Claim Missing Document
Check
Articles

Found 30 Documents
Search

Determinan Environmental, Social, And Governance (ESG) (Studi Empiris Perusahaan Di Indonesia Yang Terdaftar Di IDX 2018-2021) Vivianita, Alfa; Roestanto, Anantya; Indudewi, Dian
Jurnal Dinamika Ekonomi dan Bisnis Vol 21, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Islam Nahdlatul Ulama Jepara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34001/jdeb.v21i1.4728

Abstract

Institutional theory suggests that company policies are likely to be altered when they experience three types of influences: coercive, normative, and mimetic isomorphism. These three occurrences prompted companies to engage in activities related to Environmental, Social, and Governance (ESG). The majority of previous researches had primarily examined the relationship between ESG factors and financial performance, firm value, and information asymmetry. One way to address the existing research gaps is by undertaking research on ESG factors, considering the impact of variables such as the size and age of the company, the industry it operates in, and its institutional ownership. The objective of this research is to conduct an ESG analysis, considering factors such as company size, company age, industry type, and institutional ownership. This research employed a quantitative methodology as its approach. This research utilized secondary data. The sampling method employed was purposive sampling. The utilization of multiple linear regression analysis was employed for the analysis. The findings of the study showed that the nature of the industry influenced the ESG performance, while the size of the company, its age, and ownership structure did not have any impact on ESG
Analysis of the Effect of Debt-to-Equity Ratio, Profitability, and Firm Size on Dividend Payout Ratio with Effective Tax Ratio as an Intervening Variable Indarto Indarto; Dian Indudewi; Naratama Hermawan
Journal of Creative Power and Ambition (JCPA) Vol. 4 No. 01 (2026): Journal of Creative Power and Ambition (JCPA)
Publisher : CV Edujavare Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70610/jcpa.1359

Abstract

The phenomenon of dividend puzzle and the inconsistency of results (research gap) from previous studies are the background to this study. This study aims to analyze the effect of Debt to Equity Ratio (DER), Profitability (ROA), and Firm Size on Dividend Payout Ratio (DPR) with Effective Tax Ratio (ETR) as an intervening variable. The research method used is quantitative with an empirical study of companies listed in the LQ45 index on the Indonesia Stock Exchange for the period 2022–2024. The data analysis techniques applied panel data regression analysis with the Fixed Effect Model (FEM) estimated using Robust Standard Errors (PCSE). The results of the study indicate that company size has a negative and significant effect on ETR, ETR is proven to have a negative and significant effect on dividend policy, which means the lower the effective tax burden, the higher the dividends distributed; Company size is the most dominant determinant that has a positive effect on dividend policy; DER and profitability (ROA) are not found to have a significant effect on dividend policy directly in this sample. Regarding the mediation role, ETR is proven to mediate the effect of company size on dividend policy significantly, but is not proven to mediate the effect of DER and profitability on DPR.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PENGELOLAAN KEUANGAN UNTUK USAHA YANG MEMILIKI LEBIH DARI SATU JENIS USAHA SECARA EFEKTIF Febrina Nafasati Prihantini; Dian Indudewi; Alfa Vivianita; Anantya Roestanto
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 6 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Juni 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i6.2626

Abstract

Seiring dengan perkembangan pesat dunia bisnis, semakin banyak pelaku usaha yang memilih untuk mendiversifikasi jenis usaha yang mereka jalankan. Diversifikasi usaha, yang mencakup pengelolaan lebih dari satu bidang usaha, seringkali dipilih dengan tujuan untuk mengurangi risiko, memperluas pasar, dan meningkatkan potensi keuntungan. Pengelolaan yang tidak optimal dapat memengaruhi keberlanjutan dan pertumbuhan bisnis secara keseluruhan. Tanpa adanya pemisahan yang jelas antara arus kas masing-masing usaha, pelaku UMKM dapat kesulitan dalam memantau kesehatan finansial dari setiap usaha yang mereka kelola. Mengingat pentingnya aspek pengelolaan keuangan yang terstruktur, pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan ketrampilan bagaimana melakukan pengelolaan keuangan pada usaha yang memiliki lebih dari satu jenis usaha. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pelaku usaha memiliki pemahaman yang baik bahwa perlu adanya pegelolaan keuangan yang terpisah untuk masing-masing jenis usaha yang dijalankan. Pemisahan ini bertujuan agar diperoleh informasi yang akurat terkait keuntungan yang dimiliki oleh masing-masing usaha sebagai landasan untuk proses pengambilan keputusan.
PENINGKATAN KEMAMPUAN PEMBUKUAN SEDERHANA BAGI KOMUNITAS PENYEWAAN SOUND SYSTEM Febrina Nafasati Prihantini; Dian Indudewi; Alfa Vivianita; Anantya Roestanto
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Januari 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i1.2254

