Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

BETERNAK BURUNG PUYUH BAGI PETERNAK PEMULA Safriyanto Dako; Safriyanto Dako; Fahria Datau; Suparmin Fathan; syukri I Gubali
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS) Vol 2, No 1 (2022): Jambura Journal of husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve (JJHCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan Pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok peternak peternak dalam penanganan usaha ternak burung puyuh bagi peternak pemula. DOQ burung puyuh sejumlah 200 ekor, yang di tempatkan  Kandang burung puyuh. Burung puyuh (DOQ) sebanyak 200 ekor, Alat yang digunakan kandang, Brooding, pakan dan vitamin untuk ternak. Pengabdian dilaksanakan bersama peternak melalui pembuatan kandang dan Brooding; Pembuatan subtitusi pakan dengan daun pandan, di kelompok peternak; Penerapan program vaksinasi burung puyuh serta memberika motivasi dalam beternak burung puyuh menggunakan model PRA. Pengelolaan brooding, terutama suhu brooding dikontrol secara konvensional. Burung puyuh berumur 1-7 hari merupakan masa kritis dalam brooding, dimana suhu harus stabil sehingga puyuh tidak mengalami cekama panas atu dingin. Kandang yang dibuat untuk ternak puyuh dalam kegiatan pengadian merupakan kandang contoh, kandang adalah kandang baterai, ukuran utama ukuran kandang 60 cm x 400 cm, bentuknya bersusun, sengayak 20 flok, berukuran 40 cm  x 30 cm dengan kapasitas tampung kseluran flok sebanyak 200 ekor. Vaksinasi pertama pada burung puyuh setelah berumur 4 hari berada didalam brooding. Vaksinasi kedua dilakukan setelah burung puyuh berumur 10 hari di kandang, dan Vaksinasi ketiga setelah burung puyuh berumur 23 hari. Program pemberdayaan peternak pemula burung puyuh memberikan pemahaman dan peningkatan kompoyensi dalam pengelolaan usaha ternaknya secara berkesinambungan
Penampilan kualitas telur burung puyuh yang diberi tepung daun kelor (moringo oleifera lam) dalam pakan Safriayanti Patingki Samuel; Fahria Datau; Syukri I Gubali
xxxx-xxxx
Publisher : Gorontalo Journal of Equatorial Animals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAKTujuan penelitian adalah mengukur kualitas telur burung puyuh yang diberi tepung daun kelor dalam pakan. Penelitian ini mengunakan 100 ekor ternak burung puyuh. Penelitian ini menggunakan analisis of varian (anova) untuk menganalisis kualitas telur burung puyuh. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan, dan setiap unit perlakuan menggunakan lima ekor burung puyuh. Variabel penelitian adalah bobot telur, tebal kerabang telur, indeks albumen, haugh unit, dan warna kuning telur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian tepung daun kelor tidak berpengaruh nyata (P0,05) terhadap bobot telur, indeks albumen kerabang telur dan haugh unit dan berpengaruh nyata (P0.05) pada warna kuning telur burung puyuh. Hasil uji Duncan menunjukkan bahwa, perlakuan P2 memberikan warna kuning telur yang lebih baik dari perlakuan lainnya. Disimpulkan bahwa pemberian tepung daun kelor memberikan pengaruh yang sama atau tidak berbeda terhadap bobot telur, indeks albumen dan haugh unit. dan pemberian tepung daun kelor dengan taraf 4% memberikan warna kuning telur yang lebih baik.Kata Kunci : Kualitas telur, tepung daun kelor, Burung Puyuh
STATUS FISIOLOGI AYAM KAMPUNG SUPER AKIBAT PERBEDAAN CAHAYA Ismail Kabaderan; Syukri I Gubali; Safriyanto Dako; Suparmin Fathan
xxxx-xxxx
Publisher : Gorontalo Journal of Equatorial Animals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pencahayaan yang berbeda terhadap status fisiologi ayam kampung super pada fase finisher. Penelitian ini telah dilaksanakan pada bulan Januari sampai bulan Februari 2022 bertempat di Desa Berlian, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. percobaan lapangan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 perlakuan dan 4 ulangan sehingga terdapat 20 unit percobaan. Setiap ulangan terdiri dari 3 ekor anak ayam. Pencahayaan yang berbeda terhadap status fisiologi ayam KUB berbeda nyata (P0,05) terhadap frekuensi pernapasan ayam KUB fase finisher. Rata-rata frekuensi pernapasan pada perlakuan ini berkisar antara 28 – 42 kali/menit. Frekuensi denyut jantung dan suhu rektal ayam KUB tidak berbeda nyata (P0,05).
PENDAMPINGNAN PENGAJUAN ARTIKEL ILMIAH DIJURNAL ILMIAH ONLINE BAGI MAHASISWA AKHIR STUDI Safriyanto Dako; Safriyanto Dako; Nibras K Laya; Syukri I Gubali; Suparmin Fathan; Fahria Datau; Sri Yeni Pateda
Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve Vol 2, No 2 (2023): Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve
Publisher : Jambura Journal of Husbandry and Agriculture Community Serve

