Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENYULUHAN POST PARTUM BLUES DI PMB FERAWATI Suryanti, Yuli; Tono, Sendy Firza Novilia; Yuanita, Vera; Wijayanti, Adhika Wijayanti
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2024): Volume 5 No. 3 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i3.29160

Abstract

Penyuluhan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada ibu nifas tentang post partum blues pada masa nifas. Postpartum blues pada ibu pasca bersalin yang disebabkan oleh perubahan fisik dan perubahan emosional, perasaan sedih dan depresi segera setelah persalinan. Postpartum blues bersifat sementara yang akan dimulai sejak hari kedua dan mencapai puncaknya pada hari ke-3 sampai ke-5 berangsur membaik setelah 2 minggu post partum. Postpartum blues dikatakan sebagai gangguan mental ringan yang sering di abaikan dan tidak ditangani sehingga membuat ibu merasa tidak nyaman dan berdampak buruk pada kesehatanya dan perkembangan bayinya. Penyuluhan ini menggunakan bahasa yang mudah di mengerti dan dipahami dalam penyampaian materi dan pesan mengenai Postpartum blues. Media yang digunakan yaitu video dan booklet tentang Postpartum blues. Kesimpulan dalam kegiatan ini tentang penyuluhan Postpartum blues di BPM Ferawati Palembang untuk mencegah terjadinya Postpartum blues.
EDUKASI STOP STIGMA HIV/AIDS PADA REMAJA SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN PERILAKU DISKRIMINASI TERHADAP ODHA Aprilia, Devi; Tono, Sendy Firza Novilia; Intiyaswati
Jurnal Booth Dharma Medika Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Booth Dharma Medika
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/n0gwrf23

Abstract

HIV/AIDS merupakan penyakit yang disebabkan oleh Human Immunodeficiency Virus (HIV) yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan dapat berkembang menjadi Acquired Immuno Deficiency Syndrome (AIDS). Stigma sosial terhadap Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) menjadi tantangan besar dalam pencegahan dan pengobatan HIV/AIDS, terutama di kalangan remaja yang memiliki persepsi keliru mengenai cara penularan virus ini. Stigma ini muncul akibat ketakutan, persepsi moral yang keliru, serta kurangnya edukasi di masyarakat. Akibatnya, ODHA sering menghadapi perlakuan diskriminatif yang menghambat akses mereka terhadap perawatan medis dan dukungan sosial. Remaja memiliki peran penting dalam mengurangi stigma ini melalui edukasi, penyebaran informasi yang benar, serta penggunaan media sosial secara positif. Pengabdian masyarakt ini berfokus meningkatkan kesadaran dengan memberikan pemahaman yang benar tentang HIV/AIDS kepada remaja guna menghapus stigma kesalah pahaman yang ada dengan mendorong prilaku hidup sehat,meningkatkan empati serta dukungan sosial dan memberikan informasi terbaru mengenai layanan informasi kesehatan. Melalui metode penyuluhan interakti, efektivitas program kegiatan dievaluasi dengan perbandingan skor pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan bahwa terdapat perbedaan bermakna pada pengetahuan penyuluhan mengenai stop stigma HIV pada remaja terhadap tingkat pengetahuan remaja. Kegiatan ini terbukti meningkatkan pemahaman bagi remaja tentang stop stigma dan diskriminasi terhadap Orang Dengan HIV/AIDS (ODHA) dan penting bagi remaja untuk menumbuhkan sikap empati dan toleransi terhadap ODHA dalam menjalani kehidupan yang sehat dan bermartabat. Upaya bersama dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dan individu, sangat diperlukan untuk mencapai tujuan tersebut.
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IBU HAMIL TIDAK MELAKUKAN ANTENATAL CARE TERPADU Aprilia, Devi; Tono, Sendy Firza Novilia
Bahasa Indonesia Vol 14 No 2 (2025): Jurnal kebidanan
Publisher : STIKes William Booth Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47560/0tfjrg22

Abstract

Kehamilan merupakan masa yang dimulai dengan pembuahan antara sperma dan sel telur dan berakhir dengan permulaan persalinan, Ibu mengandung selama 9 bulan 10 hari. Pelayanan ANC yang terpadu mencakup pemeriksaan fisik, deteksi dini komplikasi, pemberian informasi edukasi kesehatan, serta intervensi promotif dan preventif yang bertujuan menurunkan angka kematian ibu (AKI) dan bayi (AKB). Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi faktor – faktor yang mempengaruhi Ibu hamil tidak melakukan antenatal care terpadu di Kelurahan Pakis Surabaya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian analisis deskriptif kuantitatif, sampel yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 16 orang dengan menggunakan total sampling. Pengumpulan data telah terkumpul dan kemudian dikelola dan dari hasil penelitian di dapatkan faktor – faktor yang mempengaruhi ibu tidak melakukan pemeriksaan  kehamilan yang diambil dari 16 responden bahwa faktor yang berpengaruh adalah faktor pengetahuan dan faktor ekonomi (88%). Oleh karena itu di harapkan keluarga lebih selektif dalam mendukung ibu hamil baik secara moral ataupun spritual.