Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Hubungan Karakteristik Wanita Usia Subur (WUS) dengan Penyakit Kanker Serviks Luh Ayu Purnami; Kadek Ayu Suarmini; Putu Indah Sintya Dewi; Ni Ketut Wulandari; Mochamad Heri
Jurnal Keperawatan Silampari Vol 6 No 1 (2022): Jurnal Keperawatan Silampari
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.006 KB) | DOI: 10.31539/jks.v6i1.4516

Abstract

This study aims to determine the relationship between the quality of women of childbearing age (WUS) based on age, education, occupation, parity, and history of contraceptive use with cervical cancer growth. This research method is analytically observational with a case-control study design. The results of univariate analysis of 118 respondents aged>35 years were 71 people (60.2%), high school education level was 47 people (39.8%), work as housewives (IRT) was 35 people (29.7% ), respondents with parity as many as 65 people (55.1%) and the use of non-hormonal contraception as many as 56 people (47.5%). The results of this study found that there was a significant relationship between age, occupation, and parity (α=<0.05). In contrast, employment and history of contraceptive use did not show any association with cervical cancer (α>0.05). The results of data analysis with the chi-square test got a value of 0.025 or p <α (0.05). In conclusion, there is a significant relationship between age, occupation, and parity with cervical cancer. Keywords: Cervical Cancer, Women of Childbearing Age
PENDIDIKAN KESEHATAN REPRODUKSI DAN SKRINING GANGGUAN KESEHATAN REPRODUKSI PADA REMAJA DI DESA KUBUTAMBAHAN Luh Ayu Purnami; Lina Anggaraeni Dwijayanti; Ni Ketut Ayu Wulandari; Kadek Ayu Suarmini; Cindy Meilinda Sari; Luh Ayu Dianati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 2 No. 1 (2024): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v2i1.34

Abstract

Menjaga kesehatan reproduksi adalah suatu hal yang penting yang harus dilakukan oleh remaja. Minimnya informasi terhadap kesehatan reproduksi remaja akan berakibat pada terjadinya masalah dan gangguan kesehatan reproduksi bahkan akan dapat memicu juga masalah kesehatan lainnya seperti seks pranikah, penyakit menular seksual, kehamilan usia dini, aborsi yang dapat mengancam nyawa. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi melalui pendidikan kesehatan untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait kesehatan reproduksi sehingga terbentuk perilaku yang postif untuk menjaga kesehatan reproduksinya. Kegiatan ini sebagai bentuk pengabdian masyarakat yang dilakukan melalui pemberian informasi dalam bentuk penyuluhan kepada 25 orang remaja putra dan putri di Desa Kubutambahan. Materi yang diberikan terkait pengenalan anatomi dan fisiologi alat kesehatan reproduksi, pertumbuhan dan perkembangan remaja, perubahan-perubahan fisik remaja dan skrining masalah serta gangguan kesehatan reproduksi pada remaja. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan pengisian pretest dan posttest dan selanjutnya dilakukan perbandingan nilai reratanya. Hasil dari kegiatan ini menunjukkan bahwa terdapat peningkatan skor rerata nilai test dari 68,5 (sebelum diberikan edukasi) menjadi 82,8 (setelah diberikan edukasi). Adanya peningkatan skor rerata menunjukkan bahwa edukasi yang diberikan melalui pendidikan kesehatan mampu meningkatkan pengetahuan remaja terhadap materi yang diberikan. Kegiatan ini dapat menjadi salah satu strategi dalam upaya peningkatan kesehatan reproduksi remaja.
Pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap Kecenderungan Perilaku Seksual Beresiko Pada Remaja di Sekolah Menengah Atas Ni Ketut Supartini; Cindy Meilinda Sari; Lina Anggaraeni; Luh Ayu Purnami; Gede Ivan Kresnayana
Jurnal Penelitian Perawat Profesional Vol. 8 No. 3 (2026): Juni 2026, Jurnal Penelitian Perawat Profesional
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/jppp.v8i3.2299

