Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : PESHUM

Analisis Literatur: Efektivitas Media Dakota (Dakon Matematika) dalam Pembelajaran FPB di Sekolah Dasar Muti Diah Khairani; Safira Aulia Rahma Diani; Latifah Anjar Agustina; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.13914

Abstract

Pembelajaran matematika pada materi FPB membutuhkan strategi yang menjembatani konsep abstrak menuju pemahaman konkret bagi siswa sekolah dasar. Media Dakota (Dakon Matematika) hadir sebagai alat bantu pembelajaran yang menggabungkan unsur permainan tradisional dengan konsep bilangan sehingga memberikan pengalaman belajar yang lebih intuitif. Kajian literatur menunjukkan bahwa penggunaan Dakota membantu siswa memahami hubungan antarbilangan melalui aktivitas manipulatif yang memperjelas konsep faktor persekutuan. Aktivitas ini meningkatkan motivasi, keaktifan, serta kemampuan berpikir logis siswa. Selain itu, Dakota juga memungkinkan penerapan pembelajaran diferensiasi dan kolaboratif sesuai kebutuhan siswa. Berdasarkan sintesis hasil penelitian terdahulu, media Dakota terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep FPB dan hasil belajar matematika siswa sekolah dasar. Dengan demikian, Dakota berpotensi menjadi media pembelajaran berbasis kearifan lokal yang inovatif dan relevan untuk memperkuat kualitas pembelajaran matematika. Kata Kunci: Dakota, FPB, Media Pembelajaran, Sekolah Dasar
Peran Sistem Numerasi, Nilai Tempat, Dan Operasi Bilangan Dalam Meningkatkan Pemahaman Matematika Siswa Mutiatun Khoiriyah; Etza Sabilillah; Adelina Surya Hati Pawestri; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14203

Abstract

Artikel ini bertujuan menganalisis peran sistem numerasi, nilai tempat, dan operasi bilangan dalam meningkatkan pemahaman matematika siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menelaah sepuluh artikel nasional dalam kurun waktu sepuluh tahun terakhir. Hasil kajian menunjukkan bahwa numerasi merupakan fondasi penting dalam pembelajaran matematika, karena membentuk kemampuan memahami bilangan, membaca data, dan memecahkan masalah. Pemahaman nilai tempat terbukti berperan dalam membangun struktur bilangan secara konseptual, sehingga siswa mampu membaca dan menulis angka dengan benar serta menerapkannya dalam operasi hitung. Penerapan operasi bilangan menjadi wadah untuk mengaplikasikan numerasi dalam berbagai konteks nyata sehingga meningkatkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah. Pembelajaran yang mengintegrasikan media konkret, model berbasis masalah, serta peran guru sebagai fasilitator terbukti mendukung peningkatan hasil belajar dan kepercayaan diri siswa. Dengan demikian, penguatan numerasi sejak awal pendidikan dasar menjadi investasi penting untuk kesiapan siswa menghadapi materi matematika yang lebih kompleks dan tuntutan abad ke-21.
Pengembangan Media Konkret Buah Pecahan dalam Pembelajaran Matematika Sekolah Dasar Kelas IV Wahyu Amirul Ikhsan; Ana Afifatur Rakhma; Ria Wijayanti; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14341

Abstract

Pemahaman konsep pecahan masih menjadi permasalahan bagi peserta didik kelas IV sekolah dasar karena sifat materi yang abstrak dan kurangnya penggunaan media konkret dalam pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berupa buah pecahan serta mengetahui kelayakan dan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan peserta didik. Penelitian ini menggunakan metode Research and Development yang meliputi analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan media, validasi ahli, dan uji coba terbatas. Instrumen penelitian berupa angket respon peserta didik, pre-test, dan post-test yang telah divalidasi oleh ahli dan dinyatakan layak. Hasil validasi ahli media memperoleh skor 4,5 dari skala 5 dengan kategori sangat layak. Uji coba dilakukan pada 20 peserta didik kelas IV sekolah dasar. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 49,6 pada pre-test menjadi 82,7 pada post-test, dengan nilai N-Gain sebesar 0,66 berkategori sedang–tinggi. Respon peserta didik terhadap media menunjukkan kategori sangat positif. Dengan demikian, media buah pecahan layak dan efektif digunakan dalam pembelajaran pecahan di sekolah dasar.
Analisis Literatur: Efektivitas Pendekatan RME terhadap Pemahaman Konsep Pecahan Senilai dengan Bantuan Media Manipulatif Arum Sekar Farida; Averos Iswanda; Ichsan Dwi Nurrizal; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i2.14384

