Articles
Perencanaan dan Optimasi Penjadwalan Proyek Revitalisasi Masjid Al-Wustho Kota Surakarta Dengan Software Primavera 6.0
Setiono Setiono;
Muji Rifai;
Ranno Fachryanto
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 4 (2021): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (28.595 KB)
|
DOI: 10.20961/mateksi.v9i4.55195
Tingkat kerumitan dan kompleksitas dalam setiap pembangunan proyek konstruksi bertambah dengan konstan, sehingga melakukan optimasi waktu dan biaya dengan alokasi sumber daya tertentu menjadi hal yang penting. Metode yang dapat berguna untuk mempercepat durasi penyelesaian proyek termasuk dengan menggunakanTime Cost Trade Off (TCTO). Pada Proyek Revitalisasi Masjid Al-Wustho Kota Surakarta, metode yang digunakan untuk mempercepat penyelesaian proyek direncanakan dengan penambahan jam kerja dan penambahan tenaga kerja. Penggunaan software Primavera 6.0 dapat memudahkan proses perencanaan dan penjadwalan. Output yang dihasilkan dari program Primavera 6.0 berupa Gantt Chart, Network Diagram, Critical Path, Resources dan lain sebagainya yang dapat digunakan dalam pengendalian proyek. Dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh durasi proyek dengan menambah jam kerja yaitu 131 hari dengan biaya tambahan sebesar Rp 91.531.786,29 sehingga biaya proyek bertambah menjadi Rp 2.985.367.859,79. Sedangkan durasi proyek yang diperoleh dengan menambah jam kerja yaitu 114 hari dengan biaya tambah sebesar Rp 162.312.628,34 sehingga biaya proyek bertambah menjadi Rp 3.056.148.701,84. Sehingga dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan metode penambahan tenaga kerja dapat mengurangi durasi proyek dengan menambah biaya yang lebih banyak dibandingkan dengan metode penambahan jam kerja.
Analisis Kinerja Simpang Empat Nonongan Dengan Penggunaan Waktu Sinyal Double Cycle Pada Penerapan Contra Flow Bus Lane
Budi Yulianto;
Setiono Setiono;
Fatin Alissaditamtya
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (1799.438 KB)
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i1.54774
Kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di jalan perkotaan merupakan tantangan bagi pemerintah kota dalam melakukan upaya manajemen dan rekayasa lalu lintas. Simpang merupakan titik pertemuan dari berbagai pergerakan lalu lintas dari masing-masing pendekat simpang yang berpotensi terhadap kemacetan dan kecelakaan lalu lintas. Salah satu upaya manajemen dan rekayasa lalu lintas yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Surakarta yaitu dengan menyediakan pelayanan angkutan umum Batik Solo Trans dalam melayani pergerakan perjalanan masyarakat. Penerapan contra flow bus lane di Jalan Brigjen Slamet Riyadi Kota Surakarta merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Surakarta dalam menyediakan sistem angkutan umum yang handal. Namun demikian, penerapan contra flow bus lane berdampak pada kinerja simpang bersinyal di sepanjang Jalan Brigjen Slamet Riyadi, salah satunya yaitu Simpang Empat Nonongan. Penelitian ini bertujuan untuk mengefektifitaskan pengaturan waktu sinyal APILL dengan menggunakan double cycle di Simpang Empat Nonongan. Evaluasi kinerja simpang menggunakan pendekatan pemodelan simulasi dengan program simulasi VISSIM. Hasil kinerja output Base model simulasi VISSIM dengan waktu sinyal eksisting dibandingkan dengan Skenario model simulasi VISSIM dengan menggunakan waktu sinyal double cycle. Penggunaan waktu sinyal double cycle menunjukkan kinerja simpang lebih efektif dari pada menggunakan waktu sinyal eksisting. Tundaan simpang turun sebesar 13,6% untuk jam sibuk pagi dan 18,8% untuk jam sibuk sore.
