Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Pendampingan Akuntansi Dan Teknologi Tepat Guna(TTG) Untuk UMKM Krupuk Pati Dusun Miru Desa Banyuurip Kecamatan Kedamean Kabupaten Gresik Adiati Trihastuti; Maria Yovita R Pandin; Tiara Marcella Ruskito; Viona Eka Putri Mardiono
Sasambo: Jurnal Abdimas (Journal of Community Service) Vol. 5 No. 4 (2023): November
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/sasambo.v5i4.1451

Abstract

UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) di sentra industri krupuk pati di Miru, Banyuurip, Kedamean, Gresik, Indonesia memiliki potensi besar untuk mendukung variasi makanan dari singkong pasca pandemi COVID-19. Namun, banyak UMKM di sana menghadapi tantangan dalam akuntansi dan teknologi. Salah satu contohnya adalah Ibu Muadomah yang masih melakukan produksi secara manual, menyebabkan ketidakmemenuhiannya terhadap standar Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB). Hal ini mengakibatkan masalah produksi karena teknologi yang sederhana, persaingan bisnis lokal dan internasional, fluktuasi harga bahan baku, dan variasi produk. Melalui analisis kebutuhan, pendampingan akuntansi, dan penerapan teknologi sederhana, seperti sistem akuntansi, tujuan utama kegiatan ini adalah meningkatkan kinerja dan keberlanjutan UMKM krupuk pati. Hasilnya adalah peningkatan efisiensi operasional, peningkatan kualitas produk, peningkatan daya saing di pasar lokal, peningkatan pengetahuan pemilik UMKM tentang akuntansi, dan peningkatan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal yang terlibat dalam industri krupuk pati. Accounting Assistance and Right-to-use technology for MSMEs Krupuk Pati at Miru, Banyuurip, Kedamean, Gresik UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah)  in the starch cracker industrial center in Miru, Banyuurip, Kedamean, Gresik, Indonesia have great potential to support food variations from cassava after the COVID-19 pandemic. However, many MSMEs there face challenges in accounting and technology. One example is Mrs. Muadomah who still carries out production manually, causing her not to comply with the standards for Good Processed Food Production Methods (CPPOB). This results in production problems due to simple technology, local and international business competition, fluctuations in raw material prices, and product variations. Through needs analysis, accounting assistance, and the application of simple technology, such as an accounting system, the main objective of this activity is to improve the performance and sustainability of the starch cracker MSMEs. The result is increased operational efficiency, improved product quality, increased competitiveness in the local market, increased knowledge of MSME owners about accounting, and increased economic welfare of local communities involved in the pati cracker industry..
Analisis Hubungan antara Pengelolaan Anggaran, Pola Konsumsi, dan Tabungan dalam Meningkatkan Ketahanan Keuangan Mahasiswa Fitria Intan Novianti; Nurul Aini; Agustin Cintya Masita; Azra Maharani Yashita; Maria Yovita R Pandin
Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi dan Keuangan Vol. 6 No. 3 (2025): Juli
Publisher : Penerbit Jurnal Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53697/emak.v6i3.2659

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara pengelolaan anggaran, pola konsumsi, dan kebiasaan menabung terhadap ketahanan keuangan mahasiswa, khususnya pada mahasiswa kelas malam Program Studi Akuntansi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya angkatan 2023. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan pengumpulan data melalui kuesioner. Hasil analisis menunjukkan bahwa secara simultan, pengelolaan anggaran, pola konsumsi, dan tabungan berpengaruh signifikan terhadap ketahanan keuangan mahasiswa. Namun secara parsial, hanya pengelolaan anggaran yang berpengaruh signifikan, sedangkan pola konsumsi dan tabungan tidak memberikan pengaruh signifikan. Nilai koefisien determinasi (Adjusted R²) sejumlah 46,3% memperlihatkan ketiga variabel independen tersebut mampu menjelaskan hampir separuh variasi ketahanan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa perencanaan dan pengendalian anggaran memiliki peranan penting dalam meningkatkan kestabilan finansial mahasiswa, sementara pengaruh dari konsumsi dan tabungan perlu ditinjau lebih lanjut
The Impact of Firm Size, Stock Liquidity, and Institutional Ownership on Stock Price Volatility: Evidence from State-Owned Enterprises Listed on the Indonesia Stock Exchange Nabila Cahya Lestari; Inung Vias Dras Tistian Hening Tyas; Angelique Michella; Maufirotul Janna; Maria Yovita R Pandin
Journal of Economics, Assets, and Evaluation Vol. 3 No. 2 (2025): December
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jeae.v3i2.1028

