Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Jurnal UNITEK

Pengaruh Penambahan Serat Daun Sisal (Agave Sisalana) Terhadap Karakteristik Beton Juslianto Juslianto; Edowinsyah Edowinsyah; Vike Itteridi
JURNAL UNITEK Vol. 16 No. 1 (2023): Januari - Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v16i1.571

Abstract

Beton memiliki kuat tekan yang tinggi namun rendah terhadap kuat lentur, penambahan serat daun sisal sebagai bahan tambah untuk membantu mengatasi masalah kuat lentur beton yang rendah dan bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan serat daun sisal terhadap karakteristik beton. Beton serat merupakan campuran beton yang ditambah dengan serat yang berfungsi sebagai tulangan mikro alami pada beton. Metode penelitian yang dipakai yaitu mitode Experimen dan pengujian yang dilakukan membandingkan persentase penggunaan serat daun sisal 0 %, 0,5 % dan 1 % dari berat semen dengan panjang serat 3 cm. Berdasarkan hasil penelitian didapat nilai optimum kuat tekan umur 28 hari dengan menggunakan benda uji silinder diameter 15 cm dan tinggi 30 cm terdapat pada beton normal yaitu sebesar 21,42 MPa, pada pengujian kuat lentur dengan benda uji balok panjang 60 cm, lebar 15 cm dan tinggi 15 cm pada umur 28 hari didapatkan nilai tertinggi pada penambahan serat 1 % yaitu 4,80 MPa.
Analisis Pengaruh Penambahan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit terhadap Sifat Mekanik Mortar Geopolimer Tanah Liat Eowinsyah; Padilah , Adji Febrien
JURNAL UNITEK Vol. 17 No. 2 (2024): Juli - Desember
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Dumai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52072/unitek.v17i2.1067

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengukur pengaruh variasi penambahan Serat Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS) terhadap nilai kuat tekan beton mortar geopolimer tanah liat. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimental dengan variasi komposisi (TKKS) dan agregat halus sebesar 1:2. Aktivator alkali yang digunakan adalah Na2SiO3 dan NaOH dengan perbandingan 1:1 dan molaritas 12 M. Pengujian kuat tekan dilakukan pada umur benda uji 3, 7, 14, 21, dan 28 hari, Hasil penelitian menunjukkan bahwa kuat tekan optimum tercapai pada umur 28 hari dengan variasi penambahan serat 0,5% sebesar 4,13 Mpa. Variasi penambahan serat 0,8% dan 1% menghasilkan kuat tekan berturut-turut sebesar 3,60 Mpa dan 3,47 Mpa. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat korelasi negatif antara penambahan TKKS dan kuat tekan mortar geopolimer. Penurunan kuat tekan ini diduga disebabkan oleh penurunan kepadatan mortar akibat adanya rongga yang terbentuk akibat penyusutan serat.