Abstract

Pada dunia hiburan dan acara, sound sistem memainkan peran penting dalam menciptakan suasana yang diinginkan. Baik untuk acara pernikahan, konser, seminar, atau pesta ulang tahun, kualitas suara yang baik dapat meningkatkan pengalaman semua orang yang hadir. Melihat kebutuhan yang terus meningkat akan layanan ini, usaha sewa sound sistem menjadi peluang bisnis yang menjanjikan. Namun para pelaku usaha ini masih mengabaikan mengenai pencatatan hasil usahanya baik penerimaan dan pengeluaran. Usaha sound system memerlukan pengelolaan keuangan yang baik untuk mengelola biaya pemeliharan, pengeluaran rutin dan investasi alat. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan Pengabdian Bagi Masyarakat  yang memberikan  memberikan penyuluhan mengenai pentingnya pembukuan bagi pelaku usaha untuk memberikan wacana mengenai manfaat adanya pembukuan secara sederhana Buku Kas atas semua kegiatan operasional usahanya. Hasil yang diharapkan dari kegiatan ini adalah pelaku usaha penyewaan sound system mampu secara rutin melakukan pembukuan baik dengan menggunakan buku kas ataupun alat pencatatan yang lainnya. Serta memiliki pemahaman pentingnya pencatatan usahanya yang dapat memberikan informasi mengenai keberlanjutan usahanya.
Institutional Logic Conflict in Performance-Based Budget Reform: A Qualitative Study of Private University Governance Dian Indudewi; Febrina Nafasati; Paulus Wardoyo
Jurnal Ilmiah Akuntansi Kesatuan Vol. 14 No. 1 (2026): JIAKES Edisi Februari 2026
Publisher : Institut Bisnis dan Informatika Kesatuan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37641/jiakes.v14i1.4842

Abstract

This study is motivated by the increasing demand for financial accountability and discipline in private non-profit universities that primarily rely on student-derived funding, particularly amid leadership transitions and budgeting reforms. The research aims to examine the practical challenges of implementing performance-based budgeting within the management control system at PTS X in Semarang. A qualitative single-case study design was employed. Data were collected through in-depth interviews with 11 key managerial actors, including vice rectors, deans, bureau heads, and work unit leaders directly involved in budget allocation. The data were analyzed using NVIVO to identify key managerial issues and coordination challenges during the budgeting process. The findings reveal that the adoption of the money follows program approach and the use of Key Performance Indicators (KPIs) enhanced budget structure and accountability. However, its effectiveness was constrained by an uneven understanding of KPIs at the operational level and frequent budget adjustments. The study concludes that strengthening internal communication, deepening KPI internalization, and ensuring policy consistency are essential to optimizing the full management control system cycle.
Pengaruh Intellectual Capital terhadap Kinerja Keuangan dengan Competitive Advantage sebagai Variabel Intervening Muhammad Fakhrudin Iqbaal Abada; Kesi Widjajanti; Dian Indudewi
Jurnal Riset Ekonomi dan Bisnis Vol. 19 No. 1 (2026): APRIL
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/jreb.v19i1.13036

