Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Agro Tatanen

KEPADATAN POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA WERENG BATANG COKLAT (Nilaparvata lugens Stal.) PADA UJI ADAPTASI BEBERAPA GALUR HARAPAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA SAWAH TADAH HUJAN DI DESA KENDAYAKAN KECAMATAN TERISI INDRAMAYU Roh, Nur; Dwimartina, Fina; Sumarna, Pandu
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 1 (2024): AGRO TATANEN Edisi Januari 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i1.1277

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu dari beberapa tanaman penghasil makanan pokok bagi sebagian besar penduduk di Indonesia. Padi menjadi salah satu komoditas utama yang sangat potensial di Indonesia. Wereng batang coklat sering merusak tanaman padi karena tanaman padi umumnya berdaun lebat dan selalu hidup di tempat yang berair (lembab), dan biasanya sambil menunggu adanya tanaman padi, wereng batang coklat mampu bertahan pada rumput atau tanaman yang lembab lainnya. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat kepadatan populasi dan intensitas serangan hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stal.) pada uji adaptasi beberapa galur harapan tanaman padi (Oryza sativa L.) pada sawah tadah hujan, serta pengaruhnya pada pertumbuhan tanaman padi. Percobaan ini dilaksanakan di Desa Kendayakan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu, pada bulan Desember 2021 sampai bulan Mei 2022. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 8 perlakuan yang masing-masing diulang 4 kali. Adapun 8 perlakuan tersebut adalah V1, V2, V3, V4, V5, V6, V7 dan V8. Dimana masing-masing perlakuan diulang sebanyak 8 kali. Dengan demikian terdapat 64 unit percobaan. Hasil yang diperoleh yaitu kepadatan populasi hama wereng batang coklat pada uji adaptasi beberapa galur harapan tanaman padi pada sawah tadah hujan di Desa Kendayakan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu. Hasil pertumbuhan tinggi tanaman per rumpun yaitu umur 21, 35 dan 49 HST ditunjukkan oleh perlakuan V6 yaitu 75,11 cm, 91,30 cm dan 109,82 cm. Jumlah anakan per rumpun umur 21, 35 dan 49 HST, perlakuan terbanyak V5 yaitu 26,10, 24,80 dan 22,10 batang. Jumlah anakan produktif per rumpun perlakuan terbanyak V5 yaitu 13,60, sedangkan perlakuan terendah ditunjukan oleh V3 yaitu 8,90. Panjang malai tertinggi perlakuan V2 yaitu 93,97 cm dan malai terpendek V4 yaitu 20,45 cm. Jumlah gabah per malai terbanyak V6 yaitu 369,25 butir dan terendah V1 yaitu 141,80 butir. Kepadatan populasi hama wereng batang coklat tertinggi, yaitu V7 32,30% sedangkan dari intensitas serangan hama wereng batang coklat tertinggi, yaitu V7 dan V8 0,85%, sedangkan Galur V1, V2, V3, V4, V5 dan V6 aman tidak terserang hama wereng batang coklat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Galur V1, V2, V3, V4, V5 dan V6 paling tahan terhadap wereng dibandingkan Ciherang dan Inpari.
PENGARUH DOSIS PUPUK VERMIKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) VARIETAS BIMA Afansya, Irre; Mahmud , Yudhi; Dwimartina, Fina
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 7 No. 1 (2025): AGRO TATANEN Edisi Januari 2025 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v7i1.1501

Abstract

Shallots are a horticultural crop that is used as a spice for cooking every day. The community's demand for shallots continues to increase, but the production level is still low. Efforts that can be made to increase the production of shallot plants are by using vermicompost fertilizer. Vermicompost fertilizer is a fertilizer from composting organic waste whose fermentation process is assisted by earthworms, so it is useful for increasing onion production. This study aims to determine the effect of vermicompost fertilizer dosage on the growth and yield of the best shallot plants. The research was carried out in the rice fields of Pekandangan Village, Indramayu Regency, in March – May 2024. The experimental design used in this study was a Group Random Design (RAK) consisting of 5 treatments that were repeated 5 times each. The 5 treatments of vermicompost fertilizer doses are V0 = control, V1 = 10 tons/ha, V2 = 20 tons/ha, V3 = 30 tons/ha, and V4 = 40 tons/ha. The results showed that there was an effect of the use of vermicompost fertilizer on all components of the growth and yield of shallot plants at the best dose of 30 tons/ha, with a yield of 0.33 tons/ha. Keywords: Vermicompost Fertilizer, Growth and Yield, Shallot Plants, Bima Varieties, Horticulture.
KEPADATAN POPULASI DAN INTENSITAS SERANGAN HAMA WERENG BATANG COKLAT (Nilaparvata lugens Stal.) PADA UJI ADAPTASI BEBERAPA GALUR HARAPAN TANAMAN PADI (Oryza sativa L.) PADA SAWAH TADAH HUJAN DI DESA KENDAYAKAN KECAMATAN TERISI INDRAMAYU Roh, Nur; Dwimartina, Fina; Sumarna, Pandu
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 6 No. 1 (2024): AGRO TATANEN Edisi Januari 2024 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v6i1.1277

