Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Kepatuhan Penggunaan Masker dalam Upaya Pencegahan Penularan Covid-19 di Kota Samarinda Apriyani Apriyani; Rindha Mareta Kusumawati; Kartina Wulandari
Jurnal Kesehatan Indonesia Vol 13 No 1 (2022): November 2022
Publisher : HB PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33657/jurkessia.v13i1.741

Abstract

Cases in Indonesia are still showing an increase in the number of positive cases exposed to COVID-19, so the government has implemented various efforts to reduce the number of positive cases in Indonesia. One of them is the policy of using masks. The use of mask is part of a comprehensive series of prevention and control measures that can limit the spread of certain viral respiratory tract diseases, including COVID-19. Masks can be used to protect healthy people (used to protect themselves when in contact with infected people) or to control the source (used by an infected person to prevent further transmission). One of the methods to increase compliance with wearing masks is to increase patient understanding of the importance of preventing transmission of the corona virus by obediently wearing masks. The results showed that respondents with low knowledge in the use of mask were 51.7% with a total of 120 respondents and those with good knowledge were 48.3% with a total of 112 respondents. Respondents with poor compliance in using masks were 39.7% with a total of 92 respondents and those with good compliance in using masks were 60.3% with a total of 140 respondents. The results of the chi-square test showed that there was no relationship between public knowledge and compliance with the use of mask in Samarinda City with a p-value of 0.146 (p-value>0.05).
Pengaruh Job Description, Kompensasi dan Lingkungan Kerja Non Fisik terhadap Motivasi Kerja Pegawai Puskesmas Loa Janan Kabupaten Kutai Kartanegara Rindha Mareta Kusumawati; I Putu Sukra; Mia Helida; Kartina Wulandari; Apriyani Apriyani
Jurnal Kesehatan Komunitas Vol 8 No 2 (2022): Jurnal Kesehatan Komunitas
Publisher : LPPM Hang Tuah Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25311/keskom.Vol8.Iss2.1042

Abstract

Lack of human resources is one of the reasons why most employees at Loa Janan Health Center. have double jobs. This study aims to determine: 1. the effect of the job description on the motivation of employees, 2. the effect of compensation on the motivation of employees, 3. the effect of non-physical work environment on the motivation of employees in Loa Janan Health Center. This type of research was quantitative with a Causal approach. The sample consisted of 53 employees. The questionnaire is used to collect the data in this research. The data analysis technique is multiple linear regression analysis, the t-test and predictor contributions are used to test the hypothesis in this research. The results showed that job description has an effect on employee motivation with a contribution of 13.1% influence, it is concluded that the hypothesis is accepted compensation and  Non-physical work environment has no effect on employee motivation with an influence contribution of 0.73% and 5%, it is concluded that the hypothesis is rejected. The conclusions of the research is just job Description has an effect on employee work motivation.. The suggestion of this research are hopefully, the distribution of Job Descriptions is based on the interests and competencies. Besides, adding more human resources to fill job vacancies is necessary to do so that there are no more double jobs in Loa Janan Health Center
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Sosial terhadap Kepatuhan Masyarakat dalam Penerapan Physical Distancing Rindha Kusumawati; Apriyani Apriyani; Suwignyo Suwignyo; Kartina Wulandari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i02.1791

Abstract

Sebaran data kasus COVID-19 di berbagai dunia termasuk Kota Samarinda mengalami peningkatan dan diperparah dengan belum ditemukannya obat untuk penyakit ini. Masyarakat perlu mengetahui bahwa untuk mencegah penyebaran virus Corona adalah dengan physical distancing (menjaga jarak aman secara fisik). Oleh karena itu pengetahuan mengenai physical distancing dan dukungan sosial terhadap physical distancing perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan sosial terhadap kepatuhan masyarakat dalam penerapan physical distancing. Penelitian dilakukan di kota Samarinda pada bulan Juni-Juli tahun 2021. Sampel penelitian berjumlah 232 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (P-value = 0,267) dan dukungan sosial (P-value = 0,079) tidak mempunyai hubungan dengan kepatuhan masyarakat tehadap penerapan physical distancing.
EDUKASI PERUBAHAN IKLIM UNTUK MENAMBAH PEMAHAMAN TENTANG KONDISI IKLIM SAAT INI Rindha Mareta Kusumawati; Mu’mining; Kartina Wulandari; Apriyani; Suwignyo
Edukasi Masyarakat Sehat Sejahtera (EMaSS) : Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2023): Januari
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.492 KB)

Abstract

Iklim merupakan salah satu faktor utama dalam proses kehidupan makhluk hidup di bumi, baik bagi tumbuhan, hewan, dan bahkan manusia. Seiring berkembangnya zaman, iklim di bumi ini semakin berubah yang disebabkan oleh beberapa faktor utama dari perubahan iklim. Aktivitas manusia merupakan faktor utama perubahan iklim, banyak aktivitas manusia yang mungkin tidak di sadari dapat menyebabkan perubahan iklim di bumi. Berdasarkan hasil Observasi di Lapangan yang dilakukan oleh Mahasiswa KKN, ditemukan bahwa ternyata masih banyak warga Kelurahan Sungai Siring yang kurang memahami tentang kondisi iklim saat ini. Oleh sebab itu mahasiswa memberi edukasi tentang perubahan iklim agar masyarakat memahami seperti apa kondisi iklim saat ini. Sebelum melaksanaan Program Kerja, mahasiswa melakukan Advokasi terlebih dahulu kepada Masyarakat & Aparatur desa setempat. Setelah proses Advokasi dan Observasi berjalan. Mahasiswa kemudian melakukan perencanaan program kerja serta menentukan waktu dan tempat pelaksanaan program kerja. Untuk mencapai tujuan yang diharapkan maka mahasiswa menggunakan metode pemberdayaan masyarakat melalui pemasangan spanduk tentang perubahan iklim. Pelaksanaan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat dan menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Hubungan Pengetahuan dan Dukungan Sosial terhadap Kepatuhan Masyarakat dalam Penerapan Physical Distancing Rindha Kusumawati; Apriyani Apriyani; Suwignyo Suwignyo; Kartina Wulandari
Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat Vol 12 No 02 (2023): Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat
Publisher : UIMA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33221/jikm.v12i02.1791

Abstract

Sebaran data kasus COVID-19 di berbagai dunia termasuk Kota Samarinda mengalami peningkatan dan diperparah dengan belum ditemukannya obat untuk penyakit ini. Masyarakat perlu mengetahui bahwa untuk mencegah penyebaran virus Corona adalah dengan physical distancing (menjaga jarak aman secara fisik). Oleh karena itu pengetahuan mengenai physical distancing dan dukungan sosial terhadap physical distancing perlu ditingkatkan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan dan dukungan sosial terhadap kepatuhan masyarakat dalam penerapan physical distancing. Penelitian dilakukan di kota Samarinda pada bulan Juni-Juli tahun 2021. Sampel penelitian berjumlah 232 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa variabel pengetahuan (P-value = 0,267) dan dukungan sosial (P-value = 0,079) tidak mempunyai hubungan dengan kepatuhan masyarakat tehadap penerapan physical distancing.