Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Kesantunan Berbahasa pada Remaja di TBM TPQ Al Hidayah Kota Depok Muzaki, Ahmad; Hilaliyah, Hilda; Chadis, Chadis
Jurnal PKM: Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 7, No 3 (2024): Jurnal PKM: Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/jurnalpkm.v7i3.22759

Abstract

Penggunaan Bahasa Tidak Baku pada Teks Eksplanasi Siswa kelas VIII SMPN 208 Jakarta Wildan, Ahmad; Chadis, Chadis
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 3, No 2 (2023): Alegori : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/alegori.v3i2.9100

Abstract

Penelitian inimempunyai tujuan yaituuntukmengetahui penggunaan bahasa tidak baku pada teks eksplanasi siswa kelas VIII SMPN 208 Jakarta.Kualitatif adalah metode yang digunakan pada penelitian ini.Penelitianini menggunakanteknik analisis deskriptif kualitatifyangmenganalisispenggunaan bahasa tidak baku pada tekseksplanasi.Peneliti mendapatkanbahwapenggunaan bahasa tidak baku pada tekseksplanasi siswa kelas VIII sejumlah34temuan.Penggunaan bahasatidak bakuyang penulisannya tidak sesuai dengan KBBIsebanyak 7 (21%) temuan,dipengaruhi bahasa daerahsebanyak 8(25%) temuan,penggunaan ragam bahasa percakapansebanyak 3(9%) temuan,penggunaan imbuhantidak eksplisitsebanyak 3 (9%) temuan,pemakaian katatidak sesuai dengan konteks kalimatsebanyak 2(6%) temuan,penulisan yangmengandung arti pleonasme sebanyak 5(15%) temuan,dan penggunaan kata yang mengandung artihiperkorek sebanyak 6(18%) temuan.Peneliti menyimpulkanbahwasiswaSMPN 208 Jakartadalam menulis teks eksplanasi lebih dominan padapenulisan kata yang dipengaruhiolehbahasadaerah.
Penggunaan Disfemisme dalam Youtube Total Politik pada Momen Pemilihan Presiden 2024 dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia Hutomo, Hafidam; Chadis, Chadis
Alegori: Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia Vol 4, No 2 (2024): Alegori : Jurnal Mahasiswa Pendidikan Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/alegori.v4i2.11491

Abstract

Penlitian ini mengkaji Penggunaan Disfemisme dalam Youtube Total Politik pada Momen Pemilihan Presiden 2024 dan Implikasinya terhadap Pembelajaran Bahasa Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan bentuk, makna, dan fungsi penggunaan disfemisne dalam Youtube Total Politik pada momen pemilihan presiden 2024 serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia. Penilitian ini termasuk jenis penelitian kualitatif yang bersifat deskriprif. Sumber data penelitian ini adalah siniar dalam Youtube Total Politik pada momen pemilihan presiden 2024. Pengumpulan data dilakukan melalui metode simak dan catat. Analisis data menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan penyajian hasil yang disajikan secara informal. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa dalam siniar Youtube Total Politik, fungsi penggunaan disfemisme ditemukan sebanyak 54 temuan data. Berdasarkan data yang ditemukan, terdapat enam fungsi penggunaan disfemisme, fungsi disfemisme yang paling sering digunakan adalah gambaran negatif yaitu sebanyak 21 temuan dengan presentase 39%. Fungsi untuk merendahkan sebanyak 16 temuan dengan presentase 30%, ketidaksetujuan sebanyak 5 temuan dengan presentase 9%, bentuk penghinaan sebanyak 10 temuan dengan 18%, kemarahan sebanyak 2 temuan dengan persentase 4%, serta umpatan sebanyak 0 temuan dengan persentase 0%. Implikasi dari hasil penelitian ini dapat digunakan untuk pembelajaran menulis teks eksposisi dalam pelajaran Bahasa Indonesia.
Potret Penggunaan Bahasa di Kantor Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan: Kajian Lanskap Linguistik Hilaliyah, Hilda; Chadis, Chadis; Ahmad Muzaki; Aditya Rahman
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 10 No. 3 (2024)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v10i3.3762