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this service is to provide student assistance in submitting and publishing articles in online journals and induction of the Mendeley application. The dedication method uses the Active Participant Participation (PRA) model. Submitting articles in scientific journals generally uses 5 steps to submit (according to the rules of the intended journal and depending on the OJS application used in the journal). After logging in to scientific journals (journals using OJS 2): Click new submission (1), Submit a draft article (Uploading the submission) (2), Fill in the metadata for each Author (Enter Metadata Submission) (3), Upload Supplementary Files namely uploading data related to the contents of the article for revision, generally there are separate instructions from the journal editor (4). Confirming Submission, The inside is the final step and saving your article file can be submitted. Organizing mentoring for submitting articles in online journals, induction of Mendeley applications, and providing expertise that makes it easier for students to write scientific articlesKata Kunci: Jurnal online; Artikel Ilmiah; Aplikasi mendeley
Penampilan Produksi Telur Burung Puyuh Yang Di Beri Tepung Daun Kelor ( Moringa Oleifera Lam ) Dalam Ransum Ratna I Pabila; Nibras K Laya; Syukri I Gubali; Srisukmawati Zainudin
Gorontalo Journal of Equatorial Animals Vol 2, No 2 (2023): Gorontalo Journal of Equatorial Animals
Publisher : Gorontalo Journal of Equatorial Animals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The present study aimed to determine the effect of Moringa leaf powder on the performance of quail (Coturnix coturnix Japonica) eggs production. The study was conducted from January to March 2022 at the production enclosures of the Department of Animel Science. Thelivestock used in the study  were 100 quails, layer fase. Beside, the ration used was composed  of feed ingrediens, namely moringa leaf powder, fish meal, concentrate,corn meal, rice bran, and premix. The study employed a completely  randomized design (CRD) consisting of five treatments and four refilication. The treatments given in the study were P0: basic ration (withhout the addition of Moringa leaf flour), P1: 98% basic ration +2% Moringa leaf powder= 100%, P2:96% basic ration +4% Moringa leaf powder =100%, P3: 94% bsic ration + 6% moringa leaf powder =100%, P4: 92% basic ration + 8%Moringa leaf powder = 100%. Furthemore, the data obtained were analyzed using Analysis of Varians (ANOVA), and the variables observed were egg production , egg weight, ration consumption and ration conversion. The findings proved that the addition of Moringa leaf powder to quail rations provided  for up to 35 days had no significant effect on egg production, egg weight, ration consumption, and ration conversion.
Penerapan cegah stres pada ayam ras petelur : Application of stress prevention in laying chickens Safriyanto Dako; Nibras Laya; Fahria Datau; Syukri Gubali; Sri Yeni Pateda; Syahruddin Syahruddin; Suparmin Fathan; Srisukmawati Zainudin
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2023): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v4i3.427

