Nur Khasanah
Department Of Plant Protection, Faculty Of Agriculture, University Of Tadulako Jln. Sukarno Hatta Km. 9 Tondo, Palu, Central Sulawesi 49118 Indonesia

Published : 22 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Keanekaragaman Arthropoda Pada Pertanaman Kubis (Brassica oleracea L.) Yang Diaplikasi Insektisida Kimia Dan Nabati Agung Chairul Annam; Nur Khasanah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 5 No 3 (2017): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman Arthropoda pada pertanaman kubis yang diaplikasi insektisida kimia dan insektisida nabati. Penelitian dilaksanakan di tiga hamparan pertanaman kubis yakni pada hamparan pertama tanaman kubis tanpa perlakuan insektisida (K0), hamparan kedua pada pertanaman kubis yang diaplikasi insektisida nabati daun widuri (10%) (Calontropis gigantea Willd.) (K1), dan hamparan ketiga pertanaman kubis yang diaplikasi insektisida kimia (Emamektin Benzoat 5%) (K2). Aplikasi insektisida kimia maupun nabati pada pertanaman Kubis dilakukan 14 hari setelah tanam (HST) hingga tanaman siap dipanen 14 hari sebelum panen, dengan interval waktu aplikasi 10 hari. Pengambilan sampel dilakukan sehari sebelum perlakuan aplikasi insektisida pada areal tanaman kubis. Keanekaragaman Arthropoda pada Pertanaman Kubis yang diaplikasi perlakuan insektisida nabati dan tanpa aplikasi insektisida lebih tinggi daripada keanekaragamn Arthropoda pada pertanaman kubis yang diaplikasikan insektisida kimia. Nilai indeks keanekaragaman Arthropoda yang diaplikasi perlakuan insektisida nabati dan tanpa aplikasi insektisida relatif sama yaitu keanekaragaman sedang sedangkan yang diaplikasikan insektisida kimia nilai keanekaragamannya rendah. Pemberian Insektisida yang berbeda menyebabkan keanekaragaman Arthropoda pada pertanaman kubis, namun indeks keanekaragaman Arthropoda yang diberi perlakuan insektisida nabati dan tanpa aplikasi insektisida relatif sama dibanding aplikasi Insektisida kimia pada pertanaman kubis.
EFEKTIVITAS EKSTRAK BUAH MENGKUDU (Morinda citrifolia L.) TERHADAP LARVA Crocidolomia pavonana F. (LEPIDOPTERA:PYRALIDAE) PADA TANAMAN SAWI HIJAU (Brassica juncea L.) Murniati Murniati; Abdul Wahid; Nur Khasanah
AGROTEKBIS : JURNAL ILMU PERTANIAN (e-journal) Vol 11 No 3 (2023): Juni
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/agrotekbis.v11i3.1747

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan konsentrasi ekstrak buah mengkudu yang efektif dalam mengendalikan Crocidolomia pavonana pada tanaman sawi. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Binangga, Kecamtan Marawola, Kabupaten Sigi, Palu untuk penanaman. Proses perbanyakan larva dilakukan di Laboraturium Hama dan Penyakit Tanaman Fakultas Pertanian Universitas Tadulako pada bulan Desember 2021 hingga Maret 2022. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Kelompok dengan 6 perlakuan yang masing-masing perlakuan diulang sebanyak 3 kali, dan setiap perlakuan menggunakan 10 ekor C. pavonana instar 3. Konsentrasi ekstrak buah mengkudu yang digunakan yaitu 0%, 4%, 8%, 12%, 16% dan 20%. Jika perlakuan berpengaruh nyata, maka akan dilanjutkan uji lanjut BNJ taraf 5%. Variabel pengamatan yaitu populasi larva, intensitas serangan dan produksi. Hasil penelitian menunjukan bahwa pemberian ekstrak buah mengkudu menyebabkan penurunan jumlah populasi C.pavonana yang diikuti dengan penurunan intensitas serangan serta kenaikan produksi. Perlakuan yang cenderung efektif dan efisien memberikan pengaruh terhadap kepadatan populasi, intensitas serangan dan hasil produksi adalah perlakuan P2 dengan konsentrasi 8%. Kepadatan populasi menurun dari 10,00 ekor menjadi 6,33 ekor, intensitas serangan 27,86% dan produksi 136,11 gr.