesar 1.747.933.642 dari kondisi saat ini. Sehingga menghasilkan biaya persediaan hanya sebesar 599.713.822, penurunan jumlah stock rata rata sebesar 17% dari keadaan saat ini. Kata kunci: Overstock, Kebijakan Persediaan, Analisis ABC, Periodic Review
Perancangan Alokasi Penyimpanan Gudang Adorable Projects Menggunakan Shared Storage Dan Pendekatan Simulasi Untuk Meminimasi Overcapacity Pada Rak Penyimpanan Eprilliani , Andina; Nurdiansyah , Yodi; Pambudi , Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Adorable Projects merupakan usaha mikro kecilmenengah yang melakukan penjualan dalam bidang fashionwanita yang memiliki 30 vendor untuk memproduksiproduknya, memiliki 500 jenis produk dan memiliki ±70.000SKU (Stock Keeping Unit). Dalam pelaksanaannya, gudangAdorable Project mengalami overcapacity sehinggapemanfaatan gudang tersebut tidak optimal. Selain itu jugaterdapat utilitas dalam gudang tersebut sebesar 55,5%.Dengan menerapkan pendekatan Shared Storage, penelitian inibertujuan untuk menyelesaikan masalah overcapacity yangterdapat di dalam gudang dan menyelesaikan masalah utilitaspada gudang Adorable Projects yang pada kondisi eksistingsebesar 55,5% menjadi 58,5%. Hasil dari penelitian initerdapat tiga point yaitu, pertama, mereka perlu merancangtata letak usulan pada gudang dengan menerapkan metodeshared storage. Kedua, Adorable Project perlu menambahkanrak penyimpanan pada kondisi eksisting menyebabkanovercapacity sebesar 32% dapat diatasi di kondisi usulan.Jumlah penambahan rak penyimpanan yang optimalberdasarkan hasil perhitungan space requirement yang telahdilakukan yaitu penambahan sebanyak tujuh rak. Ketiga,dengan menggunakannya metode shared storage ini dapatmeminimasi jarak tempuh sebesar 1104 meter. Berdasarkanselisih dari jarak perpindahan eksisting dengan usulan dapatmeminimasi waktu aktifitas order picking sebesar 121,62 menit. Kata kunci—shared storage, overcapacity, utilisasi, Gudang
Perancangan Model Simulasi Dinamika Sistem Untuk Peningkatan Penjualan Adorable Project Berdasarkan Skenario Business Model Canvas Alfawwaz , Raihan Xavier; Nurdiansyah, Yodi; Setyawan , Erlangga Bayu
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Adorable Project merupakan salah satu UsahaMikro Kecil Menengah (UMKM) yang berlokasi di kotaCimahi, Jawa Barat. Adorable Project menjual berbagaimacam produk fashion sepert baju, sepatu, tas dan aksesoriswanita. Berdasarkan hasil wawancara informal bersama HRDAdorable Project, tren pasar yang selalu berganti dengandinamis mengakibatkan perusahaan harus berjuangmempertahankan bisnisnya dengan melakukan inovasi terusmenerus agar dapat bersaing dengan kompetitornya. AdorableProject memiliki permasalahan pada pendapatan yang tidakstabil. Pendapatan pada e-commerce setiap bulannya padabulan Januari 2022 sampai bulan Desember 2022 sangatberfluktuasi. Model bisnis kanvas (BMC) digambarkan melaluisembilan blok bangunan dasar yang menunjukkan logikabagaimana sebuah perusahaan bermaksud untuk menghasilkanuang. penelitian ini juga menggunakan model dinamika sistem,model dinamika sistem adalah sistem yang menjelaskanperilaku dari sistem. Selain dikatakan sebagai sistem yangtertutup, dinamika sistem juga merupakan sistem umpan balik.Usulan hasil perbaikan pada permasalahan yang diangkat yaitudengan pemilihan skenario F dengan menggabungkan skenarioA, B dan skenario C. Berdasarkan hasil dari 6 skenario yangditerapkan pada model simulasi, dapat dinyatakan bahwadengan melakukan penambahan biaya promosi dengandigabungkan dengan skenario B dapat mempengaruhipenjualan menjadi meningkat dari sebelumnya. Jumlah totalpenjualan yang dihasilkan skenario E lebih besar dibandingkanskenario lainnya dan memiliki penurunan total penjualanhanya di bulan Januari. Kata kunci— BMC, Simulasi, Penjualan, Skenario,