Abstract

ABSTRACT  Laying breeds of chickens are sensitive to stress, which can affect growth and egg production. The aim of this service is to implement stress prevention in the laying hen business for a group of laying hen breeders in Inomata Village, Bonebolango, Gorontalo. The Active Participatory Service (PRA) model is implemented through group mentoring. Activities are carried out through preparation of mentoring activities, building agreements, consultations and scheduling in mentoring and problem inventory. Education is carried out for breeders with knowledge and skills, namely motivating breeders, providing knowledge and skills in preventing stress in laying hens. Organizing community service activities on how to prevent stress in laying hens for breeders in Inomata village can prevent stress in laying hens.  Keywords: Breeder groups; Laying chickens; Stress pressure   ABSTRAK Ayam ras petelur sensitif terhadap stress, sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan dan produksi telur. Tujuan pengabdian ini menerapkan pencegahan stress pada usaha ayam ras petelur bagi kelompok peternak ayam ras petelur di Desa Inomata, Bonebolango, Gorontalo.  Model pengabdian Partisipatori Aktif  (PRA) dilaksanakan melalui pendampingan kelompok. Kegiatan dilaksanakan melalui persiapan kegiatan pendampingan, membangun kesepakatan, rembuk dan penjadwalan dalam pendampingan dan Inventaris masalah. Edukasi dilakukan pada peternak dengan pengetahuan dan keterampilan yakni memotivasi peternak, pembekalan pengetahuan dan ketrampilan dalam mencegah terjadinya stress pada ayam petelur. Terselenggaranya kegiatan pengabdian tentang cara cegah stress pada ayam petelur bagi peternak didesa Inomata dapat melakukan pencegahan stress pada ayam petelur. Kata kunci: Ayam petelur; Kelompok peternak; Tekanan stress  
Preferensi Konsumen Terhadap Produk Nugget Ayam di Kecamatan Kota Selatan Kota Gorontalo Risva Akantu; La Ode Sahara; Syukri I Gubali
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pergeseran kebiasaan dan gaya hidup khususnya masyarakat perkotaan yang mengkonsumsi produk makanan higienis, siap saji, hemat waktu, praktis, mudah dimasak dan mudah didapatkan telah berdampak pada semakin terbukanya peluang pasar produk makanan olahan beku (frozen food). Preferensi konsumen terhadap produk perunggasan khususnya daging segar mulai bergeser ke produk olahan seperti nugget. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui karakteristik dan preferensi konsumen terhadap atribut produk nugget. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif. Jumlah responden atau sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 99 orang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei, yaitu penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dengan kuesioner yang digunakan sebagai alat bantu dalam pengumpulkan data. Analisis deskriptif kuantitatif dan analisis preferensi digunakan untuk mengolah data yang telah dikumpulkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan tingkat pendidikan SMA sederajat sebesar 45,5%. Pekerjaan responden bervariasi dan 45,5% sebagian besar berprofesi sebagai mahasiswa dan ibu rumah tangga. Penghasilan responden bervariasi dan 41,4% antara 1-2 juta rupiah. Tingkat preferensi berdasarkan prioritas pilihan konsumen, yaitu info kadaluwarsa (4,21), sertifikasi BPOM (4,15), murah dan terjangkau (4,09), sertifikasi halal (4,08), dan harga promo (4,06).
STRATEGI PEMASARAN TELUR AYAM RAS DI PT HARIM FARMSCO INDONESIA KABUPATEN GORONTALO Sutriyah Sutriyah; La Ode Sahara; Syukri I Gubali
Jambura Journal of Tropical Livestock Science Vol 1, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi pemasaran adalah strategi yang dirancang untuk mempromosikan barang dan jasa sehingga akan menghasilkan keuntungan. Strategi dapat berjalan dengan baik, apabila perusahaan mampu memaksimalkan konsep bauran pemasaran (marketing mix). Elemen-elemen yang ada dalam bauran pemasaran terdiri atas produk (product), harga (price), lokasi (place), promosi (promotion) dan setiap elemen membutuhkan suatu strategi tersendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor yang berpengaruh dalam pemasaran telur ayam ras serta alternatif strategi pemasaran yang ada di PT Harim Farmsco Indonesia. Pemilihan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive sampling). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode survei. Teknik pengumpulan datanya melalui observasi, wawancara, dan kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif kuantitatif dan analisis SWOT berdasarkan kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity) dan ancaman (treaths). Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi pemasaran, seperti: 1) pilihan kualitas telur, 2) kemasan produk masih sederhana, 3) akses pasar yang luas, 4) persaingan dengan perusahaan lain yang tidak sehat. Matriks faktor internal menunjukkan nilai posistif (+) karena nilai kekuatan lebih besar daripada kelemahannya (S = 1,92 ≥ W = 0,95), sedangkan matriks faktor eksternal juga menunjukkan nilai positif (+) karena nilai peluang lebih besar dari pada nilai ancaman (O = 1,68 ≥ T = 0,96). Kondisi internal dan ekternal yang positif maka arah kebijakan yang tepat dilaksanakan pada kondisi ini yaitu “Growth Strategy” atau strategi pertumbuhan.Kata Kunci: Telur, Strategi, Bauran Pemasaran, Analisis SWOT
QUALITY OF QUAIL EGGS GIVEN MORINGA LEAF FLOUR (Moringa Oleifera Lam) IN FEED Samuel, Siti Safriayanti; Datau, Fahria; Gubali, Syukri I
Jambura Journal of Animal Science Vol 7, No 1 (2024): Jambura Journal of Animal Science
Publisher : Animal Husbandry Department, Faculty of Agriculture Gorontalo State University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35900/jjas.v7i1.15848

