Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Nilai Religi Arsitektur Rumah Adat Sasak Dusun Sade Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah Muaini Muaini; Zainudin Zainudin
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 2, No 2 (2017): Desember
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (852.233 KB) | DOI: 10.31764/historis.v2i2.192

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan makna nilai-nilai religi arsitektur rumah adat sasak. Jenis penelitian menggunakan kualitatif deskriptif. Penelitian dilakukan di dusun Sade desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Tehnik pengumpulan data mengunakan observasi, wawancara, dokumentasi dan catatan lapangan. Analisis data mengunakan kulitatif deskriptif. Hasil penelitian yang memiliki nilai-nilai religi arsitektur rumah adat sasak menemukan sebanyak 8 (delapan) yaitu: 1) Rumah Adat (Bale gunung rate ), 2) Arah rumah, 3) Bagian belakang rumah, 4) Atap rumah, 5) Lantai rumah, 6) Tangga rumah, 7) Pintu rumah, 8) Ruang dalam bale (Ruangan dalam). Masyarakat menjaga keaslihan peningalan kebudayaan dari nenek moyang. This study aims to describe the meaning of religious values of traditional architecture of sasak house. This type of research uses descriptive qualitative. The research was conducted in Sade village of Rembitan village, Pujut Sub-district, Central Lombok Regency. Data collection techniques use observation, interview, documentation and field notes. Data analysis using descriptive skin. The result of research which have religious values of architecture of traditional house of sasak found as many as 8 (eight) that is: 1) Traditional house (Bale mount rate), 2) House direction, 3) Back of house, 4) Roof house, 5) , 6) Household staircase, 7) Door of house, 8) Space in bale (Room inside). Society keep the authenticity of cultural pengingalan from ancestors.
TINJAUAN HISTORIS LATAR BELAKANG DAN DAMPAK PERANG DENA TERHADAP KEHIDUPAN MASYARAKAT DENA KECAMATAN MADAPANGGA KABUPATEN BIMA TAHUN 1908-1910 Muaini Muaini; Nurrafaah Nurrafaah
Historis : Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah Vol 2, No 1 (2017): Juni
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (921.911 KB) | DOI: 10.31764/historis.v2i1.194

Abstract

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk: Mendeskripsikan Latar Belakang Terjadinya Perang Dena Tahun 1908-1910 dan Mendeskripsikan Terjadinya Perang Dena Tahun 1908-1910, serta Menganalisis Dampak Positif Perang Dena Terhadap Kehidupan Masyarakat Dena Tahun 1908-1910.Metode penelitian yang digunakan yaitu metode kualitatif. Data yang diperoleh berdasarkan obsevasi,wawancara dan dokumentasi. Simpulan penelitian ini: (1). Latar belakang trerjadinya perang Dena, merupakan salah satu pertempuran besar yang pernah dialami oleh masyarakat Dena dalam menghadapi penjajahan Belanda. (2). Proses terjadinya Perang Dena tahun 1908-1910, Manyarakat Dena merupakan salah satu daerah yang menentang kolonial Belanda karena telah melihat berbagai penindasan yang mereka lakukan kepada rakyat. (3).Akibat peperangan masyarakat dena mengalami kerugian besar baik moril, Meterial dan mengakibatkan korban jiwa yang tidak sedikit. Abstract: The purpose of this study is to: Describe the Background of the Dena War 1908-1910 and Describe the Dena War of 1908-1910, and Analyze the Positive Impact of Dena War on Dena People's Life 1908-1910.The research method used is qualitative method. Data obtained based on obsevation, interviews and documentation. The conclusions of this research are: (1). The background of the Dena war was one of the great battles that Dena had experienced in the face of Dutch colonialism. (2). The process of the Dena War in 1908-1910, Manyarakat Dena is one of the areas opposing the Dutch colonial because it has seen the various oppression they do to the people. (3) .The result of community wars dena suffered huge losses both morale, Meterial and resulted in casualties are not small.
EDUKASI MASYARAKAT DAN PELESTARIAN PENINGGALAN SEJARAH DI DESA REMBITAN KECAMATAN PUJUT KABUPATEN LOMBOK TENGAH Muani, Muani; Afandi, Ahmad; Masyitah, Putri Maya; Mayasari, Dian Eka; Mubin, Ilmiawan; Zaenudin, Zainudin
Journal of Community Empowerment Vol 2, No 2 (2023): Desember
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/joce.v2i2.19308

