Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat

PENGEMBANGAN PROFIL KELEMBANGAN DI MADRASAH IBTIDAIYAH MUHAMMADIYAH PABELAN Laila Ma’rifatul Azizah; Eko Agustiawan; Tri Wahyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (900.693 KB) | DOI: 10.18196/ppm.35.77

Abstract

Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah Pabelan terletak di Dusun Blangkunan, Pabelan, Mungkid, Magelang, Jawa Tengah. Madrasah ini merupakan bagian Amal Usaha Muhammadiyah Mungkid. Namun, madrasah ini kurang dikenal masyarakat Mungkid dan jarang terlihat di website pencarian sehingga informasi tentang madrasah ini sangat terbatas. Terlebih lagi dalam masa pandemi COVID-19 yang menjadikan semua pelayanan dan juga informasi yang harus disebarkan melalui dunia maya. Maka dari itu, diperlukan wadah untuk memperkenalkan dan memberikan informasi tentang madrasah ibtidaiyah tersebut kepada masyarakat. Salah satu caranya adalah membangun website profil kelembagaan dari madrasah. Selain itu, dilakukan pula pelatihan administrator website untuk membantu keberlangsungan website setelah program pengabdian ini selesai. Kesimpulan dari program pengabdian ini adalah website telah berjalan dengan baik dan dapat diakses atupun dicari langsung melalui sistem pencari Google. Ini membuktikan bahwa kemudahan mencari informasi sekolah meningkat dari sebelumnya.
Pengembangan Potensi Wisata Air Terjun Segerenjeng, Desa Semangkung, Banjarnegara Tri Wahyono; M. Budi Nur Rahman; M. Iqbal Ageng Tedjakusuma
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.978

Abstract

Desa Semangkung merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara yang memiliki potensi wisata alam curug atau air terjun Segerenjeng. Kondisi objek wisata Air Terjun Segerenjeng yang tidak terawat dan akses menuju lokasi yang sangat sulit sehingga kurang diminati oleh wisatawan atau pengunjung. Akses jalan menuju Desa Semangkung juga kurang memadai karena sering terjadi longsor sehingga dapat menutup jalan. Pada program pengabdian ini, kegiatan yang dilakukan yaitu pengembangan akses jalan menuju objek wisata Curug Segerenjeng dan pengembangan profil serta pemasaran objek wisata secara online, melalui Youtube, Facebook, dan Instagram. Metode yang dilakukan dalam pelaksanaan program pengabdian, yaitu observasi, forum group discussion, wawancara bersama warga, dan diskusi dengan warga sekitar secara langsung untuk mengetahui potensi dan pengembangan objek wisata Curug Segerenjeng. Melalui program pengabdian tersebut, diharapkan potensi objek wisata alam yang ada di Desa Semangkung tersebut dapat dikenal sebagai salah satau alternatif tujuan wisata sehingga berpotensi dapat meningkatkan pendapatan desa. Pengembangan potensi objek wisata Curug Segerenjeng juga diharapkan dapat meningkatkan kegiatan perekonomian desa sehingga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat
Pengembangan Akses Potensi Wisata dan Pertanian Desa Beji, Banjarnegara Tri Wahyono; M. Budi Nur Rahman; Krisdiyanto Krisdiyanto; Jasuma Nur Ilyas
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.979

