Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

PERSAMAAN KEBIJAKAN EKONOMI RENCANA 5 TAHUN PERTAMA CINA DAN KEBIJAKAN EKONOMI ALIBABA (1953-1955) Asna Ariz Kawanti; Henry Susanto; Marzius Insani
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 9, No 2 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (285.001 KB)

Abstract

Persamaan Kebijakan Ekonomi Rencana 5 Tahun Pertama Cina Dan Kebijakan Ekonomi Alibaba (1953-1955). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persamaan antara kebijakan ekonomi Alibaba pada masa Kabinet Ali Sastroamidjojo 1 dan kebijakan Rencana 5 Tahun Pertama Cina. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode historis. Hasil penelitian menunjukan bahwa terdapat persamaan antara kebijakan ekonomi Alibaba dan kebijakan ekonomi Rencana 5 Tahun Pertama Cina. Persamaan yang di teliti yaitu pada ekonomi sektor pertanian dan industri menengah. Dibidang pertanian Cina membuat pertanian yang lebih modern untuk kemajuan sistem pertanian negaranya, hal ini juga dilakukan pada kabinet Alibaba yaitu dengan modernisasi sistem pertanian di Indonesia. Dibidang industri perusahaan-perusahaan di Cina diberikan pinjaman kredit lisensi untuk menasionalisasikan perindustrian di negara Cina. Selain itu pengadaan pajak dan sistem pemerintahan yang bersentral ke pusat mempermudah pemerintah dalam mengatur proses nasionalisasi perekonomian di Cina. Di Indonesia hal ini juga terjadi pada kebijakan Alibaba yang menekankan pada nasionalisasi perindustrian di Indonesia. Hal ini dilakukan karena di Indonesia banyak terdapat pengusaha-pengusaha Tionghoa yang memiliki perusahaan dan dapat menguasai sistem perekonomian di Indonesia. Kata Kunci: Alibaba, Cina, Ekonomi, Kebijakan
Arti Penting Irian Barat Bagi Indonesia Dina Ulayani Harahap; Marzius Insani; Henry Susanto
PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah) Vol 9, No 1 (2021): PESAGI (Jurnal Pendidikan dan Penelitian Sejarah)
Publisher : FKIP UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: The Importance of West Irian for Indonesia. Historically, Indonesia was a former colony of the Dutch East Indies or the former Dutch East Indies. The issue of West Irian as a continuation of the dispute between Indonesia and the Netherlands officially only arose at the enda of 1949. At the time, Indonesia was making vigorous efforts to find a away out through negotiations to resolve political disputes between the two sides, by the intercession of the United Nations (UN). The research method used in this study is, History research method, as for the stages of Historical research, namely, heuristics, criticsm, interpretation, and historiography. The data analysis techniques used are historical data analysis techniques. Using documentation and library data collection techniques. A dispute with the Dutch Colonial Government as a result of the colonialist’s appetite to occupy Indonesian territory was resolved in the hague through the round table conference in 1949 which resulted in Dutch recognition of Indonesia’s sovereignty and independence. However, in the conference there is still an unresolved issue, namely the status of West Irian. The purposw of The Liberation Of West Irian from dutch neo-capitalists was Sukarno did not want to be indifference again if West Irian was freed and became the henchman of the liberal capitalist imperialist state that Sukarno considered could harm the existence of the Republic Of Infonesia social democratic state at that time.Keywords: West Irian, Strategy, Profit, Loss.
Pelatihan Pemanfaatan Sistem Pembelajaran Daring bagi Guru-Guru SMA di Kecamatan Palas, Kabupaten Lampung Selatan Muhammad Basri; Yusuf Perdana; Nur Indah Lestari; Marzius Insani
J-ABDIPAMAS (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol 4, No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : IKIP PGRI Bojonegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (295.485 KB) | DOI: 10.30734/j-abdipamas.v4i2.1193