Abstract

The purpose of the study was to measure the quality of quail eggs fed with Moringa leaf flour in the feed. This study used 100 quails. This study used analysis of variance (ANOVA) to analyze the quality of quail eggs. The study used a completely randomized design (CRD) with 5 (five) treatments and 4 (four) replications, and each treatment unit used 5 (five quails). The research variables were egg weight, egg shell thickness, albumen index, Haugh unit, and egg yolk color. The results showed that the administration of Moringa leaf flour had no significant effect (P0.05) on egg weight, eggshell albumen index and Haugh unit and had a significant effect (P0.05) on quail egg yolk color. Further tests showed that treatment P2 was different from P3, P0, P1 and P4, while treatment P4 was not different from treatments P3, P1 and P0. The average value of egg yolk color in treatment P3 was lower than other treatments. Duncan showed that the P2 treatment gave a better yolk color than the other treatments. It was concluded that the administration of Moringa leaf flour had the same or no different effect on egg weight, albumin index and Haugh unit. and the provision of Moringa leaf flour with a level of 4% gave a better egg yolk color. The provision of moringa leaf flour in feed did not have a significant effect (P0.05) on the egg white index and Haugh Unit (HU) of quail eggs, but had a significant effect (P0.05) on egg weight and quail egg yolk color 
TINGKAT PREVALENSI STOMATITIS PADA KUCING Nugroho, Tri Ananda Erwin; Gubali, Syukri I
Gorontalo Journal of Equatorial Animals Vol 4, No 1 (2025): Gorontalo Journal of Animal Equatorials
Publisher : Gorontalo Journal of Equatorial Animals

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is to measure the incidence rate (prevalence) of stomatitis cases in cats treated at the Gorontalo City Animal Health Center (Puskeswan). Stomatitis is inflammation of the oral cavity, gums and tongue accompanied by ulcers and necrosis. The samples examined were cats that had stomatitis and sought treatment at the Gorontalo City Health Center from January to March 2024. The examination method was to examine the patient's ambulator. The patient's ambulator is the first record when the patient is handled. Cat patients who come have an anemsa by asking the animal owner several questions, which are then recorded in the ambulator. After the patient's analysis is carried out, a physical examination is carried out by measuring body temperature, listening to the respiratory tract using a microscope, which aims to find out whether only the digestive system is affected or whether the respiratory system has been attacked. The mouth is then opened to determine the condition of the inside of the mouth. The parts observed include the upper lower lip, upper and lower tongue, right and left gums, the roof of the mouth and the patient's teeth. The prevalence of stomatitis in cats treated at the Gorontalo City Health Center was calculated by dividing the number of patients treated during January to March 2024 by one hundred percent. The data was then analyzed descriptively. The prevalence of Stomatitis in cats receiving treatment from January to March at the Gorontalo City Health Center was 25.7%.