Claim Missing Document
Check
Articles

Found 33 Documents
Search

Edukasi Penerapan Digital Marketing Dalam Pembukuan Keuangan Akuntansi Sederhana Pada Umkm Produk Kue Semprong Di Desa Natar Kabupaten Lampung Selatan Hardini Ariningrum; Victoria Ari Palma Akadiati; Kusnadi Kusnadi; Afrilisis Safitri; Dian Eka Saputri
NEAR: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): NEAR
Publisher : Komunitas Dosen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32877/nr.v5i1.3252

Abstract

Transformasi digital menuntut pelaku UMKM untuk mengadaptasi teknologi dalam operasional bisnis, termasuk dalam hal pencatatan keuangan dan strategi pemasaran. Namun, banyak pelaku UMKM yang masih terbatas dalam pemahaman akuntansi dasar dan belum memanfaatkan digital marketing secara optimal. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan edukasi terkait penerapan digital marketing serta pembukuan keuangan akuntansi sederhana kepada pelaku UMKM produk kue semprong di Desa Natar, Kabupaten Lampung Selatan. Metode yang digunakan meliputi observasi, wawancara, pelatihan langsung, serta evaluasi pemahaman peserta melalui pre-test dan post-test. Materi pelatihan mencakup pemanfaatan media sosial untuk pemasaran, penyusunan laporan laba rugi berbasis Excel, dan literasi akuntansi sesuai SAK EMKM. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan pelaku usaha dalam pencatatan keuangan secara digital serta pemahaman mengenai strategi pemasaran berbasis platform online. Kegiatan ini mendorong efisiensi operasional, akurasi laporan keuangan, serta potensi perluasan pasar secara signifikan. Evaluasi akhir menunjukkan bahwa pelaku UMKM mulai mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha serta menyusun laporan keuangan yang lebih terstruktur. Program edukasi ini direkomendasikan untuk direplikasi pada sektor UMKM lainnya yang menghadapi tantangan serupa
INTEGRASI ARTIFICIAL INTELLIGENCE DAN ESG DALAM SISTEM EKONOMI MODERN Ariningrum, Hardini; Fitriandini, Elsa; Ramadhani, Choirunnisa; Rahmawati, Tika
CENDEKIA: Jurnal Ilmu Pengetahuan Vol. 6 No. 3 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/cendekia.v6i3.9284

Abstract

ABSTRACT The rapid development of Artificial Intelligence (AI) has driven significant transformations in accounting systems, particularly in supporting sustainability reporting based on Environmental, Social, and Governance (ESG) principles. However, comprehensive studies that examine the integration of AI and ESG within the context of modern accounting systems remain relatively limited. This study aims to analyze the forms of AI–ESG integration in modern accounting systems and to assess their role in enhancing the quality of corporate sustainability reporting. The study employs a qualitative descriptive approach using a literature review method, analyzing 20 peer-reviewed journal articles published between 2021 and 2025. The literature was sourced from multiple academic databases, including Google Scholar, ScienceDirect, SSRN, and ResearchGate, to ensure comprehensive coverage of relevant studies. Data were analyzed using content analysis, with research findings categorized into key thematic areas related to the application of AI in ESG reporting, carbon and environmental accounting, as well as AI governance and ethical considerations. The results indicate that the integration of AI into accounting systems contributes to improved reporting efficiency, enhanced accuracy and timeliness of sustainability data, and greater transparency of ESG information through automated data collection and processing, risk analysis, and decision-support mechanisms. This study concludes that the integration of AI and ESG expands the role of accounting systems from traditional financial record-keeping tools to strategic instruments that support corporate accountability and long-term sustainability. ABSTRAK Perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) mendorong transformasi signifikan dalam sistem akuntansi, khususnya dalam mendukung pelaporan keberlanjutan berbasis Environmental, Social, and Governance (ESG). Meskipun demikian, kajian yang membahas integrasi AI dan ESG secara komprehensif dalam konteks sistem akuntansi modern masih relatif terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk integrasi AI dan ESG dalam sistem akuntansi modern serta perannya dalam meningkatkan kualitas pelaporan keberlanjutan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan tinjauan pustaka (literature review) terhadap 20 artikel jurnal ilmiah bereputasi yang diterbitkan pada periode 2021–2025. Sumber literatur diperoleh dari berbagai basis data akademik, meliputi Google Scholar, ScienceDirect, SSRN, dan ResearchGate, guna memastikan keluasan dan kedalaman kajian. Analisis data dilakukan menggunakan analisis isi (content analysis) dengan mengelompokkan temuan penelitian ke dalam tema-tema utama terkait penerapan AI dalam pelaporan ESG, akuntansi karbon, serta tata kelola dan etika AI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI dalam sistem akuntansi berkontribusi pada peningkatan efisiensi proses pelaporan, akurasi dan ketepatan waktu data keberlanjutan, serta transparansi informasi ESG melalui otomatisasi pengumpulan dan pengolahan data, analisis risiko, dan dukungan pengambilan keputusan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi AI dan ESG memperluas peran sistem akuntansi dari sekadar alat pencatatan keuangan menjadi instrumen strategis dalam mendukung akuntabilitas dan keberlanjutan perusahaan.
PELATIHAN PEMAHAMAN DASAR AKUNTANSI PADA SISWA SMA NEGERI DI BANDAR LAMPUNG Cahya, Bellia Nilam; Ariningrum, Hardini; Satria, Muhammad Dede; Yuansari, Amanda; Sulistia, Cindi
COMMUNITY : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/community.v6i2.9515

