Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

KAJIAN PERENCANAAN RUTE PADA PROYEK PEMBANGUNAN LRT (LIGHT RAIL TRANSIT) MEDAN Suranto Suranto; Melloukey Ardan; Tika Ermita Wulandari; Samsul A Rahman Sidik Hasibuan
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 6 No. 2 (2022): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v6i2.7526

Abstract

Masalah kemacetan lalu lintas di kota Medan merupakan masalah yang umum terjadi saat ini. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, salah satu alternatif solusi yang dapat dilakukan adalah dengan merancang konsep pembangunan berbasis transit seperti yang telah diterapkan di beberapa negara maju yang dikenal dengan transit-based regional development atau Transit-Oriented Development (TOD), dengan fasilitas yang direkomendasikan menjadi LRT (Light Rail Transit). Dalam perencanaan LRT Medan perlu mempelajari perencanaan rute proyek pembangunan LRT Medan sebagai bahan pertimbangan dalam perencanaan pembangunan agar proyek LRT Medan menjadi efisien. Studi ini bertujuan untuk mendapatkan konsep jaringan koridor LRT yang ideal dan mencari peluang penggunaan LRT di Kota Medan. Sampel yang digunakan dalam studi ini adalah responden masyarakat di wilayah Kota Medan yang berjumlah 100 responden. Hasil studi menunjukkan bahwa perencanaan rute pada proyek pembangunan LRT Medan layak untuk dibangun sesuai koridor yang direncanakan, dan peluang penggunaan LRT di Kota Medan adalah banyaknya masyarakat yang akan menggunakan transportasi LRT.
KONTRIBUSI DROP PANEL PADA STRUKTUR GEDUNG TIPE FLAT SLAB Samsul A Rahman Sidik Hasibuan; Yuan Anisa; Fadhillah Asmi; Ahmad Ridwan; Rudi Salam
JOURNAL OF CIVIL ENGINEERING BUILDING AND TRANSPORTATION Vol. 6 No. 2 (2022): JCEBT SEPTEMBER
Publisher : Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/jcebt.v6i2.7811

Abstract

Pada mulanya, sistem flat slab banyak digunakan pada bangunan yang beresiko rendah terhadap angin dan gempa. Namun di masa sekarang ini, dengan menggunakan beton dan baja mutu tinggi, sistem bangunan flat slab sudah banyak diterapkan pada bangunan tinggi. Model struktur yang mengunakan sistem flat slab merupakan model struktur tanpa balok, ada penebalan pada kepala kolom yang disebut drop panel, akibatnya semua beban pada pelat lantai akan didistribusikan langsung ke kolom. Dalam tulisan ini struktur gedung dengan drop panel dan tanpa drop panel dimodelkan menggunakan software ETABS Nonlinear v.9.7.4. Tulisan ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar kontribusi drop panel dalam hal ini periode getar alami struktur. Hasil analisis struktur gedung dengan drop panel dan tanpa drop panel menggunakan software ETABS Nonlinear v.9.7.4 telah diperoleh. Hasil analisis menunjukan bahwa drop panel memiliki kontribusi sebesar 8,87% dalam hal ini periode getar alami struktur.
Analisis Penerapan Manajemen Waktu Pada Proyek Pembangunan Gedung Rektorat dan Auditorium Akademi Pariwisata Medan Samsul A Rahman Sidik Hasibuan Hasibuan; Melloukey Ardan
Jurnal Teknik Sipil : Rancang Bangun Vol. 8 No. 2 (2022): Oktober 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diperlukan manajemen waktu untuk memastikan proyek selesai tepat pada waktunya. Akibat kegagalan menerapkan manajemen waktu yang efektif sering menyebabkan non-excusable (penundaan) yang disebabkan oleh kesalahan kontraktor pada pelaksanaan proyek. Sehingga perlu diteliti faktor faktor apa yang menjadi kendala dalam penerapan manajemen waktu pada PT. Syarif Maju Karya yang mengerjakan proyek Pembangunan Gedung Rektorat dan Auditorium Akademi Parawisata Medan. Pada penelitian ini dibutuhkan dua jenis data, yaitu merupakan data primer. Analisa jaringan kerja dilakukan dengan menggunakan metode Bagan Balok (Bar/Gantt Chart). Penggunaan manajemen waktu yang tepat, praktis, cepat dan aman sangat membantu dalam penyelesaian pekerjaan pada suatu proyek konstruksi. Dalam pelaksanaan proyek ini secara keseluruhan pihak kontraktor dikatakan mampu menyelesaikan proyek sesuai dengan jadwal yang sudah disusun. Meski pihak kontraktor mengalami keterlambatan ditengah pekerjan minggu ke-17 sampai dengan minggu ke-24 sebelumnya dapat diperbaiki sehingga pada dakhir pekerjaan struktur minggu ke-34 realisasi pekerjaan mencapai 99,97%, sedangkan dalam perencanaan yang diharapkan selesai pada bulan ke-34 adalah 99,82%. Kondisi ini ditingkatkan dan dipertahankan pihak kontraktor, sehingga proyek selesai sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan di time schedule.
Rapid Assessment of Earthquake Threat Vulnerability in Campus 3 of University of Technology Yogyakarta Based on Android Application Dwi Kurniati; Eka Faisal Nurhidayatullah; Samsul A Rahman Sidik Hasibuan
Jurnal Internasional Teknik, Teknologi dan Ilmu Pengetahuan Alam Vol 4 No 2 (2022): International Journal of Engineering, Technology and Natural Sciences
Publisher : University of Technology Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (763.997 KB) | DOI: 10.46923/ijets.v4i2.178

