Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Gaya Bahasa Dalam Lirik Lagu “Gala Bunga Matahari” Sal Priadi Doni Subrata; Fitri Yanti
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.2050

Abstract

Tujuan dari penelitian ini untuk mendeskripsikan analisis gaya bahasa dalam lirik lagu “Gala Bunga Matahari” Sal Priadi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis unsur bahasa figuratif (permajasan) dan gaya bahasa retoris pada lirik lagu “Gala Bunga Matahari” karya Sal Priadi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah lirik lagu “Gala Bunga Matahari” yang diperoleh dari sumber resmi seperti platform musik digital. Sementara itu, data sekunder berupa referensi dari buku teori sastra dan linguistik, jurnal ilmiah, serta artikel yang berkaitan dengan lagu untuk memperkuat analisis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui dokumentasi, yaitu dengan mencatat dan menyalin lirik lagu secara utuh sebagai objek kajian, serta studi pustaka untuk memperoleh pemahaman teoritis mengenai permajasan dan bahasa retoris. Gaya bahasa yang dapat ditemukan pada lirik lagu “Gala Bunga Matahari” adalah gaya bahasa retoris yang terdiri dari majas repetisi, Polisindenton, hiperbola, litotes, dan retoris serta gaya bahasa kiasan yang terdiri dari metafora dan personifikasi.
INTEGRASI MODEL PROJECT BASED LEARNING DAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DALAM PENERAPAN KURIKULUM MERDEKA Sari, Monika; Simorangkir, Lenny Sri Mariati; Tarwiyani, Tri; Arnesih, Arnesih; Yanti, Fitri; Siahaan, Adelia; Soptapia, Sinta; Sari, Elvinapuspita; Juki, Juki; Lobang, Jamaluddin
JURNAL DIMENSI Vol 13, No 2 (2024): JURNAL DIMENSI (JULI 2024)
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/dms.v13i2.6687

Abstract

Kurikulum Merdeka menjadikan pembelajaran selayaknya disesuaikan dengan karakteristik dari peserta didik. Hal ini agar potensi yang ada dalam peserta didik mampu dikembangkan selama ataupun setelah proses pembelajaran. Salah satu potensi yang harus dikembangkan adalah kemampuan kreativitas siswa. Kreativitas siswa perlu dikembangkan dengan model pembelajaran yang sesuai. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui integrasi model project based learning dan profil pelajar pancasila dalam penerapan kurikulum merdeka. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur ( literatur review). Teknik pengumpulan data melalui sumber-sumber yang berkaitan dengan penelitian. Teknik analisis data melalui analisis mendalam terhadap sumber-sumber yang ditemukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan kreativitas dalam peserta didik sangat penting dikembangkan karena kreativitas merupakan satu elemen dalam Profil Pelajar Pancasila di Kurikulum Merdeka. Penerapan model Project Based Learning mampu mengembangkan kreativitas siswa. Model Project Based Learning melibatkan peserta didik untuk merancang, mendesain dan menghasilkan sebuah proyek sehingga peserta didik dituntut untuk mrngrmbangkan ide-ide nya. Dengan model Project Based Learning ini kemampuan kreativitas peserta didik dapat di kembangkan.
Intellectual stimulation in transformational school leadership and teachers' self-efficacy Fitri Yanti; Doni Subrata; Aubray Mariel Ariestho; Desi Surlitasari Dewi
Indonesian Journal of Educational Development (IJED) Vol. 7 No. 1 (2026): May 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Universitas PGRI Mahadewa Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59672/ijed.v7i1.6187

Abstract

This study examines intellectual stimulation in transformational school leadership and its relationship with teachers' self-efficacy. Although transformational leadership has been widely studied, limited research has examined intellectual stimulation as a distinct dimension and its contribution to teachers' self-efficacy, particularly in Indonesian public secondary schools. Grounded in transformational leadership theory and Bandura's self-efficacy framework, this study aimed to investigate that relationship and explain how such leadership is enacted in school practice. Employing a mixed-methods explanatory sequential design, quantitative data were collected from all 52 teachers through structured questionnaires that measured principals' intellectual stimulation and teachers' self-efficacy, using total sampling, and were analyzed using descriptive statistics and linear regression. Qualitative data were obtained through semi-structured interviews with 10 voluntarily selected teachers and were analyzed thematically. The quantitative findings indicate a significant positive relationship between principals' intellectual stimulation and teachers' self-efficacy. Qualitative results reveal that intellectual stimulation is manifested through encouragement to try new teaching methods, support during experimentation and failure, opportunities for professional dialogue, freedom to express alternative ideas, and the creation of psychological safety. The study concludes that intellectually stimulating leadership strengthens teachers' confidence, professional agency, and instructional improvement. These findings recommend that school principals foster psychologically safe and intellectually supportive environments to enhance teacher self-efficacy and sustainable school development.