Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Pelatihan Pemilahan Sampah Rumah Tangga di Kelurahan Rajabasa Jaya Bandar Lampung Silova, Martina Anggi; Phelia, Arlina; Sari, Dwi Meyta; Cambodia, Mirnanda; Miranda, Evan Febri; Putri, Vera Chania; Sasongko, Respati Anton; Pratiwi, Dian; Rizki, Sekar Dwi
JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI Vol 6, No 02 (2025): JURNAL ABDI MASYARAKAT SABURAI
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/jams.v6i02.4531

Abstract

Pemilahan sampah rumah tangga di sumbernya pada Kelurahan Rajabasa Jaya, Kota Bandar Lampung, masih tergolong rendah, sehingga diperlukan intervensi edukatif yang sejalan dengan Permen LHK No. 14 Tahun 2021 serta kebijakan 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Kegiatan bertujuan memperkuat pengetahuan, sikap, dan keterampilan warga dalam pemilahan sampah rumah tangga. Kegiatan dilaksanakan di Bulan Agustus 2025 di Kelurahan Rajabasa Jaya. Metodologi menggunakan desain sebelum–setelah pada satu kelompok (20 peserta) melalui penyuluhan, demonstrasi pemilahan tiga wadah (organik, anorganik, B3), latihan langsung/simulasi, serta evaluasi dengan kuesioner 10 butir (jawaban positif/negatif) dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase keseluruhan jawaban positif sebelum perlakuan sebesar 6,5 persen, sedangkan setelah perlakuan meningkat menjadi 100 persen. Berdasarkan hasil tersebut, pelatihan ini menjadi langkah yang efektif untuk penguatan kapasitas rumah tangga dalam pemilahan sampah dan dapat menjadi dasar implementasi program 3R berbasis komunitas di Rajabasa Jaya.
Analisis Kelayakan Finansial Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional 1 Provinsi Lampung Mauliana, Yunita; Cambodia, Mirnanda; Ariyanto, Lilik; Apriyanto, Agus; Wisman, Mira
TEKNIKA SAINS Vol 8, No 2 (2023): TEKNIKA SAINS
Publisher : Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24967/teksis.v8i2.2700

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kelayakan finansial pada Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional 1 Provinsi Lampung. Penelitian mengenai kelayakan finansial perlu dilakukan untuk mengetahui apakah SPAM Regional 1 Provinsi Lampung layak untuk dijalankan dan dikembangkan. Penelitian ini menggunakan metode analisis statistik deskriptif kuantitatif untuk menganalisis cashflow, kelayakan finansial dan sensitivitas dengan alat analisis NPV, IRR, B/C Ratio serta Payback Period. Hasil penelitian mengenai kelayakan finansial yang telah dilakukan terdiri dari NPV, IRR, Net B/C Ratio, dan Payback Period. Nilai NPV di semua ROT menunjukkan nilai positif dengan tingkat diskonto sebesar 6 persen; Nilai Rasio BCR di semua ROT diatas 1; Nilai Rasio IRR di semua ROT kurang dari rate of return, dimana nilai rate of return diasumsikan sebesar suku bunga deposito yaitu 4 persen; Payback Period (PP) di semua ROT bervariasi dan semuanya lebih kecil dari umur ekonomis bangunan yaitu 20 tahun. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa penilaian kelayakan investasi dari segi finansial pada proyek SPAM Regional 1 Bandar Lampung layak untuk dilanjutkan.
Analisis Perencanaan Talud pada Sungai Way Kandis Lunik di Perumahan Glora Persada Rajabasa Cambodia, Mirnanda; Suharno; Kustiani, Ika; Pratama, Arisky Dwi
Seminar Nasional Insinyur Profesional (SNIP) Vol. 4 No. 1 (2024): Prosiding SNIP Vol.4 No.1 Tahun 2024
Publisher : Fakultas Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/snip.v4i1.564

