Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Seismic Vulnerability of Semarang, Indonesia for Shallow Crustal Fault Earthquake Partono, Windu; Irsyam, Masyhur; Asrurifak, Muhammad; Sari, Undayani Cita; Victor, Victor
Indonesian Journal of Geography Vol 57, No 1 (2025): Indonesian Journal of Geography
Publisher : Faculty of Geography, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/ijg.95057

Abstract

In 2017, the National Centre for Earthquake Studies of Indonesia released the distribution of 25 shallow crustal fault lines throughout the island of Java in Indonesia and four of them (Semarang, Demak, Rawapening and Weleri fault lines) are located around the city of Semarang. The presence of four shallow crustal fault earthquake sources, has led to the need to understand the potential earthquake hazards of Semarang through the development of earthquake-microzoning maps. Earthquake-microzoning maps of Semarang should be developed with reference to the Indonesian earthquake hazard maps and based on the deterministic and probabilistic seismic hazard approaches. Through the development of earthquake-microzoning maps, it is possible to estimate the areas with the highest and lowest surface-shaking (peak ground acceleration). The earthquake-microzoning maps based on the Semarang and Demak fault earthquake scenarios provide a preliminary indication that buildings constructed using the Indonesian Seismic Code (SNI 1726:2002) will experience stronger surface-shaking if the earthquake magnitude from both sources is at least M5.5. The results of the analysis for the creation of earthquake-microzoning maps based on the Rawapening and Weleri fault earthquake scenarios provide a preliminary indication that buildings constructed using SNI 1726:2002 are expected to experience slightly weaker ground-shaking if the earthquake magnitude from both sources reaches a maximum of M6.5. All buildings constructed in this area using SNI 1726:2012 and SNI 1726:2019 are expected to experience weaker surface-shaking due to the four earthquake source scenarios with a maximum magnitude of M6.5.
Pendampingan Analisis Geoteknik Penanganan Lereng Pondok Pesantren Al Fitrah Metesah Tembalang Semarang Sadono, Kresno Wikan; Sari, Undayani Cita; Indrastono, Indrastono; Partono, Windu; Prastiwi, Yulita Arni; Pardoyo, Bambang
Darma Sabha Cendekia Vol 7 No 1 (2025): Darma Sabha Cendekia: Juni 2025
Publisher : Jurusan Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan | Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32424/dsc.v7i1.6326

Abstract

Pada suatu pembangunan konstruksi diperlukan survey awal geoteknik sebagai penyelidikan geoteknik awal. Dengan adanya kegiatan ini maka permasalahan pembangunan dapat diketahui secara rill dilapangan. Pondok Pesantren (PP) Al-Fitrah merencanakan akan mendirikan bangunan baru berupa asrama santri. Bangunan ini direncanakan berada di Kecamatan Tembalang, Semarang. Oleh karena itu diperlukan survey awal dan penyelidikan geoteknik pada lokasi yang akan didirikannya bangunan baru berupa asrama santri Pondok Pesantren (PP) Al-Fitrah tersebut. Rencana bangunan asrama santri berada di atas lereng, sehingga perlu analisa terhadap longsoran. Penyelidikan geoteknik yang diperlukan adalah boring manual dan sondir (CPT) manual. Berdasarkan data pengujian tersebut, kemudian dapat dianalisis dan dievalusi kemudian diberikan rekomendasi dan saran yang sesuai untuk mendukung kelancaran pembangunan asrama santri baru Pondok Pesantren (PP) Al-Fitrah. Berdasarkan hal tersebut maka Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Teknik Sipil Universitas Diponegoro melaksanakan pengabdian masyarakat dalam bentuk evaluasi lokasi lahan rencana pembangunan asrama santri Pondok Pesantren (PP) Al-Fitrah. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat memberikan saran dan masukan bagi pihak Yayasan Pondok Pesantren (PP) Al-Fitrah terhadap rencana pembangunannya
PENDAMPINGAN PEMBUATAN DINDING PENAHAN TANAH DAN GAPURA AKSES MASUK PEMAKAMAN UMUM DUSUN SETRO, JEMBRAK, PABELAN KABUPATEN SEMARANG Cita Sari, Undayani; Priastiwi, Yulita Arni; Wardani, Sri Prabandiyani Retno; Partono, Windu; Pardoyo, Bambang; Carita, Nensi; Ulayya, Inandhiya Ayu; Saputra, Nugraha Eka; Zainuddin, Zainuddin
Jurnal Pasopati Vol 6, No 2 (2024): Vol 6, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/pasopati.2024.23804

