Claim Missing Document
Check
Articles

Found 67 Documents
Search
Journal : eProceedings of Engineering

Desain Dan Implementasi Pengontrol Pid Pada Sistem 2 Derajat Kebebasan Untuk Colour Object Tracking Muhammad Zakaria; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Colour object tracking (COT) merupakan salah satu topik yang sering dibahas pada bidang computer vision. Teknologi COT sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari diantaranya digunakan dalam sistem pengawasan. Namun dalam sistem COT sering ditemui masalah akibat perubahan dimensi 3D menjadi 2D. Maka dibutuhkan suatu teknik yang dapat memperbaiki respon sistem dalam keaadaan transien dan tunak agar sistem dapat mengikuti gerak objek dengan baik. Pada penelitian ini digunakan kontrol PID untuk mengendalikan pergerakan dengan 2 derajat sistem kebebasan dengan menggunakan metode tunning Ziegler-Nichols. Sistem menghasilkan respon overshoot di bawah 20 % dengan nilai rise time dan settling time di bawah 1 detik ketika sistem didalam area deteksi kamera. Kata kunci : computer vision, colour object tracking, pengontrol PID, ziegler-nichols
Perancangan Dan Realisasi Alat Penggerak Koil Untuk Automasi Induced-current Electrical Impedance Tomography Adityo Sandhy Putra; Dudi Darmawan; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 3 (2015): Desember, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Induced Current Electrical Impedance Tomography (ICEIT) adalah salah satu tenik untuk melakukan rekonstruksi citra suatu objek tanpa melakukan perusakan terhadap objek tersebut. Rekonstruksi citra dilakukan dengan cara memetakan distribusi konduktivitas internal dari objek. Karena itu perlu dilakukan pengukuran beda potensial pada tepi objek ketika terdapat arus listrik pada objek tersebut. Arus listrik pada objek dihasilkan dari medan magnet yang diinduksikan dari sebuah kumparan berarus. Untuk dapat menghasilkan pemetaan yang baik, maka induksi harus dilakukan pada beberapa bagian pada objek. Oleh sebab itu kumparan harus diposisikan di beberapa tempat saat pengukuran secara presisi. Pada penelitian ini dirancang suatu alat yang dapat menggerakkan kumparan secara otomatis ke beberapa titik induksi secara cepat dan presisi. Sehingga nantinya proses pemindahan koil tidak perlu memakan waktu lama dan proses pemetaan bisa berjalan lebih efisien. Dengan menggunakan sistem kontrol proportional, alat yang dirancang memiliki tingkat presisi sebesar 91% dan settling time sebesar 4.93 detik. Kata kunci : ICEIT, tomografi, NDT, kontrol proporsional, presisi
Rancang Bangun Kontrol Kecepatan Putar Motor Brush Dc Menggunakan Metode Pid Dengan Pengaturan Umpan Hidrogen Pada Pem Fuel Cell Fransiskus Xaverius Dwiyanto Meas; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 1 (2015): April, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hidrogen adalah salah satu alternatif yang menjadi solusi dari permasalahan krisis energi yang dialami dunia pada zaman ini. Fuel cell adalah salah satu teknologi yang menerima hydrogen dan menghasilkan energy listrik, panas dan air. Energi listrik yang dihasilkan oleh dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang yang salah satunya adalah transportasi. Penelitian ini bertujuan untuk merancang kontrol kecepatan motor DC dengan memanfaatkan energy listrik dari proses fuel cell. Kontrol yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi penggunaan hydrogen dengan mengatur flow rate umpan hydrogen kedalam fuel cell agar tidak terjadi over flow yang menyebabkan terbuangnya hydrogen. Selain itu kontrol yang diharapkan juga diharapkan dapat meningkatkan respon dari motor. Dengan tujuan tersebut, maka sistem kontrol yang cocok adalah sistem kontrol PID yang akan memberikan dampak pada respon transien sistem, yang terdiri dari konstanta – konstanta proporsional, derivatif, dan integral. Konstanta tersebut akan di-tunning melalui metode kedudukan akar untuk memperoleh sistem dengan rise time yang cepat dan %overshoot rendah yang menyebabkan sistem memiliki respon transien berupa rise time = 10.1s, settling time = 66s, peak time = 40.9s, %Overshoot = 8.66%, dan nilai tunak = 1. Kata kunci : Hidrogen, Motor Dc, Fuel Cell, Kontrol PID
