Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Karet Bekas sebagai Agregat Kasar pada Pembuatan Beton Berkelanjutan Priyanitama, Muhammad Ikhsan; Hasibuan, Samsul Abdul Rahman Sidik
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 6 No 1 (2025): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v6i1.926

Abstract

Concrete is a primary material in construction with significant environmental impacts, especially due to the use of cement and natural aggregates. One alternative to reduce this impact is by utilizing waste rubber as a partial replacement for coarse aggregate in concrete production. This study aims to evaluate the effect of adding waste rubber on the mechanical properties of concrete, particularly compressive strength and workability. In this study, waste rubber was added at 5%, 10%, and 15% of the total weight of coarse aggregate. Slump tests were conducted to measure the workability of the concrete, while compressive strength tests were carried out at 14 and 28 days to evaluate the development of the concrete’s strength. The results of the study show that concrete with added waste rubber exhibited better workability, indicated by higher slump values compared to normal concrete. Although the compressive strength of concrete with waste rubber was slightly lower at 14 days, at 28 days, the strength significantly increased. This study suggests that waste rubber can be used as an alternative coarse aggregate in concrete, considering the appropriate proportion to achieve a balance between the strength of the concrete and environmental sustainability.
Comparison of Seismic Performance of Shear Wall and Bracing Systems in Residential Flats in Silangkitang Village North Tapanuli Abiyyu, Muhammad Fauzan; Hasibuan , Samsul Abdul Rahman Sidik
Andalasian International Journal of Applied Science, Engineering and Technology Vol. 5 No. 3 (2025): November 2025
Publisher : LPPM Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/aijaset.v5i3.191

Abstract

Indonesia lies within the Pacific Ring of Fire at the convergence of three major tectonic plates, making earthquake-resistant design a critical challenge for multi-story buildings. Structural systems such as reinforced concrete shear walls and steel bracing are commonly employed to enhance lateral load resistance. This study evaluates and compares the seismic performance of shear wall and bracing systems in a three-story residential flat located in Silangkitang Village, North Tapanuli, using nonlinear static (pushover) analysis conducted in ETABS v18. The analysis results indicate that, in the X-direction, the shear wall structure achieves a total displacement of 66.84 mm with a base shear of 8512.78 kN, whereas the braced structure exhibits a total displacement of 119.19 mm with a base shear of 9773.20 kN. In the Y-direction, the shear wall structure records a total displacement of 166 mm and a base shear of 13,228.69 kN, while the braced structure achieves 173 mm and 8210.53 kN, respectively. These findings demonstrate that, although both systems satisfy the same structural performance level criteria, the shear wall system provides superior lateral stiffness and more favorable displacement characteristics compared to the bracing system.
Literasi Pengomposan Berbasis Partisipatif sebagai Strategi Reduksi Sampah Organik di Desa Kedai Durian Marwan Lubis; Darlina Tanjung; Hermansyah Alam; Jupriah Sarifah; Luthfi Parinduri; Samsul Abdul Rahman Sidik Hasibuan; Alirahman Mukhtiar Tanjung; Muhammad Iqbal; Cut Najla Seirin; ARofif D. Adly; Ali Franata; Fitria
Mitra Jurnal Pengabdian Masyarakat Multidisiplin (MJPMM) Vol. 2 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Marasofi International Media and Publishing (MIMP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64123/mjpmm.v2.i1.4

