Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pemberdayaan Siswa dalam Pengelolaan Sampah Organik Menjadi Pupuk Organik Cair melalui Projek P5 Gaya Hidup Berkelanjutan di SMA N Harekakae Erly Grizca Boelan; Maria Aloisia Uron Leba; Aloisius Masan Kopon; Maria Benedikta Tukan; Maria A Lopes Amaral
BERNAS: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jb.v7i3.18776

Abstract

Pengelolaan sampah organik di lingkungan sekolah masih menjadi tantangan yang belum tertangani secara optimal, termasuk di SMA N Harekakae, Kabupaten Malaka, Nusa Tenggara Timur. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan siswa, membangun keterampilan pengolahan sampah organik menjadi Pupuk Organik Cair (POC), serta mengintegrasikan kegiatan tersebut ke dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) bertema Gaya Hidup Berkelanjutan. Metode yang digunakan adalah pendekatan participatory action yang mencakup empat tahap, yaitu persiapan dan koordinasi dengan mitra, sosialisasi, pelatihan dan pendampingan pembuatan POC dan kompos, serta panen POC dan evaluasi. Sosialisasi dilaksanakan secara interaktif melalui presentasi visual dan diskusi, sedangkan pelatihan dilakukan melalui demonstrasi dan praktik langsung pembuatan POC berbahan organik kantin sekolah dengan bioaktivator EM4. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta yang signifikan, tercermin dari kenaikan rata-rata skor pre-test ke post-test sebesar 68,1%, dari 28,4% menjadi 96,5%. Tingkat kepuasan peserta mencapai 83%, dan seluruh aspek kesesuaian kegiatan dengan kebutuhan implementasi P5 berada di atas 80%. Kegiatan ini berhasil mengintegrasikan pengolahan sampah organik ke dalam P5 sekaligus menumbuhkan semangat kewirausahaan hijau di kalangan siswa.Abstrak ditulis secara ringkas dan faktual menggunakan huruf Tahoma, ukuran 9pt dengan panjang teks antara 150-200 kata. Abstrak versi Bahasa Indonesia ditulis menggunakan Bahasa Indonsia yang baik dan benar. Jangan menggunakan singkatan atau kutipan pada abstrak. Hasil dan simpulan ditulis dalam bentuk present tense. Abstrak meliputi latar belakang permasalahan, tujuan penelitian, metode penelitian, hasil dan simpulan.
Pelatihan Praktikum Kimia Berbasis Lingkungan untuk Meningkatkan Literasi Sains Siswa SMA Negeri 12 Kupang Faderina Komisia; Maria Benedikta Tukan; Aloisius Masan Kopon; Susana Pranesti Nggumba; Fransiska Eflani
Abdimas Galuh Vol 8, No 2 (2026): September 2026
Publisher : Universitas Galuh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25157/ag.v8i2.25577

Abstract

Pembelajaran kimia pada jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) menuntut penguasaan literasi sains agar siswa mampu memahami, mengevaluasi, dan mengaplikasikan konsep-konsep ilmiah dalam kehidupan sehari-hari. Namun, proses pembelajaran di SMA Negeri 12 Kupang masih didominasi oleh pendekatan teoretis dan belum optimal memanfaatkan lingkungan sekitar sebagai sumber belajar, sehingga kemampuan literasi sains siswa belum berkembang secara optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan literasi sains siswa XI-A dan XI-C melalui pelatihan praktikum kimia berbasis lingkungan. Kegiatan dilaksanakan melalui metode praktikum (eksperimen langsung) dan diskusi kelompok terarah dengan pembagian kelompok kecil secara heterogen. Praktikum dilakukan dengan memanfaatkan bahan-bahan sederhana yang tersedia di lingkungan sekitar sebagai alternatif laboratorium konvensional. Peningkatan kemampuan literasi sains diukur menggunakan pretest dan posttest yang dianalisis dengan normalized gain (N-Gain). Hasil analisis menunjukkan adanya peningkatan kemampuan literasi sains siswa setelah kegiatan, dengan skor N-Gain yang diperoleh berada pada kategori sedang. Peningkatan tersebut tampak pada kemampuan menjelaskan fenomena ilmiah, merancang penyelidikan sederhana, serta menginterpretasikan data hasil praktikum secara logis. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa praktikum kimia berbasis lingkungan efektif dalam meningkatkan literasi sains siswa. Pemanfaatan lingkungan sekitar juga terbukti mampu membantu siswa memahami konsep-konsep kimia yang abstrak melalui pengalaman belajar yang lebih kontekstual dan bermakna.