Abstract

The purpose of this study is to examine the impact of institutional ownership, firm size, and stock liquidity on the stock fluctuations of state-owned enterprises (SOEs) in the Indonesian power sector, listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) during the period from 2022 to 2024. The dependent variable of this study is stock volatility, and the independent variables are firm size (log of total assets, market capitalization, total sales), stock liquidity (turnover rate, bid-ask spread, trading frequency, trading activity), and the ownership ratio of institutional investors (percentage of shares held by institutional investors, number of institutional investors, and ownership ratio of the largest institutional investor). This study employs a quantitative approach using the Partial Least Squares (SmartPLS) method. The results indicate that firm size has no significant effect on stock volatility, suggesting that the magnitude of corporate assets is not sufficient to significantly explain fluctuations in SOE stock prices. In contrast, stock liquidity has a significant effect on stock volatility, where high trading activity drives increased stock price fluctuations. In addition, institutional ownership also has a significant effect on stock volatility, indicating that the role of institutional investors can influence the dynamics of stock price movements. The low coefficient of determination indicates that SOE stock volatility is largely influenced by external factors outside the research model. This study is expected to serve as a consideration for investors and regulators in managing the risks of investing in SOE stocks.
Pengaruh Profitabilitas, Likuiditas, dan Leverage terhadap Nilai Perusahaan dengan Kualitas Laba sebagai Variabel Mediasi Annisa Trimur Fadila; Eva Elysa Putri; Ziyadatul Khoiroh; Febriyanti Artika Putri; Maria Yovita R Pandin
Jurnal Akuntansi, Manajemen, dan Perencanaan Kebijakan Vol. 3 No. 4 (2026): June
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/jampk.v3i4.1219

Abstract

Nilai perusahaan merupakan salah satu indikator yang mencerminkan tingkat kepercayaan investor terhadap kinerja serta prospek perusahaan di kemudian hari. Faktor-faktor seperti profitabilitas, likuiditas, dan leverage sering dijadikan acuan dalam menilai nilai perusahaan, meskipun sejumlah temuan terdahulu masih memperlihatkan penemuan yang inkonsisten. Kajian ini dimaksudkan guna menguji pengaruh profitabilitas, likuiditas, serta leverage terhadap nilai perusahaan dengan variabel mediasi yakni kualitas laba pada perusahaan subsektor Food and Beverage yang terdaftarkan di Bursa Efek Indonesia periode 2023–2025. Penelitian dijalankan dengan pendekatan kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang berasal dari laporan keuangan tahunan. Sampel yang ditetapkan mencakup 15 perusahaan yang ditetapkan dengan purposive sampling, yang menghasilkan 45 data observasi. Analisis dijalankan dengan bermetodekan regresi data panel dengan berbantuan software EViews 13. Temuan penelitiannya memperlihatkan, profitabilitas serta likuiditas tidak signifikan memengaruhi nilai perusahaan, sementara leverage dengan positif maupun signifikan memengaruhi nilai perusahaan. Selain itu, profitabilitas, likuiditas, serta leverage juga tidak signifikan memengaruhi kualitas laba. Kualitas laba pun terbukti tidak signifikan memengaruhi nilai perusahaan, sehingga tidak mampu memediasikan korelasi antara profitabilitas, likuiditas, serta leverage dengan nilai perusahaan. Berdasarkan temuan tersebut, ditarik simpulan bahwa leverage menjadi faktor dominan yang mampu menghasilkan peningkatan nilai perusahaan dibandingkan profitabilitas, likuiditas, serta kualitas laba pada perusahaan sektor F&B.  
Pengaruh Free Cash Flow, Dividend Policy, dan Earnings Management terhadap Firm Value dengan Managerial Ownership sebagai Variabel Moderating Rieke Fadilatul Nikmah; Adila Dwi Lestari; Nova Melinda Isnaini; Puspita Puri Astadewi; Naila Putri Amalia; Indah Naila Prisca; Shevania Claudya Tiara Putri; Maria Yovita R Pandin
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 2 (2026): Maret - Juni
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i2.11201

