Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Uji Daya Antagonis Beberapa Khamir Sebagai Agen Pengendali Penyakit Antraknosa (Colletotricum sp.) Pada Buah Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Nur Mutmainnah; Mariana Mariana; Helda Orbani Rosa
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol 5 No 2 (2022): Edisi5(2): Juni 2022
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v5i2.1257

Abstract

Tomat merupakan sayuran buah yang banyak diminati dan mempunyai nilai ekonomi. Salah satu penyebab terjadinya penurunan produksi tomat akibat antraknosa (Colletotrichum sp.) khamir merupakan mikroba antagonis yang digunakan untuk mengendalikan penyakit pascapanen pada buah tomat akibat serangan antraknosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh khamir dalam menekan pertumbuhan Colletotrichum sp. baik secara invitro maupun invivo dengan khamir yang di dapat dari beberapa buah yaitu tomat, cabai, terong ungu, terong pipit dan kentang Hasil penelitian menunjukkan penggunaan khamir tidak berpengaruh terhadap keterjadian penyakit antraknosa pada buah tomat. Namun khamir berpengaruh terhadap pertumbuhan colletotrichum sp. secara invitro.
Uji Daya Antagonis Beberapa Khamir Sebagai Agen Pengendali Penyakit Antraknosa (Colletotricum sp.) Pada Buah Tomat (Lycopersicum esculentum Mill.) Nur Mutmainnah; Mariana Mariana; Helda Orbani Rosa
JURNAL PROTEKSI TANAMAN TROPIKA Vol 5 No 2 (2022): Edisi5(2): Juni 2022
Publisher : www.ulm.ac.id

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jptt.v5i2.1257

Abstract

Tomat merupakan sayuran buah yang banyak diminati dan mempunyai nilai ekonomi. Salah satu penyebab terjadinya penurunan produksi tomat akibat antraknosa (Colletotrichum sp.) khamir merupakan mikroba antagonis yang digunakan untuk mengendalikan penyakit pascapanen pada buah tomat akibat serangan antraknosa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh khamir dalam menekan pertumbuhan Colletotrichum sp. baik secara invitro maupun invivo dengan khamir yang di dapat dari beberapa buah yaitu tomat, cabai, terong ungu, terong pipit dan kentang Hasil penelitian menunjukkan penggunaan khamir tidak berpengaruh terhadap keterjadian penyakit antraknosa pada buah tomat. Namun khamir berpengaruh terhadap pertumbuhan colletotrichum sp. secara invitro.
Penegasan Batas Tapal Dusun di Desa Girisa Sebagai Upaya Optimalisasi Tata Kelola Administrasi Wilayah Ernawati; Wahyu Saputra; Heryati; Nur Mutmainnah
Jurnal Abdimas Terapan Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL ABDIMAS TERAPAN (MEI)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jat.v4i2.83

Abstract

Pemekaran desa telah terjadi di berbagai wilayah Indonesia sebagai akibat dari program dana desa. Namun program tersebut tidak sedikit telah memicu konflik, salah satunya ialah ketidakjelasan batasan wilayah desa secara objektif formal. Desa Girisa yang dahulunya berupa dusun, sekarang berubah menjadi sebuah desa yang memiliki empat dusun. Pemekaran Desa Girisa tidak diikuti dengan batas wilayah dusun yang jelas, sehingga rentan memicu konflik ruang (spatial conflict). Pembangunan tapal batas dusun menjadi solusi yang praktis untuk mencegah konflik  tersebut. Pengabdian dengan membangun tapal batas dusun dapat memberikan batasan yang jelas dan objektif bagi warga. Pengabdian ini menggunakan metode Focus Group Discussion dan Asset  Based  Community  Development (ABCD) guna mendapatkan hasil desain hingga pembuatan tapal batas dusun yang jelas. Kegiatan pengabdian menghasilkan tiga unit tapal batas dusun yang tersebar di Dusun Tenilo, Dutula, Kramat Indah, dan Kramat Jaya. Desain dan material tapal batas telah disesuaikan dengan kondisi lokal. Tapal batas tersebut telah bermanfaat untuk memperjelas penanda batas wilayah, mempermudah pengenalan identitas dusun, memperkuat kearifan budaya lokal, mencerminkan semangat gotong royong, dan mendukung tata kelola wilayah yang lebih baik serta meningkatkan 
PENERAPAN ARSITEKTUR FUTURISTIK PADA KANTOR BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH (BPBD) KOTA GORONTALO Adam, Rafli; Ernawati; Nur Mutmainnah
Journal Of Building Architecture Vol. 3 No. 1 (2025): JOURNAL OF BUILDING ARCHITECTURE (APRIL)
Publisher : Program Vokasi Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56190/jba.v3i1.78