Abstract

The province of D.I.Yogyakarta is crossed by the Indo-Australian Plate which is one of the three world plates. The impact that occurs when an earthquake happens is the damage to buildings not only simple buildings but also multi-story buildings, such as School Buildings and Educational Facilities. The Campus 3 of University of Technology Yogyakarta is located at Jl. Prof. Dr. Soepomo, S.H. No.21, Muja Muju, the sub district of Umbul Harjo, Yogyakarta. The purpose of this study is to determine the results of the evaluation using the RVS method on a form that is filled out manually and by an application using ArGis. The method used in this research is FEMA 154-2015 which is adjusted to the regulations in Indonesia, namely SNI 1726-2019, and the results are analyzed quantitatively. Based on the checking of vulnerability of the campus building with the RVS High Seismicity form, the campus 3 building is of the type of reinforced concrete frame and functioning as a school. The results obtained show that the average of two buildings in the Campus 3 of University of Technology Yogyakarta is 2.3, and the RVS stops at level 1. Both conditions confirm that the two buildings have a risk that is not dangerous. Nevertheless, there should be a further supervision.
Evaluasi Kinerja Seismik Struktur Gedung Apartemen Princeton Boutique Living Medan Bectiar Natalia Sitohang; Samsul A Rahman Sidik Hasibuan
Jurnal TESLINK : Teknik Sipil dan Lingkungan Vol 5 No 2 (2023): Next Issue on, September 2023
Publisher : Universitas Nusa Putra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52005/teslink.v5i2.280

Abstract

Wilayah kota Medan merupakan salah satu daerah yang beresiko tinggi terjadinya gempa, sehingga sangat berdampak pada bangunan gedung yang berada di wilayah tersebut. Apartemen Princeton Boutique Living merupakan salah satu gedung 28 tingkat yang berada di wilayah kota Medan. Dalam penelitian ini telah dilakukan simulasi gedung Apartemen Princeton Boutique Living menggunakan metode analisis statik nonlinier pushover dengan bantuan software SAP2000. Metode analisis statik nonlinier pushover terbagi menjadi 2 bagian, pertama displacement target untuk bangunan didirikan. Displacement target merupakan perkiraan perpindahan puncak bangunan saat terkena eksitasi gempa rencana. Kemudian dilakukan analisis pushover pada bangunan sampai perpindahan puncak bangunan sama dengan displacement target. Kedua, tipe gaya terkontrol dimana jumlah total gaya yang bekerja diestimasi dan diterapkan pada struktur dan analisis dilakukan. Berbagai level kinerja untuk sebuah bangunan dinyatakan dalam bentuk base shear yang dipikul versus displacement atap. Jika semua plastic hinge terbentuk berada dalam batas Collapse Prevention (CP) maka struktur dikatakan masih aman. Sebaliknya, jika plastic hinge yang terbentuk melebihi batas CP maka dikatakan struktur runtuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dan perilaku nonlinier struktur gedung apartemen Princeton Boutique Living. Selanjutnya, hasil analisis menunjukkan bahwa Apartemen Princeton Boutique Living masih dalam batas CP.
Perbandingan Spektra Desain Di Provinsi Nusa Tenggara Timur Dalam SNI 1726:2019 Dan SNI 1726:2012 Samsul A Rahman Sidik Hasibuan; Faqih Ma’arif; Dwifi Aprillia Karisma; Talitha Zhafira
JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil) Vol 8 No 2 (2023): JUTEKS (Jurnal Teknik Sipil)
Publisher : P3M- Politeknik Negeri Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32511/juteks.v8i2.1054