Perancangan Rute Distribusi Dengan Menggunakan Metode Algoritma Genetika Untuk Meminimasi Biaya Transportasi Pada Pengiriman Vaksin Dan Alat Penunjang Pada Pt Pos Logistik Putra, Muchammad Raihan; Pambudi , Hardian Kokoh; Nurdiansyah , Yodi
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak— Transportasi merupakan salah satu bagian dalamrantai pasok yang memiliki peran penting, karena bagian inilah yang menjamin barang yang telah diproduksi dapat sampai kekonsumen. Selain itu, transportasi dapat menyumbang hingga 40% dari biaya total logistik. Oleh sebab itu, suatu perusahaanperlu memiliki sitem transnsportasi yang baik. PT Pos Logistikmerupakan perusahaan dibawah naungan pemerintah yang ditunjuk sebagai penyimpanan gudang vaksin dan pendistribusian dalam provinsi Jawa Barat. PT Pos Logistik memiliki permasalahan di bagian transportasinya yaitukonfigurasi rute yang kurang tepat. Dan untuk penentuan rutedari PT Pos Logistik tidak adanya penentuan rute yang tepat.Permalahan berikut dapat mengakibatkan penambahan biayatrasnportasi yang harus ditanggung oleh PT Pos Logistik dengan kelebihan biaya lebih dari 50% dari biaya anggaran perharinya yang ditetapkan oleh perusahaan. Permasalahan yangada di PT Pos Logistik ini sering disebut dengan Vehicle Routing problem (VRP) yaitu permasalahan penentuan rutekendaraan dengan berbagai batasan yang ada. Batasan-batasanVRP dalam penelitian ini yaitu pengiriman hanya dilakukan di Jawa Barat, Kedaraan yang digunakan terdiri atas berbagaijenis dan kapasitas (heterogeneos fleet). Biaya e-TOL berubah setiap tahunya dan adanya jam buka tutup di setiap pelanggan(time window), kendaraan dianggap konstan setiap jenisnya. Dalam penyelsaian VRP ini maka digunakan algoritma sebagaipembetunkan ususlan. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan suatu rute usulan distribusi produk dari depot ke agen yang memiliki total jara k tempuh terpendek dengan metode Algoritma Genetika (GA). Hasil dari penerapan algoritma tersebut dapat digunakan untuk menyelsaikanpernurunan total biaya trasnportasi di PT Pos Logistik hinggamencapai 12%. Sehingga penuruan anggaran dapat memenuhi batas normal perusahaan untuk mencapai 50% dari 62%. Kata Kunci: Transportasi, VRP, Time Window, Heterogeneos Fleet, Algoritma genetika
Perancangan Sistem Informasi Pada Aktivitas Stock Opname Inventory UMKM Adorable Project Dengan Pendekatan Cycle Counting Menggunakan Metode Rapid Application Development (RAD) Yusup, Maulana; Nurdiansyah, Yodi; Novitasari, Nia
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak — Adorable Projects merupakan umkm yang bergerak dibidang penjualan accessories seperti gelang dankalung khusus perempuan. Namun penelitian ini difokuskanpada pemesanan sepatu. Salah satu aktivitas adorable project adalah stock opname barang. Stock opname merupakankegiatan bagian dari sistem persediaan barang. Kegiatan yangmemiliki tujuan menyesuaikan data antara barang yang ada di gudang dengan database. Kesalahan dalam melakukan stock opname dari scan barcode sku produk dan spreadsheets sangat mempengaruhi informasi stok barang di gudang. Dalam dataproduk mulai dari jumlah di database berbeda dengan jumlahaktual. Oleh karena itu, Adorable Project perlu memiliki suatusistem informasi yang terintegrasi antar proses inventory di bagian stock opname yang bertujuan untuk meminimalisir terjadinya kesalahan dalam proses stock opname. Penulis melakukan penelitian lebih lanjut untuk membantumenyelesaikan permasalahan yang terjadi pada Adorable Project, dengan melakukan perancangan sistem pencatatanstock opname dengan menerapkan metode Rapid Application Development sebagai metode pengembangan sistemnya.Sedangkan pendekatan Cycle Counting digunakan untuk mengoptimalkan proses stock opname yang ditunjang denganklasifikasi produk menggunakan Klasifikasi FSN guna menghasilkan 3 kelas kategori produk yang digunakan untukmengurangi