Desain Dan Implementasi Sistem Kontrol Intensitas Cahaya Lampu Motor Menggunakan Metode Logika Fuzzy Miranti Widyastuti; Suwandi Suwandi; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lampu utama pada sepeda motor selain berfungsi untuk penerangan saat berkendara pada kondisi gelap, dapat difungsikan sebagai penanda dijalan bahwa sepeda motor sedang melintas. Jika melihat dari sisi pengendara mobil aturan tersebut sangat bermanfaat, namun melihat dari sisi pengendara motor berpendapat bahwa peraturan tersebut adalah pemborosan energi. Untuk menangani kondisi tersebut dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengatur intensitas lampu motor secara otomatis dengan menyesuaikan intensitas lingkungan serta kondisi waktu sehingga dapat mengurangi pemborosan daya. Pada penelitian ini dibuat suatu sistem yang dapat mengendalikan intensitas lampu motor, metode yang digunakan menggunakan logika fuzzy. Untuk sensor cahaya lingkungan menggunakan LDR (Light Dependent Resistor) serta untuk mendeklarasikan kondisi waktu menggunakan RTC (Real Time Clock). Pada sistem ini menggunakan mikrokontroler ATmega 32 untuk dilakukan pemrograman logika fuzzy serta komponen yang dibutuhkan. Pengontrolan menggunakan logika fuzzy dapat menurunkan penggunaan daya. Dari keempat percobaan menunjukkan bahwa percobaan ke-3 yang dapat menurunkan penggunaan daya paling besar dengan memiliki rata-rata selisih daya menggunakan fuzzy dengan tanpa fuzzy sebesar 24,19 watt. Kata kunci : DRL (Daytime Running Light), Mikrokontroler ATmega32, LDR (Light Dependent Resistor), RTC (Real Time Clock), Logika Fuzzy
Rancang Bangun Sistem Pemanas Substrat Pada Reaktor Hidrogen Termofilik Menggunakan Fuzzy Logic Bella Pratiwi; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 2, No 2 (2015): Agustus, 2015
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Hidrogen dapat diproduksi dari biomassa dengan proses fermentasi gelap. Fermentasi gelap merupakan cara produksi hidrogen menggunakan bakteri anaerobik, yang tumbuh tanpa cahaya pada substrat kaya karbohidrat dimana siklus hidup bakteri tersebut secara alami memproduksi hidrogen sebagai produk samping dari proses metabolisme. Produksi hidrogen pada proses ini dipengaruhi oleh faktor lingkungan seperti temperatur. Diketahui bahwa produksi hidrogen pada temperatur termofilik dengan rentang 40 - 65 °C lebih efisien. Produksi hidrogen dengan proses fermentasi gelap di temperatur termofilik membutuhkan sistem pemanas untuk mengatur temperatur substrat pada rentang yang dibutuhkan. Setelah mencapai rentang temperatur termofilik, sistem harus dapat menjaga substrat pada satu nilai temperatur selama proses produksi berlangsung karena fluktuasi 1°C dapat berpengaruh negatif pada produksi hidrogen. Pada penelitian ini, substrat yang digunakan adalah nasi. Untuk mengontrol temperatur substrat, reaktor hidrogen termofilik dilengkapi dengan jaket air panas yang mengelilingi reaktor dan logika fuzzy sebagai sistem kontrol. Logika fuzzy digunakan untuk mengontrol temperatur substrat agar sesuai dengan set point. Set point temperatur substrat adalah 55°C. Dari percobaan diperoleh sistem pemanas dapat mengkondisikan substrat pada rentang termofilik dan dapat mengontrol temperatur substrat stabil di set point dengan rata-rata error 0,0017°C. Kata kunci: logika fuzzy; temperatur; biomassa; termofilik.