Abstract

ABSTRACT The low level of financial literacy among Indonesian adolescents remains a significant challenge, as reflected in national data from 2024 and in the initial condition of students at SMA Negeri 14 Bandar Lampung, whose average preliminary score in basic accounting comprehension was 35.65. This community service activity aimed to enhance students’ mastery of fundamental accounting concepts while evaluating the effectiveness of the implemented interactive training. The program employed a one-group pretest-posttest design involving 31 twelfth-grade social science students through transaction simulations, group discussions, and digital quiz-based assessments conducted in a single 95-minute session. The analysis revealed an increase in the mean score to 45.00, with a statistically significant difference (p = 0.006), representing a relative improvement of 26.24%. However, the N-Gain value of 0.1389 indicates that the level of effectiveness remains low. These findings suggest that while the interactive approach can promote short-term improvement in understanding, the limited duration of the training was insufficient to achieve optimal conceptual mastery. Practically, this training model has the potential to be implemented in secondary schools as an alternative strategy to strengthen accounting literacy, with recommendations for extended instructional time and sustained practice to maximize learning outcomes. ABSTRAK Rendahnya literasi keuangan remaja Indonesia masih menjadi tantangan serius, sebagaimana tercermin dalam data nasional tahun 2024 dan kondisi awal siswa SMA Negeri 14 Bandar Lampung yang menunjukkan rata-rata skor awal pemahaman akuntansi sebesar 35,65. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan penguasaan konsep akuntansi dasar sekaligus menilai efektivitas pelatihan interaktif yang diterapkan. Program dilaksanakan menggunakan desain one-group pretest-posttest terhadap 31 siswa kelas XII IPS melalui simulasi transaksi, diskusi kelompok, dan evaluasi berbasis kuis digital dalam satu sesi berdurasi 95 menit. Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata menjadi 45,00 dengan perbedaan yang signifikan secara statistik (p = 0,006), serta kenaikan relatif sebesar 26,24%. Meskipun demikian, nilai N-Gain sebesar 0,1389 mengindikasikan efektivitas yang masih tergolong rendah. Temuan ini menunjukkan bahwa pendekatan interaktif mampu mendorong peningkatan pemahaman dalam jangka pendek, namun durasi pelatihan yang terbatas belum cukup untuk menghasilkan penguasaan konsep yang optimal. Secara praktis, model pelatihan ini berpotensi diterapkan di sekolah menengah sebagai alternatif penguatan literasi akuntansi, dengan rekomendasi penambahan waktu dan latihan berkelanjutan agar dampak pembelajaran lebih maksimal.