Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

RESPONS PESERTA DIDIK TERHADAP PEMBELAJARAN TEKS PROSEDUR MENGGUNAKAN PENDEKATAN CRT BERBANTUAN APLIKASI CANVA DI KELAS VII Ajijah, Nur; Juidah, Imas; Nasihin, Agus; Kurniyah, Yayah
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v10i2.1271

Abstract

PenelitianGiniGbertujuanGuntuk mengetahui implementasiGpendekatangGCulturally ResponsiveGTeaching (CRT) yang dipadukan dengan media Canva dalam pembelajaran teks prosedur di SMPN 2 Indramayu. PendekatanGCRT dianggap sesuai dengan latar belakang budaya lokal pesertaGdidik, sedangkan Canva digunakan untuk memperkuat visualisasi materi yang dikemas secara menarik. Metode yangGdigunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan responden 31 peserta didik kelas VII I. Hasil menunjukkan peningkatan motivasi, ketertarikan, dan pemahaman peserta didik, ditandai dengan kenaikan nilai rata-rata dari 57,74 menjadi 91,94. Pendekatan ini terbukti efektif, inovatif, dan layak diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas secara menyeluruh dan berkesinambungan.
TRANSFORMASI TOKOH BISMA DALAM CERPEN “PEREMPUAN YANG INGIN MEMBUNUH BISMA” KARYA GANUG NUGROHO ADI Nasihin, Agus
Bahtera Indonesia Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia
Publisher : Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/bi.v5i1.64

Abstract

Transformasi dalam bentuk karya sastra modern merupakan salah satu upaya pelestarian, pemertahanan eksistensi, dan penafsiran kembali konsep, nilai, dan norma-norma lama secara kontekstual. Dengan demikian, perlu adanya contoh analisis terhadap karya sastra yang berlatar belakang transformasi. Penelitian ini merupakan salah satu contoh analisis terhadap cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma” karya Ganug Nugroho Adi. Penelitian terhadap cerpen ini dimaksudkan untuk mengetahui bentuk transformasinya. Berdasar pada kisah pewayangan Bisma, transformasi secara utuh terjadi pada alur cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma”. Tidak ada alur peristiwa yang menyimpang dari hipogramnya. Demikian pula dengan nama-nama tokoh yang muncul dalam cerpen ini sama persis dengan nama-nama dalam kisah pewayangan tentang kehidupan Bisma. Yang membedakan cerpen “Perempuan yang Ingin Membunuh Bisma” dengan hipogramnya adalah penguatan pada unsur tema dan pemuatan nilai-nilai ideologis feminisme. Kata kunci: transformasi, hipogram, cerita pendek