Abstract

Indonesia, khususnya Provinsi Gorontalo, sangat rentan terhadap bencana alam seperti gempa bumi, banjir, dan tanah longsor. Kota Gorontalo, yang dilalui oleh Sesar Gorontalo, sering mengalami bencana dan pada tahun 2024, ribuan warga harus mengungsi. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gorontalo bertanggung jawab atas penanganan bencana, namun menghadapi beberapa kendala seperti kurangnya perhatian pemerintah, minimnya pengetahuan masyarakat, dan keterbatasan fasilitas. Meskipun terdapat Rencana Nasional Penanggulangan Bencana, implementasinya di tingkat lokal masih menghadapi tantangan. Salah satu masalah utama adalah kurangnya prioritas terhadap BPBD, seperti penempatan kantor yang kurang strategis dan minimnya program edukasi masyarakat. Untuk meningkatkan kapasitas penanggulangan bencana, disarankan untuk merekonstruksi kantor BPBD dengan desain yang lebih fungsional dan modern. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan respons terhadap bencana dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Metodologi pembahasan yang dipakai adalah metode analisis dan metode sintesis, tahap analisis melibatkan studi literatur dan proyek sejenis, sedangkan tahap sintesis digunakan untuk menarik kesimpulan dan merumuskan konsep arsitektur. Hasil yang akan diperoleh yaitu desain dari perancangan Kantor BPBD Kota Gorontalo yang memenuhi standar kebutuhan ruang dengan pendekatan arsitektur futuristik di lokasi yang lebih strategis.
Politik Hukum Penindakan Terhadap Pecandu Korban Penyalahgunaan Narkotika Nur Mutmainnah; Eka Turkiani; Sirajudin; Erham
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3457

Abstract

Penyalahgunaan narkotika masih menjadi permasalahan hukum dan sosial yang serius di Indonesia, khususnya terkait dengan penindakan terhadap pecandu yang merupakan korban penyalahgunaan narkotika. Kebijakan hukum pidana selama ini cenderung mengedepankan pendekatan represif melalui pemenjaraan, yang sering kali tidak menyentuh akar permasalahan ketergantungan narkotika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis politik hukum penindakan terhadap pecandu korban penyalahgunaan narkotika dalam sistem hukum pidana Indonesia. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, konseptual, dan studi kepustakaan terhadap peraturan hukum serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara normatif hukum narkotika Indonesia telah mengakui pecandu sebagai korban yang berhak memperoleh rehabilitasi medis dan sosial. Namun, dalam praktiknya masih terdapat ketidakkonsistenan penerapan akibat dualisme kebijakan pidana, keterbatasan fasilitas rehabilitasi, dan perbedaan persepsi aparat penegak hukum. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan kebijakan rehabilitasi dan penerapan pendekatan restorative justice merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sistem penindakan narkotika yang lebih humanis dan berkeadilan.
Dialektika Hukum Islam Dan Modernitas Global: (Studi Historis Terhadap Perkembangannya di Indonesia) Firdaus; Muhamad Ajrin; Nur Mutmainnah; Wusiat; Taufik Firmanto
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3625

Abstract

Penelitian ini mengkaji dialektika antara hukum Islam dan modernitas global melalui analisis historis terhadap perkembangannya di Indonesia. Hukum Islam di Indonesia berkembang secara dinamis seiring dengan perubahan sosial, politik, dan sistem hukum nasional, terutama dalam menghadapi arus globalisasi dan nilai-nilai hukum modern. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan historis hukum Islam di Indonesia, mengkaji bentuk dialektika antara hukum Islam dan modernitas global, serta mengidentifikasi implikasinya terhadap sistem hukum nasional. Metode yang digunakan adalah penelitian hukum normatif dengan pendekatan historis (historical approach). Data diperoleh melalui studi kepustakaan dengan menggunakan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hukum Islam di Indonesia mengalami transformasi berkelanjutan melalui integrasi selektif ke dalam hukum nasional, reinterpretasi dalam praktik peradilan, serta respons adaptif terhadap tantangan modernitas seperti hak asasi manusia, kesetaraan gender, dan rasionalisasi hukum. Modernitas global tidak melemahkan hukum Islam, melainkan mendorong kontekstualisasi dan penguatan relevansinya dalam sistem hukum nasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dialektika hukum Islam dan modernitas global berkontribusi pada terbentuknya sistem hukum nasional yang adaptif, pluralistik, dan berorientasi pada nilai keadilan.
Peran Strategis Dps Dalam Meningkatkan Kualitas Implementasi Akad Murabahah Pada Perbankan Syariah di Indonesia Nur Mutmainnah; Muhamad Ajrin; Isnaini Daula; Dzul Fadli; Zuhrah
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 1 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/alz.v4i1.3626

Abstract

Dominasi akad murabahah dalam praktik perbankan syariah di Indonesia menimbulkan berbagai persoalan terkait kualitas implementasi dan kepatuhan terhadap prinsip syariah. Dalam praktiknya, murabahah sering dipilih karena kemudahan operasional dan kepastian keuntungan, namun kondisi tersebut juga berpotensi mendorong penerapan yang bersifat formalistik dan menyimpang dari substansi hukum ekonomi syariah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis Dewan Pengawas Syariah (DPS) dalam meningkatkan kualitas implementasi akad murabahah pada perbankan syariah di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode yuridis normatif yang didukung oleh analisis deskriptif-analitis melalui studi kepustakaan terhadap regulasi, fatwa DSN-MUI, serta literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permasalahan implementasi murabahah berkaitan dengan rendahnya transparansi, penyederhanaan prosedur akad, serta belum optimalnya pengawasan syariah. DPS memiliki peran penting dalam menjamin kepatuhan syariah, menjaga keabsahan hukum akad, dan memperkuat kepercayaan publik terhadap perbankan syariah. Namun demikian, peran tersebut perlu diperkuat melalui peningkatan kewenangan, kompetensi, serta penerapan model pengawasan syariah yang proaktif dan berbasis risiko. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penguatan peran DPS merupakan kunci dalam memastikan implementasi akad murabahah yang sesuai dengan prinsip hukum ekonomi syariah dan tata kelola perbankan syariah yang berkelanjutan.