Abstract

Desa Beji merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Pajawaran, Banjarnegara yang terletak di sekitar destinasi wisata nasional Dieng Plateau. Desa Beji juga memiliki potensi lain yang juga dapat dioptimalkan yaitu Rawa Pusung. Sebelum masa pandemi Covid-19, lokasi tersebut biasa digunakan sebagai pusat kegiatan budaya tradisi secara rutin untuk budaya potong gimbal yang banyak dikenal sebagai tradisi di sekitar wilayah Dieng sehingga sering dikunjungi. Pada saat ini, kondisi Rawa Pusung kurang terawat, begitu juga akses jalan menuju lokasi wisata kurang memadai. Tim pengabdi berencana memberikan kontribusi dalam proses pembangunan Rawa Pusung dengan mendampingi warga desa dalam pembuatan akses jalan menuju lokasi tersebut. Pengembangan objek wisata embung sangat didukung oleh mitra pemerintah Desa Beji. Dukungan yang diberikan berupa implementasi pengembangan secara fisik berupa akses jalan menuju lokasi wisata. Melalui kegiatan tersebut, kegiatan ekonomi masyarakat sekitar akan bergerak sehingga kesejahteraan masyarakat juga semakin meningkat. Masyarakat juga akan mendapatkan keuntungan dari penggunaan akses jalan, lahan parkir, dan potensi wisata kuliner. Tahapan pelaksanaan pengembangan wisata embung Rawa Pusung dalam bentuk akses jalan dan pengembangan profil yaitu, observasi, perancagan, focus group discussion, pengembangan objek wisata rawa pusung, implementasi pengabdian, dan evaluasi serta quality control sehingga potensi wisata di lokasi embung dapat dioptimalkan. Melalui program pengabdian skema KKN-PPM proses pengembangan akses menuju lokasi dan pertanian dapat dilakukan pada tahap permulaan, selanjutnya akan dianggarkan pada rencana pembangunan desa menggunakan anggaran dana desa
Pelatihan Parenting Mengenal Generasi Millenial Andi Wirantaka; Tri Wahyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.52.1043

Abstract

Generasi Meillenial adalah generasi yang saat ini umumnya ada dalam masa dimana mereka belajar di perguruan tinggi. Generasi ini merupakan generasi yang berbeda dengan umumnya generasi yang menjadi orangtua mereka. Orangtua belum tentu paham dan mengerti karakteristik dan kepribadian generasi milenial. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman orangtua dalam mengenal generasi milenial dengan melakukan pelatihan parenting mengenal generasi milenial. Penelitian ini merupakan penelitian kauntitatif dengan metode penelitian eksperimental. Partisipan penelitian ini adalah tigapuluh warga sebuah desa di kecamatan Turi, kabupaten Sleman, Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan angket untuk pre-tes dan post tes dimana perlakuan diberikan dengan memberikan pelatihan parenting mengenal generasi milenial. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada perbedaan signifikan antara hasil pre-tes dengan hasil post-tes dengan p-value.0.01 dimana lebih rendah dari sig. 0.05. Hal ini menunjukkan bahwa perlakuan pelatihan parenting memberikan dampak signifikan terhadap pemahaman orangtua terhadap generasi milenial. Hal ini berimplikasi bahwa pelatihan parenting dapat digunakan untuk meningkatkan pemahaman orangtua terhadap karakter anak
Pengembangan Sarana Prasarana Dasar Wisata Bendungan Pabelan Ahmad Zaki; Seplika Yadi; Tri Wahyono; Fatha Ludfi Alfa'izun
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.57.1140

Abstract

Sabo Dam (Bendungan) Sungai Pabelan sebagai infrastruktur sistem perairan untuk lahan pertanian sangat potensial dimanfaatkan oleh masyarakat sebagai tujuan wisata. Setelah dibangun sejak 2018, area bendungan Sungai Pabelan belum dimanfaatkan untuk kegiatan lain selain sebagai irigasi. Area tersebut sebenarnya memiliki potensi yang sangat besar jika dijadikan sebagai salah satu tujuan wisata. Pemanfaatan area bendungan sebagai objek wisata dirasa sangat tepat mengingat wilayah Desa Pabelan merupakan kawasan pintu masuk area wisata internasional Candi Borobudur. Hal tersebut menjadi keunggulan dan potensi yang sangat besar khususnya dalam mengenalkan destinasi wisata baru kepada masyarakat. Secara umum, objek wisata Sabo Dam Sungai Pabelan dapat dikembangkan menjadi beberapa jenis wisata, seperti wisata jeep adventure, camping ground, wisata edukasi, dan outbond. Namun, permasalahannya, pada saat ini belum ada sarana prasarana yang mendukung. Jalan atau akses menuju bendungan ini hanya bisa dilalui oleh kendaraan roda dua. Malah ada di satu-dua titik yang cukup susah dilalui kendaraan roda dua dan harus hati-hati. Sarana prasarana sangat diperlukan untuk memudahkan dan memberikan kenyamanan kepada para pengunjung bila berkunjung ke objek wisata bendungan tersebut. Solusi yang ditawarkan untuk menyelesaikan permasalahan yang dihadapi adalah revitalisasi sarana prasarana wisata bendungan dengan mendesain sarana prasarana yang mendukung wisata bendungan. Mitra dari kegiatan pengabdian ini adalah Karang Taruna Desa Pabelan. Target yang akan dicapai adalah adanya blueprint sarana prasarana wisata bendungan, dalam desain dengan Google Sketch Up yang dimulai dengan survei dan pengukuran lokasi pengabdian.
Keberlanjutan Sumber Daya Perikanan, Kelestarian Lingkungan Dan Menjaga Ketersediaan Pakan Sebagai Pembangunan Ekonomi Desa Kalilunjar Muh. Khoirul Efendi; Shafira Aurelia Meisya Putri; Cahya Dwinanda Lestari; Kurnia Chairunnisa; Lukman Hakim; Muhammad Alvin Farelti; Yulia Arifatul Izza; Tri Wahyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.61.1202

