Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

HUBUNGAN PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DENGAN PERKEMBANGAN BAYI USIA 6 – 12 BULAN DI DESA CARIKAN JUWIRING KLATEN TAHUN 2013 Fina Riyanti; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 5, No 2 (2014): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (144.701 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v5i2.182

Abstract

Perkembangan mengalami peningkatan yang pesat pada usia dini 0-5 tahun. Masa ini disebut sebagai fase “Golden Age”, yaitu masa yang sangat penting untuk memperhatikan tumbuh kembang anak agar sedini mungkin dapat terdeteksi apabila terjadi kelainan. Pemberian ASI eksklusif merupakan sarana yang dapat diandalkan untuk membangun SDM yang berkualitas. ASI adalah makanan yang paling sempurna untuk menjamin tumbuh kembang bayi pada 6 bulan pertama. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui adakah hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan bayi usia 6 – 12 bulan di Desa Carikan Juwiring Klaten Tahun 2013. Jenis penelitian ini adalah survei analitik dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan subyek penelitian yaitu semua bayi usia 6 – 12 bulan sebanyak 38 bayi. Alat yang digunakan adalah KPSP dan angket. Analisa data yang digunakan adalah analisis univariat menggunakan distribusi frekuensi dan analisis bivariat menggunakan Chi – Square. Hasil penelitian ini adalah jenis kelamin bayi laki – laki sebanyak 17 bayi (44,7%) dan bayi perempuan 21 bayi (55,3%). Jumlah bayi yang diberi ASI eksklusif sebanyak 26 bayi (68,4%) dan diberi ASI dan PASI ada 12 bayi (31,6%). Hasil deteksi dini perkembangan sesuai ada 22 bayi (57,9%), meragukan 13 bayi (34,2%), dan penyimpangan 3 bayi (7,9%). Ada hubungan antara pemberian ASI eksklusif dengan perkembangan bayi usia 6 – 12 bulan. Dapat dilihat dari hasil uji chi – square, yaitu nilai x2 hitung 12,259 dan x2 tabel 5,991 dengan taraf signifikansi 0,05. x2 hitung > x2 tabel (12,259 > 5,991) atau p
HUBUNGAN USIA DENGAN PENGETAHUAN REMAJA PUTRI TENTANG PEMERIKSAAN PAYUDARA SENDIRI (SADARI) Lilik Hanifah; Sri Suparti
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 8, No 2 (2017): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (301.943 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v8i2.14

Abstract

Pemeriksaan payudara sendiri sangat penting untuk dilakukan karena hampir 85% benjolan di payudara ditemukan oleh penderita sendiri. Studi empiris menyatakan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), pemeriksaan payudara klinis dan mammografi dapat membantu dalam memastikan deteksi dini kanker payudara. Disamping itu, pemeriksaan payudara sendiri yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali menjadi metode yang paling murah dan sederhana yang dapat dilakukan secara mandiri oleh wanita dibandingkan dengan mammografi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan usia dengan pengetahuan remaja putri tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)Metode Penelitian ini mengguanakan penelitian analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua remaja putri di Cengklik RW 19 Nusukan Banjarsari Surakarta pada bulan Mei 2017 dengan jumlah 34 responden, teknik sampling yang digunakan adalah Accidental Sampling dimana saat penelitian dijumpai responden sebanyak 30 responden. Data diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan korelasi Spearman Rank.Hasil penelitian ini adalah mayoritas responden merupakan usia remaja akhir sebanyak 13 responden (43,4%), mayoritas pengetahuan tentang SADARI dengan kategori baik yaitu 18 responden (60%). Sedangkan hasil koefisien korelasi Spearman Rank sebesar 0,849 dengan signifikan 0,000. maka H0 ditolak sehingga ada hubungan yang signifikan antara usia dengan pengetahuan remaja putri tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI) di Cengklik RW 19 Nusukan Banjarsari Surakarta.  Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan usia dengan pengetahuan remaja putri tentang Pemeriksaan Payudara Sendiri (SADARI)Kata Kunci: Usia, Pengetahuan, SADARI
PENGARUH UMUR DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PEMILIHAN METODE KONTRASEPSI JANGKA PANJANG DI BPM TITIK SRI SUPARTI KARANG KENDAL MUSUK BOYOLALI Ani Nur Fauziah; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 9, No 2 (2018): JULI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (269.802 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v9i2.210

