Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : J-Eltrik

Semi Automatic T-Shirt Folding Machine Berbasis PID (Proportional Integral Derivative) Apriliyanto, Muhammad; Ulum, Miftachul; Joni, Koko
J-Eltrik Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Eltrik, Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i1.47

Abstract

The process of folding clothes is one of the activities carried out in the laundry business or household. The activity is fairly easy but many people are still lazy to do it. As a result, clothes that have been washed will fall apart in certain rooms, thereby reducing the aesthetic value of a home. Semi Automatic T-Shirt Folding Machine is the right solution to make folding clothes easier and more time efficient. This tool is equipped with a servo motor that moves the folding board that has been designed in such a way that the user only needs to manghandle the shirt just once and simply push one button then the shirt will fold itself and will be neatly arranged through the clothes stacker board. The PID method is applied to DC motors that move under the clothes folder so that the buildup of clothes underneath will not be pressured upward when the clothes are piled up when they are folded. Ultrasonic sensor will measure the right height between the clothes with the door opening the stacking clothes with kp = 1, ki = 0.1, kd = 0.5 for thin clothes and kp = 5, ki = 1, kd = 2.5 for thick clothes so that the movement of the motor can adjust its speed . This tool can fold one shirt in 16.83 seconds 11 seconds faster than folding clothes manually
Rancang Bangun Alat Pengusir Tikus Dan Burung Pada Tanaman Padi Berbasis Tenaga Surya Bana, Muhammad Sulton; Rahmawati, Diana; Joni, Koko; Ulum, Miftachul
J-Eltrik Vol 2, No 1 (2020): Jurnal Eltrik, Vol. 2, No. 1, Juli 2020
Publisher : Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i1.53

Abstract

Rice is the staple food of the Indonesian population. The main commodity of rice production is rice farmers. At present many rice farmers complain that rice yields are less than optimal, this is due to the many attacks of rice pests, especially rats and birds. To overcome these pests, farmers usually use rat poison, mouse burners and wires that are electrified which are placed around the rice fields, it is certainly very dangerous and very impacting on the rice field ecosystem. With the development of advanced technology now it is possible to build a system that is able to anticipate and minimize rice pest attacks. One of them is using ultrasonic waves as a mouse repellent and the movement of a scarecrow as a bird repellent. Because mice have sensitive hearing abilities so they feel disturbed when they hear the sound of ultrasonic waves with a certain frequency. Likewise birds, rice-eating birds will feel disturbed when there is a sudden movement around it. The objective to be achieved in this research is to facilitate the work of farmers to maintain their fields and also to maximize rice yields
Semi Automatic T-Shirt Folding Machine berbasis Proportional Integral Derivative (PID) Muhammad Apriliyanto; Miftachul Ulum; Koko Jon
J-Eltrik Vol 2 No 1 (2020): July
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i1.47

Abstract

Proses melipat baju merupakan salah satu kegiatan yang dilakukan dalam usaha laundry maupun rumah tangga. Kegiatan tersebut terbilang cukup mudah akan tetapi banyak orang yang masih malas melakukannya. Akibatnya pakaian yang selesai dicuci akan berantakan diruang tertentu sehingga mengurangi nilai estetika suatu rumah. Semi Automatic T-Shirt Folding Machine adalah solusi tepat untuk membuat kegiatan melipat baju menjadi lebih mudah dan efisien waktu. Alat ini dibekali motor servo yang menggerakan papan pelipat yang sudah didesain sedemikian rupa sehingga penggunanya hanya perlu manghandle baju sekali saja dan cukup menekan satu tombol maka baju akan terlipat sendiri serta akan tersusun secara rapi melalui papan penumpuk baju. Metode PID diterapkan pada motor DC yang bergerak dibawah pelipat baju sehingga penumpukan baju yang ada dibawah tidak akan tertekan keatas saat baju makin menumpuk saat selesai dilipat. Sensor ultrasonic akan mengukur ketinggian yang pas antara baju dengan pintu pembuka penumpukan baju dengan kp = 1, ki= 0.1, kd = 0.5 untuk baju tipis dan kp = 5, ki = 1, kd = 2.5 untuk baju tebal sehingga pergerakan motor dapat menyesuaikan kecepatannya. Alat ini dapat melipat satu baju dalam 16,83 detik lebih cepat 11 detik daripada melipat baju secara manual.
Rancang Bangun Alat Pengusir Tikus dan Burung pada Tanaman Padi Muhammad Sulton Bana; Diana Rahmawati; Koko Joni; Miftachul Ulum
J-Eltrik Vol 2 No 1 (2020): July
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v2i1.53