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengkaji pengaruh Free Cash Flow, Dividend Policy, dan Earnings Management terhadap Firm Value dengan Managerial Ownership yang berperan sebagai variabel pemoderasi. Pendekatan yang diterapkan bersifat kuantitatif dengan memanfaatkan data sekunder yang bersumber dari laporan keuangan serta laporan tahunan perusahaan manufaktur pada subsektor makanan dan minuman yang tercatat di Bursa Efek Indonesia selama periode 2022 hingga 2025. Pemilihan sampel didasarkan pada kriteria tertentu melalui teknik purposive sampling sehingga diperoleh 10 perusahaan yang memenuhi syarat dengan total 40 data pengamatan. Proses analisis dilakukan menggunakan metode Moderated Regression Analysis (MRA) yang diolah dengan bantuan perangkat lunak IBM SPSS Statistics versi 25. Hasil analisis memperlihatkan bahwa Free Cash Flow memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap Firm Value. Sebaliknya, Dividend Policy dan Earnings Management tidak menunjukkan pengaruh yang berarti terhadap Firm Value. Selain itu, Managerial Ownership juga terbukti memiliki pengaruh positif yang signifikan terhadap Firm Value. Namun demikian, variabel tersebut belum mampu berperan sebagai pemoderasi dalam hubungan antara Free Cash Flow, Dividend Policy, maupun Earnings Management terhadap Firm Value. Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan perusahaan dalam menghasilkan arus kas bebas serta keterlibatan manajemen dalam kepemilikan saham menjadi faktor yang berkontribusi dalam peningkatan nilai perusahaan. Di sisi lain, kebijakan dividen, praktik manajemen laba, serta fungsi moderasi kepemilikan manajerial belum memberikan dampak yang berarti terhadap peningkatan nilai perusahaan.
Pengaruh Integrated Reporting Quality, Profitability, dan Capital Structure terhadap Firm Value dengan Financial Transparency sebagai Variabel Mediasi dan Institutional Ownership sebagai Variabel Moderasi Maria Yovita R Pandin; Kurniawan Dwi Julianto; Moch Afan Akbar
Surplus: Jurnal Ekonomi dan Bisnis Vol. 5 No. 1 (2026): Juli-Desember 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Tanggui Baimbaian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.71456/sur.v5i1.2193

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Integrated Reporting Quality, Profitability, dan Capital Structure terhadap Firm Value dengan Financial Transparency sebagai variabel mediasi serta Institutional Ownership sebagai variabel moderasi pada perusahaan BUMN sektor infrastruktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 8 perusahaan dengan total 40 observasi. Data penelitian merupakan data sekunder yang diperoleh dari annual report, sustainability report, dan laporan keuangan perusahaan. Analisis data dilakukan menggunakan Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) melalui aplikasi SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Integrated Reporting Quality, Profitability, dan Capital Structure tidak berpengaruh signifikan terhadap Financial Transparency maupun Firm Value. Selain itu, Financial Transparency tidak berpengaruh signifikan terhadap Firm Value, serta tidak mampu memediasi hubungan antara Integrated Reporting Quality, Profitability, dan Capital Structure terhadap Firm Value. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa Institutional Ownership tidak mampu memoderasi pengaruh Financial Transparency terhadap Firm Value. Temuan ini mengindikasikan bahwa nilai perusahaan pada BUMN sektor infrastruktur selama periode penelitian kemungkinan lebih dipengaruhi oleh faktor-faktor lain di luar model penelitian, seperti karakteristik industri, kebijakan pemerintah, dan kondisi ekonomi makro.
Pengaruh Inklusi Keuangan Digital, Stabilitas Pekerja, dan Dukungan Sosial terhadap Ketahanan Keuangan Pekerja melalui Manajemen Risiko Keuangan sebagai Variabel Mediasi Maria Yovita R Pandin; Ainur Riski Amelia; Monica Nuzul Fiyanti; Anggi Mayrizka Dea Ananda; Daiyatul Qoiriyah; Amira Nanda Arianni
Indonesian Journal of Multidisciplinary on Social and Technology Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - Oktober
Publisher : PT Ilmu Data Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijmst.v4i3.11519

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh inklusi keuangan digital, stabilitas pekerjaan, dan dukungan sosial terhadap ketahanan keuangan pekerja informal, dengan manajemen risiko keuangan sebagai variabel mediasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain explanatory survey. Data primer dikumpulkan melalui kuesioner berbasis skala Likert kepada 45 pekerja informal yang memenuhi kriteria purposive sampling, yaitu aktif bekerja di sektor informal, menjadikan pekerjaan informal sebagai sumber pendapatan utama, menggunakan layanan keuangan digital, dan bersedia menjadi responden. Analisis data dilakukan dengan metode Partial Least Squares-Structural Equation Modeling (PLS-SEM) menggunakan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa stabilitas pekerjaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan keuangan serta manajemen risiko keuangan. Dukungan sosial berpengaruh positif dan signifikan terhadap manajemen risiko keuangan, tetapi tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan keuangan. Inklusi keuangan digital tidak berpengaruh signifikan terhadap ketahanan keuangan maupun manajemen risiko keuangan. Selain itu, manajemen risiko keuangan terbukti berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketahanan keuangan, namun tidak mampu memediasi hubungan antara inklusi keuangan digital, stabilitas pekerjaan, dan dukungan sosial terhadap ketahanan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa ketahanan keuangan pekerja informal lebih banyak ditentukan oleh kepastian pekerjaan dan kemampuan individu dalam mengelola risiko keuangan dibandingkan sekadar akses terhadap layanan keuangan digital. Dengan demikian, peningkatan ketahanan keuangan pekerja informal memerlukan strategi yang tidak hanya memperluas akses digital, tetapi juga memperkuat stabilitas pendapatan, literasi pengelolaan risiko, serta jejaring sosial yang produktif. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa peningkatan kesejahteraan pekerja informal perlu diarahkan pada penguatan stabilitas pendapatan, edukasi pengelolaan risiko keuangan, serta dukungan sosial yang lebih produktif dan berkelanjutan.
The Effect of Portfolio Diversification, Systematic Risk, and Stock Liquidity on Individual Investor's Portfolio Performance Fauziyah Fadhilah; Vivi Natasha; Fariza Putri Hawa; Hasna Khalisha Putri; Mahesa; Maria Yovita R Pandin
Best Journal of Administration and Management Vol 4 No 2 (2025): Best Journal of Administration and Management
Publisher : International Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56403/bejam.v4i2.381