Abstract

Kepesertaan Keluarga Berencana (KB) sekarang ini digalakkan untuk menciptakan keluarga yang berketahanan sehingga melahirkan generasi emas untuk masa depan. Salah satu upaya dalam menekan angka kelahiran anak adalah melalui penggunaan alat kontrasepsi yang salah satu tujuannya adalah mencegah terjadinya kehamilan dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh umur dan tingkat pendidikan terhadap metode kontrasepsi jangka panjang di BPM Titik Sri Suparti Karang Kendal Musuk Boyolali Penelitian ini merupakan penelitian analitik dengan pendekatan cross sectional. Subyek dalam penelitian ini adalah akseptor KB di BPM Titik Sri Suparti Karang Kendal Musuk Boyolali dengan tehnik accidental sampling sejumlah 32 orang. Analisis deskriptif dilakukan dengan menyajikan data melalui tabel data distribusi frekuensi. Analisis inferesial digunakan untuk menguji hipotesis.dengan menggunakan uji regresi logistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas umur responden adalah kurang dari 30 tahun sebanyak 21 orang ( 66%), tingkat pendidikan mayoritas rendah ( SD – SMP) sebesar 15 orang (47%) dan pemilihan kontrasepsi mayritas memilih metode non kontrasepsi jangka pendek sebesar 20 orang ( 62%). Tidak ada pengaruh umur dan tingkat pendidikan terhadap metode kontrasepsi jangka panjang di BPM Titik Sri Suparti Karang Kendal Musuk Boyolali. Kata Kunci : Umur, Pendidikan, Pemilihan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG POLA BERMAIN DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 3-5 TAHUN DI POSYANDU MANDIRI TAWANGSARI MOJOSONGO JEBRES SURAKARTA TAHUN 2015 Laili Rahmawati; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 7, No 1 (2016): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (340.598 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v7i1.48

Abstract

Data dari Dinas Kesehatan Kota Surakarta tahun 2009 menunjukkan jumlah balita di Kota Surakarta sebanyak 25.559 anak. Jumlah anak yang mengalami masalah tumbuh kembang sebanyak 74 anak.4 Cakupan Deteksi Dini Tumbuh Kembang di Kota Surakarta pada tahun 2009 sebesar 79,26%. Namun, hal ini masih harus mendapatkan perhatian serius dari pemerintah karena rencana strategi cakupan SDIDTK (Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang) Jawa Tengah tahun 2009 sebesar 90%. Di Indonesia telah dikembangkan program BKB (Bina Keluarga Balita) untuk anak prasekolah (3-5 tahun) yang bertujuan menstimulasi perkembangan anak sedini mungkin. Oleh karena itu, keluarga perlu mengetahui pentingnya stimulasi serta cara memberikan stimulasi yang efektif pada anak. Aktivitas bermain merupakan salah satu stimulasi bagi perkembangan anak secara optimal. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan ibu tentang pola bermain dengan perkembangan balita usia 3-5 tahun di Posyandu Mandiri, Tawangsari, Mojosongo, Jebres, Surakarta Tahun 2015. Desain penelitian ini adalah desain analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Populasi penelitian ini adalah semua ibu yang memiliki balita usia 3-5 tahun dan balita berusia 3-5 tahun di Posyandu Mandiri Tawangsari Mojosongo Jebres Surakarta, dalam penelitian ini menggunakan subjek penelitian karena jumlah responden kurang dari 100 yaitu sebanyak 25 responden. Data diambil menggunakan data primer dan data sekunder. Alat pengumpulan data berupa kuesioner. Analisa data univariat dan bivariat dengan menggunakan korelasi Spearman Rank. Hasil penelitian ini adalah mayoritas pengetahuan ibu tentang pola bermain balita usia 3-5 tahun berada dalam kategori cukup dengan hasil 18 (72,0%) dan perkembangan balita usia 3-5 tahun mayoritas dengan kategori sesuai dengan hasil 21 (84,0%). Ditunjukkan dengan hasil uji statistik dengan menggunakan Spearman Rank dengan z hitung 3,181 > z tabel (1,96). Simpulan dari penelitian ini adalah ada hubungan pengetahuan ibu tentang pola bermain dengan perkembangan balita usia 3-5 tahun. Kata Kunci: Pengetahuan, Pola Bermain, Perkembangan
HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG STIMULASI TUMBUH KEMBANG BALITA DENGAN PERKEMBANGAN BALITA USIA 12-36 BULANDI POSYANDU KASIH IBU 7 BANYU URIP KLEGO BOYOLALI TAHUN 2014 Alfia Kurniawati; Lilik Hanifah
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 6, No 1 (2015): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (146.09 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v6i1.103