Abstract

Permasalahan sampah organik di wilayah perdesaan kerap terabaikan akibat rendahnya literasi pengelolaan limbah domestik, termasuk di Desa Kedai Durian. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan literasi pengomposan masyarakat melalui pendekatan Participatory Action Research (PAR) untuk mendorong reduksi sampah di sumbernya. Metode pelaksanaan melibatkan 40 partisipan melalui tahapan diagnosis masalah, perencanaan aksi, intervensi teknis pengomposan aerob, serta observasi dan evaluasi. Pengumpulan data dilakukan menggunakan pre-test, post-test, dan observasi partisipatif untuk menilai perubahan pengetahuan, sikap, dan keterampilan. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan skor literasi lingkungan sebesar 65%, dari dominan pemahaman konseptual menjadi penguasaan keterampilan teknis produksi kompos. Secara kuantitatif, program mampu mereduksi rata-rata 120 kg sampah organik rumah tangga per minggu yang diolah menjadi kompos layak guna. Keterlibatan aktif warga dalam seluruh siklus kegiatan memperkuat rasa kepemilikan dan konsistensi praktik pengelolaan sampah. Disimpulkan bahwa literasi pengomposan berbasis partisipatif efektif mengubah paradigma masyarakat dari membuang limbah menjadi mengelola sumber daya. Untuk keberlanjutan, direkomendasikan integrasi unit pengomposan dengan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) agar manfaat ekologis dan ekonomi dapat dipertahankan.
Probabilitas Kerusakan Gedung Bertingkat Rendah Akibat Beban Seismik Menggunakan Kurva Kerapuhan Hakas Prayuda; Taufiq Ilham Maulana; Samsul Abdul Rahman Sidik Hasibuan; Darda Bari Farizqi; Faiik Ilmi; Renita Husna
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 2 (2025): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i2.17666

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan tingkat aktivitas seismik yang tinggi karena berada pada zona cincin api dunia, sehingga banyak bangunan, khususnya bangunan bertingkat rendah, rentan mengalami kerusakan saat terjadi gempa bumi. Bangunan masjid sebagai salah satu fasilitas publik yang umum dijumpai juga tidak terlepas dari risiko tersebut, terutama apabila didesain tanpa perencanaan teknis yang memadai. Oleh karena itu, diperlukan suatu metode yang mampu memprediksi tingkat kerusakan bangunan secara kuantitatif. Penelitian ini bertujuan untuk memprediksi probabilitas kerusakan bangunan beton bertulang bertingkat rendah menggunakan metode kurva kerapuhan. Objek penelitian berupa dua tipe bangunan masjid 2 lantai dengan bentuk tidak beraturan. Analisis dilakukan secara numerik menggunakan aplikasi STERA 3D dengan beban gempa riwayat waktu (time-history) dari beberapa kejadian gempa (Parkfield, Kobe, Chichi, Tabas, dan Chuetsu-oki). Kurva kerapuhan dikembangkan menggunakan metode HAZUS untuk menentukan probabilitas kerusakan pada berbagai tingkat (slight, moderate, extensive, dan complete). Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk bangunan dan karakteristik gempa sangat mempengaruhi respons seismik dan tingkat kerusakan. Bangunan berbentuk L cenderung memiliki nilai perpindahan dan probabilitas kerusakan yang lebih tinggi dibandingkan bangunan berbentuk H. Selain itu, sebagian besar kondisi menunjukkan bangunan berada pada fase plastis, kecuali pada gempa Chichi yang masih dalam kondisi elastis. Dapat disimpulkan bahwa ketidakberaturan bentuk bangunan meningkatkan kerentanan terhadap kerusakan akibat gempa. Oleh karena itu, direkomendasikan agar perencanaan bangunan masjid mempertimbangkan aspek regularitas struktur serta dilakukan evaluasi kinerja berbasis analisis kerapuhan untuk meminimalkan risiko kerusakan di wilayah rawan gempa.
Studi Komparatif Respons Seismik Portal Terbuka Menggunakan Metode Respon Spektrum di Kota Medan Angella Kezia Manurung; Samsul Abdul Rahman Sidik Hasibuan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 2 (2025): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i2.17695

