Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

Community-Based Tourism Mangrove Swamp Ecotourism Based on Maqashid Sharia Galuh Nashrulloh Kartika MR; Rozzana Erziaty; Akhmad Hulaify; Yarna Hasiani; Ariyadi Ariyadi
Syaikhuna: Jurnal Pendidikan dan Pranata Islam Vol 15 No 1 (2024): March
Publisher : STAI Syaichona Moh. Cholil Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62730/syaikhuna.v15i1.7127

Abstract

Having a wealth of potential mangrove resources, Pagatan Besar village has the opportunity to develop a sustainable ecotourism sector. This development must be directed at minimizing negative impacts on the environment and ensuring that the welfare of local communities increases. This research aims to find strategies for developing mangrove swamp ecotourism potential in Pagatan Besar village by optimizing the role of the Community based on Maqashid al Syari'ah. Qualitative research using a case study method in the mangrove swamp ecotourism area found that the strategy applied in developing the tourism potential of the mangrove swamp ecotourism area in the region was to implement a transparent accounting system to manage ecotourism income and expenditure, forming a special team to allocate initial investment funds and on the necessary infrastructure, maintaining the security and comfort of tourists with regular security audits, updating the security system through technology such as CCTV cameras. Optimizing the role of the Community is carried out by involving residents in skills training programs in the mangrove ecotourism sector, regular meetings for input and ideas, overcoming gaps in cultural and religious values with cross-sector consultation groups involving religious, cultural and village government leaders in the integration of Maqashid values al Syari'ah in the ecotourism plan, increasing environmental awareness through healthy environmental education for tourists and residents in daily ecotourism activities.
Pandangan Majlis Tarjih Muhammadiyah Kalimantan Tengah Tentang Tindakan Euthanasia Dalam Pendidikan Waris Islam: Tarjih Muhammadiyah Majlis View Of Central Kalimantan Concerning Euthanasia Action In Islamic Heritage Education Norcahyono Norcahyono; Ariyadi Ariyadi
Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar Vol. 5 No. 1 (2019): Tunas: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/tunas.v5i1.1192

Abstract

Penelitian ini adalah penelitian normatif yang bersifat deskriptif kualitatif. Yang pengumpulan datanya dilakukan melalui kajian dari berbagai literatur dan juga dari berbagai pendapat majlis tarjih Muhammadiyah Kalimantan Tengah. Setelah pengumpulan dan pengolahan data, kemudian dilakukan analisis kualitatif. Penelitian yang ada dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif adalah penelitian hukum yang meletakkan hukum sebagai sebuah bagian sistem norma. Sistem norma yang dimaksud adalah mengenai asas-asas, norma kaidah, dari peraturan perundangan, putusan pengadilan, perjanjian serta doktrin (ajaran). Serta tempat penelitian adalah di Majlis Tarjih Muhammadiyah Palangkaraya. Kesimpulan dalam penelitian ini menurut analisis peneliti Majlis Tarjih Muhammadiyah Palangkaraya tidak memberikan putusan tetapi mereka memberikan pandangan terhadap tindakan eutanasia ditinjau dari hukum waris Islam memiliki beberapa kesimpulan sebagai berikut: 1. Mereka bersepakat hukum umum euthanasia (Aktif) adalah haram apapun alasanya. 2. Pelaku euthanasia tidak mendapatkan harta waris dari orang yang dibunuh. 3. Eeuthanasia (pasif) hukumnya boleh. 4. Mereka berselisih pendapat tentang bagaimana hukum orang yang membunuh si yang terbunuh yang mendapat maaf dari keluarga dengan bersedia membayar fidyad (Denda) apakah mendapat warisan atau tidak.