Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pelatihan Membuat Bahan Ajar Interaktif Dan Menarik Menggunakan Canva Juniarti Eka Safitri; Juarni Siregar; Ani Yoraeni; Findi Ayu Sariasih
PRAWARA Jurnal ABDIMAS Vol 3 No 4 (2024): PRAWARA JURNAL ABDIMAS
Publisher : CV. Manha Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63297/abdimas.v3i4.128

Abstract

Tujuan utama pengabdian kepada masyarakat ini adalah meningkatkan keterampilan desain guru dalam membuat bahan ajar interaktif dan menarik menggunakan Canva pada Raudhatul Athfal (RA) Al Muttaqin. Bahan ajar yang interaktif dapat mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif dan menyenangkan, khususnya bagi siswa usia dini. Metode pelaksanaan kegiatan ini meliputi pelatihan, pendampingan intensif, dan evaluasi hasil karya guru. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan peserta dalam menggunakan Canva, termasuk pemahaman terhadap fitur-fiturnya, penerapan elemen desain yang relevan, dan kemampuan menciptakan bahan ajar berbasis digital yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Sebelum pelatihan, hanya 20% guru yang mampu membuat desain sederhana; namun, setelah pelatihan, angka ini meningkat menjadi 90%, dengan kualitas desain yang lebih menarik dan profesional.Selain itu, peserta melaporkan peningkatan kreativitas dan kepercayaan diri dalam menggunakan teknologi untuk mendukung pembelajaran. Implikasi dari kegiatan ini mencakup penggunaan bahan ajar digital yang lebih variatif di kelas, sehingga mampu meningkatkan motivasi belajar siswa. Kegiatan ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis aplikasi desain modern seperti Canva dapat menjadi solusi inovatif untuk pengembangan kompetensi guru dalam era digital.
Desain Mockup Aplikasi e-Learning Berbasis UI/UX untuk Sekolah Menengah Kejuruan Menggunakan Metode Design Thinking Sariasih, Findi Ayu; Hartadi, Rifki Wahyu
Indonesian Research Journal on Education Vol. 5 No. 5 (2025): Irje 2025
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v5i5.2292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang mockup aplikasi e-learning untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dengan menggunakan metode Design Thinking. Metode ini terdiri dari lima tahapan utama yaitu Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Penelitian ini melibatkan siswa dan guru SMK sebagai sampel untuk memahami kebutuhan dan tantangan dalam proses belajar mengajar. Hasil dari tahap Empathize menunjukkan bahwa siswa menginginkan aplikasi e-learning yang interaktif dan mudah digunakan, sementara guru menginginkan aplikasi yang memudahkan mereka dalam mengelola materi pembelajaran dan memantau perkembangan siswa. Pada tahap Define, beberapa masalah utama yang diidentifikasi antara lain keterbatasan akses ke materi pembelajaran, kurangnya interaksi antara siswa dan guru, dan kesulitan dalam memantau perkembangan siswa secara real-time. Pada tahap Ideate, berbagai ide solusi telah dihasilkan, seperti fitur video pembelajaran, forum diskusi, dan kuis interaktif. Mockup aplikasi e-learning kemudian dibuat pada tahap Prototype dan diuji coba pada tahap Test. Hasil uji coba menunjukkan bahwa aplikasi ini mendapatkan respon positif dari pengguna. Aplikasi ini memudahkan siswa dalam memahami materi pembelajaran dan membantu guru dalam mengelola proses pembelajaran. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa metode Design Thinking efektif dalam merancang mockup aplikasi e-learning yang responsif terhadap kebutuhan pengguna. Mockup aplikasi ini meningkatkan interaksi antara siswa dan guru serta memberikan pengalaman pengguna yang memuaskan. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan teknologi pendidikan di Indonesia dan dapat menjadi referensi bagi pengembang aplikasi e-learning lainnya.
Pemanfaatan Twibbon Sebagai Branding Sosial Media di POKJA TKQ/TPQ DKI Jakarta Badrul, Mohammad; Lutfiyana, Nur; Nurrahman, Dede; Wasesha, Dian Ambar; Sariasih, Findi Ayu
Abditeknika Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): April 2022
Publisher : LPPM Universitas Bina Sarana Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31294/abditeknika.v2i1.967

