Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Peresepan Obat Diare Pada Pasien Balita Di Puskesmas Kecamatan Moronge Kabupaten Kepulauan Talaud Eunike Dareda; Gideon A.R. Tiwow; Ferdy A. Karauwan; Silvana L. Tumbel
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (574.173 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.122

Abstract

Diare merupakan keadaan buang air besar sebanyak 3 kali atau lebih dalam satu hari dengan konsistensi tinja cair (mencret). Sebagian dari penderita diare di negara berkembang adalah anak-anak dibawah usia 5 tahun (balita). Faktor-faktor penyebab terjadinya diare seperti kurangnya ketersediaan air, kondisi lingkungan yang kotor, keterbatasan tingkat pendidikan dan keterbatasan ekonomi. Selain itu faktor dehidrasi akibat diare menjadi faktor utama kematian pada balita. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peresepan obat diare pada pasien balita di Puskesmas Kecamatan Moronge, Kabupataen Kepulauan Talaud. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif yang bersifat retrospektif. Hasil penelitian diperoleh melalui observasi data primer yaitu rekam medik yang ada di Puskesmas Kecamatan Moronge, d periode Januari-Juni 2018 dan didapati 43 pasien balita penderita diare. Pengobatan menggunakan oralit (79,06%) dan zink (100%) dinyatakan sudah rasional sedangkan untuk pengobatan menggunakan antibiotik pada parameter tepat obat (53,48%), tepat dosis (44,18%) dinyatakan belum rasional kemudian untuk parameter tepat indikasi (79,06%) dan tepat pasien (100%) dinyatakan sudah rasional.
Studi Potensi Interaksi Obat Pada Pasien Gagal Jantung Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Advent Manado Jeike Adondis; Jeane Mongi; Gideon A.R. Tiwow; Royke Reky Palandi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (296.466 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.125

Abstract

Penyakit gagal jantung merupakan salah satu penyakit kardiovaskuler yang saat ini merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas. Pasien yang menderita penyakit gagal jantung biasanya mendapat kombinasi lebih dari dua obat dan menderita lebih dari satu jenis penyakit, sehingga potensi kejadian interaksi obat semakin besar. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat pada pasien rawat inap di Rumah Sakit Advent Manado tahun 2017. Penelitian ini merupakan penelitian non eksperimental dengan mengumpulkan data secara retrospektif, kemudian dianalisis dengan metode deskriptif. Pengambilan sampel adalah semua pasien rawat inap dewasa yang menderita gagal jantung yang memenuhi kriteria inklusi diperoleh sebanyak 46 pasien. Berdasarkan hasil penelitian mengenai potensi interaksi obat, disimpulkan bahwa dari 46 pasien yang potensial mengalami interaksi obat sebanyak 42 pasien (91,30%) dengan total 252 kasus dengan mekanisme farmakokinetik (14,29%), farmakodinamik (76,98%), dan tidak diketahui mekanisme interaksinya (8,73%). Interaksi obat yang memiliki insidensi kejadian paling tinggi adalah aspirin dan clopidogrel (31 kasus) dengan peningkatan resiko efek bleeding dalam kategori tingkat keparahan moderate. Interaksi obat berdasarkan tingkat keparahan yaitu minor 21,82%, moderate 60,32%, dan mayor 17,86%. efek interaksi obat yang berbahaya yakni hiperkalemia yang disebabkan oleh golongan (ACE-Inhibitor, ARB) dengan spironolakton. Obat terbanyak yang diberikan adalah diuretik, golongan nitrat, dan beta blocker.
Evaluasi Rasionalitas Penggunaan Antibiotik Pada Pasien ISPA Di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso Grace P. Benua; Gideon A.R. Tiwow; Sonny Untu; Ferdy A. Karauwan
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 2 No. 2 (2019): Oktober 2019
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.742 KB) | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v2i2.126

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi rasionalitas penggunaan antibiotik pada pasien ISPA di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso. Penelitian ini menggunakan metode rancangan penelitian desktiptif dengan pengambilan data secara retrospektif. Hasil penelitian yang di dapatkan dari hasil pengambilan data seluruh pasien ISPA di Puskesmas Tonusu Kecamatan Pamona Puselemba Kabupaten Poso periode Januari-Juni 2018 dan didapatkan 126 pasien ISPA yang mendapatkan terapi dengan antibiotik. Hasil evaluasi rasionalitas penggunan antibiotik berdasarakan kriteria tepat diagnosa (100%), tepat indikasi (100%), tepat dosis Amoxicillin (80,2%), tepat dosis Cotrimoxazole (82,9%), tepat waktu interval pemberian Amoxicillin (82,9%), tepat waku interval pemberian Cotrimoxazole (82,9%), tepat cara pemberian (100%), dan tepat lama pemberian (100%).
Evaluasi Interaksi Obat Diabetes Pada Pasien Geriatri Di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Lapangan Sawang Kabupaten Sitaro Tahun 2016 Rocky Ardiles Lawere; Gideon A. R. Tiwow; Reky R. Palandi; Yappy F. Saroinsong; Jeane Mongi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (270.98 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v4i2.339