Simulasi Produksi Metana Dalam Reaktor Anaerobik Fadhli Rahman; Isman Kurniawan; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 2 (2016): Agustus, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Biogas bias anya mengacu pada campuran gas yang berbeda yang dihas ilkan oleh pemecahan bahan organik tanpa adanya oks igen. Biogas dapat dihas ilkan dari bahan baku s eperti limbah pertanian, pupuk kandang, s ampah kota dan limbah makanan. Biogas dapat diproduks i oleh pencernaan anaerobik dengan organis me anaerob, yang mencerna materi dalam s is tem tertutup, atau fermentas i dari bahan biodegradable . Tujuan penelitian ini membangun s ebuah model matematika dari pros es produks i biogas yang terjadi dalam diges ter anaerobic dan dapat dibandingkan dengan has il eks perimen. Fokus utamanya pada s imulas i pemodelan produks i biogas berdas arkan s tandar IWA ADM 1 (Anaerobic Digestion Model No 1). Model ini didefinis ikan oleh s atu s et pers amaan diferens ial dan aljabar (DAE). Pada penelitian ini, s ubs trat yang digunakan adalah glukos a. Dari has il s imulas i didapatkan bahwa has il produk pada s ubs trat menunjukkan tinggi kepekaan untuk model mas ing -mas ing komponen dan kons entras i metana adalah komponen paling s ens itif yang te rkait dengan s emua pros es yang digunakan dalam model. Untuk pengembangan penelitian s elanjutnya dalam model ADM1 ini diharapakan lebih banyak komponen bes erta varias inya yang digunakan dalam s imulas i agar mendapatkan has il metana yang lebih baik lagi. Kata kunci: ADM1; Biogas ; Pemodelan.
Kontrol Suhu Dan Analisis Transfer Panas Konveksi Pada Central Processing Unit (cpu) Nina Retna Utami; Ismudiati Puri Handayani; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Central Processing Unit (CPU) merupakan tempat pemrosesan instruksi – instruksi program dilakukan. Suhu CPU dapat menjadi cepat panas bila digunakan dalam jangka waktu lama serta penggunaan dalam keadaan full load yang melibatkan beberapa komponen antara lain processor, memory, dan VGA. Suhu maksimum yang dimiliki processor atau biasa disebut critical temperatures dan CPU utilization yang menggambarkan kinerja processor dapat dijadikan acuan seberapa optimal processor bekerja. Salah satu cara untuk menurunkan suhu processor adalah dengan menambahkan heat sink dan kipas di daerah sekitar processor. Energi panas dari processor ditransferkan melalui heat sink dengan cara absorpsi, proses transfer panas konduksi dan konveksi. Pada penelitian ini, proses konveksi paksa dari heat sink ke udara lingkungan akan dibantu menggunakan kipas yang kecepatannya diatur dengan menggunakan kontrol Proporsional, kontrol Integral, dan kontrol Derivatif (PID). Nilai awal parameter kontrol PID ditentukan dengan menggunakan metode kurva Ziegler Nichols dan simulasi menggunakan software MATLAB. Selanjutnya, nilai tersebut diimplementasikan secara eksperimen pada sistem Processor Intel® Pentium® 4 CPU 3.00 GHz. Selain itu, distribusi suhu juga disimulasikan dan dianalisis dengan menggunakan software Comsol Multiphysics 4.4. Berdasarkan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa suhu dapat mencapai kestabilan lebih cepat pada saat diaplikasikan kontrol PID dengan nilai parameter Kp = 40, Ki = 33.33, Kd = 4, suhu stabil 324 K tercapai dalam waktu 500 s. Sedangkan tanpa kontrol PID suhu stabil pada 326 K tercapai dalam waktu 3000 s. Kata kunci: transfer panas, konveksi paksa, kontrol PID.