Abstract

ABSTRAK                                                                                      Edukasi dan pelestarian peninggalan sejarah kepada mahasiswa pendidikan sejarah berkerjasama dengan masyarakata setempat mengenalkan tempat bersejarah dan mengadakan pembugaran makam Nyatok. Bertujuan untuk memberikan wawasan pengetahuan tetang peninggalan sejarah dan sosialisasi kepada masyarakat untuk melestarikan peninggalan bersejarah yang ada di Desa Rembitan. Metode yang digunakan adalah mengenalkan tempat peniggalan sejarah dan bergotong royong bersama masyarakat melestarikan peninggalan sejarah seperti, Cakar budaya Masjid Kuno Rembitan, Rumah asli suku sasak Dusun Sade dan Makam Wali Nyatoq. Hasil dari kegiatan edukasi dan pelestarian tempat peningalan sejarah bahwa mahasiswa antusias dalam mengikuti kegiatan edukasi dan pelestarian tempat peninggalan sejarah dan masyarakat juga antusias berkerjasama mengenalkan dan melestarikan tempat bersejarah di desa Rembitan.  Kata kunci: Edukasi Masyarakat; Peningalan Sejarah; Lombok Tengah. ABSTRACT The aim of this project is to educate history students on the importance of preserving historical heritage in collaboration with local communities. This includes introducing historical places and restoring the Nyatok tomb. The project seeks to provide insight into historical relics and promote socialization within the community to encourage of historical artifacts in Rembitan Village. The method used is to identify historical heritage sites and collaborate with the community to preserve them. Examples of such sites include the Rembitan Ancient Mosque, the traditional house of the Sasak tribe in Sade Hamlet, and the Tomb of Wali Nyatoq. The educational activities and preservation of historical heritage sites have resulted in enthusiastic participation from students and cooperationThe aim of this project is to educate history students on the importance of preserving historical heritage in collaboration with local communities. This includes introducing historical places and restoring the Nyatok tomb. The project seeks to provide insight into historical relics and promote socialization within the community to encourage the preservation of historical artifacts in Rembitan Village. The method used is to identify historical heritage sites and collaborate with the community to preserve them. Examples of such sites include the Rembitan Ancient Mosque, the traditional house of the Sasak tribe in Sade Hamlet, and the Tomb of Wali Nyatoq. The educational activities and preservation of historical heritage sites have resulted in enthusiastic participation from students and cooperation from the community to introduce and maintain historical places in Rembitan village. From the community to introduce and maintain historical places in Rembitan village. Keywords: Community Education; Historical Remembrance; Central Lombok.
Supervisi Sekolah Dasar untuk Meningkatkan Kompetensi Guru Nurlaela, Nurlaela; Muaini, Muaini
Jurnal Basicedu Vol. 7 No. 6 (2023)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v7i6.6471

Abstract

Kompetensi guru dalam mengajar di kelas ternyata masih rendah, karena kurangnya persiapan perangkat pembelajaran sebelum masuk ke kelas dan adanya pola pikir konvensional. Penelitian tindakan sekolah ini dilakukan dengan tujuan meningkatkan kompetensi guru dalam proses pembelajaran di Sekolah Dasar melalui penerapan supervisi akademik. Subjek penelitian melibatkan 12 guru SD. Penelitian dilakukan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan, observasi/evaluasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi dan dianalisis menggunakan metode statistik deskriptif. Hasil analisis data menunjukkan peningkatan signifikan dalam kompetensi guru dalam proses pembelajaran. Pada prasiklus, tingkat kompetensi guru sebesar 65,19%, tergolong cukup. Pada siklus I, meningkat menjadi 68,06%, juga tergolong cukup. Namun, pada siklus II, terjadi peningkatan yang lebih baik, mencapai 78,06%, yang tergolong baik. Dari peningkatan ini dapat disimpulkan bahwa penerapan supervisi akademik efektif dalam meningkatkan kompetensi guru di SD. Supervisi akademik membantu guru-guru untuk meningkatkan kompetensi pedagogik mereka.
Penerapan Model Pembelajaran PJBL Menggunakan Metode Pemberian Tugas (Resitasi) Terhadap Hasil Belajar Sejarah Peserta Didik Kelas X IPA 3 SMA Negeri 1 Kempo, Kabupaten Dompu Tahun Pelajaran 2023/2024 Jufrin, Jufrin; Muaini, Muaini; Huriaya, Daeng Siti
PEDAGOGOS : Jurnal Pendidikan Vol 6 No 1 (2024): Pedagogos : Jurnal Pendidikan
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33627/gg.v5i1.1841