Abstract

SNI 1726:2012 mengacu pada perkembangan regulasi Gempa modern (khususnya regulasi di Amerika Serikat) seperti FEMA P-750 (Building Seismic Safety Council, 2009), ASCE/SEI 7-10 (2010) dan memperhatikan Gempa bumi sampai dengan tahun 2010 yang dituangkan dalam Peta Gempa Indonesia tahun 2010. Sedangkan, SNI 1726:2019 disusun berdasarkan Peta Gempa Indonesia 2017 dan ketentuan ASCE 7-16 yang diadopsi dengan beberapa modifikasi yang telah disesuaikan dengan kondisi Indonesia. Dalam tulisan ini, parameter yang diukur dan diamati adalah perbandingan parameter spektra respons desain dan percepatan spektral desain (S1, Ss, Fa, Fv, SDs, dan SD1) antara SNI 1726:2012 dan SNI 1726:2019. Dengan menggunakan parameter tersebut, dibuat grafik spektrum respon untuk desain kota/Kabupaten yang ditinjau untuk 3 kelas situs (tanah lunak, tanah sedang, dan tanah keras). Tulisan ini bertujuan untuk membandingkan parameter percepatan respon spektra desain SNI 1726:2012 dengan SNI 1726:2019 pada Kabupaten/kota di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang selanjutnya dapat digunakan sebagai data evaluasi keamanan bangunan dalam upaya mitigasi bencana Gempa bumi. Hasil analisis menunjukan bahwa nilai-nilai perbandingan percepatan desain berdasarkan SNI 1726:2012 dan SNI 1726:2019 telah disajikan pada seluruh Kabupaten yang ada di Provinsi NTT. Dari hasil perbandingan, dapat dilihat bahwa ada Kabupaten yang mengalami kenaikan nilai spektral percepatan desain pada perioda pendek (SDs) dan spektral percepatan desain pada perioda 1 detik (SD1), ada juga yang mengalami penurunan. Kabupaten yang mengalami kenaikan nilai yang signifikan akan mempengaruhi Gedung antara 2 hingga 8 lantai. Sementara itu, spektral percepatan desain dalam periode 1 detik (SD1) akan mempengaruhi Gedung kira -kira di atas 10 lantai, Gedung yang dibangun di Kabupaten yang mengalami kenaikan secara signifikan perlu dievaluasi ketahanannya terhadap Gempa Bumi.
Bibliometric analysis of model vehicle routing problem in logistics delivery Zuhanda, Muhammad Khahfi; Hartono, Hartono; Sidik Hasibuan, Samsul Abdul Rahman; Abdullah, Dahlan; Gio, Prana Ugiana; Caraka, Rezzy Eko
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 37, No 1: January 2025
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v37.i1.pp590-600

Abstract

This bibliometric analysis focuses on the vehicle routing problem (VRP) model in the field of logistics delivery. The study utilizes a comprehensive dataset of 2,000 VRP-related publications obtained from the Scopus database, spanning the years 2007 to 2023. Through the application of bibliometric methods, this research aims to uncover key insights regarding research trends, country contributions, and recent topics within the VRP research network. Various bibliometric indicators, including publication count, author productivity, relevant sources, institutional affiliation, and citation frequency, are employed to conduct the analysis. The findings shed light on the evolution and trajectory of VRP research, while also highlighting noteworthy countries and topics that have received significant attention. This study not only enhances the overall understanding of VRP but also serves as a foundation for future investigations aimed at enhancing the efficiency and effectiveness of logistics delivery.
Study on the Ductility Behavior of Reinforced Concrete Columns with 10 mm Shear Reinforcement Diameter under Variable Axial Loads Aldivonso Tambunan; Hasibuan, Samsul Abdul Rahman Sidik
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 10 No 1 (2025): MARET
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v10i1.1410