Abstract

Perkembangan media sosial yang pesat telah memengaruhi berbagai aspek kehidupan remaja, termasuk perilaku sosial dan kesehatan reproduksi. Salah satu fenomena yang muncul akibat penggunaan media sosial adalah Fear of Missing Out (FOMO), yaitu perasaan khawatir tertinggal informasi, pengalaman, atau aktivitas yang dilakukan orang lain. Tingginya tingkat FOMO dapat mendorong remaja untuk mencari penerimaan sosial dan mengikuti berbagai tren yang berkembang di lingkungan pergaulan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Fear of Missing Out (FOMO) terhadap kecenderungan perilaku seksual berisiko pada remaja Sekolah Menengah Atas di Kabupaten Karangasem. Penelitian menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 382 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional random sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Fear of Missing Out Scale (FoMOS) dan kuesioner perilaku seksual berisiko. Analisis data dilakukan menggunakan uji Spearman Rank dan regresi logistik dengan tingkat signifikansi 5%. Terdapat hubungan yang signifikan antara FOMO dan kecenderungan perilaku seksual berisiko (p<0,05). Remaja dengan tingkat FOMO yang lebih tinggi cenderung memiliki risiko lebih besar untuk terlibat dalam perilaku seksual berisiko dibandingkan remaja dengan tingkat FOMO yang lebih rendah. FOMO merupakan salah satu faktor yang memengaruhi kecenderungan perilaku seksual berisiko pada remaja.
Pemberdayaan Suami dalam Mendukung Kehamilan Sehat melalui Program Ayah Hebat di Desa Kubutambahan Putu Monna Frisca Widiastini; Made Yos Kresnayana; Cindy Meilinda Sari; Indrie Lutfiana; Luh Ayu Purnami
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 3 (2026): Abdira, Juli
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i3.2187

Abstract

Husbands' involvement plays an important role in supporting maternal and fetal health during pregnancy. This community service program aimed to improve husbands' knowledge and preparedness through the Ayah Hebat Program in Kubutambahan Village, Buleleng Regency. The intervention included health education, interactive discussions, simulation of pregnancy danger sign identification, and the development of a family birth preparedness plan. A total of 30 husbands of pregnant women participated in the program. Program effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments and analyzed with the Wilcoxon Signed Rank Test because the data were not normally distributed. The results showed that the mean knowledge score increased from 61.3±10.4 before the intervention to 84.7±8.1 after the intervention, with a statistically significant difference (Z = −4.782; p = 0.003). Participants were also able to develop family birth preparedness plans, including health facility selection, transportation, blood donors, and healthcare provider contacts. The Ayah Hebat Program effectively improved husbands' knowledge and preparedness to support healthy pregnancies.
EFEKTIVITAS MEDIA EDUKASI INSTAGRAM CHALLENGETERHADAP KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI SMA SIDHI KARYA KUBUTAMBAHAN Luh Ayu Purnami; Lina Anggaraeni Dwijayanti; Ni Ketut Ayu Wulandari; Cindy Meilinda Sari; Komang Sutrayani; Ketut Putra Sedana; Made Yos Kresnayana
Jurnal Kesehatan Sundaram Vol. 3 No. 1 (2026): JKS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/s3mrw615

Abstract

Pendahuluan: Salah satu penyebab utama anemia pada remaja putri adalah kehilangan darah pada saat menstruasi, proses kehilangan jumlah darah meningkatkan risiko kekurangan zat besi yang mengarah penurunan hemoglobin penyebab anemia, selain itu remaja dengan kehamilan berisiko mengalami anemia yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin serta risiko mengalami komplikasi kehamilan, kelahiran dan penyakit pada ibu serta anak.Tujuan:Penelitian ini bertujuan untuk Optimalisasi Media Edukasi Instagram Challenge Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di SMA Sidhi Karya Kubutambahan. Metode:Jenis penelitian ini adalah kuantitatif menggunakan desain quasi experimental dangan menggunakan pendekatan cross- sectional.Teknik pengambilan sempel yang digunakan adalah total sampling dengan jumlah sempel 47 responden.Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan, sikap, kepatuhan dan motivasi .Analisis data menggunakan uji Chi Square dan Man Witney. Hasil: diketahui variable pengetahuan memiliki nilai sig. (P-Value) sebesar 0,003 (<0,005) berkesimpulah bahwa pengetahuan berpengaruh terhadap Kepatuhan siswa minum tablet tambah darah dengan nilai z-3.187 dan variable motivasi memiliki nilai sig (P- value ) sebesar 0,532 (>0,005) berkesimpulan bahwa motivasi tidak berpengaruh terhadap kepatuhan dengan z sebesar -0.652. variable sikap memiliki nilai sig (P- value ) sebesar 0,554 (>0,005) berkesimpulan bahwa sikap tidak berpengaruh terhadap kepatuhan dengan z sebesar -0.592 maka bisa disimpulkan bahwa ada Berpengaruh secara signifikn dalam analisis Uji Mann Whitney Kesimpulan:Terdapat pengaruh Optimalisasi Media Edukasi Instagram Challenge Terhadap Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di SMA Sidhi Karya Kubutambahan.
Pemberdayaan Suami dalam Mendukung Kehamilan Sehat melalui Program Ayah Hebat di Desa Kubutambahan Putu Monna Frisca Widiastini; Made Yos Kresnayana; Cindy Meilinda Sari; Indrie Lutfiana; Luh Ayu Purnami
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 4 (2026): Abdira
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i4.2385