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar Peserta Didik kelas X IPA 3 SMA Negeri 1 Kempo tahun pelajaran 2023/2024 melalui penerapan Model Pembelajaran PjBL Menggunakan Metode Pemberian tugas (resitasi). Penelitian ini dilakukan secara kolaboratif dan partisipasif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan observasi partisipan dan tes tertulis. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa penerapan Model Pembelajaran PjBL Dengan Menggunakan metode pemberian tugas (resitasi) dapat meningkatkan prestasi belajar Peserta Didik. Hal ini didukung dengan data penelitian yang menunjukkan adanya peningkatan persentase ketuntasan tes tertulis yang dilakukan pada pertemuan kedua. Pada saat siklus I, ketuntasan Peserta Didik hanya 50%, setelah dilaksanakan tindakan siklus II, ketuntasan prestasi belajar mencapai 100%. Penerapan Model Pembelajaran PjBL Menggunakan metode pemberian tugas (resitasi) juga dapat meningkatkan indikator prestasi belajar Peserta Didik kelas X IPA 3 SMA Negeri 1 Kempo Tahun Pelajaran 2023/2024. Indikator prestasi belajar Peserta Didik terdiri dari kognitif, afektif dan psikomotor. Pada siklus II skor akhir indikator prestasi belajar Peserta Didik mencapai 88% sehingga berada pada kriteria sangat baik.
Sosialisasi manajemen berbasis sekolah dan supervisi pendidikan pondok pesantren Assohwah Al-Islamiyah Gerung Lombok Barat Rosada Rosada; Muaini Muaini; Ahmad Afandi; Putri Maya Masyitah; Dian Eka Mayasari; Ilmiawan Ilmiawan; Sukuriady Sukuriady
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.26029

Abstract

Abstrak Sosialisasi Manajemen Berbasis Sekolah dan Supervisi Pendidikan dilaksanakan bertujuan untuk membantu pimpinan yayasan, kepala sekolah, guru, dan mahasiswa  pendidikan sejarah dalam mengembangkan pengelolaan sekolah dan Pondok Pesantren. Mempersiapkan dan pelaksanaan kegiatan untuk mewujudkan solusi yang ditawarkan dilaksanakan secara bersama anggota tim pengusul dengan mitra. Pelaksanaan kegiatan dilaksanakan di Sekolah MTs- IT Pondok Pesantren Assohwah Al-Islamiyah Gerung Lombok Barat. Pelaksanaan kegiatan diadakan  pada tanggal 09 Juli 2024,  selama 1 hari yang dihadiri oleh 25 orang yang dihadiri oleh pimpinan yayasan, kepala sekolah, guru dan mahasiswa pendidikan sejarah. Pembahasan materi yang disampaikan bermanfaat untuk mengingkatkan kembali menajemen berbasis sekolah dan pengelolaan sekolah yang lebih baik.  Kegiatan dapat peningkatan mutu pelayanan pendidikan di sekolah dan pimpinan yayasan dan kepala sekolah perlu memperhatikan unsur pengelola pendidikan untuk menentukan kemajuan sekolah. Kata Kunci:  sosialisasi manajemen; supervisi pendidikan; Assohwah Al-Islamiyah AbstractThe Socialization of School-Based Management and Educational Supervision was a resounding success. It helped foundation leaders, principals, teachers, and history education students develop school management and Islamic boarding schools.The proposing team and partners collaboratively prepared and implemented activities to realize the offered solutions. These activities were implemented at the MTs-IT School of Assohwah Al-Islamiyah Islamic Boarding School in Gerung, West Lombok. The event took place on July 9, 2024, spanning a single day, and was attended by 25 individuals, including foundation leaders, principals, teachers, and history education students.The discussion of the material presented proved to be invaluable in enhancing school-based management and improving the quality of education services in schools. It is imperative for foundation leaders and school principals to prioritize the elements of education management to effectively assess school progress. Keywords: management socialization; education supervision; Assohwah Al-Islamiyah
Penyuluhan pendidikan lingkungan hidup kawasan ekonomi khusus mandalika Lombok Tengah Muaini Muaini; Rosada Rosada; Ahmad Afandi; Putri Maya Masyitah; Dian Eka Mayasari; Ilmiawan Mubin; Syukuriadi Syukuriadi
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 3 (2024): September
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i3.26147