Abstract

Perkembangan desain bangunan di kawasan perkotaan mendorong penggunaan konsep portal terbuka pada lantai dasar untuk memenuhi kebutuhan ruang fungsional. Namun, konfigurasi ini berpotensi menurunkan kekakuan lateral struktur dan meningkatkan risiko terjadinya soft story saat gempa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis respons seismik struktur portal terbuka tingkat rendah serta membandingkan pengaruh peningkatan tinggi kolom dan penambahan shear wall terhadap kinerja struktur. Metode yang digunakan adalah analisis numerik berbasis simulasi menggunakan perangkat lunak ETABS dengan pendekatan respon spektrum sesuai SNI 1726:2019. Model struktur yang dianalisis merupakan gedung rekayasa 4 lantai yang ditinjau pada wilayah Medan dengan klasifikasi tanah sedang. Tiga variasi model digunakan, yaitu portal terbuka, peningkatan tinggi kolom lantai dasar, dan penambahan shear wall. Hasil analisis menunjukkan bahwa peningkatan tinggi kolom menyebabkan peningkatan displacement dan simpangan antar lantai secara signifikan, sehingga tidak memenuhi batas izin dan berpotensi menimbulkan soft story. Model portal terbuka juga menunjukkan kinerja yang kurang optimal akibat rendahnya kekakuan lateral. Sebaliknya, model dengan penambahan shear wall mampu mengendalikan deformasi, meningkatkan kekakuan struktur, serta menghasilkan distribusi gaya dalam yang lebih baik. Meskipun demikian, terjadi peningkatan gaya aksial dan geser pada kolom yang perlu diperhatikan dalam desain. Dapat disimpulkan bahwa penambahan shear wall merupakan solusi yang paling efektif untuk meningkatkan kinerja seismik struktur portal terbuka tingkat rendah. Oleh karena itu, penerapan sistem struktur ganda direkomendasikan dalam perencanaan bangunan tahan gempa guna meningkatkan keamanan dan kinerja struktur secara keseluruhan.
Effect of Staircase Incorporation on Seismic Performance of 6-Story RC Buildings: A Nonlinear Pushover Analysis Samsul Abdul Rahman Sidik Hasibuan; Hakas Prayuda; Masdiana; Baskoro Abdi Praja; Annisa Adika Qolby; Muhammad Rizal; Syarbaini Lubis
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 10 No. 1 (2026): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v10i1.17723

Abstract

The seismic design of multi-story buildings requires accurate modeling and analysis to ensure structural safety during earthquakes. However, the staircase is often overlooked in traditional structural analyses. Therefore, this study aimed to examine the impact of the staircase on the seismic behavior of a six-story reinforced concrete building using nonlinear pushover analysis. The ETABS Nonlinear v.9.7.4 was used to model and analyze two variants, including one with a staircase and one without a staircase. Both models undergo nonlinear static pushover analysis with lateral loads of 1000 kN applied at each floor in the X and Y directions. Key seismic performance parameters were compared including natural periods, pushover curves, story displacements, drifts, drift ratios, and shears. The results showed that incorporating staircases significantly influences seismic response. The model with the staircase has a shorter natural period (0.71s vs. 0.82s for the first mode), showing increased stiffness. Subsequently, it also shows a higher base shear capacity (5200 kN vs. 4900 kN in the X-direction), suggesting enhanced lateral load resistance. The staircase model experiences reduced story displacements and lower drift ratios, with the maximum drift ratio decreasing from 1.03% to 0.86%. These results highlight the crucial role of staircases in improving seismic performance by increasing stiffness, enhancing lateral load capacity, and controlling displacement. In line with these findings, there is a need to incorporate the staircase in structural modeling to achieve more accurate seismic performance predictions, contributing to safer and more resilient building designs in earthquake-prone regions.
Structural Analysis of 2D Frame Using the Stiffness Matrix Method in Python with Validation Against SAP2000 Hasibuan, Samsul Abdul Rahman Sidik
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 9 No. 1 (2025): JCEBT MARET
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v9i1.17801

Abstract

Structural analysis is a critical aspect of civil engineering design, ensuring the safety and performance of structural systems under various loading conditions. The stiffness matrix method, as a fundamental numerical approach in structural analysis, is widely implemented in commercial software such as SAP2000. However, the reliance on proprietary tools often limits transparency and understanding of the underlying computational process. This study aims to develop a Python-based implementation of the stiffness matrix method for analyzing a two-dimensional (2D) frame structure and to validate its accuracy against SAP2000 results. The methodology involves modeling the structure, formulating element and global stiffness matrices, applying boundary conditions, and solving the system of equations to obtain nodal displacements, support reactions, and internal member forces. The results show that the Python model produces highly consistent outcomes compared to SAP2000, with discrepancies in nodal displacement and support reactions generally less than 2%. The deformation pattern, reaction forces, and internal force diagrams, including bending moment, shear, and axial force, demonstrate strong agreement between both approaches. These findings confirm that the stiffness matrix method implemented in Python is capable of accurately representing structural behavior. The study highlights the potential of open-source computational tools as reliable alternatives to commercial software for structural analysis. It is recommended that future studies extend this approach to nonlinear analysis and larger structural systems. The implications of this research support the integration of transparent and reproducible computational methods in engineering education and professional practice.