Abstract

Husbands' involvement plays an important role in supporting maternal and fetal health during pregnancy. This community service program aimed to improve husbands' knowledge and preparedness through the Ayah Hebat Program in Kubutambahan Village, Buleleng Regency. The intervention included health education, interactive discussions, simulation of pregnancy danger sign identification, and the development of a family birth preparedness plan. A total of 30 husbands of pregnant women participated in the program. Program effectiveness was evaluated using pre-test and post-test assessments and analyzed with the Wilcoxon Signed Rank Test because the data were not normally distributed. The results showed that the mean knowledge score increased from 61.3±10.4 before the intervention to 84.7±8.1 after the intervention, with a statistically significant difference (Z = −4.782; p = 0.003). Participants were also able to develop family birth preparedness plans, including health facility selection, transportation, blood donors, and healthcare provider contacts. The Ayah Hebat Program effectively improved husbands' knowledge and preparedness to support healthy pregnancies.
PENYULUHAN DAN PEMBERIAN IMUNISASI DASAR DI DESA SANGSIT Lina Anggaraeni Dwijayanti; Luh Ayu Purnami
Jurnal Pengabdian Masyarakat Sundaram Vol. 3 No. 1 (2025): JPMS
Publisher : LPPM STIKes Buleleng

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52073/jpms.v3i1.61

Abstract

Indonesia masih perlu mengupayakan agar angka kematian bayi dapat mencapai target SDGs pada tahun 2030. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan cakupan imunisasi dasar pada bayi. Program imunisasi diharapkan dapat memberikan perlindungan anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pelayanan imunisasi dasar yang dilaksanakan serangkaian dengan HUT IBI Ke-74 bekerja sama dengan IBI Kabupaten Buleleng. Kegiatan menyasar bayi yang belum mendapat imunisasi yang dilaksankaan di TPMB Ni Luh Mariyani yang beralamat di Desa Sangsit. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahap dimulai dari tahap persiapan untuk penentuan teknis kegiatan, waktu dan sasaran, selanjutnya tahap pelaksanaan yaitu pemeriksaan, pemberian imunisasi, pemberian edukasi dan diakhiri dengan tahap evaluasi yaitu evalausi pasca imunisasi serta pencatatan. Kegiatan ini dilakukan pada 106 bayi yang terdiri dari 55,6% bayi laki-laki, dan 44,4% bayi perempuan. Pemberian imunisasi BCG dilakukan pada bayi usia 1 yang berjumlah 34 orang, imunisasi DPT Hb Hib 1 diberikan pada bayi usia 2 bulan yang berjumlah 33 orang, imunisasi polio 1 diberikan pada bayi usia 1 dan 2 bulan yang berjumlah 67 orang, imunisasi PCV dan rotavirus 1 pada bayi usia 2 bulan yang berjumlah 33 orang, imunisasi DPT Hb Hib 2 dan polio 2pada bayi usia 3 bulan yang berjumlah 21 orang, imunisasi DPT Hb Hib 3, Polio 3 dan Rotavirus 2 pada bayi usia 4 bulan yang berjumlah 15 orang, dan imunisasi campak yang diberikan pada bayi usia 9 bulan yang berjumlah 3 orang. Pemberian imunisasi berjalan dengan lancar. Setelah pemberian imunisasi, ibu bayi diberikan edukasi tentang efek samping dan cara penanganan efek samping pasca imunisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pencapaian cakupan imunisasi di wilayah setempat.