Abstract

Understanding the ductility behavior of reinforced concrete columns is critical for ensuring structural safety in seismic regions, yet there remains limited research on the specific effects of shear reinforcement diameter under varying axial loads. This research investigates the ductility behavior of reinforced concrete columns with a 10 mm shear reinforcement diameter under varying axial loads of 1000 kN, 2500 kN, and 5000 kN. The study aims to understand the effect of shear reinforcement on the ductility of columns and how varying axial loads influence their performance. Numerical modeling was performed using Xtract software, with columns designed to have dimensions of 600 mm x 600 mm (unconfined) and 450 mm x 450 mm (confined). The study focuses on key parameters such as curvature at initial load, curvature at first yield, ultimate curvature, and moment-curvature relationships. The results show that as the axial load increases, the curvature ductility decreases, with the column under 1000 kN demonstrating the highest ductility and the column under 5000 kN showing the lowest. The findings highlight the significant role of shear reinforcement in enhancing the ductility of columns, suggesting that optimal reinforcement design is crucial for ensuring structural resilience under variable loading conditions.
Pemberdayaan generasi muda dalam transisi energi hijau melalui pelatihan teknologi fuel cell Iswandi, Iswandi; Supriatno, Supriatno; Susilawati, Susilawati; Hermanto, Tino; Hasibuan, Samsul Abdul Rahman Sidik; Muliono, Rizki; Royani, Ida; Aldori, Yopan Rahmad
Jurnal Anugerah Vol 7 No 1 (2025): Jurnal Anugerah: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Bidang Keguruan dan Ilmu Pen
Publisher : Universitas Maritim Raja Ali Haji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31629/anugerah.v7i1.7174

Abstract

Krisis energi global dan rendahnya literasi energi bersih di kalangan pelajar mendorong perlunya edukasi teknologi alternatif yang berkelanjutan. Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan untuk meningkatkan wawasan siswa terhadap teknologi energi terbarukan, khususnya fuel cell. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan prinsip dasar kerja teknologi fuel cell serta membangun pemahaman dan keterampilan awal siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai bagian dari edukasi transisi energi hijau. Pengumpulan data dilakukan sebagai langkah evaluatif untuk meninjau keberhasilan kegiatan PkM. Tolok ukur keberhasilan ditentukan berdasarkan peningkatan pemahaman kognitif siswa serta tingkat partisipasi dan respons positif terhadap materi pelatihan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pelatihan interaktif, pendidikan masyarakat, dan substitusi ipteks. Peserta kegiatan berjumlah lebih dari 50 siswa jurusan Bisnis dan Manajemen di SMK Swasta Nurul Amaliyah Tanjung Morawa. Teknik pengumpulan data mencakup pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman, observasi untuk menilai keterlibatan siswa, serta wawancara semi-terstruktur untuk menggali persepsi dan ketertarikan siswa terhadap teknologi energi bersih. Analisis data dilakukan secara deskriptif kuantitatif dan naratif. Hasil menunjukkan adanya peningkatan skor pemahaman peserta dari 42% menjadi 81%, disertai partisipasi aktif dan ketertarikan tinggi terhadap materi. Peserta juga mampu mengaitkan prinsip kerja fuel cell dengan peluang usaha berbasis energi bersih. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi ipteks lintas disiplin dapat menjembatani kesenjangan pemahaman teknologi dan membentuk kesadaran technopreneurship. Oleh karena itu, model pelatihan ini berpotensi diterapkan secara lebih luas dalam satuan pendidikan vokasi non-teknik untuk mendukung transisi energi nasional.
Kajian Analisis Struktur Gedung 2D dengan Ketidakberaturan Vertikal Menggunakan Metode Nonlinear Pushover Kumar, Sharent; Hasibuan, Samsul Abdul Rahman Sidik
Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ) Vol 6 No 1 (2025): Sultra Civil Engineering Journal (SCiEJ)
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sciej.v6i1.916

Abstract

Multi-story buildings with vertical irregularities often experience uneven load distribution, which can affect the structural performance under lateral loads, particularly seismic forces. Vertical irregularities, such as varying column and beam dimensions between floors, can lead to significant increases in displacement and deformation on the upper floors compared to the lower floors. Therefore, it is crucial to evaluate the impact of vertical irregularities on the structure's behavior to ensure building safety. This study aims to analyze the impact of vertical irregularity on the behavior of multi-story buildings using the nonlinear pushover method. The analysis was performed using SAP2000 software to assess the structural capacity to withstand lateral loads, particularly seismic loads. The results show a significant linear relationship between story displacement and lateral forces (R² = 0.8898), as well as the impact of vertical irregularities that increase story drift and story drift ratio on the upper floors. The increase in story drift ratio exceeding the earthquake design standard limits may affect the stability of the structure. Furthermore, this study reveals that vertical irregularity can cause significant differences in forces on columns and beams between the lower and upper floors, increasing the risk of structural failure. Based on these findings, it is recommended to consider vertical irregularities in the design of multi-story buildings, accounting for a more uniform distribution of forces throughout the building to ensure structural resilience against seismic loads.