Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

STRATEGI PENGEMBANGAN AGROINDUSTRI KERIPIK KACA (Studi Kasus Pada Agroindustri Wijaya Pikca Di Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis) Deisti, Aldila Mugia Rapati; Andrie, Benidzar M.; Puspitasari, Anisa
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16387

Abstract

ABSTRAK ALDILA MUGIA RASPATI DEISTI. 2024. Strategi Pengembangan Agroindustri Keripik Kaca  (Studi Kasus Pada Agroindustri Wijaya Pikca Di Desa Kertajaya Kecamatan Panawangan Kabupaten Ciamis). Di bawah bimbingan Benidzar M Andrie dan Anisa Puspitasari. Agroindustri keripik kaca milik bapak Totoy berdiri sejak tahun 2020, akan tetapi agroindustri ini masih melakukan produksi dengan cara tradisional sehingga perkembangan usahanya lambat. Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui : (1) Faktor internal dan eksternal dari Strategi Pengembangan agroindustri Keripik Kaca pada agroindustri wijaya pikca, (2) Strategi Pengembangan agroindustri Keripik Kaca pada agroindustri wijaya pikca. Jenis metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis SWOT. Hasil penelitian : (1) Faktor internal merupakan kekuata dan kelemahan, yang menjadikan faktor kekuatan adalah pengalaman tenaga kerja,  produk tahan lama, produksi mudah dilakukan, harga terjangkau da produk tanpa bahan pengawet . Sedangkan yang menjadi kelemahan dari agroindustri wijaya pikca adalah lokasi kurang strategis, tekologi yang belum modern Belum ada SOP tertulis dan sistem pembukuan masih tradisional. Faktor eksternal adalah peluang dan ancaman, yang menjadi peluang pada wijaya pikca adalah pertumbuhan ekonomi, ketersediaan bahan baku, permintaan pasar dan Kemajuan Teknologi Informasi. Sedangkan yang menjadi ancaman pada agroindusti wijaya pikca adalah produksi dipengaruhi cuaca, kenaikan harga saraa produksi, kenaikan tarif transportasi dan perubahan selera konsumen. (2) Strategi pengembangan yang dapat digunakan agroindustri wijaya pikca adalah strategi Strengths-Treats (S-T), dimana perusahaan dapat memanfaatkan kekuatan pengalaman tenaga kerja untuk melakukan inovasi dan diversifikasi produk  untuk memenuhi perubahan selera konsumen yang semakin sberagam. Untuk menanggulangi keaikan harga sarana produksi dan kondisi cuaca perusaahan bisa melakukan produksi dengan tujuan untuk myiapkan stok produk dan harga yang stabil agar tetap tersedian saat cuaca buruk dan harga sarana produksi naik . 
KELAYAKAN PRODUKSI KERAJINAN COBEK DAN ULEKAN KAYU (Studi Kasus Pada PD. HAS di Desa Budiharja Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis) Mubarok, Alfian Sidqi; Yusuf, Muhamad Nurdin; Andrie, Benidzar M.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14639

Abstract

PD. HAS merupakan agroindustri pengolahan kayu menjadi produk cobek dan ulekan yang berada di Desa Budiharja Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis. PD. HAS memiliki potensi untuk mengembangkan usaha produksi kerajinan kayu menjadi cobek dan ulekan karena didukung ketersediaan bahan baku pada beberapa daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi biaya, penerimaan, dan pendapatan dari agroindustri kerajinan kayu cobek dan ulekan yang dijalankan oleh PD. HAS dalam satu siklus produksi di Desa Budiharja, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner dan mencakup data primer serta sekunder, dengan sampel dipilih secara purposive. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1.) Biaya produksi mencapai Rp. 76.551.153,02, dengan penerimaan sebesar Rp. 124.000.000,00, dan pendapatan sebesar Rp. 47.448.846,98. 2.) Rasio R/C dari agroindustri tersebut adalah 1,61, yang menunjukkan kelayakan usaha karena mendapatkan pendapatan yang lebih besar dari biaya produksi. Oleh karena itu, agroindustri kerajinan kayu cobek dan ulekan PD. HAS di Desa Budiharja, Kecamatan Sindangkasih, Kabupaten Ciamis, layak untuk dijalankan. Kata Kunci : Biaya, Penerimaan, Pendapatan, R/C Ratio, Cobek dan Ulekan.
ALIRAN DISTRIBUSI JAGUNG HIBRIDA DI DESA GIRIMUKTI KECAMATAN CISAGA KABUPATEN CIAMIS Muliawati, Yulia; Andrie, Benidzar M.; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.16131