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh intellectual capital (IC) terhadap kinerja keuangan perusahaan, dengan competitive advantage sebagai variabel intervening. Intellectual capital, terdiri dari human capital, structural capital, dan relational capital, berdasarkan hasil penelitian terdahulu memberikan pengaruh kinerja keuangan dengan cara menciptakan keunggulan kompetitif yang berkelanjutan. Keunggulan kompetitif, pada gilirannya, memberikan peningkatan efisiensi operasional, diferensiasi produk, dan hubungan dengan pelanggan, yang berdampak langsung pada peningkatan profitabilitas dan nilai perusahaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode penelitian kuantitatif dengan alat analisis PLS SEM IBM untuk menguji hubungan antara variabel tersebut pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Hasil penelitian menunjukkan bahwa intellectual capital berperan positif terhadap competitive advantage, yang selnjutnya berdampak positif terhadap kinerja keuangan perusahaan. Temuan ini menegaskan pentingnya pengelolaan intellectual capital dalam menciptakan keunggulan kompetitif yang pada akhirnya mendorong peningkatan kinerja finansial perusahaan. Selain itu, hasil penelitian juga memberikan bukti bahwa competitive advantage berfungsi sebagai variabel intervening yang menghubungkan intellectual capital dengan kinerja keuangan. Oleh karena itu, perusahaan perlu memaksimalkan pengelolaan intellectual capital untuk memperkuat keunggulan kompetitif, sehingga menghasilkan kinerja keuangan lebih baik.
The Difference in Abnormal Return and Trading Volume Activity Analysis During and After Presidential Election on 17 April 2019 In Transport, Infrastructure and Utility Company Listed in Indonesia Stock Exchange In 2019 Febrina Nafasati; Dian Indudewi; Abu Mansur
Economics and Business Solutions Journal Vol. 5 No. 2 (2021): Economics and Business Solutions Journal
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/ebsj.v5i2.4285

Abstract

This study is an event study that aims to analyze whether or not there are any differences in Abnormal Returns Stock and Trading Volume Activity before and after the Presidential Elections on April 17, 2019 in the Indonesian Stock Exchange (IDX). 45 companies were observed for five-day before and after five days the event become samples of this study. In this study the independent variable is the election of the President and Vice President, while the dependent variable is Abnormal Return Stock and Trading Volume Activity. This study uses an event study, where observations are made on the average abnormal return of stocks and trading volume activity for five days before and after the event. The test equipment in this study used the Wilcoxon Sign Rank Test. The results of this study indicate that there are significant differences in abnormal returns stock and trading volume activity before and after the election of the President and Vice President on April 17, 2019.
AKUNTABILITAS DAN TRANSPARASI PENGELOLAN ALOKASI DANA DESA PEMBANGUNAN INFRASTRUKTUR DESA BLERONG Widyana Cici Rachmawati; Dian Indudewi
Solusi Vol. 22 No. 2 (2024): April
Publisher : Fakultas Ekonomi, Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/slsi.v22i2.8639