Abstract

Maggot dapat dijadikan alternatif pakan ikan dan unggas yang memiliki banyak manfaat. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini adalah untuk mensosialisasikan ternak maggot sebagai alternatif pakan ikan dan pengelolaan sampah organic. Metode yang dilakukan berupa sosialisasi mengenai kelestarian lingkungan dan menjaga ketersediaan pakan ikan dan unggas. Isi sosialisasi mencakup penjelasan mengenai siklus maggot, tata cara pengembangbiakan dan pemeliharaan serta manfaat dari maggot. Ketersediaan pakan dapat diatasi dengan maggot yang mengandung protein tinggi dan kandungan gizi yang baik untuk pakan ikan dan unggas. Kemudian, maggot bermanfaat untuk mereduksi sampah organic dimana sebanyak 10.000 maggot dapat menghabiskan 1 kg sampah organik dalam waktu 24 jam. Peserta sosialisasi juga dengan antusias mengajukan beberapa pertanyaan mengenai maggot. Diakhir acara, dilaksanakakan penyerahan hibah maggot beserta kandangnya agar dapat dibudidayakan olehwarga sehingga dimanfaatkan untuk pengolahan sampah organic alami dan pakan alternatif untuk ikan serta unggas. Selain itu dapat menjadi produk UMKM sebagai meningkatkan penghasilan Desa. Adanya sosialisasi ini diharapkan menambah wawasan masyarakat dan dapat berkelanjutan untuk pembangunan ekonomi masyarakat Desa Kalilunjar.
Pelatihan Produk Pengolahan Ikan Mujair Guna Meningkatkan Ekonomi Desa Muhammad Riyo; Dyah Arini F; Shalsabilla Keswara; Evra Kuswandari; Muhammad Iqbal; Aditya Reza Revaldo; Muhammad Deru; Dyah Retno S; Tri Wahyono
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.62.1222

Abstract

Pemerintah desa, melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDES), perlu merangsang inovasi dan kreativitas dalam mengembangkan sektor ekonomi desa. Tujuan utamanya adalah untuk meningkatkan perekonomian desa, menciptakan lapangan kerja baru, menghasilkan kekhasan barang dan jasa daerah, serta memberikan pelayanan umum optimal kepada masyarakat. Beberapa desa, termasuk Desa Kalilunjar, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara, mengandalkan hasil pertanian, perkebunan, dan perikanan sebagai sumber perekonomian, tetapi kebanyakan hanya menjual hasil panen mentah tanpa pengolahan lebih lanjut. Desa Kalilunjar memiliki BUMDES di sektor perikanan, khususnya budidaya ikan mujair. Namun, kurangnya pengolahan menyebabkan nilai ekonomi ikan mujair tidak maksimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan perekonomian Desa Kalilunjar melalui pengolahan dan pemanfaatan BUMDES, khususnya dalam budidaya ikan mujair. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Sosial Partisipatif (RTSP) dengan pendekatan partisipatif dan transformatif. Penelitian ini mengeksplorasi nilai-nilai pemberdayaan masyarakat dalam meningkatkan perekonomian desa melalui pengolahan BUMDES ikan mujair. Diharapkan bahwa melalui pengolahan ikan mujair menjadi produk siap saji, Desa Kalilunjar dapat mengoptimalkan potensi ekonomi dan memberikan dampak positif bagi masyarakatnya.