Analisis Optimasi Biaya Dan Waktu Proyek Dengan Metode Time Cost Trade Off Menggunakan Aplikasi Primavera P6 (Studi Kasus Proyek Gedung Teknik Universitas Jendral Soedirman)
Adam Satrio Jati;
Setiono Setiono;
Muji Rifai
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 1 (2022): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (50.112 KB)
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i1.55435
Konstuksi di Indonesia memegang peran penting dalam memajukan pertumbuhan dan perkembangan Indonesia. Pada tahun ini pihak pemerintah maupun swasta sedang gencar melakukan pembangunan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Tak terkecuali dari pihak instansi pendidikan, salah satunya yaitu Universitas Jenderal Soedirman yang memiliki proyek pembangunan gedung fakultas teknik. Pembangunan ini dimaksudkan untuk memudahkan kegiatan perkuliahan di universitas tersebut. Proyek gedung fakultas teknik unsoed memiliki potensi untuk dioptimalisasi sehingga pekerjaan lebih efisien dan cepat selesai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan metode Time Cost Trade Off yang merupakan metode untuk menganalisis percepatan proyek. Metode ini diaplikasikan dengan cara menguji semua kegiatan dalam proyek tersebut untuk berpusat pada kegiatan yang berada di jalur kritis. Tujuan penilitian ini adalah untuk mengetahui estimasi waktu dan biaya untuk penyelesaian proyek setelah dilakukan optimasi serta dapat dibandingkan dengan hasil penjadwalan eksisting. Data yang dibutuhkan seperti Rencana Anggaran Biaya (RAB) dan Time Schedule pelaksanaan didapatkan dari pihak proyek. Dari data sudah dikumpulkan kemudian diinput kendalam program Primavera P6 untuk dianalasis.
ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT NGAPEMAN DAN SIMPANG EMPAT TIMURAN KOTA SURAKARTA MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO
I Made Elian Dimas Komala;
Budi Yulianto;
Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64442
Simpang Ngapeman dan Timuran berada tepat di pusat Kota Surakarta dan berdekatan dengan berbagai pusat kegiatan masyarakat sehingga memiliki risiko kemacetan dan konflik lalu lintas. Analisis kinerja simpang bersinyal diperlukan untuk menentukan strategi penurunan konflik lalu lintas di kedua simpang tersebut. Analisis kedua simpang bersinyal dilakukan menggunakan perangkat lunak PTV Vistro metode HCM 2010 berdasarkan parameter derajat kejenuhan (DS) dan tundaan (D). Dilakukan validasi pemodelan dengan parameter panjang antrean (m) untuk menghasilkan data yang representatif dengan kondisi di lapangan. Analisis dilakukan dalam dua skenario, yaitu kondisi eksisting dan optimasi tunggal. Berdasarkan hasil analisis, optimasi tunggal (Minimize Critical Movement Delay-Split and Cycle Time) menghasilkan kinerja terbaik bagi kedua simpang. Simpang Ngapeman menghasilkan nilai DS = 0,6 dan D = 26,9 det/smp pada jam sibuk pagi serta nilai DS = 0,5 dan D 25,9 det/smp pada jam sibuk sore. Simpang Timuran menghasilkan nilai DS = 0,4 dan D = 21,7 det/smp pada jam sibuk pagi serta nilai DS = 0,5 dan D = 23,3 det/smp pada jam sibuk sore.
Analisis Kinerja Simpang Empat Staggered Kleco dan Simpang Tiga Faroka Kota Surakarta Menggunakan Perangkat Lunak PTV Vistro
Faradila Setyo Nugroho;
Budi Yulianto;
Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64443
Pertumbuhan jumlah penduduk yang meningkat setiap tahunnya menyebabkan tingginya kebutuhan akan pergerakan manusia. Hal ini mendorong munculnya permasalahan transportasi di Kota Surakarta. Oleh karena itu, perlunya diadakan analisis kinerja lalu lintas secara berkala dan salah satu unsur transportasi yang perlu dianalisis adalah simpang. Simpang merupakan titik konflik lalu lintas akibat pertemuan dua ruas jalan atau lebih. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja simpang bersinyal menggunakan permodelan PTV Vistro dengan skenario kondisi eksisting dan skenario optimasi. Analisis kinerja simpang menggunakan parameter derajat kejenuhan (degree of saturation) dan tundaan (delay).