Abstract

ABSTRAKJagung merupakan tanaman serbaguna yang banyak diusahakan, salah satunya di Desa Girimukti, Kacamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis. Petani menjual hasil jagung ke pengepul dan industri pakan. Penelitian ini bertujuan untuk  mengetahui (1) Aliran distribusi, (2) Margin, biaya dan keuntungan pemasaran, distribusi margin dan farmer’s share (3) Efisiensi pemasaran jagung hibrida di Desa Girimukti. Penentuan responden petani dengan sampling total terhadap 38 orang petani serta lembaga pemasaran secara snowball sampling terhadap 7 orang. Analisis data berupa analisis deskriptif, margin, biaya dan keuntungan pemasaran, distribusi margin, farmer’s share dan efisiensi pemasaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat tiga saluran distribusi yakni Saluran Distribusi I yaitu Petani – Konsumen Akhir, Saluran Distribusi II yaitu Petani – Pengepul Desa – Pengepul Besar – Konsumen Akhir, serta Saluran Distribusi III yaitu Petani – Pengepul Besar – Pengepul Provinsi – Konsumen Akhir. Margin terbesar di saluran distribusi II sebesar Rp. 600,- per kg. Keuntungan pemasaran tertinggi terdapat pada saluran distribusi II sebesar Rp. 373,34,- per kg. Distribusi margin saluran distribusi I sebesar 0,00 %, saluran distribusi II sebesar 37,78 % dan saluran distribusi III sebesar 68,00 %. Nilai farmer’s share termasuk efisien bagi petani pada saluran distribusi I sebesar 100,00% saluran distribusi II sebesar 86,96%, saluran distribusi III sebesar 89,58%. Efisiensi pemasaran pada saluran distribusi I sebesar 0,00 %, saluran distribusi II 4,93 %, saluran distribusi III 7,08 % dikatakan efisien.
STRATEGI PENGEMBANGAN USAHATANI JAMBU KRISTAL DI DESA KARANGBENDA KECAMATAN PARIGI KABUPATEN PANGANDARAN Prasetiyo, Yurian; Setiawan, Iwan; Andrie, Benidzar M.
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 11, No 3 (2024): September 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v11i3.14898

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui faktor kekuatan dan kelemahan yang ada dalam pengembangan komoditi jambu kristal, mengetahui faktor peluang dan acaman yang ada dalam pengembangan komoditi jambu Kristal, serta untuk merumuskan strategi dalam pengembangan komoditi jambu kristal di Desa Karangbenda. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Mei 2023  hingga April 2024. Data primer  dikumpulkan dari seorang informan  dengan menggunakan teknik  wawancara  secara mendalam. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan  menggunakan metode Fenomenologi. Hasil dari penelitian menyatakan, terdapat  tiga faktor kekuatan dalam usahatani jambu kristal (tersedianya sarana prasarana, sumber daya alam yang memadai, khasiat dan manfaat jambu kristal dan ada empat faktor kelemahannya (teknologi, teknik budidaya yang sederhana, keterbatasan informasi pasar dan kurangnya kerjasama). Kedua, ada empat faktor peluang usahatani jambu kristal (tersedianya bantuan dari pemerintah, pemanfaatan pemasaran digital, adanya inovasi pengolahan, adanya program penyuluhan), dan ada empat ancamannya (kompetitor usahatani yang sejenis, serangan hama dan penyakit, perubahan cuaca yang tidak menentu dan pelaksanaan penyuluhan tidak menentu). Ketiga, strategi pengembangan usahatani jambu kristal berada didalam Kuadran I, yang berarti mendukung untuk berada diposisi atau strategi yang diterapkan adalah Agresif(Growt Oriented Strategy), yaitu dengan memiliki kekuatan yang kuat dan memiliki peluang untuk berkembang.
KELAYAKAN USAHATANI JAGUNG HIBRIDA DI DESA KADUPANDAK KECAMATAN TAMBAKSARI KABUPATEN CIAMIS Hakim, Hilman Rahman; Andrie, Benidzar M.; Nurahman, Ivan Sayid
Jurnal Ilmiah Mahasiswa AGROINFO GALUH Vol 12, No 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/jimag.v12i1.16850