Abstract

Kawasan Perumahan Glora Persada Rajabasa merupakan salah satu daerah di Kota Bandar Lampung yang seringkali dilanda banjir. Debit air sungai lebih besar dari kapasitas Sungai Way Kandis Lunik saat hujan turun sangat deras serta belum adanya bangunan perkuatan tebing sungai. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan sebuah desain perencanaan talud sebagai bangunan pengaman tebing sungai. Metode penelitian yang dilakukan yaitu menganalisis kapasitas tampung sungai dengan menganalisis besaran debit banjir. Selanjutnya, analisis hidrolika dilakukan untuk mengetahui ketinggian dari bangunan talud dan yang terakhir adalah melakukan perencanaan desain talud. Bedasarkan perhitungan debit banjir rencana dengan metode Rasional dengan Q5 = 176,5632 m3/dtk maka didapatkan tinggi muka air banjir H = 2,29 m. Berdasarkan pemilihan tipe talud yang digunakan yakni talud pondasi batu belah, Pemilihan tipe talud ini berdasarkan bangunan sisi kanan kiri pada lokasi yang mana telah terbangun bangunan talud sebelumnya dengan tipe bangunan yang sama-sama menggunakan pondasi batu belah.
Characteristics of Soil Layers Based on Cone Penetration Test (CPT) for a Planned Villa Development (Case Study: Cisarua, Bogor) Evan Febri Miranda; Respati Anton Sasongko; Mirnanda Cambodia; Dian Pratiwi
Journal of Civil Engineering and Planning (JCEP) Vol. 6 No. 2 (2025)
Publisher : Program Studi Sarjana Teknik Sipil Universitas Internasional Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/jcep.v6i2.11778

Abstract

The planned villa development in the hilly area of Cisarua, Bogor, requires a comprehensive geotechnical study to ensure the safety and reliability of the building foundations. This study aims to identify soil layer characteristics, determine soil consistency, and evaluate the allowable bearing capacity of shallow and deep foundations based on Cone Penetration Test (CPT) results at three investigation points. Primary data consist of cone resistance (qc) and total sleeve friction (Tf) measured at 20 cm depth intervals, which are then interpreted to obtain the stratigraphic soil profile, in-situ soil classification using qc and friction ratio (fr), as well as the calculation of allowable bearing capacity using the L. Herminier approach for shallow foundations and the Meyerhof method for deep foundations. The results indicate that soft to firm soil layers are found at shallow depths, while hard soil layers with qc values of about 250 kg/cm² occur at depths of 24–25 m, which are suitable as the main bearing layer for deep foundations. The allowable bearing capacity of shallow foundations at depths of 1.0–2.0 m ranges from approximately 1.9 to 12.0 ton/m², making them suitable only for light structures with careful settlement control, whereas for heavier structures, pile foundations extending to the hard layer are recommended, supported by static load tests and, if necessary, additional deep boring and SPT investigations.​
EVALUASI KELAYAKAN LAHAN PEMBANGUNAN GEDUNG LABORATORIUM ENTERPRENEURSHIP CENTER POLITEKNIK NEGERI LAMPUNG Putri, Vera Chania; Phelia, Arlina; Cambodia, Mirnanda; Anggi Silova, Martina
JURNAL TEKNIK SIPIL CENDEKIA (JTSC) Vol 7 No 1 (2026): Februari
Publisher : Departement of Civil Engineering, Universitas Winaya Mukti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51988/jtsc.v7i1.463

Abstract

The construction of the Entrepreneurship Center Laboratory Building at Politeknik Negeri Lampung requires an initial technical assessment to ensure that site conditions adequately support the planned structure. This study aims to evaluate the feasibility of the building development based solely on land conditions, focusing on topography, soil characteristics, and earthwork requirements (cut and fill). The research employed a descriptive–analytical approach using secondary data from the Detail Engineering Design (DED), topographic maps, and Cone Penetration Test (CPT) results, supported by field observations for verification of existing conditions. The results indicate that the site elevation ranges from 144.41 to 146.22 m, with slope gradients between 2.6% and 3.6%, classifying the land as gently sloping and relatively stable for building construction. Geotechnical analysis based on CPT data shows that the soil bearing capacity is sufficient to support a bored pile foundation system. Earthwork analysis reveals a cut volume of 1,339 m³ and a fill volume of 107 m³, resulting in a surplus excavated material of 1,234 m³ that can be technically managed during construction. The overall land feasibility assessment, evaluated using a multi-criteria scoring method, yields a score of 4.30 out of 5.00, indicating that the site is feasible for the proposed building development when assessed from land condition aspects.