Abstract

ABSTRACTAlong with the development of information and communication technology by utilizing the internet in all aspects of life, one of the growing utilization of the internet is in the field of education. Improving the quality of teachers, especially high school teachers, needs to be improved through various skills in material selection, teaching materials, learning media to learning models that are relevant to student needs and technological developments. However, in reality not all teachers can implement online learning, so it is necessary to conduct training on the use of learning for high school teachers, especially for high school teachers in Palas District South Lampung Regency. Presentation and demonstration methods for training carried out by training in the creation of a learning management system with google class application carried out by training participants with independent and responsible assistance. The results showed that the entire out well the increase in the knowledge of high school teachers palas subdistrict, south lampung regency towards a bold learning system with several google classroom Learning Management System platforms and google meet. Keywords: Training, Utilization, Online Learning System ABSTRAKSeiring dengan perkembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan memanfaatkan internet dalam segala aspek kehidupan, salah satu pemanfaatan internet yang sedang berkembang yakni di bidang pendidikan. Peningkatan kualitas guru-guru, khususnya guru-guru SMA perlu ditingkatkan melalui berbagai keterampilan dalam pemilihan materi, bahan ajar, media belajar hingga model pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan siswa dan perkembangan teknologi. Akan tetapi pada kenyataannya tidak semua guru dapat mengimplementasikan pembelajaran daring, sehingga perlu dilakukan pelatihan pemanfaatan pembelajaran daring bagi guru-guru Sekolah Menengah Atas khususnya bagi guru SMA di Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan. Metode presentasi dan demonstrasi hingga pelatihan yang dilakukan dengan praktik pembuatan pengembangan learning manajemen sistem dengan aplikasi google classroom yang dilakukan oleh peserta pelatihan secara mandiri dan bertanggungjawab. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa seluruh rangkaian kegiatan pengabdian sudah terlaksana dengan baik yang ditunjukkan dengan peningkatan pengetahuan guru-guru SMA Kecamatan Palas Kabupaten Lampung Selatan terhadap sistem pembelajaran daring dengan beberapa platform Learning Management Sistem google classroom dan google meet. Kata Kunci: Pelatihan, Pemanfaatan, Sistem Pembelajaran Daring
MANAGERIAL COMPETENCE OF SCHOOL PRINCIPAL PERFORMANCE IN TULANG BAWANG DISTRICT, LAMPUNG PROVINCE IN 2022 Marzius Insani; Wina Astuti; Risma Margaretha Sinaga; Undang Rosidin; Sowiyah Sowiyah; Hasan Hariri
JURNAL EDUSCIENCE Vol 10, No 1 (2023): Jurnal Eduscience (JES), (Authors from Algeria and Indonesia)
Publisher : Universitas Labuhanbatu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jes.v10i1.3667

Abstract

This study aims to comprehensively reveal the competence of school principals in Tulang Bawang Regency. This research is a case study research in the field using an analytical perspective. This field research is a collaboration with school supervisors to obtain accurate and reliable data. It was concluded that the highest managerial competence of the principals of SMP in Tulang Bawang Regency was SMP Yapindo with a score of 3.89 followedby SMPN 2 Banjar Agung with a score of 3.86, SMPN 3 Menggala with a score of 3.8, SMPN Satap 2 Gedung Meneng with a score of 3.26, SMP Dwipa Karya Mandiri with a score 3.23, Menggala 4 Middle School with a score of 3.14, Angkasa Middle School with a score of 3.03, Meneng Satap 1 Middle School with a score of 2.87, and the lowest was obtained by Satap 3 Meneng Building Middle School. The average performance of school principals in managerial competence is 3.30. This means that the performance of school principals is classified as good. Key words: Principal, Junior high, Competency, Managerial.Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap secara komprehensif kompetensi kepala sekolah di Kabupaten Tulang Bawang. Penelitian ini adalah penelitian studi kasus di lapangan dengan menggunakan perspektif analitik. Penelitian lapangan ini merupakan kolaborasi dengan pengawas sekolah guna mendapatkan data yang akurat dan dapat dipercaya. Disimpulkan bahwa kompetensi manajerial kepala sekolah SMP Se-Kabupaten Tulang Bawang tertinggi adalah SMP Yapindo dengan skor 3.89 diikuti SMPN 2 Banjar Agung dengan skor 3.86, SMPN 3 Menggala dengan skor 3.8, SMPN Satap 2 Gedung Meneng dengan skor 3.26, SMP Dwipa Karya Mandiri dengan skor 3.23, SMP 4 Menggala dengan skor 3.14, SMP Angkasa dengan skor 3.03, SMPN Satap 1 Gedung Meneng dengan skor 2.87, dan terendah didapat oleh SMPN Satap 3 Gedung Meneng. Rata-rata kinerja kepala sekolah pada kompetensi manajerial adalah 3.30 ini berarti bahwa kinerja kepala sekolah tergolong Baik.Kata kunci: Kepala sekolah, SMP, Kompetensi, Manajerial
PELATIHAN APLIKASI CANVA SEBAGAI UPAYA MENCIPTAKAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BAGI GURU DI KECAMATAN GUNUNG LABUHAN KABUPATEN WAY KANAN Marzius Insani; Wartariyus Wartariyus; Febi Eka Febriansyah; Annisa Mutiarani; Nadira Anin Dita Putri; Achmad Fachri Aziz; Adhadi Fadillah; Yogi Nur Kholis; Siti Nurani; Auliana Fajria Rineksowati; Imroah Laina Retno Mukti Kusuma; Dian Febiyanti; Arlini Putri
BUGUH: JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 3 No. 3 (2023): September, 2023
Publisher : Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/buguh.v3n3.1334