Abstract

AbstractEnvironmental education consulting to the community aims to help the community in the tourist area by educating the importance of protecting the surrounding environment. Each individual must have a sense of responsibility for the environment and a caring attitude to protect the environment. The purpose of this activity is to increase the community's knowledge and insight in clean and healthy environmental awareness education. The level of awareness and community participation in the field of environmental protection is quite high, but the level of awareness still needs to be increased so that it can continuously influence knowledge and behavior and encourage widespread activity or real action in an effort to keep the environment clean. The method used to achieve the goals and objectives that have been set is by conducting training and counseling activities that are expected to be useful for the community and tourism managers. The results of the consultation activities can provide insights into science, understanding how to maintain the surrounding environment in the tourist area and preserve the surrounding natural environment from the impact of tourism development. The community enthusiastically participated in the extension activities in Sade Rembitan Village, Pujut District, Central Lombok Regency.  Keywords: environmental education; special economic zones.   AbstrakPenyuluhan pendidikan lingkungan hidup kepada masyarakat bertujuan untuk membantu masyarakat dikawasan wisata dengan mengidukasi pentingnya menjaga lingkungan sekitar. Setiap individu harus memiliki rasa tanggung jawab  terhadap lingkungan dan sikap peduli untuk menjaga  lingkungan. Tujuan kegiatan ini adalah untuk  meningkatkan  pengetahuan dan wawasan masyarakat mengenai pendidikan penyadaran lingkungan bersih da sehat. Tingkat kependulian dan peran serta masyarakat dalam bidang pelestarian lingkungan sudah cukup tinggi, tetapi tingkat kependulian  tersebut masih perlu ditingkatkan sehingga dapat mempengaruhi pengetahuan  dan perilaku secara terus menerus serta mendorong aktivitas atau tindakan nayata secara meluas dalam usaha menjaga kebersihan lingkungan. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan targetyang telah ditetapkan adalah dengan cara melaksanakan pelatihan dan penyuluhan yang diharapkan berguna bagi masyarakat dan pengelola wisata. Hasil dari kegiatan penyuluhan dapat memberikan wawasan ilmu pengetahuan, pemahaman cara menjaga lingkungan sekitar yang berada di kawasan wisata  dan menjaga lingkungan alam sekitar dari dampak perkembangan pariwisata. Masyarakat antusias mengikuti  kegiatan penyuluhan di Sade Desa Rembitan Kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah.  Kata kunci: pendidikan lingkungan hidup; kawasan ekonomi khusus.  
Edukasi pengenalan sejarah lokal rumah adat langgar tua Karang Bayan dan pura lingsar di Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat Ilmiawan Ilmiawan; Muaini Muaini; Rosada Rosada; Ahmad Afandi; Putri Maya Masyitah; Dian Eka Mayasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 8, No 4 (2024): December
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v8i4.27735