Abstract

Interaksi obat yang buruk didefinisikan sebagai interaksi antara satu atau lebih obat yang mengakibatkan perubahan efektivitas atau toksisitas salah satu obat. Bukti menunjukkan bahwa obat dapat berkontribusi memperburuk sindrom geriatri sendiri atau melalui interaksi obat - obat atau interaksi obat dan penyakit. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui interaksi obat diabetes pada pasien geriatri di instalasi rawat inap Rumah Sakit Umum Lapangan Sawang. Metode penelitian ini merupakan jenis penelitian observasional deskriptif, variabel yang diamati meliputi: peresepan obat pada pasien diabetes geriatri, golongan dan jenis obat diabetes yang digunakan, pasien dabetes geriatri, rute pemberian obat diabetes dan interaksi obat – obat diabetes dengan obat lainnya.Hasil penelitian didapati 57 orang pasien geriatri dengan diagnosa diabetes, obat diabetes yang digunakan oleh adalah golongan biguanida yaitu metformin 500 mg dan insulin dengan nama dagangnovorapid, novomix dan levemir.
Aktivitas Antiinflamasi Ekstrak Etanol Daun Leilem (Clerodendrum minahassae) Pada Tikus Putih (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Formalin Mita Sindy Tumiir; Gideon A. R. Tiwow; Ferdy A. Karauwan; Reky R. Palandi
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 4 No. 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.576 KB) | DOI: 10.55724/j.biofar.trop.v4i2.363

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi dari daun Leilem (Clerodendrum minahassae) pada Tikus Putih (Rattus Norvegicus), sehingga Masyarakat dapat memanfaatkan daun Leilem sebagai obat tradisional untuk mengatasi inflamasi.Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimental dengan menggunakan tikus putih sebanyak 15 ekor. Metode pengujian antiinflamasi yang digunakan adalah uji edema pada telapak kaki tikus dengan induksi formalin. Hewan uji dikelompokan menjadi 5 kelompok perlakuan yang berbeda yaitu cataflam (kalium diklofenak) sebagai kontrol positif, aquadest sebagai kontrol negatif, dan ekstrak etanol daun Leilem dengan dosis 75 mg/kg BB, 150 mg/kg BB, 300 mg/kg BB. Hewan uji diamati dan diukur tebal edemanya selama 6 jam. Hasil penelitian menunjukan % reduksi radang pada jam ke-1 sampai jam ke-6 kelompok kontrol positif cataflam sebesar 13,9%, 41,4%, 53,4%, 61%, 73,8% dan 92,4%, ekstrak etanol daun Leilem dosis 75 mg/kg BB sebesar 2,5%, 11,3%, 5,3%, 2,8%, 1,7% dan 1,7%, dosis 150 mg/kg BB sebesar 12,2%, 36,3%, 39,5%, 40,3%, 44,8% dan 65,3%, dan dosis 300 mg/kg BB sebesar 44,9%, 50,3%, 50,6%, 51,1%, 63,6% dan 68,7%. Ekstrak etanol daun Leilem memiliki aktivitas sebagai antiinflamasi.
Uji Aktivitas Analgesik Ekstrak Etanol Daun Songgolangit (Tridax procumbens L.) Terhadap Tikus Putih (Rattus norvegicus) Sepina Debeturu; Selvana Tulandi; Vlagia Paat; Gideon Tiwow
Biofarmasetikal Tropis (The Tropical Journal of Biopharmaceutical) Vol. 5 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : FMIPA UKIT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55724/jbiofartrop.v5i1.371

Abstract

Songgolangit adalah tanaman tumbuhan kecil/pendek, yang digunakan untuk menyembuhkan berbagai penyakit. Salah satu kegunaan tanaman ini adalah sebagai analgesik, karena mengandung zat kimia seperti : flavonoid dan alkaloid. Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas ekstrak daun songgolangit (Tridax procumbens L.) sebagai analgesik. Penelitian dilakukan di Laboratorium FMIPA UKI Tomohon pada bulan Juli – Agustus 2015 yaitu daun Tridax procumbens L. dosis 250mg, 500mg, 750mg dan kontrol positif asam mefenamat. Analisis dilakukan dengan analisis varians satu arah (One Way Anova) dilanjutkan dengan Post Hoc Test pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daun songgolangit (Tridax procumbens L.) memiliki aktivitas persen analgesik 65,67%, 68,66%, 67,27%. Hal ini menunjukkan bahwa dosis ekstrak 500mg memiliki aktivitas analgesik yang baik.