Abstract

Canva adalah aplikasi desain grafis yang digunakan untuk membuat grafis media sosial, presentasi, poster, dokumen dan konten visual lainnya. Aplikasi ini juga menyediakan beragam contoh desain yang dapat  digunakan sebagai media pembelajaran dalam menunjang pendidikan berbasis teknologi. Media pembelajaran merupakan komponen yang memiliki peran penting dalammenunjang keberhasilan pembelajaran. Media pembelajaran berperan sebagaisarana untuk alat bantu penyalur yang digunakan oleh pendidik sebagaifasilitator dalam proses pembelajaran untuk menyampaikan materi pelajaran kepada peserta didik. Dalam hal ini adanya inovasi berupa kegiatan yang mampu menciptakan media pembelajaran berbasis teknologi yang interaktif akan membantu pendidik dan peserta didik dalam menghadirkan suasana pembelajaran yang asyik dan menyenangkan. Artikel ini berupaya memberikan gambaran dan penjelasan terkait program kerja pelatihan aplikasi Canva dalam menciptakan media pembelajaran yang interaktif Adapun tahapnya  meliputi pemaparan materi, pembuatan contoh media, dan praktik pembuatan media pembelajaran oleh guru-guru. Penulisan artikel ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model deskriptif-eksplanatif. Hasilnya, dewan guru  menerima pemahaman dan wawasan baru dalam hal menciptakan media pembelajaran berbasis aplikasi Canva.
Pelatihan Pembuatan E-Modul Tematik Kearifan Lokal Berbasis Pendidikan Multikultural bagi Kelompok Kerja Guru (KKG) Ki Hajar Dewantara Kecamatan Negara Batin Sumargono; Yustina Sri Ekwandari; Risma Margaretha Sinaga; Rinaldo Adi Pratama; Syaiful M; Marzius Insani
Nuwo Abdimas Vol. 3 No. 1 (2024): Nuwo Abdimas
Publisher : FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS LAMPUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan media dalam proses belajar mengajar diharapkan dapat menumbuhkan minat dan motivasi siswa, sehingga dapat mendorong siswa untuk belajar lebih giat lagi dan mencapai hasil belajar yang optimal. Siswa jugadiharapkan lebih mudah memahami dan mengerti materi yang disampaikan oleh guru. Salah satu faktor yang mempengaruhi kualitas pendidikan adalah penyajian materi pembelajaran yang kreatif dan inovatif. Terkait dengan hal tersebut, maka perlu adanya media pembelajaran yang dapat menarik minat belajar siswa, sehingga suasana pembelajaran sejarah lebih nyaman dan menyenangkan. Disamping media dibutuhkan juga guru kreatif yang memiliki keahlian di bidang teknologi informasi dan komputer, maka penting dilakukan pelatihan pembuatan media pembelajaran e-modul tematik kearifan lokal berbasis pendidikan multikultural. Kegiatan ini dilakukan dengan harapan guru-guru dapat menggunakan atau memanfaatkan    media e-modul untuk pembuatan media pembelajaran yang dapat digunakan dalam proses kegiatan pembelajaran baik untuk guru maupun siswa. Berdasarkan permasalahan yang ada terkait dengan kebutuhan para guru-guru SD KKG Kecamatan Negara Batin maka perlu dilakukan sebuah pelatihan untuk guru-guru SD dalam pembuatan media e-modul tematik kearifan lokal berbasis pendidikan multikultural.
Mantra Doa Pengobatan Tradisional Lampung sebagai Kearifan Lokal Penyembuh Penyakit Marzius Insani; Syaiful M; Syifa Andina
Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya Vol. 2 No. 1 (2025): Saka Bahasa: Jurnal Sastra, Bahasa, Pendidikan, dan Budaya
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/sakabahasa.v2i1.782

Abstract

This study examines the use of three traditional healing mantras in Lampung that have been passed down through generations, namely mantras used to treat drunken behavior, children's abdominal fever, and headaches. The main issue addressed in this research is the lack of documentation and scholarly attention to the function and meaning of traditional Lampung healing mantras in actual healing practices. The purpose of this study is to describe the forms, functions, and meanings of these three mantras as cultural heritage that continues to be actively practiced. This research employs a descriptive qualitative approach through in-depth interviews with a traditional healing practitioner who inherited the mantras through ancestral transmission. The findings indicate that these mantras serve not only as physical remedies but also possess strong spiritual and suggestive powers that influence the psychological condition of the patient. Thus, these healing mantras reflect the cultural and spiritual values of the Lampung people and are essential to preserve as part of their intangible heritage. Penelitian ini membahas penggunaan tiga mantra pengobatan tradisional Lampung yang diwariskan secara turun-temurun, yaitu mantra untuk mengobati orang yang suka mabuk, perut anak panas, dan sakit kepala. Masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah masih minimnya dokumentasi dan kajian terhadap fungsi dan makna mantra pengobatan tradisional Lampung dalam praktik penyembuhan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk, fungsi, dan makna dari ketiga mantra tersebut sebagai warisan budaya yang masih digunakan secara aktif. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara langsung kepada narasumber sebagai praktisi pengobatan tradisional yang menerima mantra secara turun-temurun. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mantra tidak hanya berfungsi sebagai penyembuh fisik, tetapi juga memiliki kekuatan spiritual dan sugestif yang memengaruhi kondisi psikologis penderita. Dengan demikian, mantra pengobatan ini mencerminkan nilai budaya dan spiritual masyarakat Lampung yang penting untuk dilestarikan.