Abstract

Pemahaman konsep pecahan senilai siswa sekolah dasar di Indonesia masih tergolong rendah, sebagaimana tercermin dari hasil Asesmen Nasional 2023 dan capaian Programme for International Student Assessment 2022. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pendekatan Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan senilai dengan bantuan media manipulatif melalui analisis literatur sistematis. Metode penelitian menggunakan systematic literature review dengan protokol PRISMA terhadap 25 studi empiris yang dipublikasikan pada periode 2015–2025 dan diperoleh dari basis data Sinta, Garuda, dan Google Scholar. Data dianalisis menggunakan content analysis tematik. Hasil analisis menunjukkan bahwa pendekatan RME dan Pendidikan Matematika Realistik Indonesia secara konsisten dilaporkan efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan senilai, dengan sebagian besar studi menunjukkan peningkatan hasil belajar pada kategori sedang hingga tinggi. Efektivitas pembelajaran paling optimal ditunjukkan melalui penggunaan media manipulatif seperti roda pecahan, kertas lipat, dan konteks pizza. Penerapan prinsip guided reinvention dan kerangka Hypothetical Learning Trajectory membantu mengatasi kesulitan visualisasi konsep pecahan melalui konteks lokal yang bermakna. Namun demikian, kajian terkait penerapan RME di sekolah dasar pedesaan masih terbatas. Temuan ini mendukung implementasi pendekatan RME dalam Kurikulum Merdeka serta merekomendasikan penelitian lanjutan berupa design research longitudinal di daerah tertinggal.
Kesulitan Belajar Matematika Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan Berpenyebut Tidak Sama Orin Permatasari; Mareeta Nara Puspitaningrum; Istiqomah; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14428

Abstract

Pembelajaran matematika terkait penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut yang berbeda di sekolah dasar masih menjadi salah satu materi yang sulit dipahami oleh siswa. Kesulitan dalam memahami materi tersebut berdampak pada kemampuan siswa yang rendah dalam menyelesaikan berbagai permasalahan matematika, terutama yang berkaitan dengan pemahaman konsep serta langkah-langkah dalam melakukan operasi pecahan. Penelitian ini bertujuan untuk pengkajian berbagai kesulitan yang dihadapi siswa dalam mempelajari operasi penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan penyebut berbeda. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan menelaah 15 artikel penelitian yang bersumber dari jurnal nasional maupun internasional. Data dianalisis secara kualitatif deskriptif untuk mengidentifikasi bentuk kesulitan belajar dan faktor penyebabnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa siswa masih mengalami kendala dalam memahami konsep dasar pecahan, menyamakan penyebut, melakukan prosedur operasi hitung, serta menginterpretasikan soal cerita. Kesulitan yang dialami siswa berkaitan dengan aspek dari dalam diri, seperti rendahnya dorongan belajar dan lemahnya penguasaan konsep awal, serta kondisi di luar siswa, di antaranya penerapan strategi pembelajaran yang kurang beragam dan keterbatasan penggunaan media pembelajaran. Hasil penelitian ini dapat menjadi acuan bagi guru dalam merancang pembelajaran yang lebih efektif untuk mengatasi kesulitan belajar pecahan di sekolah dasar.
Desain Dan Pembuatan Media Tangga Metrika Dan Volcube Untuk Materi Pengukuran Panjang, Massa, Dan Volume Nikadinata, Vivian; Pradita, Erni; Azamul Fadhly Noor Muhammad
PESHUM : Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 5 No. 3: April 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/peshum.v5i3.14436

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan proses pengembangan media konkret Tangga Metrika dan Volcube sebagai alat bantu krusial dalam pengajaran matematika di SD, khususnya pada materi konversi satuan dan volume yang bersifat abstrak. Menggunakan metode Research and Development (R&D) model 4D (terbatas pada tahap define, design, dan develop), media Tangga Metrika dirancang untuk memvisualisasikan hubungan satuan panjang/massa melalui susunan hierarkis. Sementara itu, media Volcube didesain sebagai kubus besar dari unit-unit kecil untuk memfasilitasi pemahaman volume secara manipulatif. Hasilnya, kedua media menunjukkan karakteristik visual yang jelas, mudah digunakan, dan sesuai dengan tingkat kognitif siswa SD. Media ini diharapkan dapat menjadi alternatif konkret untuk mendukung pemahaman konsep pengukuran yang lebih bermakna.