selisih jumlah barang aktual dan barang di sistem, dan aktivitas stock opname yang praktis dan efisien.Selain itu terdapat tools yang digunakan untuk uji coba sistem pada tugas akhir ini yaitu Black Box Testing dan UserAcceptance Test (UAT). Didapatkan hasil penelitian ini adalah sebuah sistem informasi berbasis website pada AdorableProject yang dapat membantu proses stock opname, dalam melakukan pencarian rak, lalu barang yang telah dibagimenjadi kelas kategori FSN dimana dilakukannya pengecekan barang bisa disesuaikan dengan kebutuhan pengecekan.Berdasarkan hasil pengujian melalui tahap verifikasi dan validasi yang telah dilakukan, didapatkan hasil bahwa sistemhasil rancangan dapat diterima oleh user Kata kunci— Adorable Project, Sistem Informasi Berbasis Website, Stock Opname, dan Klasifikasi FSN
Perbaikan Pada Waktu Siklus Order Picking Dengan Metode Dedicated Storage Dan Pendekatan Simulasi Kejadian Diskrit (Studi Kasus: Adorable Project) Febrian, Aditya M; Nurdiansyah, Yodi; Pambudi, Hardian Kokoh
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak - Adorable Project merupakan usaha mikro kecilmenengah (UMKM) yang bergerak industri kreatif dan melakukan penjualan produknya dalam bidang fashion wanita,mengawali usahanya dengan menjual produk berupa aksesorissaja dan menjadi produk unggulan yang lebih mengutamakan pada sasaran konsumen wanita. Kondisi sekarang yangdihadapi oleh gudang Adorable Project yaitu penerapan storageallocation masih belum berjalan baik, maka penempatan produk dilakukan secara acak pada aktivitas order pickingmengalami pelonjakan waktu sebesar 24%. Metode dedicatedstorage dipilih karena memiliki kebijakan penyimpanan yang tetap terhadap produk ke lokasi yang telah ditentukansebelumnya tergantung pada jenis barang yang disimpan,Sedangkan simulasi kejadian diskrit dipilih sebagai tools yang mampu menggambarkan tanpa implementasi secara langsung.Hasil penelitian menunjukkan penyimpanan dengan metode dedicated storage dapat memangkas jarak tempuh sebesar34,25% dan pengembangan model simulasi yang dibangun dapat digunakan untuk representasikan hasil alokasipenempatan produk, dan waktu pada aktivitas order picking dapat menurun sebesar 62,37 % Kata kunci— storage allocation, order picking, dedicated storage, simulasi discreate-event, skenario
Usulan Sistem Penyimpanan Barang Pada Gudang Adorable Projects Dengan Simulasi Diskrit Menggunakan Metode Classed-Based Storage Putra , Hafizh Rochmana; Nurdiansyah , Yodi; Ardiansyah , M. Nashir
eProceedings of Engineering Vol. 11 No. 4 (2024): Agustus 2024
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Adorable Projects merupakan perusahaan yangbergerak dalam bidang fashion wanita yang menyimpanproduknya pada gudang pribadi milik Adorable Projects.Adorable Projects masih mengalami kendala dalam setiapaktivitas yang ada sehingga menyebabkan tidak terpenuhinyademand dari tiap periodenya tidak terpenuhi dikarenakanwaktu siklus aktual yang melebihi waktu siklus standar yangada. Penyebab dari waktu siklus aktual yang lebih lama daripada waktu siklus standar adalah tingginya waktu storing danorder picking yang diakibatkan barang yang ada pada gudangmasih disimpan secara acak.Dalam upaya mengatasi masalah tersebut dilakukanusulan perancangan penyimpangan barang yang nantinya akanmenggunakan tools simulasi. Langkah awal yang dilakukanadalah mengidentifikasi barang dan mengklasifikasikannyamenggunakan Classed-Based Storage untuk mengetahui barangdengan nilai prioritas tertinggi. Selanjutnya menghitung jarakantar rak untuk mengetahui jarak yang terdekat dengan lokasipicker dan juga untuk mengetahui lokasi barang usulan setelahdiklasifikasi. Dan langkah terakhir adalah membuat modelsimulasi dengan menggunakan software Anylogic untukmengetahui perbadningan rata-rata total waktu siklus aktualdengan rata-rata total waktu siklus usulan denganmempertimbangkan beberapa variabel control.Setelah melakukan perbandingan nantinya akandidapatkan penurunan rata-rata total waktu siklus sebesar21% yang mana rata-rata total waktu usulan mengalamipenurunan menjadi 63,38 menit dari rata-rata waktu siklusaktual adalah sebesar 80,45 menit. Kata kunci— Gudang, Waktu siklus, Simulasi, ClassedBased Storage