ANALISIS MANAJEMEN RISIKO PROYEK DENGAN METODE ZERO-ONE (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Perpustakaan Universitas Islam Internasional Indonesia Depok)
Koosdaryani Soeryodarundio;
Setiono Setiono;
Razien Redfan Soengkar
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.63972
Pembangunan infrastruktur adalah suatu proses yang bertujuan untuk mengembangkan prasarana atau bangunan secara teratur. Indonesia sendiri beberapa tahun kebelakang melakukan banyak sekali pembangunan untuk menopang kebutuhan yang terus berkembang. Dalam pembangunan infrastruktur dibutuhkan analisa manajemen risiko untuk mengetahui risiko yang berdampak terhadap pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan risiko-risiko yang dominan terjadi dan upaya penanganan dari risiko yang paling dominan. Analisis penentuan bobot risiko menggunakan metode Zero-One sedangkan penentuan risiko dominan menggunakan perhitungan risk index. Hasil riset ini menunjukan bahwa dari 15 variabel risiko yang dipilih risiko yang paling dominan terhadap pelaksanaan proyek adalah risiko Robohnya struktur ditengah pelaksanaan konstruksi dengan rata-rata risk index sebesar 14.072.
ANALISIS KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA JALUR FLYOVER PURWOSARI KOTA SURAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO
Muhammad Fajar Nurraman;
Budi Yulianto;
Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64445
Simpang Tiga Kerten dan Simpang Empat Purwosari merupakan dua simpang bersinyal yang terletak Jl. Slamet Riyadi Kota Surakarta dimana diantara simpang tersebut terdapat Flyover Purwosari. Di simpang Tiga Kerten merupakan simpang dengan tingkat kepadatan volume lalu lintas yang cukup tinggi terutama dari arah barat dan timur.Sedangkan di Simpang Empat Purwosari terdapat beberapa hotel dan banyak aktivitas masyarakat di simpang tersebut. Untuk mengatasi volume lalu lintas yang cukup tinggi tersebut maka perlu dilakukan analisis kinerja simpang bersinyal secara tunggal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui kinerja simpang yang ada di Simpang Tiga Kerten dan Simpang Empat Purwosari dan melakukan optimasi simpang secara tunggal berdasarkan parameter derajat kejenuhan dan tundaan. Analisis kinrja simpang dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak PTV Vistro dengan metode HCM 2010.
Analisis Optimasi Biaya dan Waktu Proyek dengan Metode Time Cost Trade Off Menggunakan Aplikasi Primavera P6 (Studi Kasus Proyek Penataan Koridor Jl. Ir. Juanda, Surakarta)
Setiono Setiono;
Suryoto Suryoto;
Dialektika Qienaantha Supriyor
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.56376
Tingkat kerumitan dan kompleksitas dalam setiap pembangunan proyek konstruksi bertambah dengan konstan, sehingga melakukan optimasi waktu dan biaya dengan alokasi sumber daya tertentu menjadi suatu hal yang funndamental. Metode yang dapat berguna untuk mempercepat durasi penyelesaian proyek termasuk dengan menggunakanTime Cost Trade Off (TCTO). Pada Proyek Penataan Koridor Jl. Ir. Juanda, Surakarta, metode yang dipakai dalam mempercepat pengerjaan proyek direncanakan dengan menambahkan jam kerja dan penambahan tenaga kerja. Penggunaan software Primavera 6.0 dapat memudahkan proses perencanaan dan penjadwalan. Output yang dihasilkan dari program Primavera 6.0 berupa Gantt Chart, Network Diagram, Critical Path, Resources dan lain sebagainya yang dapat digunakan dalam pengendalian proyek. Dari hasil analisis yang dilakukan diperoleh durasi proyek melalui penambahan jam kerja yakni 189 hari dengan biaya pengurangan sebesar Rp 10.053.447,00 sehingga biaya proyek berkurang menjadi Rp 16.053.818.153,00 Sedangkan durasi proyek yang diperoleh dengan menambah jam kerja yaitu 197 hari dengan pengurangan biaya sebesar Rp17.770.240,00 sehingga biaya proyek bertambah menjadi Rp 16.046.101.360,00. Sehingga dapat dapat ditarik kesimpulan dengan melalui optimasi, baik menggunakan metode penambahan jam kerja maupun metode penambahan tenaga kerja dapat mengurangi durasi proyek serta mengurangi biaya proyek.