Abstract

This study aims to analyze the influence of portfolio diversification, systematic risk, and stock liquidity on the portfolio performance of individual investors. The research approach used is quantitative with primary data obtained through the distribution of questionnaires to individual investors active in the Indonesian capital market. Sampling was carried out using the purposive sampling method with the criteria of respondents who have at least six months of investment experience. The collected data was analyzed using SPSS through validity, reliability, classical assumption tests, and multiple linear regression analysis. The results of the study show that simultaneously the variables of portfolio diversification, systematic risk, and stock liquidity have a significant effect on the portfolio performance of individual investors. Partially, systematic risk has a positive and significant effect on portfolio performance, while portfolio diversification and stock liquidity do not show a significant effect. These findings indicate that the characteristics of the Indonesian capital market, which are still sensitive to external factors, cause systematic risk to become the dominant factor in determining portfolio performance. This research is expected to contribute to individual investors in understanding the importance of market risk management and the implementation of effective diversification strategies.
Peran Cost-Benefit Analysis, Short-Term Resource Allocation, dan Operational Flexibility terhadap Efektivitas Pengambilan Keputusan Taktis Feronika Arfianingrum; Yeni Kartika Dewi Nurjana; Lidh Iatul Izzah; Novita Melliyana Widyanti; Lebrina Lorince Tangpen; Elsy Margaritha Prastisye Rihi; Hwihanus Hwihanus; Maria Yovita R Pandin
ManBiz: Journal of Management and Business Vol. 4 No. 2 (2025): ManBiz: Journal of Management and Business
Publisher : Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/manbiz.v4i2.10619

Abstract

The current competitive and dynamic business era, encourages companies to be able to adapt and be able to make decisions quickly and appropriately. Short-term tactical decision making plays an important role in the company in maintaining the sustainability, profitability, and competitiveness of the company. In making tactical decisions, the integration between Cost-Benefit Analysis (CBA), Short-Term Resource Allocation (STRA), and Operational Flexibility (OF) plays an important role the purpose of this study to determine the role of Cost-Benefit Analysis, Short-Term Resource Allocation, and Operational Flexibility to the effectiveness of tactical decision making. This study comprehensively discusses how Cost-Benefit Analysis (CBA), Short-Term Resource Allocation (STRA), and Operational Flexibility (OF) work as three main pillars that complement each other in determining the quality of a company's tactical decisions. The CBA is tasked with evaluating financial viability through benchmarking relevant costs and benefits; the STRA ensures limited resources are allocated effectively according to priorities; while OF provides adaptability so that tactical decisions can be applied flexibly despite sudden changes in the business environment. The integration of the three concepts creates rational, efficient and adaptive tactical decisions. This study uses qualitative research methods with literature review approach.
The Role of Internal Control in Fraud Prevention: A Systematic Review of Global Evidence (2021-2025) Tussi Sulistyowati; Pardomuan Pardosi; Khairil Anwar; Maria Yovita R Pandin; Amiartuti Kusmaningtyas
Journal of Multidisciplinary Sustainability Asean Vol. 2 No. 5 (2025)
Publisher : Yayasan Adra Karima Hubbi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70177/ijmsa.v2i5.2269

Abstract

Background. This study employs a qualitative descriptive approach through a systematic review of Scopus-indexed journal articles on fraud prevention published between 2021 and 2025. An initial search using targeted keywords yielded 4,283 articles, which were refined through specific filters, resulting in 24 articles for full-text analysis. Purpose. The findings confirm that well-designed internal controls enhance governance, reduce fraud risks, and improve organizational performance across diverse contexts such as China, France, Jordan, and Egypt. Method. The effectiveness of internal controls is shaped by institutional ownership, audit quality, digital transformation, and IT integration. Anti-fraud strategies are closely tied to transparency, monitoring, and risk management, while institutional factors like mandatory audits and ownership reforms strengthen control systems. Results. These insights suggest that managers should invest in robust, technology-supported internal controls tailored to their institutional context.   Conclusion. Future research should examine the evolving impact of digitalization and governance changes on internal control effectiveness, particularly in emerging markets and high-risk sectors.