Abstract

Alokasi dana desa (ADD) merupakan wujud nyata pemenuhan otonomi desa, agar tumbuh dan berkembang mengikuti pertumbuhan desa itu sendiri berdasarkan keanekaragaman, partisipasi, demokrasi, serta pemberdayaan masyarakat. Dalam pengelolaan dan pelaksanaan kegiatan pemerintahan desa, perlu adanya prinsip transparansi dan akuntabilitas.  Desa Blerong merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Guntur Kabupaten Demak yang memiliki 8 Dusun, mendapatkan Anggaran Alokasi Dana Desa (ADD) yang cukup besar di Kecamatan Guntur. Anggaran alokasi dana desa di desa Blerong setiap tahunya mengalami peningkatan, Melihat permasalahan di atas minimnya penerapan Akuntabilitas dan Transparansi dan ketidak terbukaan antara aparatur desa dengan Masyarakat menjadi ragu dalam pengelolaan Alokasi Dana Desa di Desa Blerong. Penelitian ini dilakukan di Kantor Desa di Desa Blerong, Tujuan penelitian untuk mengetahui Desa Blerong telah Akuntabel dan Transparasi Dalam Pengelolaan ADD di Desa Blerong Kecamatan Guntur Kabupaten Demak. Penelitian ini menggunakan kualitatif, dengan menggunakan triangulasi sumber data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Lokasi penelitian dilakukan di Kantor Kelurahan Blerong, Kecamatan Guntur, Kabupaten Demak. Subyek penelitian ini adalah informan sebagai sumber data penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan Alokasi Dana Desa di desa Blerong sudah baik dengan menggunakan Undang-undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa dan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 20 tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Tahap pelaksanaan dilakukan oleh tim pelaksana kegiatan tahap pengelolaan Alokasi Dana Desa sudah berjalan dengan tertib dan pelaporanya sudah sesuai dengan standar. Pada tahap pelaporan kepala desa melaporkan realisasi penggunaan anggaran kepada pemerintah daerah, badan musyawarah desa, dan Masyarakat desa.  
Peningkatan Kemampuan Manajemen Usaha Pada UKM Pondok Seafood Barokah 99 Febrina Nafasati Prihantini; Dian Indudewi; Alfa Vivianita
TEMATIK Vol. 3 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v3i2.7090

Abstract

Salah satu ciri khas dari industri kecil adalah masih banyak kendala yang dihadapi dalam menjalankan usahanya, salah satunya adalah manajemen usaha. Salah satu kendala dalam aspek manajemen usaha adalah perhitungan harga pokok produksi dan pembukuan atas hasil usahanya. Hal ini juga dialami oleh UKM Pondok Seafood Barokah 99 yang berlokasi di Kelurahan Tlogosari Kulon, Kecamatan Pedurungan. Sebagai industri skala kecil, Pondok Seafood Barokah 99 membutuhkan arahan dalam pengelolaan manajemen usahanya agar dapat beroperasi dengan baik.  Diharapkan bahwa peningkatan operasional usaha akan berdampak pada peningkatan keuntungan yang diperoleh oleh UKM Pondok Seafood Barokah 99.Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dilakukan kegiatan Pengabdian Bagi Masyarakat yang meliputi penyuluhan mengenai perhitungan harga pokok produksi dan pembukuan sederhana dengan menggunakan buku kas untuk mencatat semua kegiatan operasional UKM.Hasil pengabdian diharapkan memberikan pemahaman kepada pemilik UKM mengenai pentingnya pencatatan operasional usahanya serta mengetahui bagaimana menghitung harga pokok produksi yang benar.
Peningkatan Kemampuan Manajemen Persediaan Pada UKM GOR Badminton Al Amin Febrina Nafasati Prihantini; Dian Indudewi; Alfa Vivianita
TEMATIK Vol. 4 No. 1 (2024): Januari
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/tmt.v4i1.7999

Abstract

Salah satu ciri khas dari industri kecil adalah masih banyak kendala yang dihadapi ini baik dari aspek produksi maupun manajemen usahanya. Salah satu permasalahan adalah permasalahan terkait aspek manajemen usahanya seperti belum banyak dilakukan dukungan promosi, strategi pengembangan pemasaran, serta distribusi yang terbatas dan pembukuan atas hasil usahanya. Begitu pula yang dialami oleh usaha GOR Badminton Al-Amin. Gor Badminton Al-Amin memiliki usaha sampingan penyedian makanan, minuman dan perlatan olahraga. Dimana Usaha GOR ini masih merupakan usaha berskala kecil yang tentunya memiliki kendala dalam hal manajemen usahanya, khususnya dalam hal pencatatan persediaannya pada usaha sampingannya.    Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka dilaksanakan kegiatan Pengabdian Bagi Masyarakat  yang memberikan  memberikan penyuluhan mengenai pencatatan terhadap barang dagangnya. Luaran yang dapat terwujud dari kegiatan  Pengabdian Masyarakat ini  adalah  pelaku UKM mampu melakukan pembukuan atas barang dagangannya secara rutin dengan menggunakan kartu persediaan serta publikasi secara online dari pelaksanaan pengabdian.