Abstract

AbstrakEdukasi Pengenalan Sejarah Lokal Rumah Adat Langgar Tua Karang Bayan dan Pura Lingsar kepada mahasiswa pendidikan sejarah bertujuan  untuk  membantu masyarakat mempromosikan keberadaan peninggalan atau warisan sejarah sejarah lokal dan mengkaji secara mendalam bentuk struktur, fungsi dan makna yang terkandung di dalam nilai-nilai filosofis.  Setiap masyarakat harus memiliki rasa tanggung jawab  terhadap warisan budaya dan sikap peduli untuk melestarikan cakar budaya. Tujuan kegiatan ini adalah untuk  meningkatkan  pengetahuan dan wawasan mahasiswa dan masyarakat mengenai pelestarian cakar budaya. Tingkat kependulian dan peran serta masyarakat dalam bidang pelestarian cakar budaya sudah cukup tinggi, tetapi tingkat kependulian  tersebut masih perlu ditingkatkan sehingga dapat mempengaruhi pengetahuan  dan perilaku secara terus menerus serta mendorong aktivitas atau tindakan nayata secara meluas dalam usaha melindungi  cakar budaya. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan dan targetyang telah ditetapkan adalah dengan cara melaksanakan observasi ketempat warisan budaya  budaya  dan mempelajari sejarah dan makna yang terkandung di dalamnya Hasil dari kegiatan edukasi pengenalan tempat sejarah lokal sebagai cakar budaya dapat memberikan wawasan ilmu pengetahuan, memahami sejarah, fungsi dan makna warisan budaya. Masyarakat dan mahasiswa sejarah antusias mengikuti  kegiatan pengenalan sejarah lokal Rumah Adat Langgar tua desa Karang Bayan dan Pura Linsar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat.  Kata kunci: Pengenalan sejarah lokal; rumah adat langgar tua; pura lingsar.    AbstractLocal History Introduction Education of the Old Langgar Karang Bayan Customary House and Lingsar Temple to history education students aims to help the community promote the existence of local historical heritage or historical heritage and examine in depth the form of structure, function and meaning contained in philosophical values.  Every community must have a sense of responsibility for cultural heritage and a caring attitude to preserve cultural claws. The purpose of this activity is to increase the knowledge and understanding of students and the community regarding the preservation of cultural heritage. The level of concern and community participation in the field of cultural claw preservation is quite high, but the level of concern still needs to be increased so that it can influence knowledge and behavior continuously and encourage activities or nayata actions widely in an effort to protect cultural claws. The method used to achieve the goals and objectives that have been set is by conducting observations to the place of cultural heritage and studying the history and meaning contained in it. The results of the educational activities of introducing local historical places as cultural claws can provide insights into science, understanding the history, function and meaning of cultural heritage. The community and history students enthusiastically participated in the introduction of local history of the old Langgar traditional house in Karang Bayan village and Linsar Temple, Lingsar district, West Lombok Regency.  Keywords: introduction to local history; old langgar traditional house; lingsar temple.   
Peningkatan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat pesisir di lingkungan Pondok Prasi, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram Ilmiawan Ilmiawan; Putri Maya Masyitah; Muaini Muaini
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.35274