Abstract

Latar Belakang : Stimulasi merupakan perangsangan dan latihan-latihan terhadap kepandaian anak yang datangnya dari lingkungan di luar anak. Setiap anak perlu mendapat stimulasi rutin sedini mungkin dan terus-menerus pada setiap kesempatan.Kurangnya stimulasi dapat menyebabkan penyimpangan tumbuh kembang anak bahkan gangguan yang menetap.Tinggi rendahnya pengetahuan ibu sangat berpengaruh terhadap perkembangan anaknya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang balita dengan perkembangan balita usia 12-36 bulan di Posyandu Kasih Ibu 7 Banyu Urip Klego Boyolali tahun2014 Metode Penelitian : Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah semua ibu yang mempunyai balita usia 12-36 bulan dan balitanya yang berusia 12-36 bulan dengan 30 respnden, penelitian ini menggunakan subyek penelitian dengan jumlah 30 responden. Tekhnik pengumpulan data pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang balita diukur menggunakan kuesioner tertutup dan perkembangan balita usia 12-36 bulan diukur menggunakan KPSP, analisa data pengetahuan menggunakan distribusi frekuensi dan analiasa data perkembangan berdasarkan interpretasi skor dari KPSP. Analisa data bivariat yang diperoleh dianalisa menggunakan uji korelasi dengan Spearman Rank. Hasil Penelitian : Pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang balita menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik sebanyak 18 responden (60%) dan perkembangan balita usia 12-36 bulan sebagian besar sesuai sebanyak 22 balita (73,3%). Hasil uji statistik menggunakan Spearman Rank adalah thitung (0,504) > ttabel (0,364) pada taraf signifikasi 5% dengan nilai p (0,005 < 0,05). Simpulannya ada hubungan pengetahuan ibu tentang stimulasi tumbuh kembang balita dengan perkembangan balita usia 12-36 bulan di Posyandu Kasih Ibu 7 Banyu Urip Klego Boyolali tahun 2014. Kata kunci : Pengetahuan, Ibu balita, Perkembangan balita usia 12-36 bulan
GAMBARAN PENGETAHUAN WANITA USIA SUBUR TENTANG KANKER PAYUDARA DI DUKUH SAMBIRJO DESA KECIK TANON SRAGEN TAHUN 2010 Lilik Hanifah; Dewi Dewi
Jurnal Kebidanan Indonesia Vol 2, No 1 (2011): JANUARI
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (390.384 KB) | DOI: 10.36419/jkebin.v2i1.39

Abstract

Kanker payudara adalah tumor ganas pada payudara yang berasal dari kelenjar, saluran kelenjar dan jaringan penunjang payudara serta sering menyebabkan kematian pada wanita. Ada beragam faktor yang membuat wanita berada pada resiko lebih tinggi atau bahkan menurunkan risiko terkena kanker payudara. Kaum wanita bisa menerapkan pola hidup sehat dan mengurangi faktor-faktor risiko yang sudah mereka ketahui. Wanita juga harus sadar dan rutin memeriksa sendiri payudara mereka, setiap bulannya, jadi mereka akan tahu apabila terjadi perubahan pada payudaranya. Tujuan penelitian : untuk mengetahui gambaran pengetahuan wanita usia subur tentang kanker payudara di Dukuh Sambirjo Desa Kecik Tanon Sragen Tahun 2010. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita usia subur di Dukuh Sambirjo Desa Kecik Tanon Sragen sebanyak 150 orang. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden yang diambil dengan teknik simple random sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner dan analisis data dengan menggunakan distribusi frekuensi. Hasil penelitian gambaran wanita usia subur tentang kanker payudara di dukuh Sambirjo desa Kecik Tanon Sragen didapatkan responden mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 29 responden (48,3%). Karakteristik responden berdasarkan umur mayoritas berumur 21-30 tahun sebanyak 38 orang (63,3%), berdasarkan pendidikan mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 30 orang (50,0%) dan berdasarkan pekerjaan mayoritas bekerja sebanyak 48 orang (80,0%). Pengetahuan responden berdasarkan karakteristik mayoritas berpengetahuan cukup sebanyak 29 responden (48,3%), berdasarkan umur mayoritas berumur 21-30 tahun sebanyak 18 responden, berdasarkan pendidikan mayoritas berpendidikan SMA sebanyak 17 responden, berdasarkan pekerjaan mayoritas bekerja sebanyak 25 responden. Simpulannya pengetahuan wanita usia subur tentang kanker payudara di Dukuh Sambirjo Desa Kecik Tanon Sragen memiliki pengetahuan cukup yaitu sebanyak 29 responden (48,3%). Kata Kunci : Pengetahuan, wanita usia subur, kanker payudara
EFEK PERAWATAN PALIATIF DI UNIT GAWAT DARURAT DAN RASIONALITAS UNTUK DIKEMBANGKAN DI MASA PANDEMI COVID-19 Joko Tri Atmojo; Lilik Hanifah; Rina Tri Handayani; Rejo Rejo; Catur Setyorini; Nova Rahma Widyaningrum; Siti Maesaroh; Isnani Nurhayati; Anita Dewi Lieskusumastuti; Andriani Noerlita Ningrum; Tri Yuniarti; Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Sri Iswahyuni; Sabatun Sabatun; Kiki Puspitasary; Nurrochim Nurrochim; Daryanto Daryanto; Ani Nur Fauziah; Meliana Novitasari; Etik Sulistyorini; Yesi Ihdina Fityatal Hasanah; Indarto Indarto; Karmadi Karmadi; Sri Suparti; Ahmad Rois Syujak; Anisa Hidayati; Rinandita Febri Susanti; Rohmi Rohmi; Ndaru Syukma Putra; Galuh Sindi Wardhani; Mifta Aditya; Heni Ernawati; Dewi Arradini; Anggie Pradana Putri; Selvia Anggitasari; Eva Leny Alviani; Saras Kuntari; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Ahmad Syauqi Mubarok
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i2.536