Abstract

POKJA TKQ-TPQ DKI Jakarta adalah Lembaga sosial keagamaan atau organisasi yang mewadahi lembaga para guru yang bergerak dalam pendidikan dan pengajaran Al-Qur’an. POKJA TKQ/TPQ) DKI Jakarta memiliki target untuk menciptakan siswa atau santri yang memiliki kemampuan dibidang agama yang baik sebagai dasar pembentukan karakter/akhlak. POKJA TKQ/TPQ) DKI Jakarta memiliki target untuk menciptakan siswa atau santri yang memiliki kemampuan dibidang agama yang baik sebagai dasar pembentukan karakter/akhlak. Jika penggunaan Mekanisme promosi yang tidak tepat serta evaluasi yang tidak maksimal yang dilakukan, akan berimbas kepada tidak tercapainya target sekolah. Branding merupakan suatu mekanisme untuk menonjolkan apa yang menjadi ciri khas dari sekolah sekaligus menjadi ajang promosi sekolah. belum dikelola dengan baik dan sesuai dengan standar branding dan teknik desain grafis. Salah satu media yang bisa digunakan untuk menyebarkan konten visual di social media adalah twibbon. Twibbon adalah istilah yang digunakan untuk menggambarkan postingan dengan bingkai menarik. Twibbon sendiri merupakan sebuah media promosi, dukungan, pamflet atau banner berupa foto yang dikombinasikan dengan bentuk frame atau border yang di edit dan di desain sedemikian rupa hingga terlihat bagus dan menarik. Hasil yang dicapai dari workshop pemanfaatan twibbon ini adalah bagaimana peserta yang ada di lingkungan lembaga POKJA TKQ/TPQ) DKI Jakarta baik guru atau siswa atau santri sudah dapat melakukan branding sesuai dengan standard branding dan teknik desain grafis.
Audit Tata Kelola Teknologi Informasi Aplikasi Absensi Berbasis Android “SMAS” PT. DSJ Menggunakan Framework Cobit 5 Bachri, Chaerul; Sariasih, Findi Ayu; Dhiana, Aziz Sukma; Prayitno, Edhi; Timu, Timu
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v9i7.15971

Abstract

Tata kelola Teknologi Informasi (TI) digunakan untuk membangun suatu sistem yang membantu perusahaan dalam proses pengambilan keputusan dimana melibatkan para pemangku kepentingan. PT. DSJ adalah perusahaan yang bergerak dibidang layanan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) yang senantiasa mengedepankan teknologi, termasuk untuk operasional perusahaan sehari hari, tak terkecuali dalam hal absensi karyawan untuk mempermudah proses absensi masuk maupun pulang karyawan. Untuk menguji dan mengevaluasi sejauh mana efektifitas dari sistem absensi berbasis android yang saat ini dipergunakan maka dilakukan audit tata kelola TI dengan menggunakan framework COBIT 5. Hasil dari rekapitulasi tingkat model capability bahwa skala nilai penelitian untuk proses kontrol dari sisi internal di PT. DSJ secara rata rata sudah baik dan terstruktur yaitu posisi level 4 (Optimized). Akan tetapi tetap diperlukan evaluasi dan di sosialisasikan rencana perbaikannya kepada para karyawan, agar peran teknologi informasi berdampak makin baik dalam menunjang kinerja setiap karyawan, hal ini terlihat dari Capability Level DSS03 dengan skor 3,05 yaitu Defined Process, yang artinya perusahaan harus terus melakukan improvement.
Deteksi Real-Time Atribut Siswa di Sekolah Menggunakan Model YOLOv11 dan Roboflow Cahyani, Silvy Indah; Sariasih, Findi Ayu; Prayitno, Edhi; Bahri, Chaerul; Setiawan, Adi Chandra
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : Syntax Corporation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36418/syntax-literate.v10i4.57957