ANALISIS RANTAI PASOK UNTUK PENGEMBANGAN PRODUK OLAHAN BUAH ANGGUR DI JAWA BARAT Sriwana, Iphov Kumala; Pambudi, Hardian K.; Nurdiansyah, Yodi; Yakti, Suluh W.
Jurnal Ilmiah Teknik Industri Vol. 11 No. 3 (2023): Jurnal Ilmiah Teknik Industri : Jurnal Keilmuan Teknik dan Manajemen Industri
Publisher : Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jitiuntar.v11i3.26999

Abstract

The opportunities for developing grapes on an agribusiness and agroindustry scale in Indonesia are very high but have not been widely implemented. The aim of this research is to analyze the obstacles to the development of the current downstream grape supply chain. To develop the downstream grape supply chain, the first step is to identify the sub-elements that are part of the affected sector elements, the obstacles that occur and the programs needed. Identification of sub elements is carried out using ISM. Based on the results of the Interpretive Structural Modeling (ISM) analysis, the results showed that the obstacles to the downstreaming of the wine supply chain were that it had not paid attention to farmers who were the most important actors, had not designed a quality assurance system which was a program that should have been designed from the start of downstream planning and didn’t pay attention to the availability of materials. standard which is the main obstacle that has not been implemented so far. These three sub-elements can be integrated for institutional design to make downstream activities easier.
Pelatihan dan Pemanfaatan Dashboard Pengelolaan Persediaan pada Peralatan Penunjang Kegiatan Belajar Mengajar Muttaqin, Prafajar Suksessanno; Sumargo, Seto; Nurdiansyah, Yodi; Ferdin, Muhammad; Luzainnisa, Hanny; Sukmawati, Syifa Intan
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i3.4178

Abstract

Education is a shared responsibility among families, the government, and the community. Every child has the right to receive good education, including moral education, social education, emotional education, intellectual education, and skill education. TK Negeri Pembina 1 is one of the public kindergartens located in North Cikarang, Bekasi Regency, West Java. TK Negeri Pembina is managed and directly supervised by the Bekasi Regency Education Office. The current issue faced is the disparity between the planned and actual quantities of teaching aids used in teaching and learning activities. For instance, consumable items like paper, markers, colored pencils, and other teaching aids. This disruption affects the teaching and learning process, ranging from restructuring groups and the number of student members to teachers purchasing items outside the established mechanism, resulting in increasing additional costs. Based on this issue, the community service team of the Bachelor of Engineering in Logistics or Digital Supply Chain program, where inventory management and information system design are areas of study, aims to contribute to society. The method used in this community service activity employs a training approach, where information, skills, or knowledge are conveyed to school teachers, the participants of the training. The hope is that this community service activity can provide benefits such as effective and efficient management of teaching aids inventory and transparency. The result of the community service activity is the improvement of the educational implementers' abilities in managing the inventory of teaching aids.