Analisis Pengaruh Geometri Plat Elektroda Pada Generator Hho Terhadap Laju Aliran Gas Hho Yang Dihasilkan Abdillah Muttaqin; Reza Fauzi Iskandar; Eng Indra Wahyudhin Fathona
eProceedings of Engineering Vol 5, No 1 (2018): April 2018
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebutuhan manusia akan energi semakin besar dari waktu ke waktu, terutama kebutuhan terhadap bahan bakar minyak. Namun ketersediaan bahan bakar minyak yang ada semakin berkurang. Untuk itu diperlukan energi alternatif baru sebagai pengganti bahan bakar minyak. Salah satunya adalah bahan bakar gas HHO. Gas HHO dapat diinjeksikan ke dalam motor bakar sebagai pengganti bahan bakar minyak. Gas HHO dapat dihasilkan oleh generator HHO dengan menggunakan prinsip elektrolisis air. Sebelumnya sudah banyak penelitian yang dilakukan terhadap generator HHO, namun masih sedikit yang meneliti pengaruh geometri elektroda pada generator HHO. Umumnya bentuk plat elektroda pada generator HHO hanyalah plat sejajar berbentuk persegi panjang. Pada penelitian ini dibuat generator dengan bentuk plat berupa silinder dan akan dibandingkan dengan generator plat sejajar yang memiliki volume sama untuk menganalisa pengaruh geometri elektroda terhadap laju aliran gas HHO yang dihasilkannya. Alat ukur yang digunakan adalah alat pengukur debit yaitu MEMS MASS FLOW METER tipe MF5706. Pada penelitian ini, volume generator yang dibuat adalah 0,15 liter dan menghasilkan nilai kapasitansi berbeda pada tiap generator yaitu 2925 μF untuk generator plat sejajar dan 1765 μF untuk generator silinder. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa geometri plat elektroda pada generator HHO akan mempengaruhi waktu tunak (Ts) generator HHO tersebut. 
Analisis Pengaruh Fuzzy Logic Controller Pada Penelusuran Titik Daya Maksimum Untuk Sistem Konversi Energi Berbasis Photovoltaic Fachri Devanika; Dudi Darmawan; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 4, No 1 (2017): April, 2017
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Energi surya merupakan salah satu energi alternatif yang potensial di Indonesia. Sistem photovoltaic digunakan untuk mengubah energi surya menjadi energi listrik. Namun, efisiensi dari photovoltaic ini masih relatif rendah. Efisiensi maksimum dicapai ketika sistem photovoltaic bekerja pada Maximum Power Point (MPP), dimana MPP ini sangat bergantung pada kondisi lingkungan, seperti suhu dan radiasi. Maximum Power Point Tracking (MPPT) merupakan sistem yang dapat membuat sistem photovoltaic bekerja pada efisiensi maksimumnya. Pada penelitian ini, sistem MPPT menggunakan rangkaian buck- boost converter untuk menggeser titik kerja dari sistem photovoltaic dan metode fuzzy sebagai algoritma MPPT yang digunakan untuk mencari MPP. Bentuk rancangan membership function yang berbeda-beda, seperti segitiga, trapesium, gaussian dan generalized bell dibandingkan dan dilihat pengaruhnya terhadap performa atau respon MPPT dalam mencari titik kerja maksimumnya. Perangkat lunak Matlab- Simulink® digunakan untuk melihat pengaruh dari bentuk rancangan membership function terhadap performa atau respon dari MPPT dalam mencari titik kerja maksimum. Dari hasil simulasi sistem MPPT yang dirancang telah berhasil mencari titik kerja maksimum dari sistem photovoltaic, mampu merespon perubahan kondisi lingkungan dan mencari titik kerja maksimum yang baru. Bentuk rancangan membership function mempengaruhi rasio osilasi pada titik kerja maksimum, dimana membership function generalized bell memberikan rasio osilasi paling kecil dibandingkan dengan membership function lainnya, dengan rasio osilasi sebesar 2.00%. Kata kunci: sistem photovoltaic, MPPT, fuzzy logic controller, Matlab-Simulink®.
Rancang Bangun Sistem Pakar Pengatur Tetesan Infus Berbasis Logika Fuzzy Novian Lisdi Wahyoto; M. Ramdlan Kirom; Reza Fauzi Iskandar
eProceedings of Engineering Vol 3, No 1 (2016): April, 2016
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infus begitu diadalkan karena infus dapat memberikan cairan secara berkala langsung ke pembuluh darah pasien[1]. Oleh karena itu, kesalahan dalam pemberian cairan infus dapat berakibat buruk kepada pasien. Infus yang ada saat ini penggunaannya masih secara manual dimana kesalahan – kesalahan seperti yang telah disebutkan masih sering terjadi, oleh karena itu kami membuat suatu sistem infuse yang dapat bekerja secara otomatis. Melalui kondisi tersebut, suatu sistem infus yang dapat memonitor infus secara berkala terlihat sangat dibutuhkan. Dari sini lah digagas konsep infus otomatis dimana dokter atau perawat hanya tinggal memasukan jumlah yang diinginkan dari keypad yang ada pada user interface. Sensor yang digunakan pada alat ini yaitu photodiode dengan diamemer 5mm yang akan menjadi indikator ketinggian cairan di dalam tabung infus dan sebuah potensiometer sebagai monitor sudut penjepit. Sedangkan sebagai pengganti penekan selang digunakan motor servo yang akan bergerak untuk membuka atau menutup aliran tetesan infuse. Pada jurnal ini digunakan mikrokontroller ARDUINO UNO sebagai kontrol motor servo serta pengiriman data untuk monitoring jarak jauh. LCD dan Keypad digunakan sebagai interface yang memudahkan dokter atau perawat dalam menggunakan alat ini. Dalam merancang alat ini kami melakukan studi literatur dan studi lapangan untuk mendapatkan data yang akurat, sehingga alat yang dibuat dapat bermanfaat dan tepat guna. Kata kunci: Logika Fuzzy, Sistem Pakar, arduino uno, infuse, servo.
