Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Kompetensi Digital Perawat dalam Era Kesehatan 5.0: Tantangan, Peluang, dan Implikasi Terhadap Praktik Keperawatan Noyumala; Yona Sahalessy; Asrianto; Achmad Indra Awaluddin; Rizki Andita Noviar; Rahmat Pannyiwi
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i2.2590

Abstract

Era Kesehatan 5.0 menandai perubahan besar dalam pelayanan kesehatan yang mengintegrasikan teknologi digital canggih, seperti kecerdasan buatan (AI), Internet of Things (IoT), big data, dan sistem informasi kesehatan. Dalam konteks ini, kompetensi digital perawat menjadi kunci utama dalam menjamin pelayanan yang efisien, aman, dan berorientasi pada pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi digital perawat di Indonesia, mengeksplorasi tantangan dan peluang yang mereka hadapi, serta implikasinya terhadap praktik keperawatan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan wawancara mendalam pada 20 perawat dari berbagai institusi kesehatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat kesenjangan dalam adopsi teknologi digital, sebagian besar perawat memiliki sikap positif terhadap pemanfaatan teknologi dalam praktik. Tantangan utama yang dihadapi meliputi keterbatasan pelatihan, infrastruktur teknologi yang belum merata, dan resistensi terhadap perubahan. Namun, terdapat peluang besar untuk peningkatan efisiensi, akurasi, dan keselamatan pasien melalui integrasi teknologi. Penelitian ini merekomendasikan pengembangan kurikulum berbasis digital dan pelatihan berkelanjutan bagi perawat agar mampu beradaptasi secara optimal dalam era Kesehatan 5.0.
Perbedaan kemampuan mengontrol halusinasi sebelum dan sesudah menjalani terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi pada pasien skiziprenia di RSKD provinsi sulawesi selatan M. Agus Jabir; Anggeraeni Anggeraeni; Nursyafitri Nursyafitri; Asrianto Asrianto; Salki Sasmita; Mudrika Mudrika
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.4670

Abstract

Pendahuluan: satu dari empat orang di dunia mengalami gangguan jiwa, salah satunya adalah halusinasi. Halusinasi adalah gejala gangguan jiwa yang di tandai dengan perubahan sensori persepsi; merasakan sensasi palsu berupa suara, penglihatan pengecapan,perabaan , penghiduan. Salah satu terapi yang di gunakan untuk penanganan halusinasi adalah terapi aktivitas kelompok stimulasi persepsi , tujuannya untuk memberikan efek pemulihan pada pasien skizoprenia .Metode: desain yang di gunakan one grub pra – post test design pada 33 subjek di ruang rawat inap ( kenanga ) RSKD Prov. Sul – sel selama minggu ketiga mei sampai minggu pertama juni .Hasil: analisa data menggunakan uji T – berpasangan , nilai P = 0,001 pada sesi kemampuan mengontrol halusinasi dengan menghardik dan mencegah halusinasi dengan bercakap – cakap , nilai p = 0,001 pada sesi kemampuan mengontrol halusinasi Kesimpulan:analisa data menggunakan uji T - berpasangan ,nilai p=0,001 pada sesi kemampuan mengenal halusinasi , nilai p= 0,001 pada sesi kemampuan mengontrol halusinasi dengan menghardik dan mencegah halusinasi dengan bercakap - cakap , nilai p= 0,001 pada sesi kemampuan mengontrol halusinasi dengan melakukan kegiatan terjadwal dan patuh minum obat. Saran: pemberian asuhan keperawatan TAK stimulasi persepsi yang selama ini telah di terapkan perlu dikembangkan lebih dalm lagi sesuai dengan langkah - langkah pemberian TAK yang ada agar kemampuan dalam mengontrol halusinasi pada pasien skizoprenia dapat meningkat
Edukasi Asuhan Keperawatan Pada Pasien Asma: Manajemen Serangan Akut Di Tingkat Rumah Tangga Zulfikar Peluw; Maria Kurni Menga; Rahmat Pannyiwi; Asrianto
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1134

Abstract

ABSTRACT Asthma is a chronic respiratory disease characterized by inflammation and narrowing of the airways, causing shortness of breath, coughing, and wheezing. Asthma attacks can occur suddenly and require prompt and appropriate treatment to prevent more serious complications. Families' lack of knowledge about how to manage asthma attacks at home often leads to delays in initial treatment. This community service activity aims to improve families' knowledge and skills in managing acute asthma attacks at the household level through nursing care education. Implementation methods included health education, inhaler demonstrations, interactive discussions, and pre- and post-activity knowledge evaluations. The results of the activity showed an increase in families' knowledge and skills in recognizing the signs of an asthma attack and administering initial treatment at home. Nursing care education has been proven effective in improving families' ability to manage asthma attacks independently at home. Keywords: Asthma, Nursing Care, Health Education, Attack Management ABSTRAK Asma merupakan salah satu penyakit kronis pada saluran pernapasan yang ditandai dengan peradangan dan penyempitan saluran napas sehingga menyebabkan sesak napas, batuk, dan mengi. Serangan asma dapat terjadi secara tiba-tiba dan memerlukan penanganan yang cepat dan tepat untuk mencegah komplikasi yang lebih serius. Kurangnya pengetahuan keluarga mengenai cara menangani serangan asma di rumah seringkali menyebabkan keterlambatan dalam penanganan awal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam melakukan manajemen serangan asma akut di tingkat rumah tangga melalui edukasi asuhan keperawatan. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan kesehatan, demonstrasi penggunaan inhaler, diskusi interaktif, serta evaluasi pengetahuan sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan keluarga dalam mengenali tanda serangan asma serta melakukan penanganan awal di rumah. Edukasi asuhan keperawatan terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan keluarga dalam menangani serangan asma secara mandiri di rumah. Kata Kunci: Asma, Asuhan Keperawatan, Edukasi Kesehatan, Manajemen Serangan