Abstract

AbstrakPengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan ekonomi dan pemberdayaan ibu-ibu nelayan di Lingkungan Pondok Prasi, Kelurahan Ampenan, Kecamatan Bintaro, Kota Mataram. Metode yang dilakukan yakni pembentukan kelompok, pelatihan dan pendampingan mitra dalam hal produksi, manajemen kelompok dan pemasaran hasil produksi. Hasil menunjukan bahwa mitra pengabdian yang tergabung dalam kelompok Usaha Mandiri Pondok Prasi (PONSI) memiliki produk usaha dengan kualitas yang bagus seperti dendeng lanter dan abon ikan tongkol. Produk ini kemudian dikemas dalam bentuk kemasan layak jual dan dipasarkan ke beberapa mitra yang bekerjasama dengan lembaga Universitas Muhammadiyah Mataram. Pengabdian ini merupakan hibah tunggal dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tahun anggaran 2025. Kata kunci:  Peningkatan ekonomi; pemberdayaan masyarakat; ibu-ibu nelayan; Pondok Prasi; Kota Mataram AbstractThis community service program aims to improve the economy and empower fisherwomen in the Pondok Prasi neighborhood, Ampenan Village, Bintaro District, Mataram City. The methods used include forming groups, providing training and assistance to partners in production, group management, and marketing of products. The results show that the community service partners who are members of the Pondok Prasi Independent Business Group (PONSI) have high-quality products such as dendeng lanter and abon ikan tongkol. These products are then packaged in marketable packaging and marketed to several partners who collaborate with the Muhammadiyah University of Mataram. This community service project is a single grant from the Ministry of Higher Education, Science, and Technology of the Republic of Indonesia for the 2025 fiscal year. Keywords:  economic improvement; community empowerment; fisherwomen; Pondok Prasi; Mataram City
Edukasi masyarakat dan pelestarian peninggalan sejarah Masjid Bayan Beleq di Desa Bayan Kecamatan Bayan Lombok Utara Muaini Muaini; Rosada Rosada; Nurul Aini; Muhammad Anggani Zaenudin; Hidayat Rahman
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 10, No 3 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v10i3.36449

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Masjid Kuno Bayan Beleq, Desa Bayan, Kecamatan Bayan, Kabupaten Lombok Utara, dengan tujuan meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap nilai sejarah dan budaya lokal serta memperkuat partisipasi masyarakat dalam pelestarian warisan budaya. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya pemahaman generasi muda mengenai sejarah dan makna filosofis Masjid Bayan Beleq. Hasil observasi awal dan angket pre-test menunjukkan bahwa hanya 30% peserta yang memahami nilai sejarah dan simbolisme masjid secara memadai. Metode kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat adat, pengurus masjid, pemerintah desa, pemuda, dan mahasiswa. Tahapan kegiatan meliputi persiapan, sosialisasi dan pendampingan, pelatihan dokumentasi dan digitalisasi budaya, serta evaluasi melalui angket pre-test dan post-test, wawancara, dan observasi partisipatif. Kegiatan diikuti oleh 30 peserta yang terdiri atas pemuda, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan mahasiswa pendamping. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta dari 30% menjadi 86,7% setelah mengikuti program. Selain itu, terbentuk Kelompok Sadar Budaya Bayan Beleq yang beranggotakan 12 orang sebagai wadah pelestarian berbasis masyarakat. Pelatihan digitalisasi juga menghasilkan 50 foto dokumentasi, tiga video edukasi, dan satu naskah narasi sejarah lokal. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan partisipatif mampu meningkatkan kesadaran sejarah, memperkuat identitas budaya, serta mendorong keterlibatan masyarakat dalam pelestarian warisan budaya secara berkelanjutan. Kata kunci: edukasi masyarakat; pelestarian budaya; Masjid Bayan Beleq. AbstractThis community service program was conducted at the Bayan Beleq Ancient Mosque in Bayan Village, Bayan District, North Lombok Regency, aiming to enhance community understanding of local historical and cultural values and strengthen public participation in cultural heritage preservation. The main problem identified was the limited understanding among younger generations regarding the historical significance and philosophical meanings of the mosque. Initial observations and pre-test results indicated that only 30% of participants possessed adequate knowledge of the mosque’s history and symbolic values. The program employed a participatory approach involving traditional leaders, mosque administrators, village authorities, youth groups, and university students. The implementation stages included preparation, socialization and mentoring activities, cultural documentation and digitalization training, and evaluation through pre-test and post-test questionnaires, interviews, and participatory observation. A total of 30 participants took part in the activities. The results demonstrated a significant improvement in participants’ understanding, increasing from 30% to 86.7% after the program. In addition, a Cultural Awareness Group consisting of 12 members was established to support community-based heritage preservation. The digitalization training also produced 50 documentary photographs, three educational videos, and one local historical narrative manuscript. These findings indicate that a participatory approach effectively enhances historical awareness, strengthens cultural identity, and promotes sustainable community engagement in preserving cultural heritage. Keywords: community education; cultural preservation; Bayan Beleq Mosque.