Abstract

Lanskap Linguistik (LL) telah menjadi bidang penelitian yang cukup dinamis. Semua kajiannya berfokus pada pemakaian bahasa di ruang publik. Hal tersebut tidak terkecuali sebuah kantor pemerintahan. Penelitian ini bertujuan menggambarkan penggunaan bahasa Indonesia dalam lanskap linguistik di Kantor Palang Merah Indonesia Jakarta Selatan (KPMIJS). Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Data berupa gambar visual dikumpulkan dengan cara dipotret dan didokumentasikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, bahwa monolingual berbahasa Indonesia sebanyak 47%, merupakan situasi kebahasaan yang dominan ditemukan pada penggunaan bahasa di KPMIJS, disusul oleh monolinguistik Bahasa Inggris sebanyak 35%, dan bilingualistik bahasa Indonesia dan bahasa Inggris hanya 18%. Kedua, bentuk bahasa yang paling banyak digunakan adalah kata sebesar 34%, kalimat sebesar 34%, disusul oleh frasa yaitu 24%, dan wacana yaitu 8%. Ketiga, kesalahan penggunaan bahasa kerap ditemukan di area publik. Bentuk kesalahan berbahasa bahasa di KPMIJS dikarenakan salah tik (typo), penggunaan kata tidak baku, dan beberapa kesalahan berbahasa lainnya. Keempat, KPMIJS masih-masing bahasa memiliki fungsi, salah satu yang terbanyak adalah berfungsi sebagai pemberi petunjuk sebanyak 50%. Hal ini karena ada banyak sekat dan ruang di PMI olehnya petunjuk tertulis sangat dibutuhkan, terutama bila tidak ada orang untuk bertanya sesuatu, karenanya petunjuk lokasi, petunjuk tempat, petunjuk ruangan sangat penting. Selain itu, fungsi bahasa sebagai sumber informasi dan imbauan turut menghiasi di KPMIJS. Hal ini karena pengunjung yang datang ke KPMIJS, baik untuk mendonorkan darah maupun mencari darah sangat membutuhkan informasi, misal di mana harus mendaftar, bertanya (posko pengaduan), dan sebagainya. Selanjutnya, fungsi bahasa imbauan biasanya berisi perintah atau larangan kepada pengunjung.
Antroponimi, Penamaan Obat Generik Bermerek dan Konteks Linguistik Atikah, Ana; Anam, Ahmad Khoiril; Chadis, Chadis; Purnama, Yogi
EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN Vol 8, No 1 (2026): In Press
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/edukatif.v8i1.8853

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penamaan obat generik bermerek di pabrik-pabrik obat yang berada di Bekasi, Indonesia, dengan fokus pada antroponimi sebagai simbol yang mencerminkan identitas dan nilai-nilai perusahaan. Menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengumpulkan data langsung melalui teknik wawancara yang direkam dan ditranskrip, serta melakukan analisis isi untuk mengorganisasi informasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penamaan obat didominasi oleh nama-nama yang berkaitan dengan penemu dan pembuat (80 temuan), diikuti oleh penamaan berdasarkan bahan (59 temuan) dan pemendekan (53 temuan). Temuan ini menunjukkan bahwa nama-nama obat bukan hanya berfungsi sebagai identifikasi produk, tetapi juga merefleksikan norma dan nilai-nilai yang dipegang oleh perusahaan, memberikan wawasan mendalam mengenai proses penamaan dalam industri farmasi lokal. Implikasi pedagogis dari penelitian ini adalah bahwa pemahaman antroponimi dapat menjadi materi pembelajaran yang berharga dalam Bahasa Indonesia, mendorong siswa untuk memahami interaksi antara bahasa dan identitas kultural. Kontribusi teoretis penelitian ini memperkaya kajian antropolinguistik dengan menghubungkan proses penamaan produk dengan nilai-nilai sosial dan kultural yang lebih luas.
Pemertahanan Bahasa Ibu pada Masyarakat di Kota Depok Parwis, Friza Youlinda; Muzaki, Ahmad; Chadis, Chadis
Aksi Kita: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI-FEBRUARI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/pn3cms52

Abstract

Kegiatan penyuluhan “Pemertahanan Bahasa Ibu pada Masyarakat di Kota Depok” bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pelestarian bahasa ibu di tengah dinamika masyarakat urban. Kota Depok sebagai wilayah multikultural menghadapi tantangan pergeseran bahasa akibat dominasi bahasa Indonesia dalam ranah pendidikan, keluarga, dan media digital. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui tahapan persiapan, seminar interaktif, diskusi kelompok terarah (FGD), simulasi praktik bahasa, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai konsep pemertahanan bahasa dan urgensi transmisi bahasa antargenerasi. Selain peningkatan aspek kognitif, kegiatan ini juga mendorong perubahan sikap bahasa ke arah yang lebih positif, terutama dalam komitmen penggunaan bahasa ibu di lingkungan keluarga. Pembahasan menunjukkan bahwa keluarga memegang peran sentral dalam menjaga keberlangsungan bahasa, didukung oleh peran komunitas dan pemerintah daerah melalui kebijakan serta kegiatan budaya. Dengan pendekatan yang terstruktur dan kolaboratif, penyuluhan ini memberikan kontribusi awal dalam memperkuat identitas budaya serta menjaga keberagaman linguistik di Kota Depok.