Abstract

Nasi merupakan makanan pokok penduduk Indonesia. Komoditas utama dari produksi nasi adalah petani padi. Saat ini banyak petani padi mengeluh karena hasil panen padi yang kurang maksimal, hal tersebut dikarenakan banyaknya serangan hama padi terutama tikus dan burung. Untuk mengatasi hama tersebut biasanya petani menggunakan racun tikus, pematik tikus dan kawat yang dialiri arus listrik yang diletakan mengelilingi sawah, hal tersebut tentu sangat bahaya dan sangat berdampak pada ekosistem sawah. Dengan perkembangan teknologi yang maju saat ini memungkinkan untuk membangun suatu sistem yang mampu mengantisipasi dan meminimalisir serangan hama padi. Salah satunya adalah menggunakan gelombang ultrasonik sebagai pengusir tikus dan pergerakan orang-orangan sawah sebagai pengusir burung. Karena tikus memiliki kemampuan pendengaran yang sensitif sehingga tikus terasa terganggu saat mendengar suara gelombang ultrasonik dengan frekuensi tertentu. Begitu juga burung, burung pemakan padi akan merasa terganggu ketika ada gerakan mendadak di sekitarnya. Tujuan yang ingin dicapai pada penelitian ini adalah dapat mempermudah pekerjaan petani untuk menjaga sawahnya dan juga untuk memaksimalkan hasil panen padi. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah dengan cara observasi secara langsung menggunakan panel surya sebagai sumber energi dan sensor cahaya sebagai inputan sistem dengan duat outputan yaitu speaker untuk mengeluarkan suara dan motor servo untuk gerakan orang-orangan sawah yang nyala bergantian secara otomatis. Setelah dilakukanya penelitian ini dihasilkan tikus merasa pendengaranya terganggu dengan rentan frekuensi 5-6 kHz dan motor servo mampu mengusir burung dengan rata-rata tingkat keberhasilan mencapai 80 %.
Rancang Bangun Monitoring Sensor Carbon Brush untuk Penulangan dengan Metode Fuzzy Logic (Studi Kasus Din PT.Wika Beton) Farid Amir Marzelly; Riza Alfita; Kunto Aji Wibisono; Haryanto; Miftachul Ulum
J-Eltrik Vol 1 No 2 (2019): November
Publisher : Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/j-eltrik.v1i2.37

Abstract

Carbon brush mempunyai peranan penting dalam dunia industri, akan tetapi masih terdapat sejumlah orang yang masih tidak mengerti cara kerja dari carbon brush tersebut dan tidak mengetahui keadaan benda tersebut dalam keadaan baik atau sudah rusak terutama oleh pekerja. Kelemahan pada saat troubleshooting menyebabkan para pekerja hanya menerka-nerka saja untuk kerusakan yang dialami, hal itu dapat mengakibatkan putusnya serabut carbon brush sehingga motor akan bekerja lebih berat dengan sisa carbon brush yang ada. Maka dari permasalah tersebut dibuatlah sebuah alat untuk memantau kinerja carbon brush itu sendiri. Yakni “rancang bangun monitoring sensor carbon brush untuk penulangan pada PT.WIKA BETON” yaitu penerapan sensor suhu untuk mendeteksi suhu pada setiap carbon brush. Penelitian yang dilakukan yakni menggunakan sensor suhu DHT11 yanki Carbon brush yang terdeteksi oleh sensor DHT11 akan mengirimkan data pada room control melalui ENC18J60 yang dilanjutkan dengan router data yang terdeteksi oleh sensor akan diproses dan akan menampilakn kondisinya pada GUI yang berada di room control, apabila suhu yang terdeteksi tidak melebihi dari 40°C kan terdeteksi motor dalam keadaan “normal” akan tetapi jika melebihi 40°C maka panel GUI akan menampilkan “overheat” yang akan mengaktifkan modul relay untuk mematikan mesin. Hasil dari pembacaan suhu akan disimpan dalam Microsoft acces yang digunakan sebagai arsip pabrik. Dari hasil penelitian ini menunjukkan bahwa system berjalan dengan baik. System dapat bertahan selam 24 jam selama masa kerja yakni 3 kali pergantian shift. Data yang dikirimkan real time dan sesuai dengan data yang ada dilapangan.