Abstract

ANALISIS KELENGKAPAN IMUNISASI DASAR TERHADAP STATUS GIZI BALITA Lilik Hanifah; Ajeng Novita Sari
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 1 (2021): MARET
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i1.466

Abstract

EFEKTIVITAS MASKER MEDIS DALAM MENCEGAH PENULARAN COVID-19 Joko Tri Atmojo; Lilik Hanifah; Rina Tri Handayani; Rejo Rejo; Catur Setyorini; Nova Rahma Widyaningrum; Siti Maesaroh; Isnani Nurhayati; Anita Dewi Lieskusumastuti; Andriani Noerlita Ningrum; Tri Yuniarti; Sri Sayekti Heni Sunaryanti; Sri Iswahyuni; Sabatun Sabatun; Kiki Puspitasary; Nurrochim Nurrochim; Daryanto Daryanto; Ani Nur Fauziah; Meliana Novitasari; Etik Sulistyorini; Yesi Ihdina Fityatal Hasanah; Indarto Indarto; Karmadi Karmadi; Sri Suparti; Ahmad Rois Syujak; Anisa Hidayati; Rinandita Febri Susanti; Rohmi Rohmi; Ndaru Syukma Putra; Galuh Sindi Wardhani; Mifta Aditya; Heni Heni Ernawati; Dewi Arradini; Anggie Pradana Putri; Budi Setiawan Manurung; Tio Guntur Prabowo; Saras Kuntari; Aquartuti Tri Darmayanti; Aris Widiyanto; Ahmad Syauqi Mubarok
Avicenna : Journal of Health Research Vol 4, No 2 (2021): OKTOBER
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36419/avicenna.v4i2.537

Abstract

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU MENYUSUI TENTANG CARA MEMERAH DAN MENYIMPAN ASI DI POSYANDU ANGGREK SANGGRAHAN JOHO SUKOHARJO TAHUN 2017 Etik Sulistyorini; Lilik Hanifah
Avicenna : Journal of Health Research Vol 1, No 1 (2018): MARET 2018
Publisher : STIKES Mamba'ul 'Ulum Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (617.143 KB) | DOI: 10.36419/avicenna.v1i1.195

Abstract

Latar Belakang : Jumlah ibu menyusui yang melakukan penyimpanan ASI dengan benar di Indonesia masih tergolong rendah (18,7 %). Hal ini dikarenakan pengetahuan ibu menyusui tentang pentingnya pemberian ASI dengan pemahaman menyusui yang benar serta cara memerah ASI dan penyimpanan ASI masih kurang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap ibu menyusui tentang cara memerah dan meyimpan ASI di Posyandu Anggrek Sanggrahan Joho Sukoharjo Tahun 2017”. Metode : Penelitian ini menggunakan metode survey analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh ibu menyusui di Posyandu Anggrek Sanggrahan Joho Sukoharjo yang berjumlah 38 orang. Penelitian ini tidak menggunakan sampel tetapi menggunakan subyek penelitian karena semua populasi diambil untuk diteliti. Alat pengumpul data berupa kuesioner tertutup dengan skala Guttma. Hasil : Pengetahuan ibu menyusui tentang cara memerah dan menyimpan ASI mayoritas dalam kategori cukup dan kurang yaitu masing – masing sebanyak 12 orang (36,4%). Sikap ibu menyusui tentang cara memerah dan menyimpan ASI mayoritas dalam kategori baik yaitu sebanyak 16 orang (48,5%). Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu menyusui tentang cara memerah dan menyimpanan ASI dengan correlasi Kendall”s tau 0,406 pada taraf signifikansi 0,05, dan didapatkan nilai Zhitung = 3,32 > Ztabel = 1,96. Simpulan: Ada hubungan antara pengetahuan dan sikap ibu menyusui tentang cara memerah dan menyimpan ASI di Posyandu Anggrek Sanggrahan Joho Sukoharjo tahun 2017. Kata kunci: Pengetahuan, Sikap, Ibu menyusui, Cara memerah dan menyimpan ASI