Abstract

Penelitian ini berfokus pada pengembangan dan implementasi sistem berbasis AI untuk mendeteksi atribut seragam sekolah, seperti topi, dasi, dan ikat pinggang, menggunakan model deteksi objek YOLOv11. Model ini dilatih dengan kumpulan data yang berisi berbagai gambar dalam kondisi pencahayaan yang berbeda, dan berhasil mendeteksi atribut ini dengan Presisi Rata-rata (mAP) rata-rata 75%, bersama dengan skor presisi dan penarikan masing-masing 75% dan 70%. Terlepas dari hasil yang menjanjikan ini, tantangan seperti ketidakseimbangan data dan penurunan kinerja dalam kondisi pencahayaan ekstrem telah diidentifikasi. Solusi seperti perluasan kumpulan data, teknik augmentasi data tingkat lanjut, dan pembelajaran transfer menggunakan bobot yang telah dilatih sebelumnya disarankan untuk perbaikan lebih lanjut. Selain itu, mengoptimalkan model untuk perangkat seluler menggunakan teknik pemangkasan dan kuantisasi, bersama dengan pengujian lapangan di lingkungan sekolah nyata, direkomendasikan untuk meningkatkan efisiensi dan kinerja model. Penelitian ini menunjukkan potensi AI dalam mengotomatiskan pemantauan kepatuhan seragam sekolah, memberikan sekolah cara yang efisien dan sistematis untuk menegakkan disiplin.
UI/UX Design Using the Design Thinking Method in the Development of a New Student Registration Information System Website at Raudhatul Athfal (RA) Qurrotul 'Uyun Lestari, Adinda Gita; Sariasih, Findi Ayu; Prayitno, Edhi; Bahri, Chaerul; Setiawan, Chandra
Jurnal Indonesia Sosial Teknologi Vol. 6 No. 1 (2025): Jurnal Indonesia Sosial Teknologi
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jist.v6i1.8905

Abstract

This research aims to design User Interface (UI) and User Experience (UX) for website-based student registration at Raudhatul Athfal (RA) Qurrotul 'Uyun using design thinking method. In the face of educational development and the need for technological innovation, the use of technology in school administration activities is crucial to improve efficiency. This research highlights the problems faced by Raudhatul Athfal Qurrotul 'Uyun, namely the use of manual forms and Google Forms in Registration, which have the potential to result in filling errors and difficult data management. The design thinking method is applied through the stages of empathize, define, ideate, prototype, and testing. Interviews were conducted with prospective student guardians, solution ideas were collected, and a UI design was created to illustrate user flow. The prototype was tested through usability testing with the system usability scale, involving 12 respondents. The results showed that the UI and UX design of web-based student registration using figma tools with the design thinking method can be done at Raudhatul Athfal (RA) Qurrotul 'Uyun.
Pelatihan Literasi Digital Gizi dan Tumbuh Kembang Balita: Pembuatan Konten Edukasi Posyandu Menggunakan Canva Sariasih, Findi Ayu; Widiarina; Rakhmah, Syifa Nur; Achyani, Yuni Eka
PRAWARA Jurnal ABDIMAS Vol 4 No 4 (2025): PRAWARA JURNAL ABDIMAS
Publisher : CV. Manha Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelaksanaan kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) berperan penting dalam meningkatkan kesehatan masyarakat, terutama pada aspek gizi dan tumbuh kembang balita. Namun, kegiatan promosi kesehatan di Posyandu umumnya masih dilakukan secara konvensional, seperti penyuluhan langsung dan penggunaan media cetak, sehingga belum menjangkau masyarakat luas secara optimal. Seiring meningkatnya penggunaan media sosial di kalangan ibu muda, diperlukan inovasi dalam penyampaian pesan kesehatan melalui media digital. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital kader Posyandu Mawar Melati melalui pelatihan pembuatan konten edukatif gizi dan tumbuh kembang balita menggunakan aplikasi Canva. Metode yang digunakan berupa pelatihan partisipatif yang mencakup penyampaian materi, demonstrasi, praktik langsung, serta sesi tanya jawab. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan kader dalam merancang poster digital dan video pendek yang menarik, informatif, serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Selain menghasilkan konten digital yang dapat digunakan untuk edukasi rutin Posyandu, kegiatan ini juga mendorong kader untuk lebih percaya diri dalam memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi kesehatan. Dengan demikian, pelatihan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat kapasitas kader Posyandu menuju transformasi digital di bidang kesehatan masyarakat.