Abstract

Kondisi akses masuk pemakaman umum Dusun Setro, Jembrak, Pabelan selama ini hanya berupa jalan tanah dengan tanaman rindang di kanan kiri jalan. Seiring dengan banyaknya warga perantau yang ziarah ke makam tersebut, warga sekitar mulai berupaya menggalang dana dan bergotong royong untuk membuat akses masuk ke pemakaman menjadi lebih baik dengan membuat jalan, saluran air, dinding penahan tanah, serta gapura. Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Teknik Sipil membantu memberikan pendampingan pembuatan dinding penahan tanah serta gapura pada daerah akses masuk ke pemakaman Dusun Setro, Jembrak tersebut. Kerjasama dan koordinasi yang baik antara Tim Pengabdian kepada Masyarakat Departemen Teknik Sipil bersama-sama dengan warga Dusun Setro, Desa Jembrak diwujudkan sehingga permasalahan yang ada di dalam masyarakat dapat tertangani dengan baik. Struktur dinding penahan tanah yang dibuat berupa dinding pasangan batu kali di sebelah kanan dan kiri jalan yang akan dibuat. Ketinggian dinding disesuaikan dengan kontur tanah untuk dapat menahan longsoran tanah ke badan jalan, sedangkan gapura dibuat dari material beton bertulang. Dengan selesainya program Pengabdian kepada Masyarakat Batch 2 ini bersamaan dengan selesainya pekerjaan pembuatan akses jalan masuk pemakaman umum Dusun Setro sehingga diharapkan dapat bermanfaat bagi Masyarakat Dusun Setro maupun warga sekitar desa
Pengembangan Peta Percepatan Gerakan Tanah Puncak Kota Semarang Berdasarkan Peraturan Gempa Tahun 2019 Partono, Windu; Irsyam, Masyhur; Nazir, Ramli; Asrurifak, Muhammad; Kistiani, Frida; Sari, Undayani Cita
MEDIA KOMUNIKASI TEKNIK SIPIL Volume 27, Nomor 2 (2021)
Publisher : Department of Civil Engineering, Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (931.596 KB) | DOI: 10.14710/mkts.v27i2.40714

Abstract

Surface peak ground acceleration (PGAM) needs for seismic forces of basement and retaining structures design.  The PGAM value can be calculated using bedrock peak ground acceleration (MCEG) and multiplied it with site coefficient FPGA. For building design purposes, the MCEG value can be calculated based on the combination of DSHA (Deterministic Seismic Hazard Analysis) and PSHA (Probabilistic Seismic Hazard Analysis). Compared to the previous 2012 website response spectrum design which is displayed the PGAM value, only MCEG value at site position can be obtained from the new 2021 response spectrum design website. This paper describes the development of PGAM distribution of Semarang using Visual Basic programming language software. The distribution of DSHA and PSHA (2500 return periods) combination analysis for developing MCEG value also describes in this paper. The analysis was performed based on the earthquake record data from 1900 to 2016. The PGAM analysis was performed at 203 soil boring investigation positions and using FPGA site coefficients of SNI 1726:2019. The minimum and maximum PGAM distribution values at the study area are in between 0.45 through 0.55 g and the maximum PGAM is distributed at the northern part of the study area.