Abstract

ABSTRAK Salah satu produk pangan utama adalah jagung, yang memiliki peran strategis dan penting guna meningkatkan perekonomian Indonesia. Memahami pentingnya jagung dan potensi besar yang dimiliki Indonesia di masa depan, perlu dilakukan terobosan atau cara cepat untuk meningkatkan produksi jagung demi memenuhi kebutuhan jagung yang semakin meningkat serta untuk meningkatkan kesejahteraan petani. Berdasarkan penjelasan sebelumnya, masalah penelitian ini diidentifikasi sebagai berikut : (1) Berapakah biaya, penerimaan beserta pendapatan usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis? (2) Apakah Usahatani Jagung Hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis layak untuk diusahakan?  Penelitain ini dilaksanakan guna mengetahui :  (1) Berapa besarnya biaya, penerimaan beserta pendapatan usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis? (2) Apakah usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis ini layak untuk diusahakan?. Penelitian ini bersifat kuantitatif dan menggunakan pendekatan studi kasus. Data yang diperoleh meliputi data primer dan sekunder yang diperoleh dari kuisiner, wawancara serta dari kantor desa dan literatur terkait. Berdasarkan hasil beserta  penelitian, didapatlah hasil sebagai berikut : (1) Biaya usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis per hektar untuk satu kali musim tanam adalah Rp.4.246.747,-. (2) Penerimaan usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis per hektar untuk satu kali musim tanam adalah Rp.8.208.025,- serta pendapatan dalam satu kali musim tanam adalah Rp.3.961.278,- .(3) Rata-rata R/C setiap satu kali musim tanam senilai 1,93. Artinya usahatani jagung hibrida di Desa Kadupandak yang terletak di Kecamatan Tambaksari Kabupaten Ciamis menguntungkan serta layak untuk dilaksanakan. 
Pemberdayaan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Melalui Penerapan Alat Terintegrasi Serta Hilirisasi Produk Pertanian Andrie, Benidzar M.; Abidin, Zenal; Aziz, Saepul
Abdimas Galuh Vol 7, No 1 (2025): Maret 2025
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v7i1.17049

Abstract

Kegiatan PKM ini memberikan pemahaman dan keterampilan tentang aspek teknis usahatani jagung hibrida di GAPOKTAN Mekar Harapan, Desa Sidamulih, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, dengan tujuan mampu meningkatkan produktivitas jagung hibrida melalui penerapan teknik budidaya yang lebih efisien dengan penggunaan alat tanam dan berdampak pada kesejahteraan ekonomi dan sosial petani serta masyarakat pertanian secara umum, mengenalkan teknologi pertanian yang inovatif, tepat guna, dan terjangkau. Metode pengabdian yang diterapkan dalam memberdayakan kelompok sasaran melalui pendekatan yang dilakukan melalui Focus Group Discussion (FGD). Partisipasi Mitra Anggota Gabungan Kelompok Tani Mekar Harapan dalam mengaplikasikan alat tanam dapat meningkatkan efisiensi tenaga kerja dan memastikan pola tanam yang lebih teratur dan berpotensi meningkatkan produksi serta mempermudah proses penyiangan dan pemupukan dalam usahatani jagung. Penggunaan alat pengeringan membantu petani untuk menghindari penjualan jagung dengan tongkol basah akibat musim hujan yang tidak menentu. Petani perlu memahami bahwa penggunaan alat yang tepat dalam proses produksi pertanian sangat penting untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas hasil pertanian. Selain itu, hilirisasi produk pertanian ; mengolah hasil pertanian menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah merupakan langkah penting untuk meningkatkan pendapatan.
Diversifikasi Produk Olahan Cabai Merah Keriting Melalui Proses Penanganan Pasca Panen pada Kelompok Tani Sindang Mulya di Desa Sindanglaya Kecamatan Sukamantri Kabupaten Ciamis Andrie, Benidzar M.; Abidin, Zenal; Aziz, Saepul
Abdimas Galuh Vol 6, No 1 (2024): Maret 2024
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v6i1.12614

Abstract

Kegiatan PKM ini bertujuan untuk memberikan pemahaman terkait produk turunan cabe merah melalui difersivikasi produk berupa cabe kering dengan alat bantu dehydrator sebagai salah satu upaya penangan pasca panen dan peningkatan nilai tambah. Metode yang digunakan adalah penyuluan dan pelatihan mengolah cabe merah, simulasi penggunaan alat dan metode tanya jawab untuk memberikan umpan balik dari peserta. Kelompok tani Sindangmulya sebagai peserta pelatihan dengan jumlah 15 orang. Pelatihan berjalan lancer dengan produk yang dihasilkan berupa cabe kering. hasil dari kegiatan ini peserta mampu menghasilkan produk lain atau diversifikasi produk yang mempunyai nilai tambah berupa cabe kering yang siap untuk dipasarkan. Saran yang diberikan adalah petani mampu berinovasi dalam mengolah cabe merah melalui diversifikasi produk olah lainnya sehingga dapat memberikan tambahan pendapatan serta mengurangi resiko pemasaran cabe merah.