Co-Authors Abdillah Muttaqin Achmad Rifdatul Hisan Adityo Sandhy Putra Adwin Welmark Cristri Ahmad Faridh Ahmad Marjan Ahmad Qurthobi Ahmad Ramdono Anas Rafii Ramadhan Andi Aditya Pratama Andica Dian Isnaini Andrianto, Deny Anggita Bayu Krisna Pambudi Aprilia Susanti Apriliani Putri Prasetyo Arief Budi Nugraha Ary Halimawan Ary Pranajaya Asep Suhendi Auditio Mandhany Aulia Laila Fithri Awaludin, Rahmat Ayu B. Artini Ayu, Christina Putri Bella Pratiwi Binandika Arya Wangsa Chartika Fadilah Prasetiani Christina Christina Danny Dimas Debriano Dewa Buana Muharmadin Dewi Novianti Diah Ayu Sitoresmi Dinda Rizqi Ridha Debiyani Dudi Darmawan Edi Leksono Edi Leksono Endang Rosdiana Erik Deardo Purba Ery Djunaedy Fachri Devanika Fadhli Rahman Fadhly Aziz Putra Pradana Fajri Amenda Putra Falery Widyawan Fani Putri Utami Fathir Endrawan Fathonah, Indra Wahyudin Febriansah Setiawan Firdy Bahari Putra Fransiskus Xaverius Dwiyanto Meas Friansa, Koko Guntur Bhatara Sutra Hanafi Rusmantika Handre Kertha Utama, Putu Hertiana Bethaningtyas Dyah K I Putu Arya Suarsana Ibrahim Fahri Fuady Ifta Rifqi Tyesadha Ihsan Adhi Nugroho Imam Maulana Taufan Indah Wardati Indra Wahyudin Fathonah Indrapraja, Rachmadi Irsyad Nashirul Haq Irsyad Nashirul Haq Isman Kurniawan Ismudiati Puri H Ismudiati Puri Handayani Jaya Wikrama Justin Pradipta Justin Pradipta Justin Pradipta Koko Friansa Liman Hartawan Lukman Nugraha M An Naas M S M Saladin Prawirasasra Mahesa Nanda, Rezky Maidasari Br Manurung Mamat Rokhmat Maulana, Baharuddin Nur Melina Melina Miranti Widyastuti Mochammad Iqbal Bayeqi Mohammad Rakha Farizi Muhamad Ramdlan Kirom Muhammad Aslam Muhammad Fatih Hasan Muhammad Pandu Aryo Gumilang Muhammad Wawan Kurniawan Muhammad Zakaria Muhammad Zaky Mubarok, Muhammad Zaky Nanda Aulan Tamami Nashirul Haq, Irsyad Nina Retna Utami Nirwana Prasetia Sipayung Nissa, Nabilah Khoirun Novian Lisdi Wahyoto Novita Fatkhuromah Nurwulan Fitriyanti Octo Emerald Siregar Paramitha Octavia Pristian Firzatama Putri, Vika Ristiana Putu Handre Kertha Utama Putu Handre Kertha Utama Raden Rizki Mulia Putra Rahmat Awaludin Salam Rasmid Rasmid Rayhan Humamuddin Reksa Putra Restianim, Vivien Rezky Mahesa Nanda Rizkar Febrian Rizky Anggara Robi Sobirin Suwandi Suwandi T. Nuzul Akbar Tri Ayodha Ajiwiguna Valentina Adimurti Kusumaningtyas Ventiano Ventiano Yanky Newalse