Abstract

Padi (Oryza sativa L.) merupakan salah satu dari beberapa tanaman penghasil makanan pokok bagi sebagian besar penduduk di Indonesia. Padi menjadi salah satu komoditas utama yang sangat potensial di Indonesia. Wereng batang coklat sering merusak tanaman padi karena tanaman padi umumnya berdaun lebat dan selalu hidup di tempat yang berair (lembab), dan biasanya sambil menunggu adanya tanaman padi, wereng batang coklat mampu bertahan pada rumput atau tanaman yang lembab lainnya. Maksud dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh tingkat kepadatan populasi dan intensitas serangan hama wereng batang coklat (Nilaparvata lugens Stal.) pada uji adaptasi beberapa galur harapan tanaman padi (Oryza sativa L.) pada sawah tadah hujan, serta pengaruhnya pada pertumbuhan tanaman padi. Percobaan ini dilaksanakan di Desa Kendayakan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu, pada bulan Desember 2021 sampai bulan Mei 2022. Metode penelitian menggunakan metode eksperimen dengan rancangan lingkungan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari 8 perlakuan yang masing-masing diulang 4 kali. Adapun 8 perlakuan tersebut adalah V1, V2, V3, V4, V5, V6, V7 dan V8. Dimana masing-masing perlakuan diulang sebanyak 8 kali. Dengan demikian terdapat 64 unit percobaan. Hasil yang diperoleh yaitu kepadatan populasi hama wereng batang coklat pada uji adaptasi beberapa galur harapan tanaman padi pada sawah tadah hujan di Desa Kendayakan Kecamatan Terisi Kabupaten Indramayu. Hasil pertumbuhan tinggi tanaman per rumpun yaitu umur 21, 35 dan 49 HST ditunjukkan oleh perlakuan V6 yaitu 75,11 cm, 91,30 cm dan 109,82 cm. Jumlah anakan per rumpun umur 21, 35 dan 49 HST, perlakuan terbanyak V5 yaitu 26,10, 24,80 dan 22,10 batang. Jumlah anakan produktif per rumpun perlakuan terbanyak V5 yaitu 13,60, sedangkan perlakuan terendah ditunjukan oleh V3 yaitu 8,90. Panjang malai tertinggi perlakuan V2 yaitu 93,97 cm dan malai terpendek V4 yaitu 20,45 cm. Jumlah gabah per malai terbanyak V6 yaitu 369,25 butir dan terendah V1 yaitu 141,80 butir. Kepadatan populasi hama wereng batang coklat tertinggi, yaitu V7 32,30% sedangkan dari intensitas serangan hama wereng batang coklat tertinggi, yaitu V7 dan V8 0,85%, sedangkan Galur V1, V2, V3, V4, V5 dan V6 aman tidak terserang hama wereng batang coklat. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa Galur V1, V2, V3, V4, V5 dan V6 paling tahan terhadap wereng dibandingkan Ciherang dan Inpari.
PENGARUH DOSIS PUPUK VERMIKOMPOS TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN BAWANG MERAH (Allium Ascalonicum L.) VARIETAS BIMA Afansya, Irre; Mahmud , Yudhi; Dwimartina, Fina
AGRO TATANEN | Jurnal Ilmiah Pertanian Vol. 7 No. 1 (2025): AGRO TATANEN Edisi Januari 2025 | Jurnal Ilmiah Pertanian
Publisher : Program Studi Agroteknologi Faperta UNIBBA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55222/agrotatanen.v7i1.1501

Abstract

Shallots are a horticultural crop that is used as a spice for cooking every day. The community's demand for shallots continues to increase, but the production level is still low. Efforts that can be made to increase the production of shallot plants are by using vermicompost fertilizer. Vermicompost fertilizer is a fertilizer from composting organic waste whose fermentation process is assisted by earthworms, so it is useful for increasing onion production. This study aims to determine the effect of vermicompost fertilizer dosage on the growth and yield of the best shallot plants. The research was carried out in the rice fields of Pekandangan Village, Indramayu Regency, in March – May 2024. The experimental design used in this study was a Group Random Design (RAK) consisting of 5 treatments that were repeated 5 times each. The 5 treatments of vermicompost fertilizer doses are V0 = control, V1 = 10 tons/ha, V2 = 20 tons/ha, V3 = 30 tons/ha, and V4 = 40 tons/ha. The results showed that there was an effect of the use of vermicompost fertilizer on all components of the growth and yield of shallot plants at the best dose of 30 tons/ha, with a yield of 0.33 tons/ha. Keywords: Vermicompost Fertilizer, Growth and Yield, Shallot Plants, Bima Varieties, Horticulture.