Indonesia masih perlu mengupayakan agar angka kematian bayi dapat mencapai target SDGs pada tahun 2030. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan cakupan imunisasi dasar pada bayi. Program imunisasi diharapkan dapat memberikan perlindungan anak terhadap penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilakukan dalam bentuk pelayanan imunisasi dasar yang dilaksanakan serangkaian dengan HUT IBI Ke-74 bekerja sama dengan IBI Kabupaten Buleleng. Kegiatan menyasar bayi yang belum mendapat imunisasi yang dilaksankaan di TPMB Ni Luh Mariyani yang beralamat di Desa Sangsit. Kegiatan dilakukan dengan beberapa tahap dimulai dari tahap persiapan untuk penentuan teknis kegiatan, waktu dan sasaran, selanjutnya tahap pelaksanaan yaitu pemeriksaan, pemberian imunisasi, pemberian edukasi dan diakhiri dengan tahap evaluasi yaitu evalausi pasca imunisasi serta pencatatan. Kegiatan ini dilakukan pada 106 bayi yang terdiri dari 55,6% bayi laki-laki, dan 44,4% bayi perempuan. Pemberian imunisasi BCG dilakukan pada bayi usia 1 yang berjumlah 34 orang, imunisasi DPT Hb Hib 1 diberikan pada bayi usia 2 bulan yang berjumlah 33 orang, imunisasi polio 1 diberikan pada bayi usia 1 dan 2 bulan yang berjumlah 67 orang, imunisasi PCV dan rotavirus 1 pada bayi usia 2 bulan yang berjumlah 33 orang, imunisasi DPT Hb Hib 2 dan polio 2pada bayi usia 3 bulan yang berjumlah 21 orang, imunisasi DPT Hb Hib 3, Polio 3 dan Rotavirus 2 pada bayi usia 4 bulan yang berjumlah 15 orang, dan imunisasi campak yang diberikan pada bayi usia 9 bulan yang berjumlah 3 orang. Pemberian imunisasi berjalan dengan lancar. Setelah pemberian imunisasi, ibu bayi diberikan edukasi tentang efek samping dan cara penanganan efek samping pasca imunisasi. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu pencapaian cakupan imunisasi di wilayah setempat.