Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pendidikan Politik Dan Civic Culture Pada Ibu-Ibu Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Alexsander Yandra; Nielwaty, Elly; Herlinda, Dwi; Faridhi, Adrian
ABDINE: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): ABDINE : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis Riau Pesisir

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/abdine.v1i1.232

Abstract

Abstract This service is an education of people's behavior to be smart in politics and the realization of democratic consolidation both at the national and local levels. With the above conditions, it is deemed necessary for the contribution of Unilak Higher Education to carry out service with the theme of inclusive political education and strengthening civic culture for the PKK community to fulfill their rights and obligations in politics. Through counseling and FGD methods, this service can encourage the creation of a community culture that is aware of ethical politics and encourages the realization of a civic culture from the community. This can be seen from the increase in public knowledge regarding political rights, both in voting and in supervising the election Keywords: Political Education, Civic Culture, PKK   Abstrak Pengabdian ini merupakan edukasi dari perilaku masyarakat agar cerdas dalam politik dan terwujudnya konsolidasi demokrasi baik di tingkat nasional maupun lokal. Dengan kondisi tersebut di atas, maka dipandang perlu kontribusi Perguruan Tinggi Unilak melakukan pengabdian dengan tema pendidikan politik yang inkulisif dan penguatan civic culture bagi masyarakat Ibu PKK untuk memenuhi hak  dan kewajibannya dalam politik. Melalui metode penyuluhan dan FGD maka pengabdian ini dapat mendorong terciptanya kultur masyarakat yang sadar akan politik etik dan mendorong terwujudnya budaya kewargaan dari masyrakat. Hal ini terlihat dari peningkatan pengetahuan masyarakat terkait hak politik baik dalam memilih maupun dalam mengawasi dalam pemilu tersebut. Kata Kunci : Pendidikan Politik, Civic Culture, PKK
PENDAMPINGAN UMKM DALAM PENINGKATAN NILAI EKONOMI BUDIDAYA PAKCOY DI DESA TANAH MERAH KECAMATAN SIAK HULU KABUPATEN KAMPAR Elly Nielwaty; Dwi Herlinda; Pebriana Marlinda; Melani Ardianti
BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Vol. 6 No. 1 (2026): BHAKTI NAGORI (Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat) Juni 2026
Publisher : LPPM UNIKS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36378/bhakti_nagori.v6i1.5957

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis pertanian lokal memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat desa. Desa Tanah Merah, Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar memiliki potensi budidaya pakcoy hidroponik yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT). Namun, hasil panen masih dominan dijual dalam bentuk segar sehingga nilai tambah produk, daya simpan, dan jangkauan pasar belum optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesiapan KWT dalam mengembangkan pakcoy menjadi produk olahan bernilai ekonomi, khususnya melalui inovasi kerupuk pakcoy, pengemasan, serta pemasaran sederhana. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan edukatif, partisipatif, dan aplikatif melalui tahapan pre-test, penyampaian materi, diskusi, post-test, dan rencana tindak lanjut. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Januari 2026 dan diikuti oleh 20 orang peserta KWT pembudidaya pakcoy. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta dari 55% pada pre-test menjadi 85% pada post-test. Selain itu, peserta menunjukkan antusiasme dalam diskusi mengenai pengolahan produk, daya tahan, kemasan, dan peluang pemasaran. Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendampingan berbasis inovasi produk mampu meningkatkan literasi nilai tambah hasil pertanian dan membuka peluang pengembangan UMKM lokal berbasis kelembagaan perempuan desa.
Urban Farming Solusi Ketahanan Pangan Rumah Tangga Perkotaan Di Kelurahan Limbungan Kecamatan Rumbai Regina Florince; Putri Dwita; Elly Nielwaty; Dwi Herlinda
Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik Vol. 1 No. 2 (2026): Agustus : Jurnal Nasional Evaluasi Kebijakan dan Administrasi Publik
Publisher : PT. Lembaga Penerbit Penelitian Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65244/jned.v1i2.939

Abstract

Pertanian perkotaan urban farming telah muncul sebagai solusi alternatif yang kreatif untuk mengatasi tantangan urbanisasi, khususnya terkait ketahanan pangan rumah tangga di wilayah perkotaan seperti Pekanbaru, yang menghadapi kendala berupa keterbatasan lahan, pertumbuhan penduduk, dan tingginya permintaan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pertanian perkotaan melalui studi kasus di Jalan Pandak, Kelurahan Limbungan, Kecamatan Rumbai, serta mengeksplorasi potensinya dalam menjamin ketahanan pangan rumah tangga di lingkungan perkotaan. Metode penelitian deskriptif kualitatif digunakan dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan warga yang aktif dalam kegiatan pertanian perkotaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertanian perkotaan dapat meningkatkan ketersediaan pangan rumah tangga, mengurangi pengeluaran untuk pangan, dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pemanfaatan lahan terbatas secara produktif. Selain itu, kegiatan pertanian perkotaan mendorong partisipasi masyarakat dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti keterbatasan pengetahuan teknis, kurangnya sumber daya produksi, dan belum memadainya dukungan pemerintah yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan sangat penting untuk mengoptimalkan pengembangan pertanian perkotaan sebagai strategi berkelanjutan bagi ketahanan pangan perkotaan.
Innovation of Population Administration Services During COVID-19 Pandemic Dwi Herlinda; Trio Saputra; Eka Eka; Farah Fauzan
TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan Vol. 15 No. 2 (2023): TRANSFORMASI: Jurnal Manajemen Pemerintahan
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33701/jtp.v15i2.2662

Abstract

Abstract This research aims to analyze the innovation in population administration services during the COVID-19 pandemic and identify the obstacles faced by the Pekanbaru City Population and Civil Registration Service. These challenges include disruption to the server network, limited processing quotas, and a lack of public awareness regarding the innovation of the SIPENDUDUK website. The research adopts a qualitative method involving descriptive analysis, as well as data collection through interviews, observations, and documentation. The results show that innovation in the SIPENDUK Administration Services during the COVID-19 pandemic at the Pekanbaru City Population and Civil Registration Service has been successful. Meanwhile, network disruptions, limited process service quotas, and lack of socialization are obstacles to the SIPENDUDUK website as an innovation in population administration services during the pandemic. Keywords: Innovation; Population Administration Services; COVID-19 Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis tentang bagaimana inovasi pelayanan administrasi kependudukan di masa pandemi Covid-19 serta apa saja yang menjadi kendala dalam inovasi pelayanan di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru. Hal ini karena adanya gangguan terhadap jaringan server, keterbatasan kuota proses serta kurangnya sosialisasi terhadap masyarakat tentang inovasi website SIPENDUDUK. Penelitian ini menggunakan Metode Penelitian Kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Inovasi Pelayanan Administrasi SIPENDUDUK di Masa Pandemi Covid-19 di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Pekanbaru sudah berjalan dengan baik. Gangguan pada jaringan, keterbatasan kuota layanan proses dan kurangnya sosialisasi menjadi kendala pada website SIPENDUDUK sebagai inovasi pelayanan administrasi kependudukan di masa pandemi. Kata kunci: Inovasi; Pelayanan Administrasi Kependudukan; Covid-19