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal Pada Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo Kota Surakarta Dengan Menggunakan Perangkat Lunak PTV Vistro
Afief Burhany Thahir;
Budi Yulianto;
Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.64483
Jalan Ahmad Yani merupakan salah satu jalan di Kota Surakarta dengan arus volume lalu lintas kendaraan yang relatif padat. Ruas Jalan Ahmad Yani menjadi salah satu ruas jalan yang menerima arah pergerakan dari ruas Jalan Adi Sucipto, Jalan Slamet Riyadi, serta ruas Jalan Kolonel Sutarto dengan bangkitan dan tarikan arus lalu lintas yang tinggi. Salah satu titik kemacetan pada ruas Jalan Ahmad Yani adalah Simpang Empat Tugu Wisnu serta Simpang Empat Girimulyo. Dalam mengatasi masalah tersebut, diperlukan analisis kinerja simpang bersinyal pada Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo. Penelitian ini memiliki tujuan untuk melakukan analisis kinerja simpang bersinyal Simpang Empat Tugu Wisnu dan Simpang Empat Girimulyo berdasarkan perangkat lunak PTV Vistro dengan metode HCM 2010, serta melakukan pemodelan dan perbandingan dengan skenario kondisi eksisting dan skenario optimasi berdasarkan parameter tundaan (delay) dan derajat kejenuhan (degree of saturation). Hasil analisis menunjukkan kinerja simpang bersinyal dengan perangkat lunak PTV Vistro mengalami peningkatan kinerja pada skenario optimasi bila dibandingkan dengan kondisi eksisting berdasarkan parameter tundaan (delay) dan derajat kejenuhan (degree of saturation). Perbandingan hasil analisis antara skenario kondisi eksisting dan skenario optimasi menghasilkan nilai terbaik pada kondisi skenario optimasi tunggal dengan fungsi Minimize Critical Movement Delay (Split and Cycle Time) bila dilihat pada parameter tundaan dan derajat kejenuhan.
PENERAPAN ANALISIS KONSEP NILAI HASIL PADA PROYEK PEMBANGUNAN GEDUNG DINAS PERHUBUNGAN SURAKARTA DENGAN MENGGUNAKAN APLIKASI PRIMAVERA P6
Aditya Putra Permana;
Setiono Setiono;
Muji Rifai
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.63024
Pesatnya perkembangan di bidang konstruksi di Indonesia menimbulkan persaingan usaha yang juga semakin ketat, tentunya hal tersebut menjadi tuntutan bagi para pelaku usaha konstruksi untuk mampu bersaing.. Pada penelitian ini fokus penelitian pada pembangunan suatu gedung yang merupakan sebuah proyek besar bagi pelaku konstruksi. Dalam proyek tersebut membutuhkan manajemen yang baik agar hasil dari proyek tersebut sesuai dengan yang sudah direncanakanPenelitian ini fokus menganalisis permasalahan pengendalian waktu dalam pelaksanaan proyek pembangunan gedung Dinas Perhubungan Surakarta. Berdasarkan observasi yang dilakukan oleh penulis, proyek pembangunan Gedung Dinas Perhubungan Surakarta memiliki konsep konstruksi bangunan gedung 3 lantai dengan lahan parkir bus Dinas Perhubungan pada bagian lantai dasarnya.menganalisi konsep nilai hasi yang terdiri dari biaya (anggaran), waktu (jadwal) dan mutu (kinerja) pada proyek pembangunan gedung Dinas Perhubungan Surakarta dengan menggunakan program aplikasi Primavera P6. Dalam penelitian ini digunakan pendekatan analisis deskriptif, yaitu suatu strategi pemecahan masalah yang ada dengan mengumpulkan, menganalisis dan meringkas data untuk sampai pada kesimpulan akhir. Pada penelitian ini teknik analisis data yang digunakan yakni menerapkan rumus earned value management (EVM). Didapatkan hasil bahwa besar simpangan atau perbedaan terhadap perbandingan antara EAC (Estimate at Completion) atau perkiraan biaya yang harus dikeluarkan dengan Actual Cost sampai proyek selesai sebesar 0,0167%. Berdasarkan rancangan kalender kerja pada proyek tersebut juga diperoleh penambahan waktu pelaksanaan dikarenakan adanya kasus penyebaran pandemi Covid-19 yang semula waktu pelaksanaan sebanyak 22 minggu bertambah menjadi 26 minggu.Adanya perubahan waktu pelaksanaan mengakibatkan jumlah tenaga kerja selama pandemi Covid-19 pun menjadi berkurang, setelah berlakunya SK Adendum Wali Kota dan Penambahan waktu pelaksanaan juga membuat perubahan estimasi biaya dari anggaran yang sudah direncanakan. Adapun biaya total awal AC sebelum Addendum pada proyek adalah Rp 4.610.757.300,12 dengan penambahan biaya AC sebesar Rp 312.077.464,92. Sehingga total biaya AC pada proyek menjadi Rp 5.106.482.779,27 dengan nilai kotrak awal proyek sebesar Rp 5.500.288.000,00.